Claim Missing Document
Check
Articles

Breast Self-Examination Education and Training (SADARI) as an Early Detection Effort for Breast Cancer in Women of Childbearing Age Puspita Ningrum, Nyna; Ayu Cahya Rosyida, Desta; Latifah, Anik; Hidayatunnikmah, Nina
International Journal of Engagement and Empowerment (IJE2) Vol. 5 No. 2 (2025): International Journal of Engagement and Empowerment
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ije2.v5i2.218

Abstract

Breast cancer is one of the most common types of cancer in women and is the leading cause of cancer death in women in various parts of the world. Early detection is a crucial step in increasing the success of treatment and reducing mortality rates. One easy-to-do early detection method is Breast Self-Examination (BSE), which is an examination carried out independently, regularly, and systematically by every woman to find abnormalities or lumps in the breasts from an early stage. This Community Service (PkM) activity aims to increase the understanding of mothers and young women about the importance of early detection of breast cancer through the BSE method. The activity was carried out in Pengaingan Hamlet, Bangkalan District, involving participants from among students of Madrasah Diniyah Al Munawaroh and local mothers. The methods used included interactive counseling, BSE demonstrations, and question and answer sessions. The results of the activity showed an increase in participants' knowledge about breast cancer and their ability to perform BSE independently. It is hoped that this activity can encourage healthy living behavior and awareness of the importance of early detection as a preventive measure against breast cancer.
Aktivitas Antimikroba Ekstrak Daun Mulberry (Morus Rubra L) Terhadap Penghambatan Pertumbuhan Jamur Candida Albicans-In Vitro Hidayatunnikmah, Nina; Latifah, Anik; Cahya Rosyida, Desta Ayu; Safitri, Sella Dwi
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 1 (2022): JIK-April Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i1.513

Abstract

Candida albicans merupakan penyebab utama infeksi vagina. Aktifitas antimikroba dan senyawa  berry menunjukkan bahwa kandungan anthocyanin dapat melindungi dari bakteri patogen manusia. Pertumbuhan buah mulberry di Indonesia tumbuh secara liar dan pemanfaatnya sedikit oleh masyarakat Indonesia karena kurangnya ketidaktahuan masyarakat terhadap manfaat farmakologis yang di miliki oleh tumbuhan mulberry. Kandungan yang terdapat didalam daun Mulberry adalah alkaloid, flavonoid, dan polifenol. Jenis penelitian yang akan dilakukan ini menggunakan desain penelitian eksperimental laboratories dengan pendekatan Post-Test Only Control Group Design. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Biologi Farmasi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya dan Laboratorium Profesor Nidhom Foundation Surabaya. Daun mulberry yang akan diekstrak diambil di tanaman yang ada di Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Jumlah sampel adalah 8 seri pengenceran ekstrak mulberry (15%, 30%, 45%, 60%, 75%, 80%, 95%, 100%) dalam 4 cawan petri. Tahap Persiapan dialkukan dengan melakunan  pembuatan stok bakteri pada media agar serta pembuatan ekstrak daun Mulberry. Cawan petri yang berisi Nutrient Agar dituang dengan suspense Candida albicans dan selanjutnya diberikan ekstrak mulberry dengan 8 seri pengenceran dan diinkubasi selama 24 jam. Hasil menunjukan terdapat zona hambat pada konsentrasi ekstrak mulberry 80%, 95%, 100% pada keempat cawan petri. Kesimpulan terdapat pengaruh ektrak mulberry pada aktivitas antimikroba candida albicans pada konsentrasi ekstrak 80%,95%, dan 100%.
Cegah Stunting Sejak Dini dengan Makanan Bergizi untuk Ibu Hamil Ningrum, Nyna Puspita; Hidayatunnikmah, Nina; Rihardini, Tetty
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 11, No 4 (2020): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v11i4.5616

