Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pemanfaatan Abu Ampas Tebu dalam Pembuatan Beton Busa Ringan Triastuti, Triastuti; Nugroho, Ananto; Saleh, Arif Rahman
Jurnal Permukiman Vol 12 No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2017.12.20-24

Abstract

Beton busa (Foamed Concrete) adalah salah satu jenis beton ringan yang terdiri dari pasta semen atau mortar, dimana ruang udara atau pori-pori strukturnya terbentuk dengan menambahkan foaming agent kedalam campuran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan abu ampas tebu sebagai bahan penganti semen dalam pembuatan beton busa ringan (lightweight foamed concrete).  Bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Semen Portland tipe I, abu ampas tebu, pasir, foaming agent dan air. Mix design yang digunakan dalam penelitian ini sesuai dengan ASTM C 796 -97 dengan kuat tekan yang diharapkan sebesar 1,4 MPa. Kuat tekan tertinggi yang dihasilkan pada umur 28 hari sebesar 1,2 MPa sampai 1,9 MPa. Kuat tekan terbesar didapat pada beton busa ringan dengan kadar abu ampas tebu 12%. Sedangkan berat jenis sebesar 1014 – 1037 kg/m3 dan kuat lenturnya sebesar 0,69 – 1,38 MPa.
Accelerating the competitiveness of organic food MSMEs through appropriate technology innovation in Magelang Orbawati, Eny Boedi; Saleh, Arif Rahman; Puspitasari, Herlina Mega; Fadlurrahman, Fadlurrahman; Mukti, Ari; Ikhtiara, Seiren
Community Empowerment Vol 10 No 11 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.15206

Abstract

Organic rice and processed vegetable products are flagship commodities in Magelang Regency, yet their development is hindered by limited production capacity and conventional marketing management. This community empowerment program aims to strengthen the competitiveness of two MSME partners through technological innovation and management modernization. The methodology employed a community-based empowerment approach involving technology transfer (vacuum machines, food dehydrators, and stainless-steel grinders), quality management training (Good Manufacturing Practices and HACCP), and digital marketing literacy. The results demonstrated a production capacity increase of 100%, work efficiency improvements of 40%, and a turnover growth of approximately 10%. Furthermore, the partners successfully adopted semi-digital management systems and expanded their market reach through digital marketplaces. These achievements prove that the integration of appropriate technology and digital strategies can effectively transform traditional MSMEs into competitive enterprises with global quality standards.
Optimalisasi Kekuatan Tekan Paving dari Kombinasi Material LDPE dan Multilayer di Bank Sampah Sidoresik Nani - Mulyaningsih; Iqbal Maulana; Umam Nasrullah; Arif Rahman Saleh; Arbye; Farikah
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 2 (2026): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i2.28794

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Bank Sampah Sidoresik, Kabupaten Magelang, yang sebelumnya telah memproduksi paving block berbasis limbah plastik LDPE. Namun, produk yang dihasilkan belum memenuhi standar mutu karena memiliki massa jenis rendah dan kekuatan tekan yang belum memadai, sehingga tidak layak secara komersial. Permasalahan ini menjadi kendala utama dalam peningkatan nilai ekonomi limbah plastik di tingkat masyarakat. Sebagai solusi, tim pengabdian memperkenalkan inovasi formulasi material dengan mengombinasikan plastik LDPE dan limbah plastik multilayer (aluminium–plastik) melalui pendekatan teknis berbasis hasil penelitian terdahulu. Kegiatan dilakukan melalui pelatihan pembuatan paving, pendampingan formulasi bahan, serta pengujian mutu produk. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan, di mana kuat tekan paving mencapai 18,2 MPa dengan massa jenis 2,05 g/cm³ dan tidak lagi terapung pada uji perendaman 24 jam. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman peserta sebesar 41%. Implikasi praktisnya, inovasi ini berpotensi menjadi model pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular di tingkat kabupaten serta mendukung penguatan kinerja bank sampah.