Claim Missing Document
Check
Articles

KERJASAMA LEMBAGA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DENGAN LEMBAGA LAIN BIDANG KEJURUAN Yulanda Elis Meyana; Nurul Ulfatin; Sultoni Sultoni
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.2, No.1, Januari 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.773 KB) | DOI: 10.17977/jp.v2i1.8500

Abstract

This research objective is to assess the cooperation between PPPPTK BOE/VEDC Malang with the related institutions as a vocational training program. This research used qualitative design with case study which it aims at understanding rational reality as a subjective reality particularly within related stakeholder in cooperation as a vocational training program including (1) cooperation objectives; (2) cooperation principles employed; (3) cooperation planning; (4) cooperation organization; (5) cooperation significance; (6) cooperation form; (7) issues encountered and approach of solvency within the cooperation.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kerjasama PPPPTK BOE/VEDC Malang dengan lembaga- lembaga lain sebagai pusat diklat bidang kejuruan. Metode penelitian kualitatif dengan rancangan penelitian ini menggunakan rancangan studi kasus karena teknik ini untuk memahami realitas rasional sebagai realitas subjektif khususnya pihak-pihak yang terakait dalam kerjasama dengan lembaga-lembaga lain sebagai pusat diklat bidang kejuruan yang meliputi (1) tujuan kerjasama; (2) prinsip yang digunakan dalam pelaksanaan kerjasama; (3) perencanaan kerjasama; (4) pengorganisasian kerjasama; (5) manfaat kerjasama; (6) bentuk kerjasama yang dilakukan; (7) kendala yang dihadapi serta cara penyelesaian dalam implementasi kerjasama.  
IKLIM ORGANISASI DAN KINERJA PEGAWAI DI SEKOLAH BERBASIS PONDOK PESANTREN lilis safitri; Achmad Supriyanto; Sultoni Sultoni
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 No 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.377 KB) | DOI: 10.17977/um027v1i22018p222

Abstract

Abstack: This study aims to determine: (1) The condition of organization climate, (2) The performance level of the employees, and (3) The relationship between the organization climate and the performance of employees. This research uses descriptive quantitative approach korelasional. The population in the study totalled 263 employees, and determination of the sampling using random sampling techniques. The number of samples obtained was as much as 158 employees. The data were collected by using questionnaire. Data analysis using analytical techniques descriptive and correlation pearson product moment. The results showed that: (1) The organization climate is increasing in high level, that is condusive situation, (2) The employees shows a highly performance, and (3) There are positive and significant relationship between organization climate with the performance of the employees. Keywords: organizational climate, the performance of employees, and islamic boarding based school Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kondisi iklim organisasi, (2) tingkat kinerja pegawai, dan (3) hubungan iklim organisasi dengan kinerja pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian berjumlah 263 pegawai, dan penentuan sampel menggunakan teknik random sampling. Jumlah sampel yang didapat adalah sebanyak 158 pegawai. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner/angket. Analisis data dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan korelasi product moment pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) iklim organisasi berada pada kategori tinggi, yang berarti bahwa iklim organisasi berada dalam kondisi kondusif, (2) tingkat kinerja pegawai berada pada kategori tinggi, dan (3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara iklim organisasi dan kinerja pegawai. Kata kunci: iklim organisasi, kinerja pegawai, dan sekolah berbasis pondok pesantren.
MANAJEMEN PRAKTIK KERJA INDUSTRI Agus Numan Faizal; Burhanuddin Burhanuddin; Sultoni Sultoni
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 No 2 Juni 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.979 KB) | DOI: 10.17977/um027v1i22018p139

Abstract

Abstract: The purpose of this research to described the program planning school relations and the wider community in the practice of industrial work, the implementation of the, evaluation, obstacles and a solution .This study adopted qualitative approaches to a draft a case study .The result of this research is that the planning, the implementation of the, evaluation, obstacles and a solution the program school relations and the wider community in the practice of industrial work. Keywords: management of public relation, public relation, industrial work practices Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan perencanaan program hubungan sekolah dan masyarakat dalam praktek kerja industri, pelaksanaan, evaluasi, kendala dan solusi. Penelitian ini menggunakan  pendekatan  kualitatif dengan rancangan studi kasus. Hasil penelitian ini adalah perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, kendala dan solusi program hubungan sekolah dan masyarakat dalam praktek kerja industri. Kata Kunci: manajemen humas, humas, prakerin
PROSES PERUBAHAN STATUS MADRASAH SWASTA MENJADI MADRASAH NEGERI Ahmad Tohirin; Mustiningsih Mustiningsih; Sultoni Sultoni
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 No 3 September 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.102 KB) | DOI: 10.17977/um027v1i32018p270

