Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

INCOME ANALYSIS OF MAIZE FARMERS ON RUBBER PLANTATION HIATEN LAND UTILIZATION SUNGEI PUTIH RESEARCH UNIT Ginting, Trydha Yanti; Mastuti, Rini; Supristiwendi, Supristiwendi; Bulkaini, Bulkaini
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 8, No 1 (2024): March 2024
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v8i1.18040

Abstract

Sungei Putih Research Unit is an area located in Galang District, Deliserdang Regency which has a rubber plantation sector. The vacant land found in rubber plantations in this area is used by the community, one of which is to grow corn. The purpose of this research is to increase the income of corn farmers through the use of land between rubber plantations in Sungei Putih Research Unit and to evaluate the advantages and disadvantages of corn farming by utilizing land using the R/C Ratio and ROI. This research was conducted at Sungei Putih Research Unit, Galang District, Deli Serdang Regency using the Saturated Sampling method to select 9 farmers who intercropped rubber with corn as research samples. To find out whether the business is profitable or not, production costs and income are calculated and then analyzed using the R/C Ratio and ROI, and the income contribution is calculated. The results showed that the R/C ratio was 2.36 > 1, which means that every production cost of Rp. 1,000 will generate income of Rp. 2,360 for farmers so that corn farming on rubber plantations between Sungei Putih Research Unit is profitable. The ROI value of 36.66% indicates that farming has a profitable profit rate, and a revenue contribution of 69.39% indicates that corn farming on rubber plantation land makes a good contribution to the total income of farmers. To increase the maximum income, it is recommended that farmers take good care of their corn plants so that they are free from pests and diseases.
Supply Chain Analysis Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Di PT. Semadam Aceh Tamiang Mardiah; Fiddini Alham; Rini Mastuti; Supristiwendi
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jebmak.v3i1.528

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi aliran rantai pasok dan menganalisis kinerja rantai pasok tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di PT. Semadam, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang. Lokasi penelitian ini dilakukan di Desa Seumadam, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang dengan menggunakan metode purposive sampling. Metode penelitian dilakukan dengan metode survei. Pengumpulan data yang digunakan adalah data primer yang terdiri dari observasi, wawancara dan kuesioner langsung dengan responden dan data sekunder. Metode penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik nonprobability sampling dan pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk mengetahui aliran rantai pasok tandan buah segar (TBS) kelapa sawit dan deskriptif kuantitatif menganalisis kinerja rantai pasok tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di PT. Semadam, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Aliran rantai pasok yang terjadi pada perusahaan ini terdiri dari 3 aliran yaitu aliran barang (produk), aliran uang (finansial), dan aliran informasi yang dilakukan oleh PT. Semadam (pemasok) menuju Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dan 2) Kinerja rantai pasok penerimaan tandan buah segar (TBS) yang baik pada perusahaan ini terjadi pada bulan September sebesar 100% dengan jumlah produksi sebesar 1.494.272 kg.
ANALISIS PEMASARAN BUAH SEMANGKA (Citrullus vulgaris) MELALUI PENDEKATAN SCP (Structure Conduct Performance) DI KECAMATAN STABAT KABUPATEN LANGKAT Faroza, Dwy; Rini Mastuti; Cut Gustiana
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v1i3.1759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pemasaran buah semangka melalui pendekatan SCP (Structure Conduct Performance) di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat. Lokasi Penelitian ditentukan dengan menggunakan metode purpossive sampling. Sampel dalam penelitian ini 21 petani yang diperoleh dengan menggunakan sampel jenuh/sensus dan 6 pedagang pengumpul dan 6 pedagang pengecer yang diperoleh dengan teknik snowball sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif (deskriptif) dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis struktur pasar yang terbentuk pada pemasaran semangka di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat ditingkat petani mengarah pada pasar oligopoli longgar. Sedangkan pada tingkat lembaga pemasaran menunjukkan pasar oligopoli ketat. Analisis perilaku pasar dalam penentuan harga semangka ditentukan oleh pedagang pengumpul sedangkan petani hanya bertindak sebagai penerima harga (price taker). Hasil analisis kinerja pasar terdapat dua pola saluran pemasaran, margin pemasaran pada saluran I adalah Rp. 2.033 dan margin saluran pemasaran II Rp. 2.783. Farmers share pada saluran pemasaran I adalah 74,58% pada saluran pemasaran II sebesar 65,21%. Efisiensi pemasaran semangka pada saluran I dengan nilai 4,43% dan saluran II dengan nilai 6,50%, yang artinya saluran pemasaran semangka di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat dapat dikatakan efisien.  
PEMBERDAYAAN UMKM MELALUI USAHA MURNISOY MILK (MINUMAN SEHAT PENCEGAH STUNTING SEBAGAI AGEN PERUBAHAN DALAM PENCEGAH STUNTING Purnama Sari, Riezky; Mastuti, Rini; Amelia, Amelia; Nabilla, Ulya; Muliani, Fitra; Nurviana, Nurviana; Fairus, Fairus
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3785-3791

