Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN PENDAPATAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA ANAK SEKOLAH DASAR DIKOTA MANADO Parengkuan, Rendy R.; Mayulu, Nelly; Ponidjan, Tati
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2227

Abstract

Abstract: Obesity is an increase in body fat due more less. Obesitas positive energy balance, as a result of an imbalance between energy intake with energy output, resulting in excess energy is stored as fat tissue This study aimed to analyze the relationship of family income to the incidence of obesity in primary school children in Manado city with analytical survey method using a control sample of 136 Case design using chi-square test (x2), at the 95% significance level (α 0.05). Results showed that there is a relationship between family income to the incidence of obesity in elementary school children in the city of Manado. Conclusion results showed that most of the students in the case group (obesity) is the category of high-income families. Similarly, students in the control group (not obese) are mostly located in the category of low income families. Families with children who have high incomes have 3 times the risk of being obese.Suggestions provide information about obesity and obesity further planning on Scaling back monitoring the nutritional status of children especially elementary school students to monitor the growth and development of nutritional status. Keywords: family income, obesity Abstrak: Obesitas adalah peningkatan lemak tubuh yang berlebihan.Obesitas disebabkan adanya keseimbangan energi positif, sebagai akibat ketidak seimbangan antara asupan energi dengan keluaran energi, sehingga terjadi kelebihan energi yang disimpan dalam bentuk jaringan lemak Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pendapatan keluarga dengan kejadian obesitas pada  anak SD di kota Manado dengan metode penelitian survei analitik dengan menggunakan  rancangan Case control sampel 136 menggunakan uji chi-square (x2), pada tingkat kemaknaan 95%   (α 0,05).Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara pendapatan keluarga dengan kejadian obesitas pada anak SD di kota Manado kesimpulan Proporsi keluarga berpendapatan  tinggi  yang memiliki anak obesitas sebesar 55,9 % dan pada kelompok tidak obesitas 25%.Keluarga dengan pendapatan tinggi merupakan faktor resiko terjadinya obesitas pada anak SD di Kota Manado( OR=3,8).) saran memberikan informasi tentang obesitas dan perencanaan lebih lanjut mengenai obesitas Menggiatkan kembali monitoring status gizi anak sekolah terutama siswa SD untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan status gizinya Kata kunci: pendapatan keluarga, obesitas
PERBEDAAN KADAR KOLESTEROL PADA ANAK SEKOLAH DASAR DENGAN OBESITAS DAN TIDAK OBESITAS DI KOTA MANADO Domu, Nur Padhilah; Mayulu, Nelly; Ponidjan, Tati
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2222

Abstract

Abstract : Obesity is a pathological condition by the presence of excessive fat accumulation in the body. Cholesterol function is required for substances like fat production in the body and are found in foods that come from animals. This study aims to determine the difference in Cholesterol Levels in Children with Primary School Not Obesity and Obesity in the city of Manado with analytic survey research design using a cross sectional 136 samples using t-test, at the 95% significance level (α 0.05). The Results there are not differences Cholesterol Levels in elementary school children with Obesity and Obesity Not in the city of Manado. Advice For readers in order to be references for the development of materials nursing. For parents in order to pay attention to diet seta healthy foods for children so that they can prevent, increase in cholesterol levels as early as possible. For further research in order to examine the levels of LDL cholesterol, HDL as well as other factors that can affect cholesterol levels in children. Keywords: cholesterol, obesity Abstrak : Obesitas adalah keadaan patologis dengan terdapatnya penimbunan lemak yang berlebihan dari pada yang diperlukan untuk fungsi tubuh. Kolerterol adalah zat menyerupai lemak yang di produksi dalam tubuh dan ditemukan dalam makanan yang berasal dari hewan. Penelitian ini bertujuan mengetahui Perbedaan Kadar Kolesterol pada Anak Sekolah Dasar dengan Obesitas dan Tidak Obesitas di kota Manado dengan metode penelitian survei analitik dengan menggunakan  rancangan Cross sectional (potong lintang) sampel 136 menggunakan uji t-test, pada tingkat kemaknaan 95%   (α 0,05).Hasil penelitian tidak terdapat Perbedaan Kadar Kolesterol pada anak Sekolah Dasar dengan Obesitas dan Tidak Obesitas di kota Manado. Saran Bagi para pembaca agar dapat menjadi bahan refrensi bagi perkembangan ilmu keperawatan.Bagi para orang tua agar dapat memperhatikan pola makan seta makanan yang sehat bagi anak sehingga dapat mencegah, peningkatan  kadar kolesterol sedini mungkin. Bagi peneliti selanjutnya agar dapat meneliti kadar kolesterol LDL, HDL serta faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi peningkatan kadar kolesterol pada anak. Kata kunci : kadar kolesterol, obesitas
PERBEDAAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DI DESA PAKUURE (PEGUNUNGAN) DAN DI DESA SAPA (PESISIR PANTAI) KECAMATAN TENGA KABUPATEN MINAHASA SELATAN Assa, Meriam; Mayulu, Nelly; Madianung, Agnes
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 3 (2015): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i3.8432

