Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Penelitian Rute Transportasi Darat Balikpapan-Samarinda: Analysis Of Land Transportation Route Choice Balikpapan-Samarinda Makaingat, Syaulla Nefertity; Hasanuddin, Akhmad; Maliq, Tatang Maulana
Media Ilmiah Teknik Sipil Vol. 12 No. 3 (2024): Media Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/mits.v12i3.6825

Abstract

The existence of one of the transportation infrastructure in Indonesia, namely the Balikpapan-Samarinda Toll Road, can be traveled by one route through Soekarno-Hatta National Road with a distance of 114 km, while after the realization of the Balikpapan-Samarinda toll road, it can be reached with a distance of 97.99 km with a travel time of only 1 hour 12 minutes and with a tariff of Rp. 146,500 for class 1 (one) vehicles through the Manggar toll gate to Mahkota Bridge 2 (PTJBS, 2021). With the addition of one traffic route from Balikpapan City to Samarinda City or vice versa, of course travelers can choose a travel route that can reduce distance. However, not all passengers choose the same route, many factors can influence the route choice by passengers. This research is conducted by interviewing route users and obtaining travel characteristics and route selection model with attributes of travel cost, and travel time. From the regression results, the travel cost utility equation Ujt - Ujn = 0.00002 (X1) - 3.2886 and the travel time utility equation Ujt - Ujn = 0.0876 (X2) - 2.9795. Both attributes produce a min (-) utility function model, which means that the smaller the difference in travel costs and times, the greater the potential for route users to move from Jl. Nasional to Jl. Tol.
PERENCANAAN TEBAL OVERLAY DAN ESTIMASI BIAYA PERBAIKAN JALAN DENGAN METODE BINA MARGA 2017 DAN 1987 Dwi Ayu Lestari, Dwi Ayu Lestari; Akhmad Hasanuddin; Tatang Maulana Maliq
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 4, November 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i4.29046

Abstract

Diponegoro Street and Sultan Agung Lumajang Street are roads located in Lumajang district that have been damaged in the form of cracks, surface defects, and potholes. The addition of pavement layers (overlay) serves to improve road functions such as handling surface shapes, comfort and other improvements to the road surface that are non-structural and structural in nature.  This study aims to determine the thickness of the overlay using the 2017 Bina Marga method by looking at the IRI value and the 1987 Bina Marga method, in addition to knowing the estimated cost needed to repair the road at the research location. The results of the required overlay thickness based on the IRI value of 6 m / km obtained 5 cm thick for Jalan Diponegoro and based on the IRI value of 6 m / km obtained 5.5 cm thick for Jalan Sultan Agung, while the results of the overlay calculation of the 1987 Bina Marga method with a damage percentage of 3.3% of 4 cm for Jalan Diponegoro and a damage percentage of 12.33% obtained 5 cm thick for Jalan Sultan Agung. So that the estimated cost of overlay with the 2017 Bina Marga method for Jalan Diponegoro costs Rp 620,749,000, for Jalan Sultan Agung costs Rp 6,343,385,000. While based on the 1987 Bina Marga method for Jalan Diponegoro it costs Rp 468,913,000, for Jalan Sultan Agung it costs Rp 6,190,362,000. Abstrak Jalan Diponegoro dan Jalan Sultan Agung Lumajang merupakan jalan yang terletak di Kabupaten Lumajang yang telah mengalami kerusakan berupa retak, cacat permukaan, dan lubang-lubang. Penambahan lapis perkerasan (overlay) berfungsi untuk memperbaiki fungsi jalan misalnya penanganan bentuk permukaan, kenyamanan dan perbaikan lain pada permukaan jalan yang sifatnya non-struktural dan struktural.  Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tebal lapis tambahan (overlay) menggunakan metode Bina Marga 2017 dengan melihat nilai IRI dan metode Bina Marga 1987, selain itu untuk mengetahui estimasi biaya yang di butuhkan untuk perbaikan jalan pada lokasi penelitian. Hasil tebal lapis tambahan (overlay) yang diperlukan berdasarkan nilai IRI sebesar 6 m/km diperoleh tebal 5 cm untuk Jalan Diponegoro dan berdasarkan nilai IRI sebesar 6 m/km diperoleh tebal 5,5 cm untuk Jalan Sultan Agung, sedangkan hasil overlay perhitungan metode bina marga 1987 dengan presentase kerusakan 3,3 % sebesar 4 cm untuk Jalan Diponegoro dan presentase kerusakan 12,33 % diperoleh tebal 5 cm untuk Jalan Sultan Agung. Sehingga estimasi biaya overlay dengan metode Bina Marga 2017 untuk Jalan Diponegoro dibutuhkan biaya Rp 620.749.000, untuk Jalan Sultan Agung dibutuhkan biaya Rp 6.343.385.000. Sedangkan berdasarkan metode Bina Marga 1987 untuk Jalan Diponegoro dibutuhkan biaya Rp 468.913.000, untuk Jalan Sultan Agung dibutuhkan biaya Rp 6.190.362.000.
Perbandingan Life Cycle Cost Perkerasan Kaku Dan Lentur (Studi Kasus: Jalan Lintas Selatan Jarit-Puger STA 25+500-STA 40+400) Swandari, Tintany; Hasanuddin, Akhmad; Kriswardhana, Willy
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 17 No. 2 (2021)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.17.2.164-175.2021

