Claim Missing Document
Check
Articles

Rancang Bangun Alat Pengukur Unsur Hara dan Kelembapan Tanah Menggunakan Sensor NPK, Sensor Kelembapan Kapasitif, dan Mikrokontroller Arduino Nano Gunawan, I Kadek Agus Riki; Artini, Ni Putu Rahayu; Aryasa, I Wayan Tanjung; Sugianta, I Kadek Arya
Jurnal RESISTOR (Rekayasa Sistem Komputer) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal RESISTOR Edisi Agustus 2024
Publisher : Prahasta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31598/jurnalresistor.v7i2.1608

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat mendorong inovasi di sektor pertanian. Di Indonesia, produksi padi sangat dipengaruhi oleh kesuburan tanah, namun banyak petani yang tidak mengetahui tingkat kesuburan tanahnya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan merealisasikan sistem monitoring digital untuk mengukur nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K), dan kelembaban tanah guna meningkatkan hasil padi. Sistem menggunakan mikrokontroler Arduino Nano, sensor JXCT NPK, dan sensor kelembaban tanah kapasitif, dan data ditampilkan pada dua layar OLED. Eksperimen menunjukkan bahwa perangkat tersebut dapat mendeteksi kandungan NPK dengan akurasi 80% dan dapat mengukur kelembapan tanah secara efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sawah 2 mempunyai kandungan nitrogen dan kalium paling tinggi, sawah 3 mempunyai variasi  kandungan nitrogen dan fosfor paling besar, dan sawah 1 mempunyai kandungan unsur hara yang stabil namun  rendah. Kelembaban tanah pada ketiga  sawah tersebut seragam pada 100% dari tingkat optimal. Penelitian ini diharapkan dapat membantu petani dalam mengelola lahannya dengan lebih efektif sehingga meningkatkan produktivitas padi.
PENELITIAN PENDAHULUAN KUALITAS AIR TANAH DI BANJAR SUWUNG BATAN KENDAL, KELURAHAN SESETAN, KOTA DENPASAR Vidika A., Desak Putu Risky; Artini, Ni Putu Rahayu; Aryasa, I Wayan Tanjung
Jurnal Ilmiah Medicamento Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Medicamento
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/medicamento.v3i1.1050

Abstract

Sumber air di daerah Br. Suwung Batan Kendal sebagian besar berasal dari sumur bor yang kemudian digunakan untuk berbagai keperluan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air tanah milik penduduk dan memberikan informasi awal tentang kualitas air tanah yang tinggal disekitar daerah Banjar Suwung Batan Kendal. Pemeriksaan kualitas air tanah meliputi pemeriksaan parameter fisika antara lain suhu dan TDS serta parameter kimia antara lain pH, kesadahan, dan alkalinitas. Berdasarkan Peraturan Gubernur Bali No. 16 Tahun 2016, air tanah di wilayah Banjar Batan Kendal, Desa Suwung Kangin, Kecamatan Denpasar Selatan, Denpasar dapat digolongkan ke dalam baku mutu kelas I, yaitu air yang diperuntukkan dapat digunakan untuk bahan baku air minum, karena parameter fisika (suhu dan TDS) dan kimia (pH, kesadahan, dan alkalinitas) yang diuji berada di bawah ambang batas maksimum yang diijinkan, namun jika dibandingkan dengan PERMENKES RI No. 492/MENKES/PER/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum, air tanah di wilayah Banjar Batan Kendal tidak layak diperuntukkan untuk air minum karena parameter fisika berupa kadar TDS (Total Dissolve Solid) telah melebihi batas maksimum yang diijinkan, yaitu 500 mg/L.
Pemeriksaan Kadar Glukosa Darah dan Status Kesehatan Body Mass Index (BMI) dalam Mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Banjar Piakan, Desa Sibangkaja, Badung Aryasa, I Wayan Tanjung; Artini, Ni Putu Rahayu; Apriyanthi, Desak Putu Risky Vidika; W, Ayu Saka Laksmita; Widayanti, Ni Putu; Iriani, Yulidia
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 9 No 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v9i1.23748