Abstract

Abstract : Hemoglobin is protein in red blood cells that iron containing to be as a transport of oxygen from the lungs to all body tissues. Differences of gemoglobin levels in pregnant woman depending on the amount of iron in the body. The purpose of this research was to determine the differences of hemoglobin levels in pregnant woman in Pakuure village (mountain) and in the Sapa village (coastal) at the district Tenga of South Minahasa regency. Samples was found 30 pregnant woman in the mountains and 30 pregnant woman in the coastal. Methods of this research used design analytic observational with cross sectional design, selection of sample with total sampling. This research uses statistical analysis of independent test sample t-test with á = 0,05. The result of this research get p value 0,000 where p < á = 0,05, then Ho is rejected and can conclude that there are differences hemoglobin levels of pregnant woman in the Pakuure village (mountains) and in the Sapa village (coastal) at the district Tenga of South Minahasa regency. The conclusion of this research is average level of of hemoglobin levels in pregnant woman in mountan and coastal are different. Recommendation of this research, presumably the pregnant woman have less hemoglobin level able to attention the consumption nutrition and always taking iron tablets to the body needs. Keywords : Hemoglobin, Pregnant Woman Abstrak : Hemoglobin adalah protein yang mengandung zat besi di dalam sel darah merah yang berfungsi sebagai pengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan tubuh. Perbedaan kadar hemoglobin pada ibu hamil tergantung pada jumlah zat besi didalam tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kadar hemoglobin pada ibu hamil di desa Pakuure (pegunungan) dan desa Sapa (pesisir pantai) kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan. Sampel yang ditemukan 30 orang ibu hamil dipegunungan dan 30 orang ibu hamil di pesisir pantai. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian yang bersifat observasional analitik dengan rancangan cross sectional, pemilihan sampel dengan total sampling. Penelitian ini menggunakan analisis statistic uji independent sampel t-test dengan á = 0.05. Hasil penelitian ini didapatkan nilai p value 0,000 dimana p<á=0,05 maka Ho ditolak dan dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kadar hemoglobin pada ibu hamil di desa Pakuure (pegunungan) dan desa Sapa (pesisir pantai) kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan. Simpulan penelitian ini yaitu rata-rata kadar hemoglobin pada ibu hamil di pegunungan dan pesisir pantai berbeda. Rekomendesi pada penelitian ini yaitu, kiranya ibu hamil yang mengalami kadar hemoglobin yang kurang dapat memperhatikan gizi yang di konsumsi dan rajin mengkonsumsi tablet besi untuk memenuhi kebutuhan zat besi dalam tubuh. Kata Kunci : Hemoglobin, Ibu Hamil
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KECACINGAN PADA MURID SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW UTARA Saharman, Salni; Mayulu, Nelly; Hamel, Rivelino
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2231

