Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KESALAHAN SISWA KELAS IX SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR Leuly, Sukmawati; Moma, La; Ngilawajan, Darma Andreas
Atom : Jurnal Riset Mahasiswa Vol 2 No 2 (2024): Atom: Jurnal Riset Mahasiswa
Publisher : Jurusan Pend. MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/atom.2.2.50-61

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan siswa kelas IX SMP Negeri 1 Kairatu dalam menyelesaikan soal cerita pada materi Bangun Ruang Sisi Datar. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini, yaitu 3 orang dengan pertimbangan dalam mengambil subjek adalah siswa yang menjawab semua soal dan melakukan banyak kesalahan. Analisis data kualitatif terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kesalahan siswa yaitu, kesalahan memahami, kesalahan transformasi soal, kesalahan keterampilan proses dan kesalahan penulisan jawaban akhir. Hasil penelitian menunjukan kesalahan siswa subjek pertama, yaitu kesalahan memahami soal dan kesalahan keterampilan proses untuk soal nomor 3. Kesalahan siswa subjek kedua, yaitu kesalahan keterampilan proses dan kesalahan penulisan jawaban akhir untuk soal nomor 1 dan 2. Kesalahan siswa subjek ketiga, yaitu kesalahan memahami soal untuk soal nomor 1, 2 dan 3, kesalahan keterampilan proses untuk soal nomor 1 dan 2, serta kesalahan penulisan jawaban akhir untuk soal nomor 2 dan 3
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING (PEMECAHAN MASALAH) DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KONVENSIONAL PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL DI KELAS VIII SMP KRISTEN DOBO Binnendyk, Intan Agustina; Moma, La; Gaspersz, Magy
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v5.i2.p123-128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Kristen Dobo yang diajarkan menggunakan model pembelajaran problem solving dan model pembelajaran konvesional pada materi sistem persamaan linear dua variabel . Penelitian ini adalah penelitian eksperimen (Experimental Research ) dengan desain dalam eksperimen yang digunakan adalah Post-Test Only Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 2 kelas yaitu VIII4 sebagai kelas kontrol dan kelas VIII6 sebagai kelas eksperimen (Problem Solving) pada tahun ajaran 2020/2021. Teknik analisis data dalam penelitian ini terdiri dari analisis deskriptif dan analisis uji t. hasil penelitian menunjukan bahwa ada perbedaan yang signifikan pada hasil belajar siswa terlihat dari nilai thitung = 2,890 = ttabel dan nilai Sig. (2-tailed) < α = 0,05 yakni 0,006. Hal ini menunjukan pada taraf signifikan 5%, H1diterima dan H0 ditolak itu berarti bahwa ada perbedaan yang signifikan antara rata-rata hasil belajar siswa kelas VIII SMP Kristen Dobo diajarkan dengan model pembelajaran problem solving (PS) dan model pembelajaran konvesional pada materi sistem persamaan linear dua variabel.
DEVELOPING MATHMATICS PROBLEMS OF LITERACY NUMERACY BASED OF LOCAL WISDOM CONTEXT OF MALUKU Paunno, Destalia; Laamena, Christina M; Moma, La
Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA) Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA)
Publisher : Prodi Magister Pendidikan Matematika Pascasarjana Universitas Pattimura Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jumadikavol6iss2year2024page59-67

Abstract

One of the skills required in learning mathematics is numerical literacy. In learning mathematics, numeration literacy requires students to be able to solve contextual problems in everyday life. Students' literacy and numeration skills are generally low. One of the reasons is the lack of literacy training in numeration, which is usually routine issues that do not sharpen students' literacy and numeration skills. The lack of use of cultural contexts in learning and in matters also makes students more likely not to want to improve their literacy and numeration skills. This research is a developmental research aimed at developing the issue of numeration literacy based on the local wisdom of Maluku by expressing how the process of development and how the numerational literacy ability of students in solving the issue is numeration based on local Wisdom developed. The development model used is the development model by Tessmer.Tessmer's development consists of several stages: preliminary, self-evaluation, prototyping (self evaluation, one-toone, and small group) and field testing. The instrument in this research is to raise the practicality of matters and matters of numeration literacy based on local wisdom developed. The result or product of this study is eight elements of local wisdom-based numeration literacy, consisting of three True-False complex double-choice questions, one deceptive question and four descriptive questions
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 15 AMBON PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINIER DUA VARIABEL Wonmaly, Maria Saron; Moma, La; Rumalean, M. Samad
Science Map Journal Vol 6 No 2 (2024): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol6issue2pp76-87

