Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Komodifikasi Filantropi Keagamaan di Harian Umum Republika Tabroni, Roni; Muhtadi, Asep Saeful; Mukarom, Zaenal
Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol 6, No 1 (2023): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama-Agama Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hanifiya.v6i1.25081

Abstract

Kajian ini mengangkat pemberitaan filantropi agama di HU. Republika pada pandemi Covid-19 tahun 2020-2021. Selama dua tahun Republika mengangkat kedermawanan masyarakat Indonesia untuk saling bantu di saat krisis. Berita tersebut dikemas dalam berbagai bentuk dan diletakkan di halaman-halaman yang cukup strategis. Tujuan kajian ini untuk mengungkap pemberitaan filantropi pada masa pandemi Covid-19 serta bagaimana Republika melakukan komodifikasi atas berita tersebut. Kajian ini menggunakan paradigma interpretif dan pendekatakn kualitatif. Sedangkan metode yang digunakan yaitu berupa metode kritis, guna membongkar motif utama di balik pembuatan berita dalam sebuah media. Teori yang digunakan yaitu komodifikasi dan juga turunannya ekonomi politik media. Kajian ini menghasilkan temuan berupa proses komodifikasi yang dilakukan Republika  setidaknya pada tiga hal yaitu komodifikasi isi (konten filantropi agama) terhadap pemberitaan filantropi agama selama dua tahun, komodifikasi tenaga kerja (jurnalis) yang sudah dilatih sejak mulai bergabung hingga proses kerjanya, dan komodifikasi audiens (pembaca) yaitu mereka yang terdiri dari komunitas Islam kota sebagai sasarannya. Apa yang dilakukan Republika terhadap konten keagamaan membuktikan terjadinya pergeseran idiologi yang diyakininya selama ini.
Komodifikasi Agama dalam Wedding Organizer Syariah: Analisis Dinamika Budaya dan Ekonomi Rifa'i, A. Badru; Mukarom, Zaenal; Muhtadi, Asep Saeful
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i1.673

Abstract

Penelitian ini membahas fenomena komodifikasi agama dalam industri wedding organizer (WO) berbasis syariah di Kota Bandung sebagai bentuk pertemuan antara nilai religius dan kepentingan pasar. Dengan pendekatan kualitatif dan studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana simbol-simbol keagamaan diadaptasi dan dipasarkan dalam layanan pernikahan untuk memenuhi kebutuhan konsumen Muslim urban. Hasil observasi dan dokumentasi menunjukkan bahwa WO syariah memadukan nilai spiritualitas dengan estetika modern untuk menciptakan pengalaman pernikahan yang dianggap Islami namun tetap menarik secara komersial. Fenomena ini memunculkan ambiguitas antara esensi sakral dan tujuan bisnis, sekaligus memperlihatkan peran media dan pemasaran dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap pernikahan Islami. Studi ini memberikan kontribusi pada wacana ekonomi-budaya dengan menyoroti dinamika antara agama, pasar, dan identitas dalam konteks modern, serta memberikan masukan praktis bagi pelaku industri dan pembuat kebijakan untuk menjaga keseimbangan antara komersialisasi dan integritas nilai-nilai religius.
Implementasi Kode Etik Jurnalistik dalam Penulisan Berita Kriminal di TribunBanten.com Putri, Ariesa Amanda; Mukarom, Zaenal; Bahrudin, Bahrudin
Annaba: Jurnal Ilmu Jurnalistik Vol. 6 No. 2 (2021): ANNABA: Jurnal Ilmu Jurnalistik
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/annaba.v6i2.23589

Abstract

The purpose of this writing is to find out the application of the journalistic code of ethics in writing criminal news on the online media TribunBanten.com, especially articles 4 and 5. The method used in this study is a case study which will explore data by means of a detailed analysis of the completeness of the background and has the aim of interpreting the interrelationships between the variables. The results of this study indicate that TribunBanten.com has not fully implemented the journalistic code of ethics articles 4 and 5 on murder crime news because several violations have been found in them. The existence of these violations has an impact on several aspects, such as the level of news objectivity and low news value to form the image of unprofessional journalists in the public eye.
Peran Pewarta Foto Dalam Pembuatan Berita Foto di Media Online Muttaqin, Ditya Rafi; Mukarom, Zaenal; Wibawa, Darajat
Annaba: Jurnal Ilmu Jurnalistik Vol. 8 No. 2 (2023): ANNABA: Jurnal Ilmu Jurnalistik
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/annaba.v8i2.29873