Abstract

Abstract: Dewormy is a chronic endemic disease caused one or more worms that enter into the human body, with the highest prevalence found in children. Dewormy can be affected by several factors, namely environmental factors, personal hygiene (cleanliness), social economy, and the level of knowledge of the parents. Personal Hygiene is an act to maintain the cleanliness of one's health and well-being, both physical and psychic. The research was carried out with methods, selection of cross-sectional samples performed 3 stages, namely with proportional stratified sampling, purposive sampling and simple random sampling. A sample of 110 respondents.Analyzed data with chi-square statistical test of the significance level (α) of 0.05.. The results showed that out of 110 study subjects, known to students with good personal hygiene status as many as 82 people (74.5%) and less well as many as 28 people (25.5%). Laboratory results for the category of positive Dewormy amounted to 20% (22 people) and the negative category Dewormy is equal to 80% (88 people). 22 students who positively Dewormy, known around 16 people (72,7,1%) with poor personal hygiene, and about 6 people (27.3%) with good personal hygiene.The conclusion of this research that there is a meaningful relationship between personal hygiene with Dewormy on primary school student with p value = 0.001. Keywords: Personal Hygiene, Dewormy, Ascaris Lumbricoides, Hookworm Abstrak: Kecacingan merupakan penyakit endemik kronik yang diakibatkan satu atau lebih cacing yang masuk ke dalam tubuh manusia, dengan prevalensi tertinggi terdapat pada anak-anak. Kecacingan ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor lingkungan, personal hygiene (kebersihan diri), sosial ekonomi, dan tingkat pengetahuan orang tua. Personal Hygiene adalah suatu tindakan untuk memelihara kebersihan dan kesehatan seseorang untuk kesejahteraan, baik fisik maupun psikisnya.. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode cross sectional, pemilihan sampel dilakukan 3 tahap yaitu dengan purposive stratified sampling, proporsional sampling dan simple random sampling. Sampel 110 responden. Analisa data dengan  uji statistik chi square , alternative Fisher’s Exact Test dengan tingkat kemaknaan (α) 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 110 subjek penelitian, diketahui murid dengan status personal hygiene baik sebanyak 82 orang (74,5%) dan kurang baik sebanyak 28 orang (25,5%). Hasil laboratorium untuk kecacingan dengan kategori positif kecacingan sebesar 20% (22 orang) dan dengan kategori negatif kecacingan sebesar 80% (88 orang). Dari 22 murid yang positif kecacingan, diketahui sekitar 16 orang (72,7,1%) dengan personal hygiene kurang baik dan sekitar 6 orang (27,3%) dengan personal hygiene baik. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu ada hubungan yang bermakna antara personal hygiene dengan kecacingan pada murid sekolah dasar dengan nilai p value = 0,001. Kata Kunci: Personal Hygiene, Kecacingan, Ascaris Lumbrocides, Hookworm
HUBUNGAN KONSUMSI FASTFOOD DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA ANAK SD DI KOTA MANADO Damapolii, Winarsi; Mayulu, Nelly; Masi, Gresty
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2250