Abstract

Abstract: This study aims to describe (1) the base of change of madrasah status, (2) the change process of madrasah status, (3) the arrangement of teachers and administrative staff  after becoming a public madrasah, (4) infrastructure administration, and (5) impacts of the change. This study used qualitative approach with a case study design. Results indicate that the base of changes in the status, the change process in the school status influenced organizational aspects including teachers, administrative staff and facilities. Keywords: change process, organizational madrasah status. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) dasar pelaksanaan perubahan status madrasah, (2) proses pelaksanaan perubahan status madrasah, (3) penataan guru dan tenaga kependidikan setelah menjadi madrasah negeri, (4) penataan sarana dan prasarana, dan (5) dampak perubahan status madrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan dasar perubahan status madrasah, proses sekaligus berdampak pada aspek-aspek perubahan lainnya yaitu guru, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana. Kata Kunci: proses perubahan, status organisasi madrasah.
MANAJEMEN SEKOLAH RAMAH ANAK Moh. Dwi Kurniyawan; Sultoni Sultoni; Asep Sunandar
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.612 KB) | DOI: 10.17977/um027v3i22020p192

Abstract

Abstrak:The purpose of the publication of this article is to describe the management of child-friendly schools in SMPN 10 Malang starting at the planning, organizing, implementing, monitoring, and roles of school principals, teachers, parents, and outsiders towards child-friendly school programs. This research uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of research conducted at the planning stage are to make indicators of the implementation of child-friendly schools that are listed in eight national education standards. The organizing stage is forming a child-friendly school implementation team. At the implementation stage is learning activities outside the classroom as a form of child-friendly learning. Child-friendly school supervision is conducted regularly by teachers and school principals on all school activities. Principals play a role in setting up child-friendly school programs, teachers play a role in fostering and assisting child-friendly school programs, parents play a role in supporting and participating in child-friendly school activities, and outsiders play a role in socializing child-friendly schools.Keywords: management, school, child friendly schoolAbstrak: Tujuan dari publikasi artikel ini yaitu mendeskripsikan mengenai manajemen sekolah ramah anak di SMPN 10 Malang yang dimulai pada tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan peran kepala sekolah, guru, orang tua, dan pihak luar terhadap program sekolah ramah anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian yang dilakukan pada tahap perencanaan adalah membuat indikator implementasi sekolah ramah anak yang tertera di dalam delapan standar nasional pendidikan. Tahap pengorganisasian yaitu membentuk tim pelaksana sekolah ramah anak. Pada Tahap pelaksanaan adalah kegiatan belajar di luar kelas sebagai bentuk pembelajaran ramah anak. Pengawasan sekolah ramah anak dilakukan secara berkala oleh guru dan kepala sekolah terhadap semua kegiatan sekolah. Kepala sekolah berperan membuat tatanan program sekolah ramah anak, guru berperan membina dan mendampingi program sekolah ramah anak, orang tua berperan mendukung dan mengikuti kegiatan sekolah ramah anak, dan pihak luar berperan member sosialisasi terkait sekolah ramah anak.Kata kunci: manajemen, sekolah, sekolah ramah anak
HUBUNGAN KUALITAS KOMPETENSI, BUDAYA ORGANISASI DAN MOTIVASI KERJA DENGAN PELAYANAN PRIMA TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH Zakiyatul Ummah; Achmad Supriyanto; Sultoni Sultoni
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 No 1 Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.406 KB) | DOI: 10.17977/um027v1i12018p7

Abstract

Abstract : The purpose of this study is to know the relationship of quality competence, organizational culture and work motivation with excellent service TAS. This research is a descriptive correlational research. The population of this study is TAS while for sampling using proportional random sampling. Data analysis used is descriptive analysis technique and double correlation. The result of the research shows that there is a significant correlation between competence quality and excellent service, there is significant correlation between organizational culture and excellent service, there is significant relation of work motivation and excellent service, there is significant correlation of competence quality, organizational culture and work motivation with excellent service TAS.Keyword : Quality of competence, organizational culture, work motivation, excellent service
PENGARUH ETIKA PROFESIONAL TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER MAHASISWA Sultoni Sultoni; Imam Gunawan; Dika Novita Sari
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 No 3 September 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.775 KB) | DOI: 10.17977/um027v1i32018p279