Abstract

Stunting merupakan suatu kondisi yang sangat umum terjadi pada seorang anak dengan kekurangan gizi dikarenakan jumlah makronutrien dan mikronutrien tidak cukup memadai.Indonesia menempati peringkat kelima dunia untuk jumlah anak dengan kondisi stunting.Usaha dini yang dapat dilakukan untuk melakukan pencegahan stunting bisa dilakukan sejak masa kehamilan.Prinsipnya adalah meningkatkan asupan gizi ibu hamil dengan memastikan selama kehamilan ibu mengkonsumsi makanan yang bergizi dan berkualitas baik, oleh karena itu, dibutuhkan suatu penyuluhan untuk meningkatkan wawasan ibu hamil terkait kebutuhan gizi yang baik selama kehamilan dan menambah keterampilan ibu hamil dalam mengelola makanan yang kaya akan gizi. Target khusus pada kegiatan masyarakat ini adalah ibu hamil dan kader kelurahan. Metode yang diterapkan pada kegiatan ini adalah ceramah/penyuluhan, demonstrasi cara membuat makanan bergizi untuk ibu hamil, dan evaluasi dengan teknik food recall. Hasil akhir pada kegiatan pengabdian masyarakat adalah meningkatnya pemahaman kader dan ibu hamil terkait gizi yang dibutuhkan selama masa kehamilan, serta kemampuan mempraktikkan mengolah makanan yang kaya akan kandungan gizi. 
PENGARUH PEMBERIAN SIMPLISIA JAHE MERAH TERHADAP INTENSITAS DISMENORE PRIMER PADA REMAJA PUTRI Hidayatunnikmah, Nina; Ningrum , Nyna Puspita; Prawesty, Priestin Dian
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1840

Abstract

Menstruasi adalah perdarahan yang terjadi secara periodik dan siklik, disertai dengan pelepasan (deskuamasi) endometrium. Hampir seluruh perempuan mengalami menstruasi dengan pengalaman nyeri dengan tingkatan yang berbeda. Rasa nyeri yang dialami seperti mual, rasa pegal pada bagian panggul, nyeri perut bagian bawah hingga nyeri yang sakitnya luar biasa. Dismenore mempengaruhi kegiatan sehari-hari yaitu mengurangi kemampuan berkonsentrasi, gangguan belajar dan aktivitas fisik. Dismenore primer banyak dialami oleh para remaja, dismenore primer disebabkan oleh peningkatan produksi prostaglandin dan pelepasannya (terutama PGF2α). Salah satu alternatif untuk mengatasi dismenorea primer secara non farmakologi dengan pemberian simplisia jahe merah. Senyawa gingerol dan shogaol yang terdapat dalam jahe efektif mengurangi rasa sakit, sebagai anti-inflamasi dengan menghambat kerja enzim dalam siklus cyclooxygenase (COX) dan lipooxygenase sehingga dapat menghambat dilepaskannya prostaglandin penyebab inflamasi dan menghambat kontraksi uterus yang dapat menyebabkan nyeri menstruasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui adanya efek pemberian simplisia jahe merah terhadap penurunan intensitas dismenore pada remaja putri di Pondok Pesantren Alibrah Kabupaten Gresik. Penelitian ini menggunakan desain Quasy Exsperimental (Quasy Experimental Design) dengan rancangan two group pretest dan posttest non equivalent control group design, kelompok kontrol (tanpa perlakuan) dan kelompok intervensi diberikan kapsul jahe merah dosis 3 x 1000 mg diminum pada hari pertama sampai dengan hari ketiga menstruasi. Sampel penelitian sebanyak 42 responden, setiap kelompok 21 responden. Teknik pengambilan sampel dengan Purposive Sampling. Penelitian ini menggunakan uji Independent T test . Hasil penelitian menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) 0,000 atau p<0,05 dapat disimpulkan pemberian simplisia jahe merah memiliki pengaruh terhadap penurunan intensitas dismenore pada remaja putri di Pondok Pesantren Alibah Kabupaten Gresik.
PENGARUH TERAPI FISIK DALAM MENGATASI KENAIKAN BERAT BADAN PADA AKSEPTOR KB HORMONAL Miliana, Lidvina Ochyna Sari; Nyna Puspita Ningrum; Nina Hidayatunnikmah
Jurnal Medicare Vol. 4 No. 4 (2025): OCTOBER 2025
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v4i4.268