Abstract

Abstract: Obesity during childhood may be caused due to eating beyond need, lack of physical activity, and because of the excessive influence of food advertising. Today's lifestyle can also lead to obesity which is a trend likely to consume fast food or modern fast food such as burgers, pizza, fries Frenc peneletian aims to determine the relationship of fast food consumption with the incidence of obesity in primary school children in the city of Manado by using analytic survey research methods by using a cross sectional design (cross-sectional), using a test using the chi-square test (x2), at the 95% significance level (α 0,05). The results there is a relationship between fast food consumption relationship with the incidence of obesity in primary school children in the city of Manado with p = 0.024 conclusion Obesity prevalence in primary school children in the city of Manado in 2013 were 44 males (32.4%) and 24 women people (17.6%) fast food energy intake in children> average and 33.8% are obese and not obese at 23.5% There is a relationship between fast food consumption with the incidence of obesity in primary school children in the city of Manado p value = 0.024 suggestion Fast food is the cause of childhood obesity in this study should be a concern for policy makers to pay more attention to eating habits of children. The parents should be limiting children consume excessive amounts of snack foods or foods high in calories but low in fiber (fast food and junk food), and teaches healthy life and to get children exercising. Keywords: fast food, obesity Abstrak: Kegemukan saat anak-anak bisa disebabkan akibat makan melebihi kebutuhan, kurangaktivitas fisik, dan karena pengaruh iklan makanan yang berlebihan. Gaya hidup masa kini juga bisamenyebabkan kegemukan yaitu adanya kecenderungan suka mengkonsumsi makan cepat saji ataufast food modern seperti burger, pizza, frenc fries peneletian bertujuan Untuk mengetahui hubungan  konsumsi fast food dengan kejadian obesitas pada anak  SD di Kota Manado dengan menggunakan metode penelitian survei analitik dengan menggunakan  rancangan Cross sectional (potong lintang), dengan menggunakan uji menggunakan uji chi-square (x2), pada tingkat kemaknaan 95%   (α 0,05). Hasil penelitian ada hubungan antara hubungan  konsumsi fast food dengan kejadian obesitas pada anak  SD di Kota Manado dengan nilai p = 0,024 kesimpulan Prevalensi Obesitas pada anak SD di Kota Manado pada tahun 2013 adalah laki-laki 44 orang (32,4%)  dan perempuan 24 orang (17,6%) Asupan energi fast food pada anak > rata-rata  dan mengalami obesitas sebesar  33,8% dan tidak mengalami obesitas sebesar 23,5% Terdapat hubungan antara konsumsi fast food dengan kejadian obesitas pada Anak  SD di kota Manado dengan nilai p = 0,024 saran Fast food yang menjadi penyebab obesitas anak pada penelitian ini hendaknya menjadi perhatian bagi pengambil kebijakan untuk lebih memperhatikan kebiasaan makan anak. Pihak orang tua sebaiknya lebih membatasi anak mengkonsumsi makanan camilan dalam jumlah berlebih atau makanan yang tinggi kalori namun rendah serat (fast food dan junk food) serta mengajarkan hidup sehat dan membiasakan anak berolah raga. Kata kunci: fast food, obesitas
PERBEDAAN KADAR GULA DARAH ANTARA ANAK SD DENGAN OBESITAS DAN TIDAK OBESITAS PADASISWA SD DI KOTA MANADO Sege, Marchella; Mayulu, Nelly; Masi, Gresty
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2198

Abstract

Abstract: Obesity is a condition in which excess body fat accumulation, so that one's weight is well above normal and can endanger the health of overweight and obesity in children may lead to diabetes or type 2 diabetes known as a disease characterized by the inability of insulin to control sugar levels dara within the normal range study aimed to determine differences in blood sugar levels among elementary school children dengaan obesity and obesity in elementary school children in the city of Manado with analytic survey research design using a cross sectional design. 136 samples using t-test, at the 95% significance level (α 0,05). The results there are different levels of blood sugar and obesity among elementary school children are not obese in Manado City For readers advice that can be references for the development of materials keperawatan.Bagi adolescents to pay attention to diet seta healthy foods that can prevent, increase sugar levels blood as early as possible For further research in order to examine the levels of LDL cholesterol, HDL and fasting blood sugar levels (GDP) as well as other factors that can affect blood sugar levels in children Keywords: blood sugar levels, obesity Abstrak: Obesitas adalah suatu keadaan penumpukan lemak tubuh yang berlebih, sehingga berat badan seseorang jauh di atas normal dan dapat membahayakan kesehatan Kegemukan dan obesitas pada anak dapat menyebabkan DM tipe 2 atau disebut juga kencing manis merupakan penyakit yang ditandai dengan ketidak mampuan hormon insulin mengontrol kadar gula dara dalam batas normal penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar gula darah antara anak SD dengaan obesitas dan tidak obesitas pada anak SD di Kota Manado dengan desain penelitian survei analitik dengan menggunakan rancangan Cross sectional. Sampel 136 dengan menggunakan uji t-test, pada tingkat kemaknaan 95% (α 0,05). Hasil penelitian terdapat perbedaan kadar Gula Darah antara anak SD obesitas dan tidak obesitas di Kota Manado saran Bagi para pembaca agar dapat menjadi bahan refrensi bagi perkembangan ilmu keperawatan. Bagi para remaja agar dapat memperhatikan pola makan seta makanan yang sehat sehingga dapat mencegah, peningkatan kadar gula darah sedini mungkin Bagi peneliti selanjutnya agar dapat meneliti kadar kolesterol LDL, HDL dan kadar gula darah Puasa (GDP) serta faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi peningkatan kadar gula darah pada anak. Kata kunci :  kadar gula darah, obesitas
ANALISA RIWAYAT ORANG TUA SEBAGAI FAKTOR RESIKO OBESITAS PADA ANAK SD DI KOTA MANADO Permatasari, Ika R.I.; Mayulu, Nelly; Hamel, Rivelino
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2189