Abstract

Nutrition is one of the problems for developing countries like Indonesia, the problem of nutrition becomes a double burden, namely underweight and overweight. Nutritional problems can increase the risk of low BMI disorders such as hypoglycemia, hypotension, and even malnutrition. While disorders that can be caused by high BMI can be obesity, hypercholesterolemia, and even coronary heart disease, the check can be carried out with free Community Service carried out by the Medical Lab Technology Study Program, Bali International University targeting the Banjar Piakan community, Sibang Kaja Village, Badung. The (POCT) method is used in checking blood glucose levels. The results of residents of Banjar Piakan, Sibangkaja Village, Badung who have a BMI <18.5 there are 3 people with 4.0% in the less than ideal category. BMI 18.5-24.9 of 23 people has a percentage of 31.08% in the ideal category, 13 people have more bb with a percentage of 31.08%, and residents who have a BMI with an obese category are 35 residents with a percentage of 47.29%. Based on blood glucose level parameters, residents of Banjar Piakan, Sibangkaja Village showed normal glucose levels of 55 residents of Banjar Piakan, Sibang kaja Village or 74.32% and only 19 people or 25.67% had glucose levels above 140 mg/dL. It can be concluded from this community service activity regarding checking BMI and even blood glucose can be used in examining health conditions.
PEMERIKSAAN HEMOGLOBIN, EOSINOPHIL DAN SOIL TRANSMITED HELMINT (STH) PADA PENGRAJIN GERABAH KELOMPOK MERTASARI DI BANJAR BINOH DESA UBUNG KAJA DENPASAR Iriani, Yulidia; Rahayu Artini, Ni Putu; Vidika A, Risky; Saka Laksmita, Ayu; Tanjung Aryasa, I Wayan; Widayanti, Ni Putu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 10 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i10.3787-3794

Abstract

Sentral kerajinan gerabah tradisional Denpasar terletak di Banjar Binoh Desa Ubung Kaja. Pengerajin gerabah bergabung pada kelompok Mertasari. Usia mereka rata rata sudah lanjut dan didominasi oleh kaum perempuan, peranan kaum lelaki sebagai tukang bakar dan angkut. Para lansia termotivasi untuk terlibat dalam aktivitas ekonomi karena kondisi fisik dan psikis masih kuat sehingga masih bisa aktif bekerja selian itu mereka khawatir akan terjadi kemunduran fisik dan psikis jika tidak beraktivitas. Pengrajin gerabah di banjar Binoh sudah turun temurun, tetapi kurang diminati oleh generasi penerusnya, dikarenakan  kesehariannya berkutat dengan tanah liat sehingga terlihat dekil dan kotor. Pengolahan bahan dasar gerabah dilakukan beberapa tahap sehingga sangat riskan terkena penyakit infeksi karena cacing. Kesehatan dan kualitas hidup lansia untuk mempertahankan harapan hidup dipengaruhi banyak faktor diantaranya higienitas diri dan lingkungan Pada pengabdian Masyarakat ini dilakukan pemeriksaan darah dan tinja dengan parameter soil transmited helminth (STH), hemoglobin dan eosinophil juga melakukan edukasi untuk menjaga higienitas dengan cara mencuci tangan yang benar. Hasil pemeriksaan 20 orang pengerajin yang terbagi empat kelompok umur didapatkan postif larva hookworm tertinggi, terjadi pada kelompok umur 71-80 tahun sebanyak 5 orang (45,5%). Nilai rerata kadar Hemaglobin dan Eosinophil tertinggi terjadi pada kelompok umur 50-60 tahun berturut turut sebesar 16,8±5,3 g/dL, 4,1±4,3%, sedangkan kadar hemoglobin maksimum  sebesar 22,9 g/dL terjadi pada jenis kelamin perempuan dengan umur 60 tahun. Kadar Eosinophil maksimum 13,1% terjadi pada jenis kelamin perempuan berumur 70 tahun
PENGGUNAAN APLIKASI LANSIA BAHAGIA SEBAGAI SISTEM REKOMENDASI KESEHATAN PADA LANSIA DI BANJAR ADAT PENGUBENGAN KAUH, KEROBOKAN KELOD, KUTA UTARA, BADUNG, BALI Rahayu Artini, Ni Putu; Arya Suagianta, I Kadek; Prawira Natha Kusuma, Made Adhyatma; Agus Riki Gunawan, I Kadek; Iriani, Yulidia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i2.667-674