Abstract

Weight gain is a common side effect among hormonal contraceptive users, potentially leading to dissatisfaction, discontinuation, and long-term health risks. This study aimed to determine the effect of physical therapy in overcoming weight gain among hormonal contraceptive acceptors. This quantitative research employed a one-group pretest-posttest design, conducted at TPMB Affah Fahmi, Surabaya, in April–May 2023 with 31 respondents selected through purposive sampling. The intervention consisted of structured physical therapy sessions, three times a week for four weeks, involving aerobic exercise, stretching, and light strength training. Weight was measured before and after intervention, analyzed using paired t-test (p < 0.05). Results showed a significant decrease in average body weight from 57.44 ± 3.45 kg to 55.63 ± 3.26 kg (p = 0.000).
PENDAMPINGAN PEMBERIAN MPASI PUDING LABU DALAM UPAYA MENCEGAH TERJADINYA STUNTING PADA ANAK Nina Hidayatunnikmah; Novi Rahmawati; Salsa Rifqah Nuraini; Endang Tri Arsita Setyani; Rivana Ardyanti Aulia; Dini Anggraini; Maria Rosalina Fono; Yulita Gunu Ritan; Alya Da Silva; Umi Maulidiyatur Rochmawati; Rafasha Hajarikhfar
As-Sidanah Vol 6 No 1 (2024): APRIL
Publisher : LP2M Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/assidanah.v6i1.193-204

Abstract

Stunting is one of the priorities in Gading Village. Several attempts have been made to overcome this problem, such as providing highly nutritious food ingredients to stunted toddlers. However, in 2023 there was an increase in the number of stunting to 9 toddlers. Even when the Posyandu was held in August there were approximately 14 toddlers who were stunted. For this reason, efforts to eradicate stunting must continue. One of them is by giving MPASI to toddlers during the posyandu. One of the MPASI that is suitable for this purpose is processed pumpkin. The processed product we chose was to make pumpkin pudding. Methode that was used in the activity is Participatory Action Research (PAR) where both KKN team and the posyandu community are actively working together. Community service activities were carried out on 9-11 August 2023. This activity provided MPASI and posters that were well-welcomed by the community. It can be seen from the huge number of toddlers who attended the activity at that time. Also, from the data that have been collected we know that about 14 toddlers are stunting.
Determinant Factors Of Early Marriage Among Women In The Working Area Of Tambak Gresik Bawean Health Center, Indonesia Ningrum, Nyna Puspita; Hidayatunnikmah, Nina; Arafina, Survin
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 12, No 1 (2026): Volume 12 No 1 Januari 2026
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v12i1.23373

Abstract

Latar Belakang: Pernikahan dini merupakan pernikahan yang dilakukan oleh perempuan di bawah usia 19 tahun. Fenomena ini berdampak luas terhadap kesehatan fisik, psikologis, sosial, dan ekonomi. Di wilayah kerja Puskesmas Tambak Gresik Bawean, kasus pernikahan dini masih sering ditemukan.Tujuan: Untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pernikahan dini.Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan pendekatan case control pada 70 responden. Analisis menggunakan regresi logistik biner.Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan (p=0.001), lingkungan pergaulan (p=0.001), dan sosial ekonomi (p=0.002) dengan pernikahan dini, sedangkan pola asuh orang tua tidak signifikan (p=0.480).Kesimpulan: Pengetahuan rendah, lingkungan sosial kurang kondusif, dan kondisi ekonomi lemah berkontribusi terhadap pernikahan dini.Saran: Edukasi kesehatan reproduksi, pengasuhan positif, dan pemberdayaan ekonomi diperlukan untuk pencegahan. Kata Kunci: Pernikahan dini, Pengetahuan, Pola Asuh, Sosial Ekonomi ABSTRACT Background: Early marriage refers to marriages conducted under 19 years of age. This phenomenon affects physical, psychological, social, and economic aspects. In Tambak Gresik Bawean Health Center, early marriage cases remain prevalent.Purpose: To analyze factors associated with early marriage occurrence.Methods: This was an observational analytic study with a case-control approach involving 70 respondents. Binary logistic regression was used for data analysis.Results: There were significant relationships between knowledge level (p=0.001), peer environment (p=0.001), and socioeconomic status (p=0.002) with early marriage, while parenting style was not significant (p=0.480).Conclusion: Low knowledge, poor social environment, and weak economic conditions contributed to early marriage.Suggestion: Strengthening reproductive health education, positive parenting, and economic empowerment are needed. Keywords: Early Marriage, Knowledge, Parenting, Social Environment, Socioeconomic 
Efektivitas Terapi Applied Behavior Analysis (ABA) terhadap Perkembangan Bahasa pada Balita Usia 1-2 Tahun dengan Keterlambatan Bicara Devi Theda Rizaldy Putri; Retno Setyo Iswati; Annah Hubaedah; Nina Hidayatunnikmah
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal of Midwifery)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v13i2.4362

