Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, EXTENDING (CORE) PADASISWA SMP KELAS VII Chandra Zuliady; Dadang Fakhruddin; Rika Mulyati Mustika Sari
Prosiding Sesiomadika Vol 1 No 1a (2019)
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran yang lebih baik antara CORE dengan model pembelajaran langsung terhadap peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode penelitian kuasi ekperimen dan desain penelitian adalah The nonequivalent pretest-postest control group design pada pokok bahasan bilangan bulat yang telah dilakukan di kelas VII D dan VII E. pengumpulan data kemampuan pemahaman konsep matematis menggunakan instrument penelitian. Hasil penelitian peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis yang diajarkan dengan model pembelajaran CORE lebih tinggi dari pada peningkatan siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran langsung. Hal ini terlihat dari nilai uji perbedaan dua rata rata peningkatan kemampuan pemahaman kelas ekperimen dan kelas kontrol yaitu 0.00. kesimpulan dari penelitian ini adalah peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas ekperimen lebih baik daripada peningkatan pemahaman konsep matematis kelas kontrol.
The Effect Of STEM-Based Project-Based Learning In Improving High School Students' Visual Mathematical Ability Rika Mulyati Mustika Sari; Hanifah Sopiany
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 7 No 2 (2023): Supremum Journal of Mahematics Education
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/sjme.v7i2.8934

Abstract

This research is based on the problem of the low mathematical visual thinking ability in learning mathematics. To overcome this, research was carried out using a STEM-based Project-Based Learning (PjBL-STEM) model. This study examines the problem of improving visual mathematical abilities among students who receive mathematics learning with the STEM-based Project-Based Learning (PjBL-STEM) model. This research is quasi-experimental, the design used is the Nonequivalent Control Group Design using the Purposive Sampling technique. The population in this study were high school students in Bandung Regency in the academic year 2021/2022, with the research sample being high school students in class X. The instrument used in the study was a visual mathematical ability test. Data analysis was carried out quantitatively by using the Independent Sample t-test. The results showed that (1) Overall the application of the PjBL-STEM learning model could improve students' mathematical visual thinking abilities, (2) Improved mathematical visual thinking skills of students whose learning using the PjBL-STEM learning model was significantly better than students who learned using conventional learning models.
PELATIHAN PEMBUATAN MODUL DIGITAL BERBASIS STEAM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BAGI GURU DI DESA CURUG KABUPATEN KARAWANG Rika Mulyati Mustika Sari; Rahmat Iqbal; Karina Chintya Lestari; Lessa Roesdiana
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7777

Abstract

Pelaksanaan PKM ini bertujuan untuk mendukung upaya pelaksanaan pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan serta membantu pemahaman literasi bagi siswa dan guru, melalui pelatihan penyusunan modul digital. Solusi yang hendak dicapai adalah: Meningkatkan pengetahuan/pemahaman para guru SMP yang mengikuti pelatihan tentang bahan ajar berupa modul digital. Memperkenalkan macam-macam sumber belajar kepada para guru untuk menambah wawasan yang merupakan keterampilan dasar bagi guru dalam membuat modul pembelajaran sehingga mereka dapat menghasilkan produk karya yang efektif dan kreatif. Menanamkan keterampilan merancang modul pembelajaran sesuai kaidah yang benar.   Menumbuh-kembangnya motivasi dan keterampilan mengajar yang bervariasi kepada guru. Pelaksanaan kegiatan PkM ‘Pendampingan Pembuatan Modul Digital Berbasis STEAM Bagi Guru-Guru SMP  dalam Mendukung Kurikulum Merdeka’ menggunakan pendekatan bentuk pelatihan dan pendampingan, dengan mengadopsi metode blended learning. Metode ini mengkolaborasikan pelatihan secara langsung dan mandiri yang dapat dilakukan kapan saja.
PELATIHAN PEMBUATAN MODUL DIGITAL BERBASIS STEAM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BAGI GURU DI DESA CURUG KABUPATEN KARAWANG Rika Mulyati Mustika Sari; Rahmat Iqbal; Karina Chintya Lestari; Lessa Roesdiana
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7777