Abstract

Pada Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang sampai dengan pesisir Pantai Puger, Kabupaten Jember akan direncanakan pembangunan Jalan Lintas Selatan. Jalan ini akan dibangun dari STA 25+500 sampai dengan STA 40+400 dengan nilai CBR pada tanah dasar 22,7%. Perbedaan penggunaan jenis perkerasan akan menghasilkan nilai life cycle cost yang berbeda pula, nilai life cycle cost yang minimum merupakan salah satu kriteria yang harus dipenuhi dalam merencanakan perkerasan jalan. Menghitung nilai life cycle cost setiap jenis perkerasan bertujuan untuk mendapatkan desain perkerasan yang paling efisien. Dalam merencanakan tebal struktur perkerasan dibutuhkan data sekunder berupa nilai California Bearing Ratio (CBR) dan lalu lintas harian rata-rata. Data-data tersebut diolah sesuai dengan pedoman Manual Desain Perkerasan Jalan 2017. Rancangan anggaran biaya dihitung dengan analisis harga satuan pekerjaan (AHSP) Provinsi Jawa Timur, sehingga didapatkan biaya konstruksi tiap perkerasan.  Nilai life cycle cost didapatkan dengan menambahkan biaya konstruksi dan biaya pemeliharaan. Selanjutnya dibutuhkan nilai tingkat inflasi dan nilai suku bunga untuk menghitung nilai discounted life cycle cost. Berdasarkan hasil analisis didapatkan perkerasan lentur terdiri atas lapis pondasi agregat kelas A 130 mm, AC Base 115 mm, AC BC 60 mm dan AC WC 40 mm, sedangkan struktur perkerasan kaku terdiri dari lapisan drainase 150 mm, LMC 100 mm, dan pelat beton 195 mm dengan tie bars diameter 16 mm dan serta dowel diameter 36 mm. Nilai discounted life cycle cost perkerasan lentur sebesar Rp162.834.408.862 dan perkerasan kaku sebesar Rp64.501.092.789. Perkerasan lentur membutuhkan biaya lebih banyak daripada perkerasan kaku.
The Use of Marble Waste as a Coarse Agregate in Rigid Pavement Concrete Mixture Using Rice Husk Ash as an Admixture Saputro, Muhammad Yusuf Eko; Hasanuddin, Akhmad; Nurtanto, Dwi
Reka Buana : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 7, No 1 (2022): EDISI MARET 2022
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rekabuana.v7i1.3091

