Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Perancangan Workstation Sortirberdasarkan Warna Menggunakan Deteksi Warna Hsvpada Simulasi Automated Storage And Retrieval Systemdi Keprofesian Otomasi Fakultas Rekayasa Industriuniversitas Telkom Rizaldi Nurilhuda; Haris Rachmat; Tatang Mulyana
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada era globalisasi seperti saat ini perkembangan teknologi terus berkembang dengan pesat, salah satunya yaitu perkembangan otomasi. Automated Storage And Retrieval System (AS/RS) merupakan salah satu pengaplikasian sistem otomatisasi pada pergudangan. Keprofesian otomasi yang berada di bawah naungan Fakultas Rekayasa Industri memiliki fungsi untuk meningkatkan keahlian mahasiswa dalam bidang otomasi industri khususnya yang berkaitan dengan perancangan otomatisasi sistem manufaktur yang berdiri sendiri maupun terintegrasi. berdasarkan fungsi tersebut maka dapat dikatakan model pembelajaran mengenai AS/RS sesuai diaplikasikan dalam salah satu kajian yang terdapat dalam keprofesian ini. Untuk menunjang hal tersebut diperlukan suatu simulasi yang dapat digunakan sebagai simulator AS/RS pada keprofesian ini. Perancangan simulasi AS/RS ini dimulai dengan proses identifikasi barang berdasarkan metode pengolahan citra untuk mendeteksi barang berdasarkan warna. Penelitian ini dimulai dengan tahap identifikasi, tahap inisialisasi, tahap kreatif, tahap implementasi dan pengujian dan tahap kesimpulan dan saran. Perancangan sistem dimulai dengan perancangan skenario proses, dan perancangan sistem yang terdiri dari perancangan simulasi workstation penyortiran berdasarkan warna, perancangan program pengolahan citra dengan menggunakan MATLAB®, perancangan program PLC dengan TIA(Totally Integrated Automation) Portal V12, dan perancangan human machine interface (HMI) dengan Wonderware Intouch dan perancangan komunikasi antara program image processing dengan HMI dengan menggunakan comma separated value (CSV) database. Sistem yang dirancang selanjutnya akan diuji coba menggunakan simulator berdasarkan skenario pengujian yang telah dirancang agar sistem yang dibuat dapat berjalan sesuai dengan tujuan penelitian, dari hasil uji coba yang dilakukan sistem yang dirancang berhasil melakukan penyortiran barang berdasarkan warna. Kata kunci : otomasi, AS/RS, pengolahan citra
Perancangan Robotino®sebagai Storage And Retrieval Machinepada Simulasi Automated Storage And Retrieval Systemdi Keprofesian Otomasi Fakultas Rekayasa Industriuniversitas Telkom Satya Wicaksana Mukhlisin; Haris Rachmat; Tatang Mulyana
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pengetahuan AS/RS dan S/R machine merupakan hal yang penting bagi mahasiswa Teknik Industri agar pada saat terjun di dunia pergudangan dan dapat mengaplikasikannya untuk melakukan improvement di aktivitas pergudangan perusahaan. Sebelumnya, pada keprofesian otomasi Universitas Telkom belum pernah ada penelitian mengenai perancangan simulasi AS/RS dan Robotino®. Dari penelitian ini, diharapkan tercipta simulasi AS/RS yang dapat meningkatkan pengetahuan mahasiswa keprofesian otomasi di bidang otomatisasi sistem penyimpanan dan pengambilan item di pergudangan. Dari simulasi proses penyimpanan, terdapat sembilan proses utama yang dirancang. Terdapat tiga kebutuhan dasar dalam merancang Robotino® sebagai S/R machine yaitu sistem rancangan, software dan hardware. Untuk kebutuhan software adalah sistem operasi Windows 8 dan Robotino®View. Untuk kebutuhan hardware terdiri dari enam komponen yaitu komputer, Robotino®, webcam, sensor induktif, baterai, dan gripper system. Sedangkan untuk pendukung skenarionya dibutuhkan empat komponen yaitu struktur akrilik, sensor trigger, solasi alumunium, dan item. Waktu untuk menyelesaikan sembilan proses utama adalah 647,1 detik. Proses yang paling lama adalah proses utama 6 selama 83,3 detik. NPV biaya kumulatif yang lebih kecil adalah alternatif kedua yaitu sebesar Rp16.657.138. Terdapat tujuh faktor yang teridentifikasi menghambat Robotino® dalam bertindak sebagai S/R Machines yaitu pencahayaan, koneksi, baterai, jalur lintasan, gripper system, bahan pembuat slider, workstation, dan rak, serta umur mesin. Kata kunci: AS/RS, proses penyimpanan, S/R machine, Robotino®, Robotino®View, NPV biaya kumulatif