Abstract

Abstrak: Obesity is generally defined as an illness experienced by a person when the calories he ate far more than the calories burned Obesity can also be accompanied by a state of insulin resistance, which in turn will lead to the occurrence of diabetes mellitus This study aims to analyze the history of the parents as a risk factor obesity in elementary school children in the city of Manado with analytical survey method using a cross sectional design (cross-sectional) 136 samples using the chi-square test (x2), at the 95% significance level (α 0.05). Results showed that there is a relationship between parental history obese with obesity in elementary school children in the city of Manado conclusion obesity prevalence in primary school children in the city of Manado in 2013 were 44 males (32.4%) and 24 women (17.6%) prevalence obesity in the elderly respondents in 2013 was the father of 27 people (19.9%) and 31 women (22.8%) History of the parents is a risk factor for obesity in primary school children in the city of Manado advice provides information about obesity and more planning Scaling back about obesita monitoring the nutritional status of school children, especially elementary students to monitor the growth and development of nutritional status. Keywords: elderly, obese Abstrak: Obesitas secara umum didefinisikan sebagai sebuah penyakit yang dialami oleh seseorang saat kalori yang dia makan jauh lebih banyak dibandingkan dengan kalori yang dibakar Obesitas juga dapat disertai keadaan resistensi insulin yang pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya diabetes mellitus Penelitian ini bertujuan menganalisis riwayat orang tua sebagai faktor risiko terjadinya obesitas pada  anak SD di kota Manado dengan metode penelitian survei analitik dengan menggunakan  rancangan Cross sectional (potong lintang) sampel 136 menggunakan uji chi-square (x2), pada tingkat kemaknaan 95%   (α 0,05).Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara riwayat orang tua yang obes dengan kejadian obesitas pada anak SD di kota Manado kesimpulan Prevalensi Obesitas pada anak SD di Kota Manado pada tahun 2013 adalah laki-laki 44 orang (32,4%)  dan perempuan 24 orang (17,6%) Prevalensi Obesitas pada orang tua responden pada tahun 2013 adalah ayah 27 orang (19,9%)  dan perempuan 31 orang (22,8%) Riwayat orang tua  merupakan faktor risiko terjadinya obesitas pada anak SD di Kota Manado saran memberikan informasi tentang obesitas dan perencanaan lebih lanjut mengenai obesita Menggiatkan kembali monitoring status gizi anak sekolah terutama siswa SD untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan status gizinya Kata kunci : orang tua, obesitas
HUBUNGAN KECACINGAN DENGAN ANEMIA PADA MURID SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW UTARA Hasyim, Novita; Mayulu, Nelly; Ponidjan, Tati
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2218