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to determine the influence of professional ethics (X) to student character building (Y). Quantitative methods are used in this study. The research instrument is a questionnaire. Sampling technique using quota random sampling. The sample of research is 73 students Faculty of Education (FIP) State University of Malang (UM) as a participant in Character Building Training. Data analysis used was: descriptive analysis with stanfive formula and simple regression test. The result of this research concluded that there is significant influence of professional ethics variable (X) to student character building (Y). Keywords: professional ethics, student character building Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh etika profesional (X) terhadap pembentukan karakter mahasiswa (Y). Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Instrumen penelitian ialah angket tertutup. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan quota random sampling. Sampel penelitian adalah 73 orang mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Malang (UM) yang mengikuti pelatihan Character Building. Analisis data yang digunakan adalah: analisis deskriptif dengan formula stanfive dan uji regresi sederhana. Hasil penelitian disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan variabel etika profesional (X) terhadap pembentukan karakter mahasiswa (Y). Kata kunci: etika profesional, pembentukan karakter mahasiswa
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN KIAI DALAM PENGEMBANGAN SEKOLAH BERBASIS PONDOK PESANTREN Muhammad Romady; Sultoni Sultoni; Juharyanto Juharyanto
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 No 2 Juni 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.408 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i22019p65

Abstract

Abstract: The main objective of research to know about (1) The profile of principal and kiai (2) the role of principal as a leadership of change in improving the quality of education, (2) the principal's strategy as a leadership of change in improving the quality of education, (3) innovation principal as a leadership of change in improving the quality of education, (4) factors supporting of change, and (5) inhibiting factors of change. This research uses a qualitative approach with case study. Place the research in SMP An-Nur Bululawang Malang. Data collection techniques through in-depth interviews, field observation and documentation. Analytical techniques used are reduction, data display, and data verification. Results from this research (1) the role of headmaster as a leadership of change in improving the quality of education, as philosophy, responsible, locomotive, motivator, and partner work, (2) the strategy used by the principal is to accept students 1 to 10 with a minimum test score of 7.5, foster school culture, discipline students with strict rules, recruit and develop teachers, the freedom of learners to design the classroom, conduct the UN and SBMPTN drafting counseling program, accompanying the students to write job applications and to recommend to the work agencies, (3) innovations made by the principal of gopek management and athlete classes, (4) the factors that support the change come from the internal school such as the principal's leadership, the support of the foundation and the means of infrastructure, from the external needs of the community for education and competition between schools, and (5) the inhibiting factors of change come from the difficult teacher's mind set, teacher competence, and poor school image in society. Key word: leadership of change, quality of education Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Profil kepala sekolah dan kiai, (2) peran kepala sekolah dan kiai dalam pengembangan sekolah berbasis pondok pesantren, (3) strategi kepala sekolah dan kiai dalam pengembangan sekolah berbasis pondok pesantren, (4) kinerja yang dihasilkan kepala sekolah dan kiai dalam pengembangan sekolah berbasis pondok pesantren, (5) faktor pendukung pengembangan, dan (6) faktor penghambat pengembangan. Penelitian ini menggunakan rancangan pendekatan kualitatif, dengan rancangan penelitian studi kasus. Lokasi penelitian ini yaitu di SMP An-Nur Bululawang Malang. Teknik pengumpulan data melalui wawancara secara mendalam, observasi lapangan serta dokumentasi.  Teknik analisis yang digunakan yaitu reduksi, display data, dan verifikasi data. Hasil dari penelitian ini (1) Riwayat  pendidikan Kepala Sekolah: a) MI Kudat Lor; b) Mts Gondanglegi; c)MA An-nur; d) STISIA Jakarta; e) Univ.Darul ulum, riwayat pendidikan kiai: a)MI Al-Khoiryiyyah; b) Mts AlKhoiriyyah; c) MA An-Nur; d) STAIN Malang  S1 Sastra Arab; e) S2 Universitas Islam Lamongan ; f) S3 IAIN Sunan Ampel Surabaya, Pengalaman organisasi kepala sekolah: a) MWC NU; b) Organisasi Komite; c) Organisasi Kepala Sekolah, pengalaman organisasi kiai: a) MWC NU; b) PMII, pengalaman kerja kepala sekolah: Menjadi guru Pendidikan Agama, pengalaman kerja kiai: a) Tenaga pengajar bahasa arab di PP An-nur; b) Guru tafsir dan tasawuf pondok pesantren An-Nur; c) Dosen MK Ulum-AlQuran STIT Raden Rahmad Kepanjen; d) Direktur Ma’had Al-Aly An-nur; e) Tenaga pengajar umul qur’an An-Nur, usaha yang dimiliki kepala sekolah: a) Pertanian; b) Peternakan; c) Toko Pracangan, usaha yang dimiliki kiai: a) Pertanian; b) Saham; c) Kerjasama Travel Umroh, (2) peran kepala sekolah dan kiai dalam melakukan pengembangan yaitu manajerial SDM yang ada di sekolah, pengawas kegiatan di pondok pesantren dan sekolah yang berada dibawah naungan pesantren, pengambil keputusan tertinggi, Penanggung jawab program yang ada disekolah, sebagai model (Uswatun Hasanah) kepada masyarakat sekolah dan pesantren, motivator bagi guru dan staff, patner kerja bagi guru dan staff, (3) strategi yang digunakan kepala sekolah dan kiai yaitu memperbaiki manajemen sarana dan prasarana seperti gedung dan fasilitas kelas dan kantor, memperbaiki manajemen sumber daya manusia dengan memberikan pelatihan, menumbuhkan budaya sekolah ala pondok pesantren, melakukan supervisi, menjaga komunikasi dengan kepala sekolah untuk mengawasi perkembangan sekolah, (4) kinerja yang dihasilkan kepala sekolah dan kiai yaitu menyelenggarakan program kelas idaman, mendapatkan status sekolah akreditasi-A, E-Report sebagai bahan evaluasi online, mendirikan pondok khusus penghafal Al-Qur’an, mendapatkan penghargaan akademik dan non-akademik, (5) faktor pendukung pengembangan berasal dari internal sekolah seperti kepemimpinan kepala sekolah dan kiai, dukungan pondok pesantren, sarana prasarana, wali murid, dari eksternal yaitu kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan formal dan agama tinggi, peserta didik berprestasi namun tidak mempunyai biaya, kesuksesan lembaga pendidikan lain, (5) faktor penghambat pengembangan yaitu membagi waktu peserta didik di sekolah dan di pesantren, pola pikir kepala sekolah dan kiai yang berbeda dalam mengambil kebijakan, inkonsistensi dalam menjalankan program. Kata Kunci: Kepemimpinan pengembangan, sekolah berbasis pondok pesantren, kualitas pendidikan
KEPRIBADIAN YANG BAIK UNTUK KEEFEKTIFAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH Vonny Angeli Sudharta; Ibrahim Bafadal; Sultoni Sultoni
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 No 4 Desember 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.531 KB) | DOI: 10.17977/um027v1i42018p440