Abstract

UNBI peduli kesehatan lansia, salah satunya dengan membentuk kader peduli kesehatan pada lansia melalui pemeriksaan kesehatan dan penggunaan aplikasi dalam mendukung status kesehatan di Br. Pengubengan Kauh Kerobokan Kelod, Badung. Permasalahan yang dihadapi oleh lansia berupa kurangnya penyuluhan baik terkait gizi lansia, pengecekan status kesehatan seperti tekanan darah, saturasi oksigen, cek darah seperti cek kadar gula, kadar asam urat, dan kadar kolesterol yang diberikan dari puskesmas belum pernah, dan sistem rekomendasi terkait hasil pemeriksaan, pantangan dan saran yang tepat untuk kesehatan berdasarkan faktor usia dan jenis kelamin para lansia belum ada. Untuk itu kami hadir memberikan fasilitas tersebut dalam bentuk pengabdian. Pengabdian ini melibatkan anggota karang taruna dan PKK selaku kader kesehatan dalam melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan  transfer teknologi aplikasi rekomendasi kesehatan,berupa lansia Bahagia. Aplikasi ini diharapkan sangat membantu anggota karang taruna sebagai kader peduli kesehatan lansia dalam menginput, menyimpan, memantau, dan mengetahui history perkembangan kesehatan, hasil pemeriksaan, dan rekomendasi kesehatan bagi lansia. Dengan adanya program ini hasil pemeriksaanpun akan terlihat semua history hasil pemeriksaan pasien, interpretasi hasil, grafik pemeriksaan dan rekomendasi kesehatan melalui aplikasi ini sehingga sangat membantu lansia mengetahui apa yang boleh dan yang wajib dihindari sehingga terwujud lansia yang sehat dan bahagia.
Effectiveness of Giving Chitosan on Interleukin-6 and Mallondhyaldehide Levels in Wistar Rats with Chronic Periodontitis Dharmawati, I Gusti Agung Ayu; Mastra, Nyoman; Supariani, Ni Nyoman Dewi; Ratih, Gusti Ayu Made; Artini, Ni Putu Rahayu
International Journal of Natural Science and Engineering Vol. 7 No. 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijnse.v7i1.53897

Abstract

The 6th highest diseases that occur in Indonesian society include dental caries and periodontitis caused by dental plaque which is a breeding ground for bacteria such as Streptococcus mutants and Phorphyromonas gingivalis. The purpose of this study was to determine the effectiveness of chitosan on levels of Interleukin-6 and Malondhyaldehyde (MDA), as an anti-inflammatory marker using the Elisa test. The research method was a true experimental randomized posttest only control group design, with 3 treatment groups namely control, 2% chitosan gel, and 100mg/200g/bb of chitosan orally in 15 Wistar rats with periodontitis induced by Phorphyromonas gingivalis bacteria. The results showed that the mean levels of Interleukin-6 and Mallondhyaldehyde were significantly different (p<0.05) between the control group, chitosan gel treatment, and oral chitosan administration Interleukin-6 levels were the highest in the chitosan gel (8.3091±1.25570), the control average (5.8523±0.51512), the lowest oral average (3.2563±1.45952). Similarly, Mallondhyaldehyde levels were highest in the gel group (2.8850±0.19353), control group (2.2284±0.00914), and oral group (1.2943±0.60280).). Based on these results, oral chitosan was the most effective in the treatment of periodontitis.
PENYULUHAN BAHAYA PENGGUNAAN ROKOK ELEKTRIK, CEGAH VIRUS CORONA DENGAN PHBS SERTA PEMERIKSAAN ANGKA KUMAN DI SMP NEGERI 6 DENPASAR Apriyanthi, Desak Putu Risky Vidika; W, Ayu Saka Laksmita; Ni Putu Widayanti; Ni Putu Rahayu Artini; I Wayan Tanjung Aryasa
UNBI Mengabdi Vol. 1 No. 1 (2020): UNBI Mengabdi
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v1i1.138