Abstract

Concrete is material from mixing fine sand, gravel, cement, and water. This study carried out concrete innovations to reduce marble waste in the environment and reduce the amount of cement used by replacing 10% of the total cement with rice husk ash. In this study, using variations in replacement of marble waste levels for compressive and flexural strength tests of 0% (standard concrete), 30%, 50%, 70% with a cylindrical specimen and a test object in the shape of beams were tested at the age of 14 and 28 days, each variation amounted to 3 test specimens. The results obtained in the test for the percentage of 30% compressive strength and flexural strength of concrete are 46.50 MPa and 5.67 MPa, 50% of compressive strength and flexural strength of concrete are 43.95 MPa and 4.83 MPa, and 70% percentage the compressive strength and flexural strength of concrete are 38.64 MPa and 4 MPa. Therefore, it is recommended to use a percentage of 50%, in which the percentage utilizes the most waste and can reduce the cost of concrete to be more economical, which is Rp. 932,476 for each m3 of it.ABSTRAKBeton adalah material dari hasil percampuran (mixing) antara agregat halus (pasir), agregat kasar (kerikil), semen serta air. Penelitian ini melakukan inovasi beton untuk mengurangi limbah marmer yang terdapat dilingkungan dan mengurangi jumlah penggunaan semen dengan mengganti 10% dari total semen dengan abu sekam padi. Dalam penelitian ini menggunakan variasi penggantian kadar limbah marmer untuk uji kuat tekan dan kuat lentur sebesar 0% (beton normal), 30%, 50%, 70% dengan benda uji berbentuk silinder dan benda uji berbentuk balok yang diuji pada umur 14 dan 28 hari, masing masing variasi berjumlah 3 benda uji. Hasil yang diperoleh dalam pengujian untuk prosentase 30% kuat tekan dan kuat lentur beton sebesar 46,50 MPa dan 5,67 MPa, prosentase 50% kuat tekan dan kuat lentur beton sebesar 43,95 MPa dan 4,83 MPa dan, prosentase 70% kuat tekan dan kuat lentur beton sebesar 38,64 MPa dan 4 MPa. Maka dari itu direkomendasikan menggunakan prosentase 50%, dimana pada prosentase tersebut memanfaatkan limbah yang paling banyak dan dapat mengurangi biaya beton menjadi lebih ekonomis yaitu dari harga Rp. 1.045.767 menjadi Rp. 932.476 untuk tiap m3 nya.
ROAD DAMAGE ANALYSIS IN PROBOLINGGO REGENCY: Analisis Laju Kerusakan Jalan di Kabupaten Probolinggo Rismawati, Riska; Hasanuddin, Akhmad; Ratnaningsih, Anik
Jurnal Rekayasa Sipil dan Lingkungan Vol. 1 No. 01 (2017): JURNAL REKAYASA SIPIL DAN LINGKUNGAN
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.636 KB) | DOI: 10.19184/jrsl.v1i01.3744

Abstract

The existence of surveyed and researched road’s condition in Probolinggo Regency has recently achieved the level of damage and repair project in different years between 2009 – 2013. It can be the problem for Probolinggo government in finding out the value of the rate road’s level in Probolinggo Regency. One way in determining the condition of the road’s damage is by using Pavement Condition Index (PCI) method. The previous research is conducted by Zulkarnaen (2014) in M.H. Thamrin Street, Ajung, Jember. His research obtained the value of PCI average of 39.08. This research is conducted in finding the rate of road’s damage including the type of damage and the level of road’s damage towards the last maintenance time of the road in Probolinggo Regency. The evaluation result can be used by Probolinggo government for making budget estimation in 2016 and as suggestion for Public Work Service (Dinas Pekerjaan Umum) in increasing their service. The result of this study is the rate of road’s damage in Probolinggo Regency that has achieved 3.79% each year.Keywords: Tower Crane, Evaluation of positioning, Total transporting time, Efficiency. Kondisi eksisting jalan Kabupaten Probolinggo yang disurvei dan diteliti saat ini mengalami tingkat kerusakan dan juga mengalami proyek perbaikan pada tahun yang berbeda-beda, yaitu pada tahun 2009-2013. Hal ini dapat yang menjadi permasalahan tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam mencari nilai laju kerusakan jalan di Kabupaten Probolinggo. Salah satu cara untuk mengetahui kondisi kerusakan jalan adalah dengan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI). Penelitian sebelumnya dilakukanZulkarnain (2014) pada jalan M.H. Thamrin, Ajung, Jember. Hasil penelitian diperoleh nilai PCI rata-rata sebesar 39,08. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui laju kerusakan jalan meliputi jenis kerusakan dan tingkat kerusakan jalan terhadap waktu pemeliharaan terakhir jalan di Kabupaten Probolinggo. Hasil evaluasi dipergunakan untuk masukan Pemerintah Kabupaten Probolinggo untuk tahun anggaran 2016 dan sebagai bahan masukan bagi Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten dalam upaya meningkatkan pelayanannya. Hasil penelitian laju kerusakan jalan di Kabupaten Probolinggo sebesar 3,79% per tahun.
PARKING CHARACTERISTIC ON SEVERAL CENTRAL ACTIVITY AREAS IN JEMBER: Karakteristik Parkir pada Beberapa Jenis Pusat Kegiatan di Jember Herdianto, Iwan; Hayati, Nunung Nuring; Hasanuddin, Akhmad
Jurnal Rekayasa Sipil dan Lingkungan Vol. 1 No. 02 (2017): JURNAL REKAYASA SIPIL DAN LINGKUNGAN
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.662 KB) | DOI: 10.19184/jrsl.v1i02.6038