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) bukan hanya memiliki peran dalam peningkatan ekonomi masyarakat namun juga dapat berperan membantu peningkatan nilai gizi masyarakat. Sekaligus menjadi agen perubahan dalam pencegah stunting sehingga meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menyediakan produk berkualitas seperti minuman sehat susu kedelai.  Tujuan dari kegiatan pemberdayaan  ini adalah untuk membekali UMKM Usaha Maju Mandiri dengan kapasitas usaha mandiri yang maju untuk memperkuat usaha minuman susu kedelai yang sehat dan siap menjadi agen perubahan pencegah stunting di Desa Paya Bujok tungoh.  Hasil diskusi antara mitra dan tim PKM mengidentifikasi dua permasalahan prioritas, yaitu: (1) Produk mitra masih dikemas secara tradional dan tidak menarik (2) Produk susu kedelai mitra hanya di pasarkan di seputar desa Paya Bujok tungoh saja sehingga perlu dipasarkan secara luas dengan memanfaatkan pemasaran digital. Kegiatan PKM ini terbagi dalam tiga tahapan yaitu: persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Metode yang digunakan adalah PRA (Partisipatori Rural Appresial) dengan teknik ceramah, diskusi interaktif demontrasi dan praktik langsung. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa mitra mendapatkan pengetahuan dan pendampingan PkM untuk meningkatkan kualitas produk usahanya. Selain itu 97% mitra sangat setuju pendampingan PkM sesuai dengan Kebutuhan mitra dan 100% Mitra sangat setuju jika Tim PkM yang terlibat dalam kegiatan pengabdian   masyarakat.
DARI TRADISI KE TEKNOLOGI: PELATIHAN SISTEM INFORMASI GAMPONG (SIGAP) MENGUBAH DINAMIKA ADMINISTRATIF DI GAMPONG ACEH Kurniawan, Agus; Fairus, Fairus; Mastuti, Rini; Fuad, Muhammad; Purnama Sari, Riezky; Chairuddin, Chairuddin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i3.955-961

Abstract

Penggunaan teknologi informasi dalam administrasi desa atau gampong memiliki potensi besar untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan partisipasi masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat ini mendokumentasikan pelatihan penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Gampong (SIGAP) di Provinsi Aceh dengan tujuan memperkenalkan dan meningkatkan keterampilan penggunaan teknologi informasi di tingkat lokal. Pelatihan ini melibatkan pemerintah gampong, petugas administrasi, dan mahasiswa sebagai peserta. Metodologi pelatihan mencakup sesi teori, demonstrasi, dan praktik langsung menggunakan SIGAP. Evaluasi dilakukan untuk mengukur efektivitas pelatihan dan dampaknya pada peningkatan kemampuan administratif di gampong. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan penerapan SIGAP di antara peserta. Selain itu, aplikasi ini berhasil mempercepat proses administratif, meningkatkan akurasi data, dan memfasilitasi komunikasi antara pemerintah gampong dan masyarakat. Pelatihan SIGAP di Provinsi Aceh mendorong partisipasi aktif dalam pemanfaatan teknologi informasi di tingkat lokal, mendukung upaya pemberdayaan masyarakat, dan memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan administrasi gampong yang modern dan efisien.
MAGANG MAHASISWA DI DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA PROVINSI ACEH PADA PROGRAM MATCHING FUND Chairuddin, Chairuddin; Fuad, Muhammad; Fairus, Fairus; Sinaga, Sorbakti; Mastuti, Rini
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4224-4233