Abstract

Abstract: Personality is inherent in individuals who can then be influenced by the environment, in which personality leadership has various elements. In this study the aim is to find out (1) the character possessed by the principal, (2) the integrity of the principal's personality, (3) the desire of the principal in self-development, (4) openness to the implementation of duties and functions in carrying out the leadership of the principal, (5) Self-control of the principal in overcoming problems in SMPN 11 and SMPN 18 Malang. Where this is in order to determine the effectiveness of the principal's leadership. The method used in this study is qualitative descriptive using multi-site design. Data collection techniques used are interviews, observation and documentation. The subject of this study was the Head of SMPN 11 and SMPN 18 Malang, with the source of the principal, vice principal, administration, teachers and students. Data analysis is done by reducing, presenting data, drawing conclusions and verification. The results of this study are, (1) The principal has good behavior in accordance with the indicators of the principal's personality competency. (2) The Head of SMPN 11 and 18 Malang has good personality integrity which is shown by the attitude of honesty, fairness, discipline, etc. (3) In achieving the goals of the principal make the program planned carefully and implemented as well as possible so that each goal is achieved. (4) The principal also shows openness in carrying out all the duties of the principal, both opinions and concerns for all school members. (5) The principal has good self-control in problem solving. Keywords: personality, effectiveness of leadership, headmaster Abstrak: Kepribadian merupakan sifat yang melekat pada individu yang kemudian dapat dipengaruhi oleh lingkungan, dimana dalam kepemimpinan kepribadian memiliki berbagai unsur. Dalam penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui (1) Akhlak yang dimiliki kepala sekolah, (2) Integritas kepribadian kepala sekolah, (3) Keinginan kepala sekolah dalam pengembangan diri, (4) Keterbukaan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi dalam pelaksanaan kepemimpinan kepala sekolah, (5) Pengendalian diri kepala sekolah dalam mengatasi permasalahan di SMPN 11 dan SMPN 18 Malang. Dimana hal tersebut guna mengetahui keefektifan kepemimpinan kepala sekolah. Metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dengan menggunakan rancangan multi situs. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah Kepala SMPN 11 dan SMPN 18 Malang, dengan sumber kepala sekolah, wakil kepala sekolah, tata usaha, guru dan siswa. Analisa data dilakukan dengan cara reduksi, penyajian data, penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini yaitu, (1) Kepala sekolah memiliki perilaku yang baik sesuai dengan indikator kompetensi kepribadian kepala sekolah. (2) Kepala SMPN 11 dan 18 Malang memiliki integritas kepribadian baik yang ditunjukkan dengan sikap kejujuran, keadilan, disiplin, dll. (3) Dalam pencapaian tujuan kepala sekolah membuat program yang sudah direncanakan matang-matang dan dilaksanakan sebaik-baiknya sehingga tiap tujuan tercapai. (4) Kepala sekolah juga menunjukan keterbukaan dalam melaksanakan segala tupoksi kepala sekolah, baik pendapat maupun hal kepedulian terhadap semua anggota sekolah. (5) Kepala sekolah memiliki pengendalian diri yang baik dalam pemecahan masalah. Kata Kunci: kepribadian, keefektifan kepemimpinan, kepala sekolah
PERBEDAN KEBUTUHAN PESERTA DIDIK TERHADAP LAYANAN KAFETARIA Dian Laili Eka Prastiwi; Sultoni Sultoni; Asep Sunandar
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.155 KB) | DOI: 10.17977/um027v3i12020p19

