Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

The Effectiveness of a Combined Intervention Approach for Improving Reading Fluency in Elementary School Students Hasna Pratiwi Kuswardani; Veronika Suprapti; Pramesti Pradna Paramita
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 12, No 3 (2023): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v12i3.11033

Abstract

The ability to read plays a crucial role in the academic success and overall development of elementary school children. Unfortunately, many children in elementary school experience difficulties in reading, including issues with fluency, accuracy, and comprehension. These difficulties can lead to challenges in understanding the curriculum and result in lower academic achievement. To address this issue, a combined intervention approach was implemented, which combined repeated reading, listening while reading, error correction, and performance feedback methods. The aim of this intervention was to improve the accuracy aspect of reading fluency in elementary school children. This study used a single case experimental design with second-grade students as the research subjects. The development of children's reading abilities was measured using the Informal Reading Inventory. The results of the study indicate that the intervention provided was effective in improving the ability and fluency of reading in the research subjects.Kemampuan membaca memiliki peran yang sangat penting dalam kesuksesan akademik dan perkembangan secara keseluruhan pada anak-anak sekolah dasar. Sayangnya, banyak anak di sekolah dasar mengalami kesulitan dalam membaca, termasuk dalam hal kelancaran, akurasi, dan pemahaman bacaan. Hal ini dapat menyebabkan kesulitan dalam memahami kurikulum dan berakibat pada pencapaian akademik yang rendah. Untuk mengatasi masalah ini, diterapkan pendekatan intervensi gabungan dengan menggabungkan metode repeated reading, listening while reading, error correction, dan performance feedback. Tujuan dari intervensi ini adalah untuk meningkatkan aspek akurasi dari kelancaran membaca pada anak-anak sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen kasus tunggal dengan subjek penelitian adalah siswa kelas 2 sekolah dasar. Perkembangan kemampuan anak diukur menggunakan Informal Reading Inventory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi yang diberikan efektif dalam meningkatkan kemampuan dan kelancaran membaca pada subjek penelitian.
Effectiveness of Cognitive Behavior Therapy (CBT) for Lowering Academic Anxiety in Graduate Students Completing Thesis Nadia Farahmita; Pramesti Pradna Paramita
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 13, No 2 (2024): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v13i2.14134

Abstract

One of the tasks of students in achieving their academic degree is completing their final assignment. Postgraduate students who are completing their thesis are expected to be able to produce scientific work, both written and oral. Students experience various difficulties that can potentially cause anxiety. Anxiety in an academic environment is called academic anxiety. This condition can reduce academic performance and achievement. One psychological assistance that can overcome this problem is Cognitive Behavior Therapy (CBT) counseling. This research aims to determine the effectiveness of Cognitive Behavior Therapy (CBT) in reducing levels of academic anxiety. This research uses a single case experimental design with research subjects namely postgraduate students who are completing their thesis. The results showed that participants experienced a decrease in academic anxiety scores, were able to evaluate negative automatic thoughts and dysfunctional assumptions and found positive things. Therefore, it can be concluded that Cognitive Behavior Therapy (CBT) effectively reduces academic anxiety in a graduate student.Salah satu tugas mahasiswa pascasarjana dalam mencapai gelar akademik yaitu menyelesaikan tugas akhir. Pada mahasiswa pascasarjana yang menyelesaikan tesis diharapkan dapat membuat karya ilmiah baik tulisan maupun lisan. Kenyataannya, mahasiswa mengalami berbagai kesulitan yang dapat berpotensi menimbulkan kecemasan. Kecemasan dalam lingkup akademik disebut kecemasan akademik. Kondisi tersebut dapat menurunkan kinerja dan pretasi akademik. Salah satu bantuan psikologis yang dapat mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan konseling Cognitive Behavior Therapy (CBT). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas dari  Cognitive Behavior Therapy (CBT) dalam menurunkan tingkat kecemasan akademik. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen kasus tunggal dengan subjek penelitian mahasiswa pascasarjana yang sedang menyelesaikan tesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan mengalami penurunan skor kecemasan akademik, mampu mengevaluasi pikiran negatif otomatis dan asumsi yang disfungsional, dan menemukan hal positif di dalam dirinya. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa Cognitive Behavior Therapy (CBT) efektif untuk menurunkan kecemasan akademik pada mahasiswa.
Gambaran Dukungan Orangtua Pada Pengembangan Minat Bakat Anak Tuli Di Jakarta Elsa Fabiola; Pramesti Pradna Paramita
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v4i4.773