Abstract

Program magang yang dilakukan bagi mahasiswa merupakan sebuah kesempatan untuk mengikuti periode kerja sementara. Melalui kegiatan magang mahasiswa dapat memperoleh pengalaman kerja awal yang berharga, yang dapat membantu memahami tantangan, tren, dan peluang di dunia kerja. Matching Fund menyediakan peluang magang bagi mahasiswa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Aceh sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan soft skill mahasiswa dalam mengatasi permasalahan di desa atau masyarakat. Kegiatan magang diikuti oleh 5 orang mahasiswa yang berasal dari program studi yang berbeda. Metode yang digunakan dalam kegiatan magang adalah pendekatan partisipatif dimana mahasiswa terlibat secara menyeluruh pada hampir semua kegiatan DPMD pada sektor yang disesuaikan dengan latar belakang keilmuan masing-masing mahasiswa. Dosen berperan sebagai pembimbing yang memberikan arahan dan bimbingan kepada mahasiswa selama proses magang. Hasil menunjukkan bahwa, kegiatan magang dapat meningkatkan soft skill mahasiswa rata-rata mencapai 90% terkait pengelolaan desa. Melalui kegiatan ini, diketahui bahwa pentingnya
PENINGKATAN SKILL WANITA TANI MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN VERMIKOMPOS PADA KWT CITRA KARSA Mastuti, Rini; Fuad, Muhammad; Mardina, Vivi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4234-4243

Abstract

Pupuk kompos adalah jenis pupuk organik yang dihasilkan dari bahan-bahan alami, seperti sisa-sisa tanaman, limbah dapur, dan kotoran hewan yang telah mengalami proses pelapukan atau dekomposisi. Desa Benua Raja, yang terletak di Kecamatan Rantau, Kab. Aceh Tamiang, menghasilkan sejumlah limbah organik, seperti kotoran ayam potong dan kotoran sapi, yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Limbah-limbah ini saat ini hanya dibuang tanpa pengolahan. Di desa ini, terdapat Kelompok Wanita Tani (KWT) Citra, yang fokus pada pengembangan usaha sayuran. Pengabdian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan hard skill dan soft skill dari  KWT Citra Karsa dalam pembuatan vermikompos. Metode vermikomposting yang diperkenalkan dengan menggunakan cacing Lumbricus rubellus. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan antusiasme yang tinggi, dan sebagai akibat dari kegiatan ini, keterampilan teknis dan lunak  mengalami peningkatan hingga mencapai 85%. Dalam tahap selanjutnya, pendampingan lebih lanjut sangat diperlukan untuk membantu  dalam mengelola vermikompos sehingga bisa dipasarkan, serta dalam pengembangan usaha pertanian organik di Desa Benua Raja.
PELATIHAN KUKIS KELOR SEBAGAI UPAYA MITIGASI KELUARGA BERESIKO STANTING Mastuti, Rini; Fuad, Muhammad; Gustiana, Cut; Bahri, Syamsul; Achmad, Adnan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4793-4803