Abstract

Abstract: Anemia is a disease caused due to deficiency of iron,folic, acid and vitamin B12 in the body that lead to the formation of reduced hemoglobin. Iron deficiency anemia is also influenced by the worms consequence of chronic blood loss. The Purpose of this study was to determine the relationship worm with anemia in primary school children. This study was conducted with cross-sectional method , sample selection with proportional sampling. Sample 110 respondent. Data collected by laboratory (stool examination and hemoglobin). Subsequently collected data were processed using computer-assisted SPSS version 19 for analysis with statistical test fisher’s exact with a significance level kemaknaan (α) 0,05. The results showed that students who do not worm there are 80% (88 people) and a worm there is 20% (22 people) . for anemia status with no anemia category 60% (66 people) and anemia 40% (44 people). Conclusions in this study there was a significant association between worm with anemia in primary school children in grades p value = 0,001. Keywords: worm infestation , anemia Abstrak : Anemia merupakan penyakit yang di sebabkan karena kekurangan zat besi, asam folat dan vitamin B12 dalam tubuh yang mengakibatkan pembentukan Hemoglobin berkurang. Anemia defisiensi besi dipengaruhi juga oleh konsekuensi kecacingan dengan hilangnya darah secara kronis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kecacingan dengan anemia pada murid sekolah dasar. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode cross sectional, pemilihan sampel dengan proporsional sampling. Sampel 110 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan pemeriksaan laboratorium (pemeriksaan feses dan pemeriksaan hemoglobin). Selanjutnya data yang telah terkumpul diolah dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS versi 19 untuk dianalisa dengan uji statistik fisher’s exact dengan tingkat kemaknaan (α) 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa murid yang tidak kecacingan ada 80% (88 orang) dan yang kecacingan ada 20% (22 orang). Untuk status anemia dengan kategori tidak anemia 60% (66 orang) dan anemia 40% (44 orang). Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan yang bermakna antara kecacingan dengan anemia pada murid sekolah dasar dengan nilai p value = 0,001. Kata kunci: kecacingan, anemia
HUBUNGAN KEJADIAN MALARIA DAN KECACINGAN DENGAN KADAR FERITIN PADA MURID SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW UTARA Buhang, Sri M.; Mayulu, Nelly; Rottie, Julia
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2239