Abstract

Pelaksanaan PKM ini bertujuan untuk mendukung upaya pelaksanaan pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan serta membantu pemahaman literasi bagi siswa dan guru, melalui pelatihan penyusunan modul digital. Solusi yang hendak dicapai adalah: Meningkatkan pengetahuan/pemahaman para guru SMP yang mengikuti pelatihan tentang bahan ajar berupa modul digital. Memperkenalkan macam-macam sumber belajar kepada para guru untuk menambah wawasan yang merupakan keterampilan dasar bagi guru dalam membuat modul pembelajaran sehingga mereka dapat menghasilkan produk karya yang efektif dan kreatif. Menanamkan keterampilan merancang modul pembelajaran sesuai kaidah yang benar.   Menumbuh-kembangnya motivasi dan keterampilan mengajar yang bervariasi kepada guru. Pelaksanaan kegiatan PkM ‘Pendampingan Pembuatan Modul Digital Berbasis STEAM Bagi Guru-Guru SMP  dalam Mendukung Kurikulum Merdeka’ menggunakan pendekatan bentuk pelatihan dan pendampingan, dengan mengadopsi metode blended learning. Metode ini mengkolaborasikan pelatihan secara langsung dan mandiri yang dapat dilakukan kapan saja.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS X DALAM MENYELESAIKAN MATERI BARISAN DAN DERET ARITMATIKA Juniantika, Muhammad Ikhsan; Sari, Rika Mulyati Mustika
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Vol 17, No 1 (2024): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 17 Nomor 1 Februari
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jppm.v17i1.23540

Abstract

Penelitian ini beertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis siswa daalam menyelesaikan soal materi barisan dan deret aritmatika. Penelitian ini dilakukan di salah satu sekolah menengah atas kabupaten karawang dan populasi yang diambil adalah satu kelas yang diisi oleh 35 murid dari kelas X. Siswa akan diberikan soal tentang barisan dan deret aritmatika yang diadaptasi dari skripsi dan sudah tervalidasi. Dari total keseluruhan siswa, data mengungkapkan bahwa ada sebanyak 25 orang dengan persentase 71,4% yang memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis berkategori sedang dan masing masing dari kategori tinggi serta rendah sebesar 5 orang atau 14,3%. Dari data tersebut peniliti mengambil 3 siswa sebagai sampel untuk dianalisis setiap indikator kemampuan pemecahan masalah matematisnya. Hasil menunjukkan bahwa siswa dengan kategori rendah masih belum mencapai indikator Menyusun rencana dan memeriksa kembali, siswa dengan kategori sedang hanya belum mencapai indikator memeriksa kembali dan siswa dengan kategori tinggi sudah mampu mencapai semua indikator dari kemampuan pemecahan masalah matematis. Adapun hasil penelitian dari skor rata rata perindikator seluruh siswa menunjukkan hanya 46% saja yang dimana ini masih termasuk rendah.
ANALISIS KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA SMA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA BERBASIS MASALAH Nurtiana, Nadya; Sari, Rika Mulyati Mustika
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jp2m.v10i1.5246

Abstract

This research aims to determine students' mathematical representation abilities in solving problem-based story problems. The research method applied is a qualitative approach with a descriptive design. The population of this study was 24 students of class X MIPA 1 at SMA Negeri 1 Telukjambe Barat, and the sample taken was 3 students selected using a purposive sampling technique. The subject selection process is carried out to ensure that the sample reflects special characteristics or traits that are relevant to the research objectives. As a result, subjects were selected to represent categories of high, medium, and low mathematical representation ability. The data collection technique is in the form of a written test designed to measure students' mathematical representation abilities, with the test material focusing on sequences and series. The mathematical representation ability indicators measured involve visual, symbolic and verbal representations. The results show that students' ability to solve story problems is still moderate, with the potential to improve visual, symbolic and verbal skills; students in the high category can fulfill all representation indicators, while students in the low category require intervention to improve their understanding of mathematical word problems. The conclusion are the percentage of student achievement in visual and verbal aspects still being low, indicating the need for a learning approach that is more focused on developing visual representation abilities and verbally in the context of story problems to enrich students' experiences.
PENERAPAN PEMBELAJARAN INKUIRI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA SMK Safitri, Ajeng Dwiyani; Mustika Sari, Rika Mulyati
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jp2m.v10i1.5226

