Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Formulasi Sediaan Sabun Padat Ekstrak Etanol Daun Rambusa (Passiflora foetida Linn.) Suryadini, Halida; Mulyani, Evi; Apriliana, Apriliana
Sains Medisina Vol 2 No 1 (2023): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak etanol daun rambusa (Passiflora foetida Linn) dapat diformulasikan dalam bentuk sediaan sabun padat yang memenuhi persyaratan SNI 06-3532-1994 serta untuk mengetahui sifat fisik dari sediaan sabun padat ekstrak etanol daun rambusa (Passiflora foetida Linn). Pada penelitian ini dibuat sediaan Sabun Padat dengan konsentrasi 15% dan 20%. Hasil evaluasi sifat fisik sediaan sabun padat ekstrak etanol daun rambusa (Passiflora foetifa Linn) menunjukkan kesesuaian terhadap SNI yang telah ditetapkan meliputi: uji organoleptik, uji derajat keasaman (pH), uji tinggi busa, dan uji homogenitas. Sebagian besar responden menyukai sediaan sabun padat formula II (mengandung 20% ekstrak etanol daun rambusa) dengan demikian formula tersebut dapat digunakan untuk sediaan sabun padat.
Edukasi Upaya Pencegahan Infeksi Saluran Pernafasan Atas Akibat Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Kalimantan Tengah Sartika, Fera; Suci, Panji Ratih; Qamariah, Nurul; Handayani, Rezqi; Mulyani, Evi
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 2 No 2 (2024): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v2i2.399

Abstract

Pendahuluan: Kebakaran hutan dan lahan merupakan suatu fenomena yang tidak asing lagi di wilayah Indonesia khususnya kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah. Kabut Asap akibat dari kebakaran hutan dan lahan menyebabkan permasalahan Kesehatan yang sangat besar bagi masyarakat kota Palangka Raya. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, terjadi kenaikan jumlah penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) sejak bulan Januari hingga September 2023. Dengan meningkatnya jumlah penderita ISPA di Kota Palangka Raya, maka kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini perlu dilaksanakan. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan agar ibu-ibu rumah tangga mendapatkan pengetahuan serta keterampilan dalam upaya pencegahan penyakit ISPA. Serta meningkatkan keterampilan pada peserta dalam membuat sediaan obat tradisional sehingga nantinya dapat derajat Kesehatan dan perekonomian masyarakat. Metode: Metode pada kegiatan pengabdian berupa kegiatan pemberian pengetahuan dan keterampilan. Kegiatan pengabdian terdiri dari 3 (tiga) penyampaian materi yaitu Materi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai Pencegahan ISPA, Materi Peran Obat Tradisional dalam Pencegahan ISPA, Materi Tanaman Khas Asal Kalimantan Tengah degan efek Farmakologis peningkatan Sistem Imun dalam Pencegahan ISPA. Peserta pada kegiatan ini adalah kelompok masyarakat yang tidak produktif secara ekonomi yaitu ibu-ibu rumah tangga yang masuk dalam kelompok ibu pengajian Langgar Nurul Iman Kelurahan Langkat kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah yang berumlah 50 orang. Hasil: Berdasarkan hasil pengabdian menunjukkan banyak anak usia dini yang memiliki Pengetahuan tentang PHBS yang masih kurang yang berdampak pada perilaku yang salah. Bila pengetahuan orang tua baik maka PHBS juga baik, orang tua yang mempunyai pengetahuan yang baik hampir seluruh anaknya mempunyai PHBS baik. Sehingga mencegah terkenanya penyakit ISPA. Simpulan: Pengetahuan yang diberikan kepada para peserta terutama terkait pemanfaatan obat tardisional dapat menjadi inspirasi bagi peserta untuk dapat menghasilkan inovasi sedian jamu atau obat tradisional yang dapat menjadi sebuah produk komersil sehingga menjadi peluang bisnis bagi para ibu rumah tangga.
Pengaruh Video Pembelajaran Berbasis Multimedia Terhadap Hasil Belajar Farmakologi Mulyani, Evi; Putra, Chandra Anugrah
JURNAL TEKNOLOGI PENDIDIKAN Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Teknologi Pendidikan-Special Issue-Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tek.pend.v12i1.9114