Abstract

Dukungan orangtua berperan penting bagi perkembangan potensi anak terlebih anak dengan berkebutuhan khusus seperti Tuli. Walaupun, dengan adanya hambatan pendengaran, anak tuli tetap memiliki beragam minat bakat dalam dirinya. Studi ini bertujuan untuk melakuakn tinjauan literatur semi sistematis tentang gambaran dukungan orang tua bagi perkembangan minat bakat anak Tuli Di Jakarta. Berdasarkan, penelitian relevan yang sudah ada sebelum nya, penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai bagaimana bentuk dukungan yang digunakan oleh orang tua dalam mengembangkan minat bakat anak. Temuan menunjukan bahwa dukungan orang tua sangat berperan penting bagi perkembangan minat bakat anak, jika orangtua tidak memberikan dukungan dengan baik, maka minat bakat anak akan susah untuk berkembang dan tersalurkan dengan baik. Selain itu, juga ditemukan bahwa beberapa orangtua masih sering melupakan aspek minat bakat dalam diri anak, kebanyakan orangtua mengutamakan aspek potensi lain seperti akadeik, dan perkembangan bahasa nya. Padahal, perkembangan minat bakat juga memberikan berbagai manfaat positif bagi masa depan anak. Oleh karena itu penelitian ini membahas mengenai gambaran bentuk dukungan yang teridiri dari dukungan emosional, dukungan penghargaan, dukungan informasional, dan dukungan instrumental, selaain itu dalam penelitian ini akan menggambarkan bagaimana strategi yang digunakan orangtua sehingga dapat berhasil mengembangkan minat bakat anak Tuli nya. Penelitian ini diharapkan dapat memberi pemahaman dan edukasi bagi orangtua untuk dapat mengembangkan minat bakat anak tuli nya dengan memberikan bentuk dukungan yang sesuai
TUNE IN WITH ‘SERU.TUNEIN’: INTERVENSI PROMOTIF GANGGUAN DEPRESI PADA REMAJA MELALUI PLATFORM DARING INSTAGRAM DENGAN PENDEKATAN PSIKOLOGI POPULER Sarah Olga Marsaulina Silalahi; Reinhard Theodore Rudy; Citra Adelia Putri Riatmaja; Nur Rizky Amalia Jauza; Pramesti Pradna Paramita
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gffzpp33

Abstract

Depresi pada remaja merupakan salah satu permasalahan kesehatan mental yang terus meningkat. Data Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (Queensland Centre for Mental Health Research, 2023) menunjukkan bahwa 34,9% remaja berusia 10-17 tahun mengalami masalah kesehatan mental dalam 12 bulan terakhir dengan prevalensi depresi sebesar 5,3%. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya upaya peningkatan literasi kesehatan mental melalui media yang mudah diakses. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan program psikoedukasi “Seru.Tunein” melalui Instagram untuk meningkatkan literasi mengenai depresi pada anak dan remaja. Program dilaksanakan melalui konten edukatif berupa feeds, reels, dan Instagram Stories, serta dievaluasi menggunakan pre-test, post-test, dan indikator ketercapaian media sosial berupa views dan likes. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman audiens mengenai gejala depresi, perbedaan mitos dan fakta, serta pentingnya peran support system dalam mendampingi individu yang mengalami depresi. Selain itu, program berhasil melampaui indikator ketercapaian media sosial (yaitu 10.000 views dan 500 likes) dengan mencapai 30.263 views dan 778 likes. Temuan ini menunjukkan bahwa Instagram berpotensi menjadi media promosi kesehatan mental yang efektif untuk meningkatkan literasi mengenai depresi remaja.