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius, dengan dampak jangka panjang yang signifikan terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Di Kabupaten Aceh Tamiang, angka stunting masih tinggi, mencapai 27,4% pada tahun 2023. Tujuan dilaksanakan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kemampuan ibu-ibu dalam meningkatkan gizi anak balita dengan pemberian makanan pendamping berupa kukis kelor sebagai upaya mitigasi keluarga beresiko stanting. Mitra kegiatan pengabdian adalah KWT Citra Karsa yang beranggotakan 20 orang ibu-ibu rumah tangga. Metode pengabdian yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA), pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta hingga 89% dalam mempraktikkan pembuatan kukis kelor. Produksi kukis sehat mencapai 4 toples/keluarga/bulan. Pendampingan lanjutan sangat dibutuhkan sehingga dampak dari kukis sehat menggunakan bahan kelor ini bisa dirasakan oleh masyarakat (keluarga) di Desa Benua Raja, Kecamatan Rantau Kabupaten Aceh Tamiang. 
DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN BERBASIS KELAPA PADA PROGRAM MATCHING FUND DI BUMDes MAKMUE BEURATA Mastuti, Rini; Meutia, Rita; Apridar, Apridar; Indani, Indani; Zuraini, Zuraini; Faudiah, Nurul; Natasha, Natasha
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4244-4252

Abstract

BUMDes Makmue Beurata bergerak dalam pengolahan U NeuLhee (bumbu masakan khas Aceh berbahan dasar kelapa). Usaha ini (stagnan) akibat kurangnya daya tarik konsumen. Berdasarkan hal tersebut Tim Matching Fund melakukan diversifikasi kepada U NeuLhee yang dihasilkan. Metode yang digunakan yaitu : Focus Group Discussion (FGD), sosialisasi transfer teknologi, pelatihan diversifikasi serundeng, monitoring dan evaluasi. Tujuan dari dilakukannya kegiatan ini adalah : 1) Memperluas jangkauan pasar melalui diversifikasi produk U NeuLhee /Kelapa gonseng menjadi Serundeng, 2) Meningkatkan penjualan produk, 3) dan Meningkatkan pendapatan BUMDes Makmue Beurata. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan melalui diversifikasi kelapa gongseng, pasar yang sebelumnya terbatas hanya di Banda Aceh kini telah berkembang ke Kota Langsa dan Aceh Tamiang. Selain itu, diversifikasi produk juga berdampak positif. Dengan adanya diversifikasi produk mengakibatkan BUMDes memperoleh hasil yang lumayan besar yaitu sebesar Rp. 1.350.000/bulan dan hasil ini akan berpotensi menaikkan pendapatan masyarakat kedepannya. Pendampingan digital marketing sangat dibutuhkan agar pemasarankedepannya dapat dijangkau lebih luas lagi.
Pemanfaatan Limbah Biomassa Untuk Produksi Biochar dan Asap Cair Di KPH Bulungan, Kalimantan Utara Hadiyane, Anne; Rumidatul, Alfi; Darwis, Atmawi; Budianti, Noviana; Sunarya, Sopandi; Mastuti, Rini
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2025): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v4i4.2188

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kawasan Pemangkuan Hutan (KPH) Bulungan, Kalimantan Utara, dengan melibatkan 25 anggota Kelompok Tani Hutan (KTH). Kegiatan berfokus pada pemanfaatan limbah biomassa yang selama ini ditangani dengan dibakar secara terbuka (open burning). Tujuannya adalah memberdayakan KTH melalui transfer teknologi pirolisis skala kecil untuk mengonversi limbah menjadi produk bernilai ekonomi, yaitu biochar dan asap cair. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang meliputi tiga tahap: (1) observasi dan pelatihan teoritis-praktis, (2) pendampingan berkelanjutan, serta (3) evaluasi dan perencanaan keberlanjutan. Analisis data dilakukan secara kuantitatif (perbandingan nilai pre-test dan post-test, perhitungan rendemen produk, analisis kelayakan finansial) dan kualitatif (diskusi kelompok, observasi partisipan). Hasilnya menunjukkan peningkatan kapasitas masyarakat yang sangat signifikan (nilai post-test meningkat 43,9 poin), produksi biochar (rendemen 25-35%) dan asap cair (rendemen 35-40%), serta terciptanya potensi usaha baru dengan keuntungan kotor Rp 400.000 per batch produksi. Keberlanjutan program dijamin melalui nota kesepahaman (MoU) dan rencana aksi KTH. Kegiatan ini sukses mentransformasi limbah menjadi sumber daya ekonomi sekaligus mendukung kelestarian lingkungan.