Abstract

Jember is a district that is now starting to grow like other districts. As a result, many new buildings will be built to meet the needs of the community. While in the parking lot of the building must be planned in accordance with the needs of parking. To find out the needs of the parking lot it is necessary to note the characteristics of parking in Jember. Therefore, this study will estimate the characteristics of parking in Jember. The study aims to facilitate determining the need for parking spaces in some kind of center of activity in Jember. The method of study in this research are observation and analysis. Observation is used to get data of parking volume, while the analysis is conducted in accordance with the technical guidelines for the implementation of parking facility. From the analysis results obtained for the hotel parking characteristics of 47% for motorcycles and 53% of four-wheeled vehicles, school by 54% for motorcycles and 46% of fourwheeled vehicles, hospitals amounted to 35% for motorcycles and 65% of four-wheeled vehicles, and for 28% trading center of motorcycles and 72% of four-wheeled vehicles. Jember merupakan kabupaten yang saat ini mulai berkembang seperti kabupaten lainnya. Akibatnya akan banyak bangunan baru yang akan dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Sedangkan pada bangunan harus merencanakan lahan parkir yang sesuai dengan kebutuhan parkir. Untuk mengetahui kebutuhan lahan parkir maka perlu diketahui karakteristik parkir di Jember. Oleh karena itu penelitian ini akan memperkirakan karakteristik parkir di Jember. Penelitian bertujuan untuk mempermudah menentukan kebutuhan lahan parkir dibeberapa jenis pusat kegiatan di Jember. Metode pada penelitian ini yaitu observasi untuk mendapatkan data volume parkir dan analisis dilakukan dengan mengacu pada peraturan dinas perhubungan darat. Dari hasil analisa didapatkan karakteristik parkir untuk hotel sebesar 47% kendaraan roda dua dan 53% kendaraan roda empat, sekolah sebesar 54% kendaraan roda dua dan 46% kendaraan roda empat, rumah sakit sebesar 35% kendaraan roda dua dan 65% kendaraan roda empat, dan untuk pusat perdagangan sebesar 28% kendaraan roda dua dan 72% kendaraan roda empat.
ANALISIS PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI PENUMPANG ANTARA BUS DAN KERETA API RUTE SURABAYA-JAKARTA Muntsari, Daud Rosyid Rahardjo Al; Kriswardhana, Willy; Hasanuddin, Akhmad
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Mei 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jts.v10i1.19564

Abstract

Adanya Jalan Tol Trans-Jawa menyebabkan waktu tempuh antara Surabaya-Jakarta atau Jakarta-Surabaya berkurang cukup signifikan. Saat ini dengan adanya Jalan Tol Trans-Jawa waktu tempuh dapat dicapai dengan waktu 11-13 jam. Studi mengenai pemilihan moda antara bus dan kereta api rute Surabaya-Jakarta perlu dilakukan untuk menganalisis dan mengetahui probabilitas penumpang yang bersedia berpindah moda. Data dalam penelitian ini didapatkan dari penyebaran kuesioner secara online (kondisi pandemi) menggunakan teknik stated preference dan kemudian dianalisis menggunakan model binomial logit selisih. Hasil penelitian menunjukkan probabilitas tertinggi terjadi pada moda bus dengan skenario selisih biaya perjalanan pada kondisi normal (X1) sebesar 60,21%, sedangkan selisih waktu perjalanan (X3) sebesar 76,69%, dan untuk waktu akses (X4) sebesar 60,53%.
PERFORMANCE COMPARISON OF LASTON AC-WC BASED ON AGGREGATE GRADATION SPECIFICATIONS: Perbandingan Kinerja Laston AC-WC berdasarkan Spesifikasi Gradasi Agregat yang Diizinkan Metasari, Devi Yulita; Hasanuddin, Akhmad; Koesoemawati, Dewi Junita
Jurnal Rekayasa Sipil dan Lingkungan Vol. 2 No. 02 (2018): JURNAL REKAYASA SIPIL DAN LINGKUNGAN
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.485 KB) | DOI: 10.19184/jrsl.v2i02.7567