Automated Guided Vehicle Design Using Inductive Line Following Method On As/rs As A Simulation In Skill Development Center Of Automation Industrial Engineering Faculty Telkom University Prasetia Pramudita Yuliarso; Haris Rachmat; Tatang Mulyana
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This paper study about the simulation of how AGV work using Robotino®. The simulation is needed as a material for studying about AGV. The use of Robotino® as an AGV because the characteristics is similar with AGV. It will pick up material and transport it from one workstation to another workstation using inductive line as a guidance. After that it arrive in another workstation, it will put down the material on the workstation. To be able to move safely on the inductive line, it can use speed of 200 mm/s. Keywords: AGV, inductive line
Flexibility Improvement On Energy Consumption Of Punching Machine Based On Green Manufacturing Method At Pt Buana Intan Gemilang Firda Mawaddah; Haris Rachmat; Tatang Mulyana
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract These days, Green Manufacturing has established become a new thing for professional engineers and manufacturing workers to be an important part in the business world. Green manufacturing is a method for manufacturing that minimizes waste and pollution. These goals are often achieved through product and process design (Thomas, 2001). Green Manufacturing was created to reflect the new manufacturing paradigm techniques to make something become more eco-efficient by reducing the energy consumption. Jacquard punching machine is a machine that designed to cut a hole in material such as card stock named jacquard card. This card controlled the weaving process in textile industry to enabling produce the patterns of facbic. This machine is still working manually with the flexibility less than 90 percent that led to the longest production time in meeting the request, thus causing the electrical energy released for this machine is also very high. On the basis of these problems required a system to improve the flexibility of the machine in order to be able to reduce energy consumption and make the company become more green environmentally friendly. From this research generated an automation system which will be applied on a jacquard punchine machine that can increase flexibility machine to be more than 90 percent. This system has saving the electricity consumption of 2092 KWh every making a complete fabric pattern. Keywords: Green Manufacturing, Automated System, Jacquard Punching Machine, Flexibility
Design To Minimize Time Production For Reduce Energy Consumption On Jacquard Punching Machine Based On Green Manufacturing Method (study Case : Buana Intan Gemilang Corporation) Firza Ahmad Setiyansyah; Haris Rachmat; Tatang Mulyana
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract In the 21st century, the use of machine energy in the industrial world has increased significantly every year. In 2000 the use of electric energy in the world around 13,000 Kwh and in 2015 has reached 22,000 Kwh. In Indonesia energy use by the industrial sector is also quite large, one of them is the textile industry sector. PT. Buana Intan Gemilang is a textile company that produces prayer mats and curtains with a wide sales area. PT. Buana Intan Gemilang has problem in making pattern card by using punching machine, energy use in punching machine is quite big because production process on punching machine using manual process. So it requires an improvement on the use of energy and production time of making pattern card. Green manufacturing is a method that can be used to solve problems associated with waste in the punching machine. The application of green manufacturing method is done in three stages; Identify your color, prepare your brush, paint it green, keep it green. After applying the green manufacturing method on PT. Buana Intan Gemilang energy usage of punching machine was reduced from 33116 Kwh to 8366 Kwh in producing one type of pattern card. Production time also increased in producing one type of pattern from 332 seconds to 83 seconds. Keywords: Green Manufacturing, Automation, Energy consumption, Production time, Punching machine