Abstract

Abstrak: The aim of this study is to describe: (1) the differences in students' needs for cafeterias at the Ma'arif Foundation elementary and high schools in Malang; (2) the types of foods and drinks cafeterias needed by students in elementary and high schools of the Ma'arif Foundation in Malang City; (3) the differences of range of prices of food and beverages needed by students in elementary and high schools in the Ma'arif Foundation in Malang; (4) the different characteristics of cafeterias that required by students in the Ma'arif Foundation elementary and high schools in Malang. This research uses a quantitative approach with a comparative descriptive design. The sampling technique used in this study was a random sampling technique. Samples obtained as many as 328 from a total population of 1807 students. The instrument used in this study was a questionnaire. The conclusions of this study: (1) there is a significant difference, namely Ma'arif Elementary School students need more snacks while Ma'arif High School students need heavy food; (2) the types of foods and drinks required by Ma'arif Elementary School students include toast, buns, bake cakes, donuts, pastels, mini moonlight, snacks, brownies, ice tea, orange ice. While the types of foods needed by high school students are meatball, fresh vegetables, grilled chicken, mineral water; (3) Students of Ma'arif Elementary School need a price range of Rp. 500.00 - Rp. 3,000.00 while Ma'arif High School students Rp. 500.00 - Rp. 5,000.00; (4) the cafeteria characteristics needed at Ma'arif Elementary School is the location of the school canteen which closer to the classroom and open space canteen while in Ma'arif high school, buyers are served directly by the canteen officer using a tray. Keyword: Students Needs, School Cafeterias Service Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan : (1) perbedaan  kebutuhan peserta didik terhadap kafetaria di SD dan SMA Yayasan Ma’arif se- Kota Malang; (2) jenis makanan dan minuman kafetaria yang dibutuhkan peserta didik di SD dan SMA Yayasan Ma’arif se- Kota Malang; (3) perbedaan rentangan harga makanan dan minuman yang dibutuhkan peserta didik di SD dan SMA Yayasan Ma’arif se- Kota Malang; (4) perbedaan karakteristik kafetaria yang dibutuhkan peserta didik di SD dan SMA Yayasan Ma’arif se- Kota Malang. Penelitian ini menggunakan  pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif komparatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik random sampling. Sampel yang diperoleh sebanyak 328 dari jumlah populasi sebanyak 1807 peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam  penelitian  ini berupa angket. Simpulan penelitian ini: (1) secara signifikan  terdapat perbedaan yaitu peserta didik SD Ma’arif  lebih membutuhkan makanan ringan sedangkan untuk peserta didik SMA Ma’arif  lebih membutuhkan makanan berat; (2) jenis makanan dan minuman yang dibutuhkan peserta didik SD Ma’arif antara lain roti bakar, bakpao, kue cucur, donat, pastel, terang bulan mini, snack, brownis, es teh, es jeruk. Sedangkan jenis makanan yang dibutuhkan peserta didik SMA bakso, lalapan ayam, ayam bakar, air mineral; (3) peserta didik SD Ma’arif membutuhkan rentangan harga Rp500,00- Rp3.000,00 sedangkan peserta didik SMA Ma’arif Rp500,00- Rp5.000,00; (4) karakteristik kafetaria yang dibutuhkan di SD Ma’arif lokasi kantin sekolah yang dekat dengan kelas dan kantin dengan ruangan terbuka sedangkan di SMA Ma’arif  dimana pembeli dilayani secara langsung oleh petugas kantin dan penyajiannya menggunakan baki. Kata Kunci: kebutuhan peserta didik, layanan kafetaria sekolah