Abstract

Laston AC-WC is the outer layer of the pavement that is directly related to the outside, so a strong mixture is required. One of the major effects is the aggregate gradation.This experiment aims to find out the comparison of Laston AC-WC performance between mixtures used aggregat egradation above and below the restriction zone. Each mixture used 6 variations of asphalt content and there were 3 specimens on each variation of bitumen content. The asphalt contents used were 5,5%; 6%; 6,5%; 7%; 7,5% dan 8%. From the results of the experiments, the mixture with the aggregate above the restriction zone at 7% and 7.5% asphalt content had a density value of 2.13 gr / cc and 2.12 gr / cc respectively; VMA value of 15.49% and 15.91%; VFA values ​​of 80.48% and 79.98%; VIM value of 3.16% and 3.18%; stability value of 3013.58 kg and 2332.57 kg; flow value of 2.47 mm and 2.18 mm; as well as MQ values ​​of 1222.25 kg / mm and 1184.59 kg / mm. While on the mixture with the aggregate under the restriction zone in the asphalt content of 7% and 7.5% obtained density value of 2.11 gr / cc and 2.14 gr / cc; VMA value of 17.21% and 16.3%; VFA value of 71.21% and 78.65%; VIM value of 4.99% and 3.49%; stability value of 2518,75 kg and 3234,72 kg; flow values ​​of 2 mm and 2.07 mm; as well as the MQ value of 1259.37 kg / mm and 1623.54 kg / mm. From the results are analyzed Paired T test and found that the value of flow has a significant difference. The high flow rate was found in the mixture with the aggregate above the restriction zone at 7% asphalt content, so this mixture is more durable due to good flexibility. Laston AC-WC merupakan lapisan terluar perkerasan yang berhubungan langsung dengan keadaan luar, sehingga dibutuhkan campuran yang kuat. Salah satu yang berpengaruh besar adalah gradasi agregat yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kinerja laston AC-WC antara campuran yang menggunakan gradasi di atas dengan di bawah daerah larangan. Penelitian ini dilakukan terhadap campuran laston AC-WC. Masing-masing campuran menggunakan 6 variasi kadar aspal dan terdapat 3 benda uji pada setiap kadar aspal. Kadar aspal yang digunakan adalah 5,5%; 6%; 6,5%; 7%; 7,5% dan 8%. Dari hasil penelitian, campuran dengan agregat di atas daerah larangan pada kadar aspal 7% dan 7,5% memiliki nilai density berturut-turut sebesar 2,13 gr/cc dan 2,12 gr/cc; nilai VMA sebesar 15,49% dan 15,91%; nilai VFA sebesar 80,48% dan 79,98%; nilai VIM sebesar 3,16% dan 3,18%; nilai stabilitas sebesar 3013,58 kg dan 2332,57 kg; nilai flow sebesar 2,47 mm dan 2,18 mm; serta nilai MQ sebesar 1222,25 kg/mm dan 1184,59 kg/mm. Sedangkan pada campuran dengan agregat di bawah daerah larangan pada kadar aspal 7% dan 7,5% didapatkan nilai density sebesar 2,11 gr/cc dan 2,14 gr/cc; nilai VMA sebesar 17,21% dan 16,3%; nilai VFA sebesar 71,21% dan 78,65%; nilai VIM sebesar 4,99% dan 3,49%; nilai stabilitas sebesar 2518,75 kg dan 3234,72 kg; nilai flow sebesar 2 mm dan 2,07 mm; serta nilai MQ sebesar 1259,37 kg/mm dan 1623,54 kg/mm. Dari hasil tersebut dilakukan analisa Uji T Berpasangan dan didapatkan bahwa nilai flow memiliki perbedaan yang signifikan. Nilai flow yang tinggi terdapat pada campuran dengan agregat di atas daerah larangan pada kadar aspal 7%, sehingga campuran ini lebih tahan lama dikarenakan memiliki kelenturan yang baik.
RELATIONSHIP BETWEEN ROAD AND OPERATIONAL COST OF VEHICLES ON JEMBER COLLECTOR URBAN STREET: Hubungan Antara Kerusakan Jalan Dan Biaya Operasional Kendaraan Pada Jalan Kolektor Perkotaan Jember Lestari, Agustina Tri; Hasanuddin, Akhmad; Kriswardhana, Willy
Jurnal Rekayasa Sipil dan Lingkungan Vol. 2 No. 01 (2018): JURNAL REKAYASA SIPIL DAN LINGKUNGAN
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1717.447 KB) | DOI: 10.19184/jrsl.v2i01.7583