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pewarta foto AyoBandung.com menjalankan perannya dalam membuat berita foto meliputi mencari, mengolah, dan menyajikan berita foto di media online. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode fenomenologi dengan pendekatan kualitatif. Hasil menunjukan bahwa pewarta foto AyoBandung.com menjalankan perannya secara baik dalam membuat berita foto di media online meliputi mencari, mengolah, hingga menyajikan berita foto. Hal tersebut didasari oleh tuntutan dari pihak redaksi untuk mencari foto yang cocok dengan berita yang akan dijadikan laporan berita, mengungkap kebenaran informasi dari situasi yang sebenarnya secara akurat dari isu yang diperoleh, serta untuk mengabadikan subjek foto yang dapat menarik minat pembaca. Namun, ketidakhadiran editor foto saat proses pengolahan berita foto mengharuskan memiliki kemampuan multitasking yang baik dan menguasai aspek pengeditan foto. This research aims to investigate how AyoBandung.com's photojournalists perform their role in creating photo news, including searching, processing, and presenting photo news in online media. The method used in this research is phenomenological with a qualitative approach. The results show that AyoBandung.com's photojournalists perform their role effectively in creating photo news in online media, including searching, processing, and presenting photo news. This is based on the editorial demands to find suitable photos for news reports, accurately reveal information from the actual situation of the obtained issues, and capture photo subjects that can engage readers. However, the absence of a photo editor during the photo news processing requires good multitasking skills and expertise in photo editing.
Pemikiran Cak Nun tentang Harmoni Budaya dan Teknologi dalam Ruang Keagamaan Laelani, Rizki; Mukarom, Zaenal
Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah) Vol. 25 No. 1 (2025): ANIDA (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/anida.v25i1.43959

Abstract

This article analyzes Emha Ainun Nadjib's (Cak Nun) thoughts on the relationship between religion, culture, and technology from the perspective of contemporary Islamic communication. Based on the YouTube video "Cak Nun: Religion and Culture" from @UniversitasKehidupan, Cak Nun emphasizes that Islamic da'wah requires cultural and technological mediums to effectively convey messages in modern society. This study positions Cak Nun as a da'wah communicator employing humanistic and contextual approaches through culturally-based strategies and digital media integration. Using Cultural Transactional Communication Theory and Cultural Adaptation Theory, the research examines how Cak Nun's da'wah represents a dialogical, participatory, and adaptive communication model. Concrete examples include technological management of Zamzam water and Muslim fashion production, demonstrating how technology supports Islamic values actualization in daily life. The analysis highlights Cak Nun's effective multimedia da'wah communication via digital platforms for religious literacy and collective Islamic consciousness cultivation. This article contributes to Islamic communication theory and practice development, responsive to contemporary socio-religious dynamics. The study underscores media literacy urgency in da'wah and innovation importance in delivering Islamic messages digitally. Cak Nun's approach serves as a cultural-modern da'wah model integrating Islamic teachings with contextual, inclusive, and transformative communication strategies.
Sociology of da'wah in the era of Industry 4.0 and Society 5.0: Implications for contemporary da'wah in Indonesia Rahmat, Efendi; Abidin, Yusuf Zainal; Mukarom, Zaenal; Setiawan, Asep Iwan
Socio Politica : Jurnal Ilmiah Jurusan Sosiologi Vol. 15 No. 2 (2025): Jurnal Socio-Politica
Publisher : FISIP UIN SGD Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/socio-politica.v15i2.46196

Abstract

The development of information technology in the era of the Industrial Revolution 4.0 and Society 5.0 has transformed the landscape of Islamic da'wah in Indonesia. Da'wah is no longer confined to physical spaces such as mosques and religious study groups but has expanded into digital platforms through social media, podcasts, and other online channels. This article aims to analyze the transformation of da'wah in the context of social change due to digitalization and its implications for contemporary da'wah strategies in Indonesia. The study adopts a qualitative approach using literature review and descriptive-critical analysis of da'wah sociology theories such as Symbolic Interactionism, Diffusion of Innovations, Social Mediation, and Bourdieu's theory of Habitus and Social Capital. The findings show that digital da'wah in Indonesia faces challenges such as the spread of religious misinformation, digital extremism, and low levels of digital literacy among the public. On the other hand, technological advancements offer wider, more inclusive, and data-driven opportunities for da'wah. Within the framework of Society 5.0, da'wah must be oriented toward humanistic and contextual social solutions. Therefore, a sociological approach to da'wah is crucial to ensure that Islamic messages remain relevant and capable of addressing the challenges of the times. In conclusion, da'wah in the digital era must strategically and adaptively integrate technology, culture, and social understanding. Contribution: This article advances academic and practical understanding of how digital technologies are reshaping religious communication, positioning sociological analysis as crucial to developing effective and future-ready da'wah strategies in Indonesia.
Implementasi Pasal 96 Undang-Undang Nomor 08 pada Perlindungan Jemaah Umrah oleh PT. Dago Wisata Internasional Bandung Putaranto, Andhika Eka; Mukarom, Zaenal; Yuningsih, Yuyun
Mabrur: Academic Journal of Hajj and Umra Vol. 4 No. 2 (2025): Mabrur: Academic Journal Of Hajj and Umra
Publisher : Faculty of Da'wah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/mjhu.v4i2.50996