Cost Optimization On Energy Consumption Of Punching Machine Based On Green Manufacturing Method At Pt Buana Intan Gemilang Ayudia Prillia; Haris Rachmat; Tatang Mulyana
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Buana Intan Gemilang is a company engaged in textile industry. The punching machine is a machine that produces pattern cards that control the patterns of the fabric process. The engine still works manually so it takes a long production time and increases waste in the cost of electrical energy. PT Buana Intan Gemilang, can implement a green manufacturing method on punching machine, thus the company can reduce energy consumption. The first process to do is to identify the color by classifying the company into the black, brown, gray or green color categories using questionnaire. The next process is prepare your brush or the improvement area to be optimized and analyzed. Improvement plan at this stage that is focusing on energy area and technology. In the next stage of paint it green, this process applies green by modifying the technology through implementing automation system on the punching machine so that there is an increase of green level on the process machine. After applying the green manufacturing method and implementation automation system on the punching machine can optimize the use of energy consumption, cost to use of electrical energy consumption to produce jacquard card on an automated punching machine can save cost Rp 1.068.159/day. Keywords : Green Manufacturing, Cost, Punching Machine, Automation System
Penerapan Lean Manufacturing untuk Minimasi Waste Waiting pada Proses Pencetakan Tahu di PD Mahrup Prasetyo, Teguh; Mulyana, Tatang; Oktafiani , Ayudita
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Mayoritas pabrik tahu di Indonesia merupakanindusutri skala rumahan dengan memiliki ciri khas padaproduksinya yang masih menggunakan metode tradisional.Penggunaan metode ini seringkali menyebabkan masalahinefisiensi waktu produksi. Hal ini juga dialami oleh PDMahrup yang selama proses observasi berlangsungditemukannya beberapa pemborosan (waste). Di dalam konseplean manufacturing, waste merupakan segala aktivitas yangtidak memberikan nilai tambah kepada pelanggan danmenyebabkan kerugian sehingga perlu diminimalisir ataubahkan dieliminasi. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya,salah satu waste yang dialami oleh PD Mahrup adalah wastewaiting. Salah satu aktivitas yang berkontribusi dalammunculnya waste waiting adalah aktivitas pengepresan. 1837,87detik adalah waktu yang diperlukan untuk menunggu prosespengepresan selesai. Untuk meminimalisirkan pemborosanwaktu tersebu digunakanlah konsep lean manufacturing. Adadua tools yang dapat digunakan dalam menerapkan leanmanufacturing yaitu VSM dan PAM. Solusi yang bisadihadirkan dalam mengatasi permasalahan waste waiting akibatpengepresan tahu adalah dengan merancang usulan alat presdan potong tahu sistem pneumatik. Apabila usulan rancanganalat tersebut diimplementasikan maka dapat mengurangi wastewaiting akibat pengepresan tahu menjadi 771,96 detik. Kata kunci— Lean Manufacturing, Waste Waiting, PAM, Pengembangan Produk
Pengendalian Persediaan Bahan Baku Produksi Rumah Tipe 32/36 Menggunakan Metode Material Requirements Planning (MRP) Pada Perusahaan Pembangunan Perumahan PT XYZ Daryatno, Dinda Azzahra; Oktafiani, Ayudita; Mulyana, Tatang
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ, perusahaan industri pembangunan perumahan,menghadapi masalah penumpukan persediaan bahan baku digudang yang menyebabkan kerugian sebesar 15,32% dari totalbiaya persediaan. Masalah ini dipicu oleh pengendalianpersediaan yang kurang optimal dan pencatatan manualinventory status record yang rentan terhadap kesalahanmanusia, ketidakakuratan data, dan kehilangan informasi.Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan perbaikan kebijakanpengadaan material menggunakan metode MaterialRequirement Planning (MRP), yang mengelola kebutuhanbahan berdasarkan daftar bahan baku, persediaan, dan jadwalproduksi. Analisis sensitivitas dilakukan untuk melihat dampakperubahan harga dan kuantitas. Implementasi MRP berhasilmengurangi total biaya persediaan dengan teknik lot sizing LotFor Lot (LFL), Least Unit Cost (LUC), dan algoritma WagnerWithin (WW), yang menghemat masing-masing Rp882.482.000, Rp 905.793.015, dan Rp 908.095.228 dibandingkankondisi sebelumnya. Selain itu, dirancang sistem inventorystatus record yang mencatat riwayat inbound (masuk) danoutbound (keluar) material pada Google Spreadsheet, sehinggapencatatan lebih akurat dan data tersimpan aman. Sistem inijuga mampu menampilkan jumlah sisa persediaan secarakontinu. Dengan perbaikan kebijakan pengadaan material dansistem pencatatan ini, perusahaan diharapkan dapat mengelolapengadaan secara lebih efektif dan meminimalkan total biayapersediaan. Kata kunci— Total Biaya Persediaan, Kebijakan Pengadaan Material, Material Requirement Planning, Inventory StatusRecord, Inbound dan Outbound Material