Abstract

Speech delay is one of the most common developmental disorders in toddlers, potentially affecting communication and social skills. The age of 1–2 years is a golden period of brain development, where appropriate language stimulation is crucial. This study aimed to determine the effectiveness of Applied Behavior Analysis (ABA) therapy on language development in toddlers aged 1–2 years with speech delay. A pre-experimental design was used with one group pre-test and post-test. The sampling technique applied was total sampling, involving 15 toddlers at Rumah Terapi Ridha Sidoarjo. Language development was assessed using the Capute Scales. ABA therapy was administered weekly over 8 weeks, involving structured activities such as vowel recognition, syllable repetition, and word formation. Prior to intervention, all participants (100%) were categorized as poor, with an average score of 67.17. After therapy, 40% of children moved to the fair category, with an average score of 79.82. The Shapiro-Wilk test confirmed normal data distribution, and the paired t-test showed a significant difference (p = 0.001). These findings indicate that ABA therapy significantly improves language development in toddlers with speech delay and may serve as a practical intervention for early language support.
EFFECTS OF SANYINJIAO ACUPRESSURE AND CINNAMON DECOCTION DYSMENORRHEA ADOLESCENTS’ MEAN PLATELET VOLUME Indah Sari; Nyna Puspita Ningrum; Nina Hidayatunnikmah
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v7i2.1279

Abstract

Introduction: Dysmenorrhea is a common menstrual pain complaint among adolescent girls affecting physical, psychological, and social activities. According to the World Health Organization (WHO) in 2021, 90% of women worldwide experience dysmenorrhea, and approximately 10–15% suffer from severe cases. One of the biological indicators related to menstrual pain is Mean Platelet Volume (MPV), the average size of platelets in the blood and reflects platelet activity and inflammation. The normal range of MPV is 150.000–400.000 µL, and elevated values may indicate an inflammatory process or acute pain, such as in dysmenorrhea. Objective: To determine the effect of the combination of Sanyinjiao (SP6) acupressure and cinnamon decoction on Mean Platelet Volume (MPV) levels before and after treatment in adolescent girls with dysmenorrhea. Methods: This study used a Pre-Experimental design with a One Group Pre-test and Post-test approach. The sample consisted of 32 adolescent girls with dysmenorrhea, selected using total sampling. The intervention of Sanyinjiao (SP6) acupressure and cinnamon decoction was administered twice daily for five days during menstruation. Results: The mean value of MPV showed a decrease after the intervention, with a p-value of 0.000 (<0.05), indicating a significant effect of the combination of Sanyinjiao (SP6) acupressure and cinnamon decoction on reducing MPV levels in adolescents with dysmenorrhea. Conclusions: The combination of SP6 acupressure and cinnamon decoction was proven to be effective in significantly reducing MPV levels in adolescent girls with dysmenorrhea. This therapy may serve as a practical and safe non-pharmacological alternative to alleviate menstrual pain associated with inflammation.
The Effect of SP6 Acupressure and Cinnamon Decoction Combination on Hemoglobin in Dysmenorrhea Adolescents abidatul kamilia; Nina Hidayatunnikmah; Nyna PuspitaNingrum
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v7i2.1280