Abstract

Abstract The 6 th goals of MDGs are combat HIV/AIDS, malaria and other diseases. Malaria is endemic disease that is find in around the world, especially in tropical area. Children are the highest risk group that can be attacked by malaria. Beside malaria there are soil transmitted helminthes still become public health problem and neglected by public in tropical area. infected by soil transmitted helminthes to children might be caused anemia and deficiency of iron that affecting contents of ferritin functions are as irons back up ferritin and iron could be mobilized utilized in hemoglobin production. Another function of ferritin are as body immunity and anti-oxidant. Objective. This  research aims to find out relationship between malaria and  worms  with ferritin contents. Methods. This research method was (cross sectional) with simple random sampling. There were 110 samples in this research. Univariate  analysis by using SPSS and bivariate analysis  were  processed  by chi- square test  for probability of 95% (α= 0,005) Results. Based on laboratory  analysis showed  that  22 samples are diagnosed positive for worms, 88 sample are diagnosed positive for worms 88 sample are diagnosed negative worms. From 22 children are positive for worms, 19 children are deficiency of  ferritin. 9 samples  are positive for  malaria and 101 sample are negative. From 9 children are negative for malaria 5 children are deficiency of ferritin. Conclusions: there was no relationship between  malaria and with ferritin contents (p 0,452) and there was relationship worms with ferritin contents (p 0,000) Keywords: malaria, worms, ferritinAbstrak salah satu tujuan dari MDGs  memberantas penyebaran malaria dan penyakit-penyakit utama lainnya, Malaria merupakan penyakit Endemis yang dijumpai diseluruh dunia, terutama didaerah tropis. Kelompok resiko terserang malaria yaitu anak-anak. selain malaria yang masih menjadi permasalahan global, Soil transmited helminthes masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang luas dan juga  diabaikan,  terutama  di daerah pedesaan tropis di seluruh dunia. Infeksi  Soil transmited Helminths pada anak-anak dapat menyebabkan  anemia dan  kekurangan zat besi yang mempengaruhi kadar feritin. Salah satu fungsi dari feritin yaitu sebagai cadangan zat besi dan besi dapat dimobilisasi dan digunakan dalam produksi hemoglobin. Fungsi lain dari feritin sebagai Sistem Pertahanan tubuh dan anti oksidant Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kejadian malaria dan kecacingan dengan kadar feritin metode Penelitian ini dilaksanakan dengan metode cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 110 responden yang diambil secara acak sederhana. Selanjutnya data yang terkumpul diolah dengan bantuan komputer program SPSS versi 19 untuk dianalisa dengan uji chi-square (x2) pada tingkat kemaknaan 95% (α0,05). Hasil: dari 110  berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium terdapat 22 sampel yang positif kecacingan dan 88 sampel yang negatif kecacingan dari 22 yang posif kecacingan terdapat19 anak yang kadar feritinnya kurang, 9 sampel yang positif malaria dan 101 yang negatif malaria dimana dari 9 anak yang negatif malaria 5 anak yang kadar feritinnya kurang. Kesimpulan  tidak terdapat hubungan antara kejadian malaria dengan kadar feritin dimana ρ= 0,452 dan terdapat hubungan kecacingan dengan kadar feritin dimana ρ= 0,000 Kata Kunci: kejadian malaria, kecacingan, kadar feritin
HUBUNGAN KEJADIAN MALARIA DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA ANAK SD DI KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW UTARA Lasari, Yayuk A.; Mayulu, Nelly; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2253