Abstract

Materi sistem persamaan linier dua variabel merupakan salah satu materi yang sangat penting di ajarkan di SMP Negeri 15 Ambon, karena materi ini dapat menganalisis kemampuan komunikasi matematis siswa, karena materi ini menyajikan masalah sesuai situasi yang ada, seperti masalah umur, masalah harga atau barang, dan lain-lain. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis Siswa kelas VIII SMP Negeri 15 Ambon pada Materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV). Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif. Dari hasil yang di peroleh siswa adalah masih ada siswa yang belum dapat memenuhi tiga indikator kemampuan komunikasi matematis dalam menyelesaikan soal-soal sistem persamaan linier dua variabel (SPLDV). Dengan demikian dapat di simpulkan bahwa Subjek yang dapat memenuhi ketiga indikator kemampuan komunikasi matematis menulis (Written Text), ekspressi matematis (Mathematical Expression), dan kemampuan menggambar (Drawing) adalah subjk AAT, Subjek yang hanya dapat memenuhi kedua indikator kemampuan komunikasi matematis menulis (Written Text) dan ekspressi matematis (Mathematical Ekspression) adalah subjek AIU, dan Subjek yang hanya dapat memenuhi satu indikator kemampuan komunikasi matematis menulis (Written Text) adalah subjek MJH.
PENYUSUNAN SOAL-SOAL AKM (ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM)BAGI GURU SD DAN SMP Hanisa, Tamalene; Moma, La; La, Moma
Jurnal Surya Vol 7 No 1 (2025): PERAN PELATIHAN LITERASI DIGITAL DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMUDA KARANG TA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/n954zt25

Abstract

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan salah satu instrumen penting dalam mengukur kemampuan dasar siswa di berbagai jenjang pendidikan, termasuk Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). AKM bertujuan untuk mengukur kompetensi literasi membaca dan numerasi yang esensial bagi siswa. Oleh karena itu, penyusunan soal AKM yang baik dan benar sangat penting untuk memastikan hasil asesmen yang akurat dan bermanfaat. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan penyusunan soal-soal AKM bagi guru di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kecamatan Bula Kabupaten Seram Bagian Timur. Melalui  kegiatan ini para guru di kecamatan tersebut sangat terbantu dalam menyusun soal-soal berbasis literasi dan numerasi. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa sebagian besar guru yang mengikuti kegiatan ini sudah bisa membuat dan menyelesaikan soal-soal AKM yang berbasis literasi dan numerasi, baik untuk guru Sekolah dasar maupun Guru Sekolah Menengah Pertama.
Pengaruh kecemasan matematika siswa kelas VIII SMP wilayah pulau-pulau kecil perbatasan terhadap kemampuan literasi matematika Lekitoo, John; Inuhan, Michael; Moma, La; Zacharias, Rensa; Joosthensz, Dian L.
Primatika : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/primatika.v14i1.5062

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi apakah kecemasan matematika siswa SMP di daerah pulau-pulau kecil perbatasan berpengaruh terhadap kemampuan literasi matematika menurut versi PISA. Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto tipe regresi linier sederhana dimana kecemasan matematika bertindak sebagai variabel bebas (X) dan kemampuan literasi matematika sebagai variabel terikat (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri Tiakur Kab. Maluku Barat Daya dengan sampel adalah siswa kelas VIIID berjumlah 26 siswa yang dipilih secara acak dengan melakukan pengundian. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket kecemasan matematika dan soal literasi matematika PISA level 1-3. Teknik analisis data menggunakan statistik inferensial berupa uji prasyarat normalitas dan linieritas serta uji hipotesis berupa analisis model regresi linier sederhana, uji signifikansi persamaan regresi, dan analisis kekuatan pengaruh dengan R2. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh negatif kecemasan matematika terhadap kemampuan literasi matematika siswa dengan model regresi linier sederhananya adalah Y=-0.962+0.722X dan R2=0.204 yang berarti 20,4% kemampuan literasi matematika siswa dipengaruhi oleh kecemasan matematika siswa itu sendiri sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa kecemasan matematika mempengaruhi literasi matematika siswa di pulau-pulau kecil, membutuhkan pendekatan pembelajaran yang mendukung dan pelatihan guru.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI NILAI TEMPAT MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN MEDIA STICKY NOTE DI KELAS III SD KRISTEN KAIWATU Kufla, June Ermel; Ayal, C. S.; Moma, La
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 3 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IIIa SD Kristen Kaiwatu pada materi nilai tempat melalui penerapan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) berbantuan media sticky note. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek sebanyak 16 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dari rata-rata 6,8 pada pra tindakan, menjadi 7,4 pada siklus I, dan meningkat menjadi 8,3 pada siklus II. Model pembelajaran TGT menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan kolaboratif. Sementara itu, media sticky note membantu siswa memvisualisasikan konsep nilai tempat dengan lebih mudah
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMA NEGERI 4 AMBON PADA MATERI IRISAN KERUCUT DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN CAI (COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION) BERBANTUAN SOFTWARE GEOGEBRA Lekitoo, John; Moma, La; Ngilawajan, Darma Andreas
Jurnal Pendidikan Matematika (JUPITEK) Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (JUPITEK)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.137 KB) | DOI: 10.30598/jupitekvol1iss1pp41-46