Abstract

The research aims to be able to find out the applications of inquiry learning using exponential material which can improve the mathematical critical thinking skills of vocational school level students in Bekasi Regency. This research approach uses descriptive methods of analysis in testing and observing the improvement of the ability to think critically mathematically of learners, test instruments are used in the form of questions on students' mathematical critical thinking skills on exponent material. The results showed a percentage score of 100% for six students classified as "very critical"; 80% percentage for six students who fall into the critical category; 60% percentage for six students who fall into the less critical category; and a 40% rate for four students who fall into the non-critical category. It can be concluded that the inquiry-based learning model used to improve students' critical thinking is successful.
Analisis Kesalahan Siswa Berdasarkan Langkah Polya dalam Menyelesaikan Soal Pemecahan Masalah Saripudin; Sari, Rika Mulyati Mustika
Prosiding Sesiomadika Vol 5 No 2 (2024): Sesiomadika
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan siswa dan faktor penyebab kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah pada materi sistem persamaan linear tiga variabel. Jenis kesalahan akan dianalisis berdasarkan langkah penyelesaian Polya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan pada salah satu SMA Negeri di Kabupaten Bekasi dengan subjek penelitiannya yaitu siswa kelas X. Teknik penentuan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Dipilih tiga siswa yang mewakili setiap kategori (tinggi, sedang, dan rendah) dari hasil nilai ulangan harian materi sistem persamaan linear tiga variabel. Teknik pengumpulan data meliputi tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang berkategori tinggi melakukan kesalahan pada indikator memeriksa kembali, siswa yang berkategori sedang melakukan kesalahan pada indikator melaksanakan rencana dan memeriksa kembali, dan siswa yang berkategori rendah melakukan kesalahan pada indikator memahami masalah, membuat rencana, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali. Faktor penyebab siswa melakukan kesalahan yaitu kurang mampunya siswa dalam mengetahui informasi dari soal yang diberikan dan dikarenakan soal berbentuk cerita sehingga membuat siswa kurang mampu untuk memahami maksud dari soal, kurangnya pengetahuan siswa tentang materi prasyarat yang berhubungan dengan permasalahan yang disediakan serta kurang mampunya siswa dalam mengkonstruksikan data atau informasi, tergesa-gesa dan kurang teliti dalam mengerjakan soal sehingga terdapat kekeliruan pada tahap pengeliminasian salah satu variabel, tidak memeriksa kembali hasil akhirnya apakah sesuai dengan informasi yang ditanyakan pada soal, dan tidak dapat menggunakan waktu yang baik sehingga tidak cukup untuk mengoreksi kembali jawaban yang telah diperoleh.
ANALYSIS OF MATHEMATICAL CREATIVE THINKING ABILITY OF MIDDLE SCHOOL STUDENTS ON DATA PRESENTATION MATERIALS: ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA SMP PADA MATERI PENYAJIAN DATA Sari, Rika Mulyati Mustika; Iqbal, Rahmat
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 11 No 2 (2023): DECEMBER
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/mapan.2023v11n2a4

Abstract

This article is the result of research that aims to find out how students' mathematical creative thinking abilities solve questions related to data presentation material. This research uses a quantitative approach with descriptive methods. Data presentation material is one of the mathematical materials contained in the basic competencies that must be mastered by class VII students and is closely related to everyday life. In this study, the population consisted of students of class VII at a state junior high school in the city of Tangerang for the 2022/2023 academic year. Selection of the sample utilizing purposive sampling with 34 students of class VII-D. Data collection techniques by giving creative thinking tests in the form of descriptions that were previously validated. The results of this study showed that the students' mathematical creative thinking test scores were 20.6% in the high category, 67.6% in the medium category, and 11.4% in the low category.
TPACK Competency Analysis of Prospective Mathematics Teacher in Micro Teaching Subjects Sartika, Nenden Suciyati; Mustika Sari, Rika Mulyati; Sopiyani, Hanifah Nurus; Yunitasari, Ika
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 14, No 2 (2023): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v14i2.43455

Abstract

In education, the integration of technology is becoming increasingly important. This is especially true for mathematics teachers, who must use technology effectively to enhance the learning experience for their students. One method for assessing a mathematics teacher's ability to integrate technology into their teaching practice is through TPACK competency analysis. The purpose of this study was to analyze the TPACK abilities possessed by a future teacher candidate through the microteaching course he has attended. This study used a qualitative method in which data were obtained from interviews and questionnaires distributed via WhatsApp. The results of this study showed that prospective teachers who were the subjects of this study were capable and proficient enough in using and utilizing technology in learning, but were still unable to match learning methods and models with the material to be taught to students in the learning tools they compiled. Through this research, it is hoped that students who are prospective teachers of mathematics will deepen their mastery of learning methods and models which will be applied when they teach. The implications of these findings highlight the importance of increased training in developing the TPACK competency of prospective mathematics teachers.Di bidang pendidikan, integrasi teknologi menjadi semakin penting. Hal ini terutama berlaku untuk guru matematika, yang harus memanfaatkan teknologi secara efektif untuk meningkatkan pengalaman belajar bagi siswanya. Salah satu metode untuk menilai kemampuan guru matematika dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam praktik mengajarnya adalah melalui analisis kompetensi TPACK. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kemampuan TPACK yang dimiliki oleh seorang calon guru masa depan melalui mata kuliah microteaching yang telah diikutinya.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang mana data diperoleh dari hasil wawancara dan pengisian kuisioner yang sebar melalui WhatsApp.  Hasil penelitian ini   diperoleh bahwa calon guru yang menjadi subjek penelitian ini telah mampu dan cukup mahir dalam penggunaan dan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, namun masih belum mampu dalam mencocokkan metode dan model pembelajaran dengan materi yang akan diajarkan kepada siswa dalam perangkat pembelajaran yang mereka susun. Melalui penelitian ini diharapkan mahasiswa calon guru matematika dapat memperdalam penguasaannya terhadap metode dan model pembelajaran yang akan diterapkan pada saat mereka mengajar. Implikasi dari temuan ini menyoroti pentingnya peningkatan pelatihan dalam pengembangan kompetensi TPACK calon guru matematika.