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan oleh Program Studi Teknologi Laboratorium Medik dilakukan di SMP Negeri 6 Denpasar melibatkan seluruh dosen program Studi Teknologi Laboratorium Medik yang berjumlah 5 orang dan 21 orang mahasiswa yang tergabung dalam HIMATLM dan ini diikuti oleh 527 siswa sebagai peserta. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa SMP tentang dampak negatif penggunaan rokok elektrik serta memberikan wawasan mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang sangat berperan dalam mencegah penularan Virus Corona. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode penyuluhan dan pemeriksaan angka kuman yang disertai juga dengan diskusi dan tanya jawab di akhir acara. Adanya kegiatan ini diharapkan siswa dapat menghindari penggunaan rokok elektrik serta mampu menerapkan PHBS dan menjadikannya sebagai kebiasaan di kehidupan sehari-hari
Antioxidant activity of silver nanoparticles synthesized using Tulak wood leaf extract (schefflera elliptica harms) Aryasa, I Wayan Tanjung; Artini, Ni Putu Rahayu
Pharmaciana Vol. 15 No. 1 (2025): Pharmaciana
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/pharmaciana.v15i1.30244

Abstract

Nanoparticles have been used in therapies applied to target specific parts. By delivering electrons to free radicals, silver nanoparticles (AgNPs) can reduce their activity and stop a chain reaction that would otherwise result in the creation of more free radicals. But the most common way to create silver nanoparticles is to use a variety of organic and inorganic reducing agents to chemically reduce silver precursors, usually silver salts. Various stabilizing or capping agents are frequently used to this process. Green synthesis and other ecologically friendly synthesis techniques are becoming more popular for producing metal nanoparticles that adhere to biodiversity principles. Accordingly, this study has determined that the tulak tree is a plant that effectively reduces green space. This study uses different concentrations of AgNO3 solution at 1 mM and 2 mM. A Particle Size Analyzer's (PSA), The distribution of sizes of the artificially produced AgNPs was examined. The particles measuring between 1 and 100 nm made from the Tulak wood leaf extract with the corresponding AgNO3 concentrations had average diameters of 88.2 nm and 16.9 nm. AgNPs were also shown to exist in a range of shapes, encompassing sphere, hexagonal, and triangular ones, according to Transmission Electron Microscopy (TEM) examination. Antioxidant qualities are displayed by AgNPs made with Tulak wood leaf extract. These antioxidant properties were assessed utilizing DPPH, which has 517 nm is the greatest absorption. Furthermore, the antioxidant activity's outcomes tests show that the AgNPs made using Tulak wood leaf extract biosynthesis have comparatively low antioxidant activity.
EFEKTIVITAS ANTIMIKROBA CUKA PUTIH DESTILASI TERHADAP PERTUMBUHAN MIKROBA Escherichia coli  DAN Staphylococcus aureus SECARA IN VITRO I Wayan Tanjung Aryasa; Ni Putu Rahayu Artini
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/0y180547

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah cuka putih suling dapat menekan pertumbuhan Escherichia  coli dan Staphylococcus aureus. Untuk membandingkan efek kuasi-eksperimental cuka putih suling dan kontrol terhadap  pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escheerichia colii, penelitian ini menggunakan desain kelompok kontrol pasca-uji  saja. Pada konsentrasi cuka putih suling 25%, 50%, 75%, dan 100%, lebar zona hambatan yang tercipta terhadap mikoba  Escherichia coli masing-masing adalah 12,6 ± 0,2 mm, 15,7 ± 0,3 mm, 19,3 ± 0,5 mm, dan 21,0 ± 0,4 mm, menurut  penelitian. Staphylococcus aureus menunjukkan zona penghambatan dengan diameter 12,4 ± 0,2 mm, 23,5 ± 0,2 mm, 25,1  ± 0,1 mm, dan 26,8 ± 0,3 mm sebagai respons terhadap konsentrasi cuka putih suling masing-masing 25%, 50%, 75%, dan  100%. Kita dapat menyimpulkan bahwa cuka suling memiliki kualitas antimikroba terhadap Escherichia coli dan  Staphylococcus aureus. 
PERBANDINGAN KUALITAS KRIM ANTARA BASIS ADEPS LANAE DENGAN GHEE ( MENTEGA SUSU SAPI ) Siti Sunari, A A Mas; Artini, Ni Putu Rahayu; Apsari, Dewi Puspita
Widya Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2020): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyakesehatan.v2i2.962