Perancangan dan Analisis Static Structural Casing Automated Water Meter Reading Camera Menggunakan Metode Finite Element Untuk Menguji Kekuatan Maksimal Rancangan Rahman, Jodi Rizki; Mulyana , Tatang; Fakhrurroja, Hanif
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Pada tahun 2020, Perumda Tirtawening KotaBandung mengalami kerugian sebesar 5-6 miliar setiap bulandikarenakan kehilangan air yang terjadi akibat pembacaanmeteran air yang masih manual. Masalah ini dapat diselesaikanmenggunakan inovasi Automated Water Meter ReadingBerbasis Internet of Things. Pemancaran informasi pada alatinovasi, menggunakan PCB (Printed Circuit Board), dimanakerusakan dapat terjadi dengan sedikit kelembapan yangmengandung mineral seperti kalsium, magnesium, kalium dangaram. Air hujan terdeteksi mengandung banyak mineral yangdapat merusak komponen. Untuk melindungi komponen darikandungan air hujan, tugas akhir ini dibuat untuk merancangcasing dan menganalisis kekuatan rancangan casing terhadapbeban hujan dengan metode Finite Element. Dengan bebanhujan tertinggi di Banding tahun 2018-2022 sebesar 102,606 N,Hasil simulasi kekuatan rancangan casing memiliki teganganvon mises sebesar 3,562 Mpa dimana berada dibawah yieldstrength material ABS Plastic sebesar 27,44 Mpa dengandeformasi yang terjadi hanya deformasi elastis dimanadeformasi yang bersifat tidak permanen, yang berarti ketikabeban yang diterapkan dilepaskan, rancangan akan kembali kebentuk aslinya. Berdasarkan hasil safety factor, nilai yangdidapatkan pada rancangan adalah 7,7053 dengan beban yangdiberikan sebesar 102,61 N atau 10,261 m3 air. Nilai 7,7053memberikan kesimpulan juga bahwa rancangan casing AMRdapar menahan beban 7,7053 lebih banyak dari beban curahhujan tertinggi kota Bandung. Rancangan dapat menahanbeban dengan berat 790,42 N. Kata kunci— Automated Water Meter Reading Camera,Finite Element Method, Von Mises Stress, Factor of Safety
Pembuatan Prototipe Casing Pembaca Meter Air Otomatis Menggunakan Metode Reverse Engineering Hakim, Aqil Rahman; Mulyana, Tatang; Fakhrurroja, Hanif
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembaca meter air otomatis merupakan suatu alat yang digunakan untuk mencatat dan mengirimkan data penggunaan air yang tertera pada meter air secara otomatis. Sedangkan casing pembaca meter air otomatis merupakan komponen atau part yang digunakan untuk melindungi komponen yang terdapat di dalam pembaca meter air otomatis. Pembaca meter air ini sendiri terdiri dari komponen casing, komponen sensor dan baterai. PT. XYZ adalah perusahaan manufaktur yang beroperasi di sektor elektronik dan logam, khususnya dalam produksi alat ukur seperti meter air yang ingin membuat pembaca meter air otomatisnya sendiri. Di Indonesia sendiri penggunaan pembaca meter air otomatis masih terbilang jarang. Dikarenakan saat ini, sebagian besar Perusahaan Daerah Air Minum atau PDAM masih melakukan pencatatan meter air secara manual dengan petugas yang harus mendatangi rumah-rumah pelanggan untuk mencatat angka yang tertera pada meter air (Paksi, dkk., 2020). Dalam kasus ini, PT. XYZ membuat komponen sensor pada pembaca meter air otomatis dan membutuhkan casing pembaca meter air otomatis agar dapat sesuai dengan komponen sensor yang telah dibuat dan dapat melindungi komponen sensor dengan baik. Maka dari itu, fokus utama dari kajian ini adalah untuk membantu merancang prototipe casing pembaca meter air otomatis menggunakan metode reverse engineering agar dapat melindungi komponen eletronik yang dibutuhkan oleh pihak PT. XYZ tanpa menghalangi fungsi utama pada komponen tersebut. Kata kunci: PDAM, Casing Pembaca Meter Air OTomatis, Reverse Engineering