Abstract

Assessment of operational costs of vehicles using the method of Pacific Consultant International (PCI). The research was conducted on 6 collector road segments in Jember Regency which was improved in 2013-2015. From result of analysis of operational cost of vehicle in year 2016 and year 2018 got equation Y = 0,3315xଶ - 65,339x + 6199,1 where y is BOK value and x is PCI value. From the equation is known value of coefficient of determination (R ଶ ) = 0,8061 which means success rate in this regression method is 0,8061 (regression model is said good if value R ଶ approach one). In 2016 and 2018 there is a difference in the value of road damage conditions (PCI values). Differences in the value of BOK in 2016 and 2018 on Dr. Soebandi 1 = Rp. 487.69 / km, on the Dr. Soebandi 2 = Rp. -146,7 / km, on Sarangan 1 = Rp. 1327.68 / km, on Sarangan 2 = Rp.-1.99 / km, on Cempaka = Rp. 2827,41 / km, on Tapaksiring = Rp. 1228.02 / km, on Yos Sudarso 1 = Rp. 808,7 / km, on Yos Sudarso 2 = Rp. -2.48 / km, on Wolter Monginsidi 1 = Rp. 544.48 / km, and on Wolter Monginsidi 2 = Rp. -0.23 / km. Jalan adalah prasarana transportasi umum yang sering digunakan oleh masyarakat. Kondisi jalan yang mengalami kerusakan akan mempengaruhi kecepatan kendaraan yang melintasinya. Dimana kecepatan nantinya akan mempengaruhi biaya operasional kendaraan. Penilaian biaya operasional kendaran menggunakan metode Pacific Consultant International (PCI). Penelitian dilakukan pada 6 ruas jalan kolektor di Kabupaten Jember yang diperbaiki tahun 2013-2015. Dari hasil analisis biaya operasional kendaraan didapatkan persamaan Y = 0,3315– 65,339x + 6199,1 dimana y adalah nilai BOK dan x adalah nilai PCI. Dari persamaan tersebut diketahui nilai koefisien determinasi ()= 0,8061 yang artinya tingkat keberhasilan dalam metode regresi ini adalah 0,8061 (model regresi dikatakan baik apabila nilai mendekati satu). Pada tahun 2016 dan tahun 2018 terdapat perbedaan pada nilai kondisi kerusakan jalan (nilai PCI). Perbedaan nilai BOK tahun 2016 dan 2018 pada ruas jalan Dr. Soebandi 1 = Rp. 487,69/km, pada ruas jalan Dr. Soebandi 2 = Rp. -146,7/km, pada ruas jalan Sarangan 1 = Rp. 1327,68/km, pada ruas jalan Sarangan 2 = Rp.-1,99/km, pada ruas jalan Cempaka = Rp. 2827,41/km, pada ruas jalan Tapaksiring = Rp. 1228,02/km, pada ruas jalan Yos Sudarso 1 = Rp. 808,7/km, pada ruas jalan Yos Sudarso 2 = Rp. -2,48/km, pada ruas jalan Wolter Monginsidi 1 = Rp. 544,48/km, dan pada ruas jalan Wolter Monginsidi 2 = Rp. -0,23/km.
PLANNING OF BICYCLE LANE IN JEMBER UNIVERSITY: Perencanaan Jalur Pengguna Sepeda di Universitas Jember Anshori, Nur Fahmi; Hasanuddin, Akhmad; Hayati, Nunung Nuring
Jurnal Rekayasa Sipil dan Lingkungan Vol. 2 No. 02 (2018): JURNAL REKAYASA SIPIL DAN LINGKUNGAN
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.713 KB) | DOI: 10.19184/jrsl.v2i02.8345