Abstract

Introduction: Dysmenorrhea is a common menstrual pain complaint experienced by adolescent girls. In East Java Province in 2021, around 4,653 adolescents experienced dysmenorrhea, the incidence of primary dysmenorrhea was 4,297 (90.25%). While in Bangkalan around 66.7% experienced dysmenorrhea. Dysmenorrhea can reduce hemoglobin levels due to excessive uterine contractions triggered by prostaglandins. Non-pharmacological therapies such as Sanyinjiao point acupressure (SP6) can stimulate the nervous system and reduce uterine muscle contractions, while cinnamon contains active compounds that are analgesic and anti-inflammatory. Purpose of this study was to determine the effect of the combination of SP6 acupressure and cinnamon decoction on hemoglobin levels in adolescents with dysmenorrhea. Method: uses a one group pretest-posttest design. The study was conducted at the adolescent health post in Karang Asem Village with 32 respondents. The intervention was given twice a day for 5 days of menstruation. Results: showed an increase in hemoglobin levels from an average of 12.20 ± 0.48 gr/dL to 13.75 ± 0.66 gr/dL. The Shapiro-Wilk test showed that the data were normally distributed. The paired t-test produced a p-value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant difference in hemoglobin levels before and after the intervention. Conclusion: is that the combination of SP6 acupressure therapy and cinnamon decoction is effective in increasing hemoglobin levels in adolescents with dysmenorrhea, and can be a practical and safe alternative non-pharmacological treatment.
Co-Authors abidatul kamilia Alya Da Silva Ananda Roqiba Faradisi Andreas Frediyan Sukarno Anik Latifah Anita Nagaretna Annah Hubaedah Aprillia Putri Khalimatus Sa&#039;diyah Arafina, Survin Asmuna Asri Wido Mukti Asti Rahayu Asti Rahayu Asti Rahayu Ayu Cahya Rosyida, Desta Budi Prasety Cahya Rosyida, Desta Ayu Desta Ayu Cahya Rosyida Desta Cahya Rosyida Devi Theda Rizaldy Putri Dewi Perwito Sari Dewi Perwito Sari Diah Kumalasari Dini Anggraini Dwinda Dian Nanik Ema Yuniana Endang Puji Astutik Endang Tri Arsita Setyani Farahdhiva Qotrunnada Fajrin Fenita Mei Findy Eka Maulidyah Hardani, Prisma Trida Indah Sari Indria Nuraini Intan Ayu Kusuma Pramushinta Ira Purbosari Iswati, Retno Setyo Kasma Dewi Kayani Khoiriyah Novi Astuti Maria Rosalina Fono Maulivia Idham Choliq Miliana, Lidvina Ochyna Sari Mochammad Arfian Nurdiansyah Muhamad Handoyo Sahumena Muhamad Handoyo Sahumena Muhamad Handoyo Sahumena Murniati Ningsih Nadya Ambarwati Nasrawati Ningrum , Nyna Puspita Ningrum, Nyna Puspita Novi Rahmawati Nur Azizah Nurfitriani Jakia Nurhasanah Nurul Hikma Nyna Puspita Ningrum Nyna Puspita Ningrum Nyna Puspitaningrum Nyna PuspitaNingrum Prawesty, Priestin Dian Purbosari, Ira Puspita Ningrum, Nyna Rafasha Hajarikhfar Retno Setyo Iswati Retno Setyo Iswati Retno Setyo Iswati Risma Savitri Rivana Ardyanti Aulia Rizal Adi Saputra Roedi Irawan Safitri, Sella Dwi Salsa Rifqah Nuraini Sari, Dewi Perwito Sella Dwi Safitri Setiana Andarwulan setiawandari, setiawandari SOLICHATIN Solichatin Solichatin Tarwihah Tetty Rihardini Tiara Zalza Nabilah Titik Hany Maulidiyah Umi Maulidiyatur Rochmawati Waroh, Yuni Khoirul Yefi Marliandiani Yolanda Camelia Imelda Yulita Gunu Ritan Yurika Sastyarina Yurika Sastyarina Zahro Al Maulidiyah