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui bentuk perlindungan jemaah oleh PT. Dago Wisata Internasional Bandung sesuai Pasal 96 UU No. 08 Tahun 2019, mencakup aspek perlindungan WNI di luar negeri, hukum, keamanan, jiwa, kecelakaan, dan kesehatan. Menggunakan teori manajemen risiko Bambang Rianto Rustam dengan metode studi kasus kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan jemaah telah dilaksanakan sesuai amanat regulasi melalui langkah identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko secara proaktif dan responsif. Kata Kunci : Undan-Undang Nomor 08 Tahun 2019; Perlindungan jemaah; Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah.
Komodifikasi Filantropi Keagamaan di Harian Umum Republika Tabroni, Roni; Muhtadi, Asep Saeful; Mukarom, Zaenal
Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 6 No. 1 (2023): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama-Agama Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hanifiya.v6i1.25081

Abstract

Kajian ini mengangkat pemberitaan filantropi agama di HU. Republika pada pandemi Covid-19 tahun 2020-2021. Selama dua tahun Republika mengangkat kedermawanan masyarakat Indonesia untuk saling bantu di saat krisis. Berita tersebut dikemas dalam berbagai bentuk dan diletakkan di halaman-halaman yang cukup strategis. Tujuan kajian ini untuk mengungkap pemberitaan filantropi pada masa pandemi Covid-19 serta bagaimana Republika melakukan komodifikasi atas berita tersebut. Kajian ini menggunakan paradigma interpretif dan pendekatakn kualitatif. Sedangkan metode yang digunakan yaitu berupa metode kritis, guna membongkar motif utama di balik pembuatan berita dalam sebuah media. Teori yang digunakan yaitu komodifikasi dan juga turunannya ekonomi politik media. Kajian ini menghasilkan temuan berupa proses komodifikasi yang dilakukan Republika  setidaknya pada tiga hal yaitu komodifikasi isi (konten filantropi agama) terhadap pemberitaan filantropi agama selama dua tahun, komodifikasi tenaga kerja (jurnalis) yang sudah dilatih sejak mulai bergabung hingga proses kerjanya, dan komodifikasi audiens (pembaca) yaitu mereka yang terdiri dari komunitas Islam kota sebagai sasarannya. Apa yang dilakukan Republika terhadap konten keagamaan membuktikan terjadinya pergeseran idiologi yang diyakininya selama ini.
Digital Da'wah: Buya Yahya's Influence on YouTube, Facebook, and Instagram Misbahuddin Z, Muhammad Fachri; Kahmad, Dadang; Wibawa, Darajat; Mukarom, Zaenal
Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 8 No. 2 (2025): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama-Agama Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hanifiya.v8i2.49241

Abstract

This study aims to analyze Buya Yahya's da'wah strategies through social media platforms YouTube, Facebook, and Instagram by focusing on the integration of communication patterns, audience interaction, and the overall effectiveness of da'wah in the digital age. The research employs a descriptive qualitative approach using content analysis and interview techniques. The findings reveal that Buya Yahya's da'wah across these three platforms adapts to the technical logic and user culture of each medium. YouTube is utilized for delivering in-depth and educational lectures, Facebook is optimized for interactive engagement and real-time responses to contemporary issues, while Instagram targets younger audiences with short, emotive, and visually driven messages. The discussion draws on the theoretical frameworks of Hypermediated Religion and Platformization of Religion, which emphasize that digital da'wah is not merely disseminated through various media, but also mediated and reshaped through user interactions and platform algorithms. The study concludes that Buya Yahya’s approach successfully integrates cross-platform da'wah strategies that are both participatory and adaptive to the needs of digital religious communities. This research offers both theoretical and practical contributions to the development of contemporary digital da'wah models that are not only communicative but also transformative in fostering contextual religious awareness.