Abstract

Jember University is a university located in Jember, a tropical city in the southeast of East Java. Jember University being in the green area so providing calm in carrying out of academic activities. furthermore, many bicycle users can helping to decrease many air pollution in campus area. With the pride of the campus known as green area and ecological deserve dedicated lanes for cyclist to make sense and comfort for users. Due to many bicycle users in campus area again some problem. The problems of planning a lanes for bicycle is what are the lanes, the location of lanes and circulation of lanes.Purpose of this research how to plan some users bicycle can feel safety and comfort. This research hope gift to Jember University a benefits and how to make a good management the modes of transportation in campus are, specially some bicycle users. Universitas Jember adalah sebuah perguruan tinggi negeri yang terletak di kota Jember, sebuah kota beriklim tropis di bagian tenggara Provinsi Jawa Timur. Kampus UNEJ berada di kawasan hijau yang ramah lingkungan sehingga memberikan ketenangan dalam melaksanakan kegiatan akademik. Selain itu banyaknya pengguna sepeda di Universitas Jember juga membantu mengurangi polusi udara di daerah kampus. Dengan kebanggaan kampus yang dikenal sebagai kawasan hijau dan ramah lingkungan selayaknya disediakan jalur khusus untuk pesepeda agar memberikan keamanan dan kenyamanan untuk pesepeda. Seiring dengan bertambahnya pengguna sepeda di areal Universitas Jember timbul beberapa permasalahan. Permasalahan yang timbul dalam perencanaan jalur pesepeda adalah seberapa besar lebar jalur, tata letak jalur, dan sirkulasi jalur. Tujuan dari penelitian ini yakni merencanakan jalur pesepeda yang aman dan nyaman untuk dilewati pesepeda . Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi Universitas Jember dalam mengelola sarana transportasi di dalam kampus UNEJ khususnya pengendara sepeda.
Co-Authors Adiningsih, Teeusa Cahyani Afandi, Yulianata Halim Afifah Izza Farisa Agusty Maulana Bramasta Ahmad Fikri Alfin Kristyanto Alvina Praha Laili Al’Adilah Andini Wihenda Lafatza Anik Ratnaningsih Anita Trisiana Anshori, Nur Fahmi Asa Dina Safitri Aurelia Zara Adela BIMA SETIAWAN Brigida Abreu Freitas de Almeida Darmawan, Ahmad Reza Daud Rosyid Rahardjo Al Muntsari Devita Sari Diana, Iffah Lubna Didik Efendi Dwi Ayu Lestari, Dwi Ayu Lestari Dwi Nurtanto Entin Hidayah Gholiqul Amrodh Alawy Herdianto, Iwan Hermansa, Richo Hernu Suyoso Inas Ade Zahra Indra Nurtjahjaningtyas Kamila Wahidaturrohmah Krisnamurti Lestari, Agustina Tri Luthfi Amri Wicaksono Makaingat, Syaulla Nefertity Maliq, Tatang Maulana Metasari, Devi Yulita Muhamad Fatkhur Rohman Muntsari, Daud Rosyid R.A. Muntsari, Daud Rosyid Rahardjo Al Mutiah, Asna Malikhatul Nara Maika Putri, Nara Maika Nunung Nuring Hayati Nur Azizah Nuriyana, Khotami Sinta Paksitya Purnama Putra Ratih Novi Listyawati Rindang Alfiah Riska Rismawati, Riska Riyana Aleyda Ayu Riza Millatul Aminin Rizka Septy Amaliyah Rizki Hippriyanti Dewi, Rizki Hippriyanti Rizqi Eka Faiqatul Maghfiroh Rossy Marcianus Reggar, Rossy Marcianus Rr. Dewi Junita Koesoemawati Saputro, Muhammad Yusuf Eko Sela Marselina Silfi Galuh Navitasari Sofyan Sauri, Sofyan Sonya Sulistyono Sri Sukmawati Sri Sukmawati Sri Wahyuni Sulistyono , Sonya Swandari, Tintany Syaripin Tatang Maulana Tintany Swandari Willy Kriswardhana Wiwik Yunarni Widiarti Wulida Putri Romadona Yahya Kurniawan yahya, Ahmad Amir Zahra Hikmah Hayati Zahro, Puteri Khodijatuz