Abstract

Formulasi krim terdapat zat aktif dan basis, basis krim yang paling banyak digunakan ialah adeps lanae(AL)atau lemak bulu domba atau lanolin.Ghee(G) mentega dari susu sapi yang biasa digunakan sebagai bahan masak, ritual dan obat tradisional di India. Karena belum terdapat penelitian tentang ghee sebagai basis krim, sehingga dilakukan penelitian perbandingan kualitas krim antara basis AL dan G. Penelitian ini merupakan jenis eksperimental dengan metode rancangan Rancangan Acak Lengkap. Formulasi krim yang dibuat dengan tipe minyak dalam air (M/A) kemudian dilakukan uji secara fisika dan kimia. Data kualitatif di bandingkan dengan literatur sedangkan data kuantitatif dianalisis independent sample t-test (p ≤ 0,05). Di dapatkan hasil yaitu terdapat perbedaan warna yang dihasilkan, krim AL berwarna putih kekuningan dan krim G menghasilkan warna putih, viskositas AL lebih tinggi sehingga menghasilkan daya sebar yang rendah; pH AL lebih basa dibanding G Uji fisika dan uji kimia nilai sig. (p≤0,05) bermakna terdapat perbedaan signifikan antara basis adeps lanae dengan ghee
Co-Authors Aditya, GT. N. B. Gede Kresna Agus Mahardiananta, I Made Agus Riki Gunawan, I Kadek Anak Agung Ayu Sauca Sunia Widyantari Apriyanthi, D.P. Risky Vidika Arya Suagianta, I Kadek Arya Sugiantara, I Kadek Ayu Saka Laksmita W Bernof, Boren Feren Darmayanti, Ni Putu Ovy Desak Putu Risky VA Desak Putu Risky Vidika Apriyanthi Dewi Puspita Apsari Dewi, Ade Ayu Yasinta Dwi Aprilianti, Ni Kadek Dwijastuti, Ni Made Sri Gaghana, Cressenda Enjelya GT. N. B. Gede Kresna Aditya Hendrayana, I Made Dwi I Gusti Agung Ayu Dharmawati I GUSTI AGUNG AYU SATWIKHA DEWI - I Gusti Ayu Komang Purnamasari I Kadek Agus Riki Gunawan I Made Aditya Nugraha I Made Dwi Hendrayana I Made Dwi Hendrayana I Nengah Wirajana I Wayan Tanjung Aryasa Ida Bagus Putra Manuaba Iriani, Yulidia L., Yulidia Iriani Made Adhyatma Prawira Natha Kusuma Maria Agustina Fitriayu Refi mastra, nyoman Ni Kadek Mona Fujiastuti Ni Kadek Mona Fujiastuti Hendriani Ni Luh Made Rahayu Widya Lestari Ni Luh Putu Ari Sukmayanti Ni Putu Dinda Setiawati Ni Putu Wida Yanti Ni Putu Widayanti Ni Putu Widiantari Paulina Kadam Putra, Putu Ngurah Arya Adi Putu Eka Arimbawa Putu Gede Ayu Erika Juliari Putu Lakustini Cahyaningrum Putu Yudhistira Budhi Setiawan Rasmi, Kadek Anidia Ratih, Gusti Ayu Made Risky Vidika A sabakthani kayoi Septiasari, Ni Putu Senshi Siti Sunari, A A Mas Sri Wahjuni Sugianta, Kadek Arya Supariani, Ni Nyoman Dewi Vidika A, Risky Vidika, Desak Putu Risky Wahyu Dwijani Sulihingtyas Wartana Putra, I Gusti Ngurah Agung Windra Widyantari, A.A A Sauca Sunia Yulidia Iriani Yulidia Iriani L.