Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh metode survey, question, read, recite and review (sq3r) terhadap kemampuan membaca pemahaman pada teks nonfiksi siswa kelas v Sinta Dwi Rahayu; Fauzatul Ma'rufah; Octarina Hidayatus Sholikhah
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 4 (2023): Peran Pendidikan Dasar Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membaca pemahaman pada teks nonfiksi penting bagi siswa karena mereka dapat memahami fakta logis secara keseluruhan, menentukan gagasan utama bacaan teks nonfiksi, untuk memahami isi dan maksud dari teks, Tujuan dari penelitian ini untuk (1) mengetahui kemampuan membaca pemahaman pada teks nonfiksi siswa kelas 5  MIN 2 Kota Madiun setelah penerapan metode Survey, Question, Read, Recite and Review (SQ3R); (2) mengetahui apakah ada pengaruh metode survey, questions, read, recite, and review (SQ3R) terhadap kemampuan membaca pemahaman pada teks nonfiksi siswa kelas 5 MIN 2 Kota Madiun. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 5 MIN 2 Kota Madiun dengan jumlah 185 siswa. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Cluster Random Sampling dan di dapat sampel berjumlah 74 siswa yakni kelompok eksperimen maupun kontrol masing-masing berjumlah 37 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji prasyarat meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji keseimbangan, dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai sig. 0,046 yang berarti nilai sig. < 0,05, sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh metode Survey, Question, Read, Recite and Review (SQ3R) terhadap kemampuan membaca pemahaman pada teks nonfiksi siswa kelas 5 MIN 2 Kota Madiun.
Pengaruh penggunaan media pop up book terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV MIN 2 kota Madiun Muhammad Ghufron Zainul ’Alim; Candra Dewi; Octarina Hidayatus Sholikhah
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 4 (2023): Peran Pendidikan Dasar Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran pada materi keragaman budaya menjadi salah satu materi yang wajib dipelajari oleh siswa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pop up book dalam melatih kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini melibatkan siswa kelas IV MIN 2 Kota Madiun dengan sampel sebanyak 60 siswa yang terdiri dari 30 siswa dari kelas eksperimen dan 30 siswa kelas kontrol. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperimental Design dengan bentuk Nonequivalent Simple Group Design. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan melakukan praktik tes tulis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya perbedaan nilai antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berdasarkan hasil post-test diketahui bahwa nilai rerata kelas eksperimen mencapai 75,8 sedangkan nilai rerata kelas kontrol mencapai . dengan demikian dapat dikatakan bahwa media pop up book lebih berpengaruh untuk melatih kemampuan bercerita siswa.
Pengaruh model project based learning berbantu lembar kerja peserta didik terhadap kemampuan psikomotorik siswa pada materi IPAS kelas IV Sherlivia Tiara Diar Wahyunita; Octarina Hidayatus Sholikhah; Sri Budyartati
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 4 (2023): Peran Pendidikan Dasar Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran project based learning melibatkan siswa agar lebih aktif dalam proses pembelajaran, dapat belajar secara mandiri, dapat memecahkan masalah, dan dapat menghasilkan suatu karya nyata. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dari model PjBL berbantu LKPD terhadap kemampuan psikomotorik siswa pada materi IPAS Kelas IV. Penelitian ini menggunakan model pendekatan kuantitatif, dengan desain penelitian quasi-eksperimen. Populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu siswa kelas IV SDN 01 Winongo. Teknik dalam pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan pemberian tes post-test dan nilai pre-test diambil dari nilai harian siswa pada materi siklus air. Proses analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas, keseimbangan, dan uji hipotesis. Analisis data pada uji hipotesis menggunakan independent t-test menunjukkan jika model PjBL berbantu LKPD memiliki pengaruh terhadap kemampuan psikomotorik siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS, jika dibandingkan dengan model diskusi. Hal ini bisa dilihat dari hasil uji hipotesis dimana sig.2-tailed sebesar 0,047 < 0,05. Dari hasil tersebut bisa disimpulkan bahwa model pembelajaran PjBL berbantu  LKPD memberikan  pengaruh terhadap kemampuan psikomotorik  peserta didik kelas IV.
Penerapan model think pair share dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematika Milenia Muji Rahmawati; Fida Chasanatun; Octarina Hidayatus Sholikhah
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 3 (2022): Peran PGSD dalam mempersiapkan kurikulum merdeka pada era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam berpikir kritis.Hal ini dikarenakan pada proses pembelajaran model pembelajaran yang digunakan kuranginovatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaranthinkpair sharedalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada saat menyelesaikan soalcerita bangun ruang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri darisiklus I dan siklus II. Prosedur penelitiannya yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, danrefleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Ngawi Purba 2 dengan subjek penelitian siswa kelas Vberjumlah 8 siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis rendah. Pengumpulan data dalampenelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yangdigunakan adalah data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa denganpenerapan model pembelajaranthink pair sharedapat membantu meningkatkan kemampuanberpikir kritis siswa. Hal tersebut dibuktikan dari meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswadari kondisi pra siklus yang hanya menunjukkan bahwa 65% siswa memiliki kemampuan berpikirkritis, kemudian pada siklus I menunjukkan 73%, dan pada siklus II menunjukkan bahwa 95%siswa memiliki kemampuan berpikir kritis
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Elvina Rahmawati; Hendra Erik Rudyanto; Octarina Hidayatus Sholikhah
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 5 (2024): Transformasi Pembelajaran Pada Pendidikkan Dasar Integrasi Computational Thinking
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe group investigation terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode pre-experimental. Desain penelitian menggunakan one-group-pretest-posttest. Sampel yang diambil pada penelitian ini adalah siswa kelas 4 SDN Sogaten. Teknik pengamblan sampel pada penelitian ini adalah sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan tes (pretest-posttest). Instrumen yang digunakan adalah uji validitas dan uji reliabilitas. Uji validitas menggunakan korelasi product moment dan uji reliabilitas menggunakan uji alpha. Analisis data menggunakan uji prasyarat (uji normalitas) dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis data yang selesai dilakukan, disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV sekolah dasar. Hal ini dinyatakan dengan hasil hipotesis, ditemukan bahwa Sig. (2-tailed) 0,001 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima.