Claim Missing Document
Check
Articles

Penataan Ruang Parkir pada Kawasan Komersial (Studi Kasus : Jalan Trunojoyo, Kabupaten Pamekasan Riyana Aleyda Ayu; Akhmad Hasanuddin; Rindang Alfiah
MATRAPOLIS: Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1022.206 KB) | DOI: 10.19184/matrapolis.v3i2.32099

Abstract

Jalan Trunojoyo merupakan kawasan komersial di Kabupaten Pamekasan yang mampu menarik banyak pengunjung. Permasalahan di Jalan Trunojoyo terletak pada parkir badan jalan yang menempati dua sisi badan jalan. Hal tersebut tidak sesuai dengan kebijakan dalam Peraturan Bupati Kabupaten Pamekasan Nomor 22 Tahun 2011 yang menyebutkan bahwa parkir badan jalan berada disatu sisi jalan, yaitu sisi sebelah barat. Selain itu, permasalahan meningkat saat jam puncak, yaitu kemacetan dibeberapa titik. Sehingga diperlukan rekomendasi penataan parkir pada kawasan komersial Jalan Trunojoyo untuk meminimalisir permasalahan parkir dan mampu mendukung fungsi kawasan sebagai kawasan komersial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi eksisting parkir, menghitung kebutuhan parkir, dan merumuskan rekomendasi penataan parkir di Jalan Trunojoyo. Rumusan rekomendasi penataan parkir berasal dari 3 hasil analisis, yaitu dari analisis kondisi eksisting dengan hasil terdapat ketidaksesuaian ruang parkir pada kondisi eksisting badan jalan dengan ketentuan larangan parkir yang tertuang dalam Pedoman Teknis Penyelenggaraan Fasilitas Parkir seperti pada jarak ke persimpangan, jarak ke jembatan, jarak ke jalur penyeberangan jalan, dan risiko kemacetan. Indeks parkir menunjukkan kebutuhan ruang parkir mobil lebih besar daripada kapasitas parkir yang ada, sehingga rekomendasi penataan mengarah pada penyesuaian dengan pedoman parkir dan petak parkir disesuaikan dengan penghitungan kapasitas parkir. Selanjutnya yaitu dari analisis preferensi pengunjung dalam memilih lokasi parkir menggunakan analisis faktor dalam SPSS dengan hasil 3 faktor yang menjadi prioritas pengunjung dalam memilih lokasi parkir, yaitu faktor ketersediaan, kedekatan, dan kenyamanan. Selanjutnya yaitu hasil penghitungan kebutuhan parkir yaitu 1124 m2 yang menjadi dasar dalam menentukan lokasi parkir alternatif yaitu di segmen 1 dan segmen 2.
Peningkatan Kinerja Pedestrian Berdasarkan Persepsi Pejalan Kaki di Jalan Jawa Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember Wulida Putri Romadona; Akhmad Hasanuddin; Ratih Novi Listyawati
MATRAPOLIS: Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.039 KB) | DOI: 10.19184/matrapolis.v3i2.32104

Abstract

Pedestrian merupakan lintasan yang bertujuan memberikan pelayanan bagi penggunanya sehingga menjamin kelancaran, keamanan, dan kenyamanan pejalan kaki (Departemen Pekerjaan Umum,1999). Namun kenyataannya masih terdapat pedestrian yang tidak berfungsi secara maksimal dimana pemanfaatannya digunakan untuk berdagang PKL dan parkir kendaraan motor sehingga pelayanannya tidak menjamin kelancaran, keamanan dan kenyamanan. Jalan Jawa adalah bagian dari kecamatan Sumbersari dengan fungsi jalan kolektor yang memiliki keberagaman penggunaan lahan seperti pendidikan, perkantoran serta perdagangan dan jasa sehingga menimbulkan banyaknya pejalan kaki yang berjalan di jalan Jawa. Adapun beberapa permasalahan di koridor Jalan Jawa seperti banyakanya PKL yang berjualan serta parkir kendaraan di sepanjang koridor.Jalan Jawa..Selain.itu, kondisi fisik.pedestrian mengalami kerusakan di beberapa titik pedestrian di koridor Jalan Jawa. Permasalahan yang terjadi perlu adanya peningkatan kinerja pedestrian guna menunjang rasa aman, nyaman dan menyenangkan bagi pejalan kaki. Penelitian ini bertujuan mengetahui kinerja pedestrian berdasarkan persepsi pejalan kaki menggunakan metode analisis IPA (importance performance analysis). Analisis IPA digunakan untuk mengetahui tingkat kinerja dan tingkat kepentingan pada variabel keselamatan, kondisi menyenangkan, dan keamanan. Hasil dari analisis IPA, didapatkan sub varaibel yang masuk dalam kuadran I meliputi ketersediaan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, pedestrian bebas dari PKL, pedestrian bebas dari kendaraan bermotor, ketersediaan tempat sampah, dan ketersediaan bolar. Ouput dalam penelitian ini berupa rekomendasi dalam meningkatkan kinerja pedestrian berdasarkan persepsi pejalan kaki antara lain penyediaan lajur pemandu pada pedestrian, pemberlakukan peraturan terkait penataan PKL, pengaturan parkir, pengadaan tempat sampah, serta perbaikan dan pengadaan bolar.
Penentuan Prioritas Pengembangan Infrastruktur Wilayah Pesisir Kecamatan Muncar Menggunakan Metode Importance – Performance Analysis (IPA) Aurelia Zara Adela; Akhmad Hasanuddin; Rindang Alfiah
MATRAPOLIS: Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.402 KB) | DOI: 10.19184/matrapolis.v3i2.36643

Abstract

Kecamatan Muncar merupakan salah satu kecamatan yang berada di ujung timur Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur yang berbatasan langsung dengan Selat Bali. Kecamatan Muncar memiliki potensi yang beragam, berdasarkan RTRW Kabupaten Banyuwangi tahun 2012 – 2032 ditetapkan sebagai Kawasan Minapolitan dan Wilayah Pengembangan Pariwisata II dengan image wisata spiritual dan wisata bahari. Akan tetapi pada kondisi eksisting infrastruktur yang ada dinilai masih kurang mendukung kegiatan di Pesisir Muncar, sehingga terdapat permasalahan antara lain: pencemaran lingkungan, bau tidak sedap, banyaknya sampah di kawasan Pantai Muncar, sering terjadi abrasi pantai, serta kurangnya lampu penerangan. Selain itu, pada infrastruktur perikanan juga belum optimal, antara lain: akses menuju TPI Brak Kalimoro jalannya sempit dan belum beraspal, pengangkut ikan yang rendah, dermaga yang ada di Pelabuhan Perikanan belum berfungsi dan SPBN yang beroperasinya tidak menentu. Sehingga penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui prioritas pengembangan infrastruktur wilayah Pesisir Muncar dan memberikan arahan pengembangan infrastrukturnya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan rasionalistik serta jenis penelitiannya adalah kuantitatif dan kualitatif. Pada penentuan prioritas pengembangan infrastruktur wilayah pesisir Kecamatan Muncar menggunakan teknik Importance-Performance Analysis (IPA) dan untuk menentukan arahan pengembangan infrastruktur menggunakan analisa triangulasi. Berdasar hasil penelitian, dapat diketahui prioritas infrastruktur, ialah: prioritas 1 (sistem pengelolaan limbah dan sanitasi, persampahan, drainase, dan jaringan jalan), prioritas 2 (fasilitas pendukung transportasi, cold storage, pabrik es, Stasiun Pengisian Bahan bakar Nelayan, dan Tempat Pelelangan Ikan), dan prioritas 3 (puskesmas, Koperasi Unit Desa, rumah makan, dan hotel atau homestay).
Mapping of Landslide Susceptible Zones by Using Frequency Ratios at Bluncong Subwatershed, Bondowoso Regency Didik Efendi; Entin Hidayah; Akhmad Hasanuddin
U Karst Vol. 5 No. 1 (2021): APRIL
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/ukarst.v5i1.1455

Abstract

Landslides are the disasters that frequently happen in Bluncong sub-watershed. These incidents have caused damage and malfunction of road infrastructure, bridges, and irrigation buildings. Therefore, it is important to anticipate landslides through mapping of landslide-susceptibility areas The objective of this study is to map landslide susceptibility at Bluncong sub watershed, Bondowoso, by using Geographical Information System and remote sensing. The landslide susceptibility analysis and mapping are conducted based on landslide occurrences with the Frequency Ratio approach. The landslide sites are identified from field survey data interpretation. Digital Elevation Model maps, geological data, land uses and rivers data, and Landsat 8 images are collected, processed, and then built into the GIS platform's spatial database. The selected factors that cause landslide occurrences are land use, distance to river, aspect, slope, elevation, curvature, and the vegetation index (NDVI). The results show that the accuracy of the map is acceptable. The frequency ratio model gained the area under curve (AUC) value of 0.79. It is found that 9.08% of the area has very high landslide susceptibility. Local governments can use this study's mapping results to minimize the risk at landslidesusceptible zones
Pengembangan Kawasan Minapolitan Berkelanjutan Kecamatan Puger Adiningsih, Teeusa Cahyani; Hasanuddin, Akhmad; Alfiah, Rindang
Jurnal Penataan Ruang Vol 18, No 2 (2023): Jurnal Penataan Ruang 2023
Publisher : Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2716179X.v18i2.16724

Abstract

Kawasan Minapolitan merupakan suatu bagian wilayah yang mempunyai fungsi utama ekonomi yang terdiri dari sentra produksi pengolahan, pemasaran komoditas perikanan, pelayanan jasa, dan/atau kegiatan pendukung lainnya. Kabupaten Jember terkenal akan adanya laut Kabupaten Jember yang tertuang dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Tahun 2011 – 2031 terkait arahan pengembangan kawasan perikanan, diarahkan menjadi salah satu wilayah pengembangan kawasan minapolitan perikanan tangkap yaitu di kawasan Puger. Kecamatan Puger berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Jember Tahun 2015 – 2035, Kecamatan Puger merupakan kawasan strategis kabupaten sebagai kepentingan pertumbuhan ekonomi dengan menetapkan Kecamatan Puger sebagai pengembangan kawasan minapolitan. Maka dari itu  dalam penelitian ini membahas mengenai kawasan minapolitan berkelanjutan di Kecamatan Puger, akan tetapi kawasan minapolitan berkelanjutan Kecamatan Puger terdapat permasalahan dalam upaya pengembangan, seperti pemanfaatan sumber daya alam perikanan yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi eksisting dari kawasan minapolitan berkelanjutan berdasarkan lima dimensi (ekologi, ekonomi, sosial, infrastruktur dan kelembagaan) serta mengetahui nilai berkelanjutan di Kawasan Minapolitan Kecamatan Puger dan prioritas utama dalam pengembangan kawasan minapolitan berkelanjutan Kecamatan Puger. Terdapat tiga metode analisis yaitu yang pertama menggunakan analisis skoring untuk memberikan gambaran umum dari kawasan minapolitan Kecamatan Puger dari hasil observasi, wawancara. Metode analisis kedua yaitu dengan metode kuantitatif berupa AHP Analythic Hierarchy Process (AHP), untuk mengetahui prioritas utama dari setiap variabel yang diuji. Metode analisis ketiga yaitu SWOT, untuk mengetahui strategi pengembangan dari hasil analisis deskriptif dan analisis AHP. Dengan adanya penelitian ini bahwa Kawasan Minapolitan Berkelanjutan Kecamatan Puger sudah memadai selain itu, terdapat empat strategi pengembangan dari hasil analisis AHP dan SWOT yaitu pada variabel ekonomi dan ekologi yang belum sepenuhnya berkembang.
PENGEMBANGAN FASILITAS STASIUN KALISAT BERDASARKAN STANDAR PELAYANAN MINIMUM DAN METODE IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS Sulistyono, Sonya; Darmawan, Ahmad Reza; Hasanuddin, Akhmad
Jurnal Transportasi Vol. 23 No. 2 (2023): Jurnal Transportasi
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v23i2.7362.135 - 145

Abstract

The closure of numerous small stations in the Jember Regency is primarily due to the dissatisfaction of service users with the performance and service quality of these stations. The government's long-term efforts to develop railways allow some of these small stations to undergo further development, including Kalisat Station. Therefore, evaluating Kalisat Station's performance is essential to prevent its closure. The methodology used is the Importance Performance Analysis (IPA) method, which allows for assessing aspects that do not meet user perceptions. In reviewing the performance and services of Kalisat Station, it adheres to Ministerial Regulation Number 63 of 2019. Based on the review of facility conditions and services at Kalisat Station with the Minimum Service Standards at the Station, it is evident that several aspects still do not comply with regulations. Furthermore, the IPA analysis of the data reveals that service users consider many service and facility aspects essential but are not in line with their perceptions or fall into Quadrant I (Top Priority) in the existing conditions. Meanwhile, the analysis shows that the service performance percentage of Kalisat Station is 54%. Therefore, efforts should be made to improve the service and facility aspects accordingly. ABSTRAK Banyaknya stasiun kecil di Kabupaten Jember yang menghentikan operasinya, karena kurangnya kepuasan pengguna jasa terhadap kinerja dan pelayanan stasiun yang ada. Upaya pemerintah untuk mengembangkan perkeretaapian dalam jangka panjang, memberikan kesempatan bagi beberapa stasiun kecil untuk dikembangkan lebih lanjut, salah satunya adalah Stasiun Kalisat. Oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi terhadap kinerja Stasiun Kalisat untuk mencegah terjadinya penghentian tersebut. Metode yang digunakan adalah metode Importance Performance Analysis (IPA) agar dapat ditinjau aspek-aspek yang belum memenuhi persepsi pengguna. Dalam peninjauan kinerja dan pelayanan Stasiun Kalisat ini mengacu pada Peraturan Menteri Nomor 63 Tahun 2019. Berdasarkan hasil tinjauan kondisi fasilitas dan pelayanan Stasiun Kalisat dengan Standar Pelayanan Minimum di Stasiun, terlihat bahwa masih ada beberapa aspek yang belum memenuhi peraturan. Selain itu, dari hasil analisis data menggunakan metode IPA memperlihatkan bahwa masih banyak aspek pelayanan dan fasilitas yang dianggap pengguna jasa penting namun pada kondisi eksisting belum sesuai dengan persepsi pengguna atau masuk pada kuadran I (Prioritas Utama). Sementara itu hasil analisis memperlihatkan persentase kinerja pelayanan dari Stasiun Kalisat adalah 54%, sehingga perlu dilakukan upaya-upaya untuk meningkatkan aspek-aspek pelayanan dan fasilitas yang tersebut.
Penilaian Kriteria Green Building Pada Pembangunan Gedung IsDB Project Berdasarkan Skala Indeks Menggunakan Greenship Versi 1.2 (Studi Kasus: Gedung Engineering Biotechnology Universitas Jember) Ratnaningsih, Anik; Hasanuddin, Akhmad; Hermansa, Richo
BERKALA SAINSTEK Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bst.v7i2.12153

Abstract

Perencanaan dalam pembangunan saat ini harus mengacu dalam konsep Green Building yang merupakan salah satu wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dibidang konstruksi dalam menyikapi pemanasan global (global warming), untuk mengurangi efek dari global warming setiap perencanaan harus menerapkan konsep bangunan yang sesuai dengan iklim dan lingkungan alam sekitar. Perencanaan dengan konsep Green Building merupakan rangka dalam mencapai sertifikasi bangunan ramah lingkungan yang dikeluarkan oleh Green Building Council Indonesia (GBCI). Artikel ini bertujuan untuk menilai penerapan konsep Green Building pada salah satu bangunan IsDB di area Universitas Jember. Metode penelitian pada studi ini menggunakan perangkat penilaian Greenship Untuk Bangunan Baru versi 1.2, proses pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara serta data sekunder dari pihak perencana meliputi gambar rencana, BoQ (Bill of Quantity) dan RKS (Rencana Kerja Syarat-syarat), tahap penilaian yang digunakan yaitu tahap Recognisi Desain (DR) dimana penilaian dilakukan saat proyek dalam kondisi finalisasi desain dan perencanaan. Hasil penelitian menunjukkan gedung mendapatkan total penilaian 30 poin presentase sebesar 38,96% dengan predikat Bronze/perunggu, jika gedung dapat menerapkan beberapa kriteria yang telah direkomedasikan gedung dapat memperoleh nilai 46 poin dengan presentase 59.74 % predikat Gold/emas.
The Comparison of Prediction Model of Lowering Rate Road Surface Damage Between RCI and SDI Method in Lumajang Regency Afandi, Yulianata Halim; Koesoemawati, Dewi Junita; Hasanuddin, Akhmad
BERKALA SAINSTEK Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bst.v9i1.22922

Abstract

Sand mining was a non-metal mineral commodity which had very good quantity and quality for building materials in Lumajang district. It was found in lava routes or large rivers in the Pasirian sub-district at Lumajang district. The location of sand material was in a river that passes through the regency road. This result was in many road damage in the district area. The efforts to overcome the damage that often occurs on roads in Pasirian sub-district included road improvement activities supported by road surface surveys using the RCI method which has been used in reporting basic road conditions. This study aim conducted of comparing the RCI survey method and predicting a decline in the last 3 (three) years to 2021 with the SDI survey method in 2021. The value being compared was in good condition from the overall report. After predicting the reduction in road damage with the regression method from the survey results of road conditions in 2017 - 2020 with the RCI method, the equation Y = -11,807 x 2021 + 23868 has a prediction of a decrease of 6,053%. After carrying out a survey of road conditions used the SDI method in 2021 on district roads in the Pasirian sub-district. There was an 8% decrease in good conditions. On the road in the Pasirian regency area, the decrease in the condition of the road surface was due to one of the factors being the excessive traffic load (over loaded) which causes a steady condition of the sections around the sand mine in the Pasirian sub-district.
MODEL BANGKITAN PERJALANAN BERBASIS RUMAH TANGGA PADA KAWASAN PERKOTAAN JEMBER Sulistyono , Sonya; Nuriyana, Khotami Sinta; Hasanuddin, Akhmad
Berkala Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi Vol. 1 No. 1 (2023): Berkala Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Jember dan Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jember Urban, which is located in the city center, functions as a center of economic activity, government services, and an education development center that makes people carry out activities outside which will later cause congestion and affect the quality of roads. This study aims to determine the characteristics of households and travel to model the rise of the movement and distribution of travel carried out by people in urban Jember. The method used is a survey method through a questionnaire based on a Home Interview Survey (HIS). The survey data were then analyzed using descriptive statistical methods and multiple linear regression of step-by-step type 2 methods. The study produced the best rise model for the number of family trips per day which is Y = 0.259 + 0.087X1 + 0.534X2 + 0.498X3 + 0.192X5. ABSTRAK Perkotaan Jember yang terletak di pusat kota memiliki fungsi sebagai pusat kegiatan ekonomi, pelayanan jasa pemerintahan, dan pusat pengembangan pendidikan membuat masyarakat melakukan aktivitas di luar yang nantinya akan menyebabkan kemacetan dan mempengaruhi kualitas jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik rumah tangga dan perjalanan guna memodelkan bangkitan pergerakan dan distribusi perjalanan yang dilakukan masyarakat di perkotaan Jember. Metode yang gunakan adalah metode survei melalui kuesioner berbasis Home Interview Survey (HIS). Data survei kemudian dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif dan regresi linear berganda metode step by step tipe 2. Penelitian menghasilkan model bangkitan terbaik untuk jumlah perjalanan keluarga perhari yaitu Y = 0,259 + 0,087X1 + 0,534X2 + 0,498X3 + 0,192X5.
Hubungan Penilaian Kerusakan Jalan Metode Bina Marga dan Light Weight Deflectometer (LWD) Diana, Iffah Lubna; Nurtjahjaningtyas, Indra; Hasanuddin, Akhmad
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 30, Nomor 1, JULI 2024
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v30i1.56617

Abstract

The Tegal Siwalan-Banyuanyar Highway in Probolinggo Regency has been damaged at several points and has not received any maintenance for the last 7 years. This has a huge impact on road users because it can interfere with driving comfort and safety, so it is necessary to analyze the road damage that has occurred, including the type of damage and an assessment of road conditions. The Bina Marga method and a light-weight deflectometer (LWD) can be used to assess road deflection in order to assess road condition. The results of this study obtained priority order values for each segment that were in the range 5-11. The greater the value of the Order of Priority obtained, the better the road condition, whereas the smaller the value of the Order of Priority obtained, the worse the road condition. It was also found that the Bina Marga method and the Light Weight Deflectometer (LWD) tool had a poor correlation, so a comparison between the two could not be made for assessing the condition of the road surface layer. 
Co-Authors Adiningsih, Teeusa Cahyani Afandi, Yulianata Halim Afifah Izza Farisa Agusty Maulana Bramasta Ahmad Fikri Alfin Kristyanto Alvina Praha Laili Al’Adilah Andini Wihenda Lafatza Anik Ratnaningsih Anita Trisiana Anshori, Nur Fahmi Asa Dina Safitri Aurelia Zara Adela BIMA SETIAWAN Brigida Abreu Freitas de Almeida Darmawan, Ahmad Reza Daud Rosyid Rahardjo Al Muntsari Devita Sari Diana, Iffah Lubna Didik Efendi Dwi Ayu Lestari, Dwi Ayu Lestari Dwi Nurtanto Entin Hidayah Gholiqul Amrodh Alawy Herdianto, Iwan Hermansa, Richo Hernu Suyoso Inas Ade Zahra Indra Nurtjahjaningtyas Kamila Wahidaturrohmah Krisnamurti Lestari, Agustina Tri Luthfi Amri Wicaksono Makaingat, Syaulla Nefertity Maliq, Tatang Maulana Metasari, Devi Yulita Muhamad Fatkhur Rohman Muntsari, Daud Rosyid R.A. Muntsari, Daud Rosyid Rahardjo Al Mutiah, Asna Malikhatul Nara Maika Putri, Nara Maika Nunung Nuring Hayati Nur Azizah Nuriyana, Khotami Sinta Paksitya Purnama Putra Ratih Novi Listyawati Rindang Alfiah Riska Rismawati, Riska Riyana Aleyda Ayu Riza Millatul Aminin Rizka Septy Amaliyah Rizki Hippriyanti Dewi, Rizki Hippriyanti Rizqi Eka Faiqatul Maghfiroh Rossy Marcianus Reggar, Rossy Marcianus Rr. Dewi Junita Koesoemawati Saputro, Muhammad Yusuf Eko Sela Marselina Silfi Galuh Navitasari Sofyan Sauri, Sofyan Sonya Sulistyono Sri Sukmawati Sri Sukmawati Sri Wahyuni Sulistyono , Sonya Swandari, Tintany Syaripin Tatang Maulana Tintany Swandari Willy Kriswardhana Wiwik Yunarni Widiarti Wulida Putri Romadona Yahya Kurniawan yahya, Ahmad Amir Zahra Hikmah Hayati Zahro, Puteri Khodijatuz