Abstract

Theaims of this study is to improve the learning outcomes of grade XI students of SMA Negeri4 Ambon in cone slice material using a cooperative learning model through CAI (Computer Assisted Instruction) learning media assisted by geogebrasoftware. Students divided into small groups (3 groups) with each groups consist of 5-6 students who have varied abilities. The results showed that by using the cooperative learning model throughlearning media CAI (Computer Assisted Instruction)assisted by geogebrasoftware, there was an increase in the learning outcomes of grade XI MIA students at SMA Negeri 4 Ambon
THE DIFFERENCE OF STUDENT LEARNING OUTCOMES TAUGHT BY GEOGEBRA SOFTWARE ASSISSTED DISCOVERY LEARNING MODEL AND PROBLEM SOLVING LEARNING MODEL ON TRANSFORMATION GEOMETRY Taihuttu, Sisilia Marselina; Moma, La; Gaspersz, Magy
Jurnal Pendidikan Matematika (JUPITEK) Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (JUPITEK)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jupitekvol4iss1pp7-13

Abstract

This research was conducted with the aim of knowing: (1) student learning outcomes using discovery learning learning models assisted by geogebra software; (2) student learning outcomes taught using problem solving learning models; (3) whether there are differences in student learning outcomes who are taught using discovery learning learning models assisted by geogebra software and problem solving learning models on geometry transformation material in class XI MIA SMA Negeri 5 Ambon. The type of this research is experimental research, using the posttest only control group design. The population in this study were all students of class XI MIA SMA Negeri 5 Ambon with a total of 170 students and the sample in this study was selected using purposive sampling, namely class XI MIA4 with a total of 34 students and class XI MIA5 with a total of 34 students, so the number of samples in this study namely 68 students. The instrument used in this study is a test instrument consisting of description questions for the final test. In this study, statistical analysis was used, namely t-test and the final results of the study were: (1) there were differences in student learning outcomes who were taught using discovery learning learning models assisted by geogebra software and problem solving learning models on geometry transformation material. This is shown in the results of the t-test calculation, namely the value of Sig. (2-tailed) = 0.017 < value of =0.05, thus causing H0 to be rejected and H1 to be accepted. rejected
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS MAHASISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF Moma, La; Tamalene, Hanisa
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 13 No 2 (2019): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan
Publisher : PATTIMURA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.289 KB) | DOI: 10.30598/barekengvol13iss2pp107-112ar812

Abstract

Pembelajaran matematika saat ini lebih menekankan pada kemampuan prosedural dan mekanistik. Komunikasi satu arah dalam pembelajaran, kurang memberi kemampuan berpikir tingkat tinggi serta bergantung pada buku paket, jarang memberikan soal non rutin. Guru/Dosen jarang memberikan keterampilan komunikasi matematis (Mathematics Communication Skills) kepada mahasiswa dalam pembelajaran matematika, sehingga jika diberi soal non rutin, dan pertanyaan yang memerlukan pemecahan kritis, dan kreatif, siswa mengalami kesulitan untuk memecahkannya. Salah satu alternatif pembelajaran untuk mengatasi hal tersebut, dalam penelitian ini digunakan model pembelajaran generatif. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pencapaian dan perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa yang memperoleh pembelajaran generatif dan konvensional. Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan disain kelompok pretes-postes. Dari hasil penelitian ini terlihat bahwa terdapat perbedaan pencapaian kemampuan komunikasi matematis mahasiswa dengan menggunakan model pembelajaran generatif dan pembelajaran konvensional, terdapat perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.