Abstract

Abstract: Anemia is the biggest public health problems in the world, especially for women of reproductive age group. The prevalence of anemia is high in all populations. On average 50% of preschool children and 46% in school-age children. 42% in women and in men 18% .50% iron anemia anemia in general, while 46% study of anemia due to malaria infections bit late attracted the attention of academics and professionals. Very severe malarial anemia deserves to be a major public health problem because of the large number of people who experience it. Based on the research done at once so supportive treatment of anemia. Research design using a cross sectional study design with the title Relationship With Genesis Genesis Malaria Anemia In Children Bolaang Bolaang SD in the North. Elementary school pupil population is grade 1 to grade 5 is represented by 3 schools from each district. 2338 totaling 110 students, while the sample of respondents. The results showed no correlation Genesis Genesis Malaria Anemia In Children With SD Results of Chi Square (X2) at 95% confidence level indicates the value of p = 0.039. P-value is less than the value of α = 0.05 Prevalence of malaria in children conclusions SD of 8.2% and a 40% prevalence of anemia There is a relationship between the incidence of malaria to anemia in children in elementary Bolaang North Bolaang. Suggestions of this study can be used as input for elementary school students Keywords: Malaria, Anaemia Abstrak: Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat terbesar di dunia terutama bagi kelompok wanita usia reproduksi. Prevalensi anemia tinggi pada semua populasi. Rata-rata 50% anak prasekolah dan 46% pada anak usia sekolah. Pada wanita 42% dan pada laki-laki 18%.50% anemia umumnya anemia zat besi, sedangkan 46% akibat infeksi Studi mengenai anemia malaria sedikit terlambat menarik perhatian para akademisi dan professional. Anemia malaria berat sangat pantas dijadikan sebagai masalah kesehatan masyarakat utama karena banyaknya jumlah orang yang mengalaminya. Berdasarkan hal tersebut sehingga penelitian dilakukan sekaligus mendukung penanganan kejadian anemia. Desain penelitian menggunakan rancangan Cross Sectional Study dengan judul Hubungan Kejadian Malaria Dengan Kejadian Anemia Pada Anak SD di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Populasi adalah murid Sekolah Dasar kelas 1 sampai kelas 5 diwakili oleh 3 sekolah dari setiap kecamatan. Yang berjumlah 2338 murid sedangkan sampel 110 responden. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan Kejadian Malaria Dengan Kejadian Anemia Pada Anak SD Hasil uji Chi Square (X2) pada tingkat kepercayaan 95% menunjukkan nilai p = 0,039. Nilai p ini lebih kecil dari nilai α = 0,05 kesimpulan Prevalensi malaria pada anak SD sebesar 8,2 % dan Prevalensi anemia 40 %Terdapat  hubungan antara kejadian malaria terhadap anemia pada Anak SD di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Saran penelitian ini dapat di gunakan sebagai masukan bagi para siswa siswi  SD Kata kunci: Malaria, Anemia
Co-Authors ., Mety Agnes Madianung Agow, Mersi S Aguw, Marchia Alexander S. L. Bolang Amisi, Marsella D. Angel Lolita Danari Anita Ohe S. Fatie Aprilia Lombo Bahrudin Yamin Bolang, Christy R. Brilia Ch. Kereh, Brilia Ch. Budi T. Ratag Christine Yelika Nussy Daramu, Gorby Santinus Janis Deril Gansareng Dwi Christiani Audri Rahamis Dwi Mentari Datukramat Ekaristi, Pongtuluran Erina Utami Tandirerung Franly Onibala Gigir, Mega Sari Grace Debbie Kandou Gregoria S. S. Djarkasi Gresty Masi Gustaaf A. E. Ratag Gustaaf A.E. Ratag Hesti Lestari Hesti Sulistia Ningsih Hesty R. Masela, Hesty R. Ika R.I. Permatasari Joice N. A. Engka Joice N. Engka, Joice N. Julia Rottie Juwita Mangiri, Juwita Kawengian, Shirley Everdina Susanna Kawengian, Shriley E.S. Kezia, Immanuelle Kim, Bonglee Kolantung, Priska M. Kosanto, Vincent H. Larira, Dina Mariana Lastry Glory, Lastry Lele, Juan AJMN. Lucia Cecilia Mandey Made Ardika Wanantara Maki, Olvinda Malonda, Nancy S.H Mangkat, Olivia Manuputty, Michael Marchella Sege Meriam Assa, Meriam Mokodompit, Erza P. Nancy S. H. Malonda Narasiang, Bezaliel R. Ngurah Rai, I. G.B. Nova Hellen Kapantow Novita Hasyim Nur Padhilah Domu Nurkolis, Fahrul Nurpudji A. Taslim Pasaribu, Prisniade Paulina N. Gunawan Permatasari, Happy K. Pondagitan, Alpinia Shinta Pratama, Fauzan I. Pricilia Tan, Pricilia Rambing, Chorinne J. E. Rampengan , Derren DCH. Raven G. Katiho, Raven G. Rembet, Sindi R. Rendy R. Parengkuan Rina Kundre Risa K. F. Sahalessy, Risa K. F. Rivelino Hamel Rizqiansyah, Chrisandi Y. Romario M. Anthonie Runtu, Jessica G. Sabriani Pontoh, Sabriani Salni Saharman Sanjaya, Gusti D. Setiadhi, Yudhaputra Shirley E. Kawengian, Shirley E. Shirley E. S. Kawengian Shirley Kawengian, Shirley Sihaloho, Karlos B. Sri M. Buhang Sri Utami Arifin Stephanie Ch. P. Loong Supit, Enrico D. Syahputra, Rony A. Taraming, Yasinta N. Tati Ponidjan Tatiwakeng, Rezka V. Trina E. Tallei, Trina E. Vighneswara, Dewa Vinariani Tangkilisan Vincente L. Pranata, Vincente L. Vonny N. S. Wowor Watania, Tasya Winarsi Damapolii Wiraprasidi, I P.A. Yayuk A. Lasari Yuriansya Mangkat, Yuriansya