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh signifikansi video pembelajaran berbasis multimedia terhadap hasil belajar Farmakologi; (2) hasil belajar Farmakologi pada kelompok peserta didik yang menerapkan video pembelajaran berbasis multimedia lebih tinggi dibandingkan dengan Hasil belajar Farmakologi pada kelompok peserta didik dengan menggunakan media pembelajaran teks. Berdasarkan hasil penelitian, analisis data, pengujian hipotesis, dan pembahasan hasil penelitian tentang perlakuan terhadap hasil belajar Farmakologi, dapat diberikan kesimpulan sebagai berikut:. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua peserta didik di SMK Kesehatan Palangka Raya dan sampelnya yaitu peserta didik kelas XI SMK Kesehatan Palangka Raya. Sesuai dengan fenomena yang akan diteliti oleh peneliti maka dibutuhkan alat dan pengumpulan data yang relevan. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan Tes hasil belajar peserta didik. Capaian yang dinggin di dapat dalam penelitian ini yaitu penerapan yang digunakan peneliti dapat membantu meningakatkan hasil belajar peserta didik.
Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Daun Rambusa (Passiflora Foetida L.) terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus Husna Fauzia; Mulyani, Evi; Lestari, Oktavia Nanda
Jurnal Farmasetis Vol 12 No 4 (2023): Jurnal Farmasetis: November 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/far.v12i4.1895

Abstract

Rambusa adalah tumbuhan obat yang dipercaya oleh masyarakat di Kalimantan Tengah memiliki khasiat sebagai obat seperti antiproliferatif, penenang, anti-kecemasan, antibakteri, leishmanicidal, antispasmodic, muntah, pembalut luka dan antiulcer. Daun Rambusa diketahui memiliki kandungan senyawa metabolit tanin yang memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan secara ilmiah apakah ekstrak etanol daun Rambusa mampu menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan pada konsentrasi berapa ekstrak etanol daun Rambusa memiliki daya hambat paling besar. Penelitian dilakukan menggunakan metode Kirby-Bauer dimana kertas cakram (disc) direndam dalam variasi konsentrasi ekstrak etanol daun rambusa 5%, 10%, 15%, dan 20%. Hasil uji menunjukkan ekstrak etanol daun Rambusa mampu menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus pada konsentrasi 5%, 10%, 15%, 20% dengan rata-rata zona hambat yaitu 8,33±1,15 mm; 8,66±1,52 mm; 24,33±0,94 mm; dan 25±1,63 mm. Hasil tersebut menunjukkan zona hambat terbesar yaitu 25±1,63 mm dimiliki oleh konsentrasi ekstrak etanol daun Rambusa sebesar 20%.
Gambaran Penggunaan Obat Generik di Depo Rawat Inap Mulyani, Evi; Aulia, Raisa; Arfiana, Rika
Jurnal Farmasetis Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Farmasetis: Mei 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/far.v13i2.2249

Abstract

Peresepan obat generik merupakan salah satu indikator obat rasional yang ditentukan oleh World Health Organization (WHO). Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran penggunaan obat generik di unit rawat inap RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengumpulan data secara retrospektif. Sampel yang digunakan adalah e-resep pasien rawat inap bulan September-November tahun 2023. Pengumpulan data dilakukan dengan penarikan data peresepan obat di sistem informasi rumah sakit (SIMRS), disortasi sesuai dengan kriteria sampel yaitu e-resep yang mengandung obat generic. Data yang didapatkan kemudian di olah dengan Pivot Table dan dianalisa dengan persentase. Persentase penggunaan obat generik sebesar 71%, dengan penggunaan obat generik tertinggi berdasarkan rute pemberian adalah rute oral dengan jumlah 25.192 obat, sementara penggunaan obat generik tertinggi berdasarkan kelas terapi adalah obat untuk saluran cerna sebanyak 10.072 obat. Hasil ini belum memenuhi standar penggunaan obat generik yang ditetapkan oleh WHO tahun 1993 yaitu >82%.
Penggunaan Antibiotik Pra Operatif pada Kasus Appendicitis Al Rasyid, Raihan; Mulyani, Evi
Jurnal Farmasetis Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Farmasetis: Februari 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/far.v14i1.3621

Abstract

Penggunaan antibiotik secara rasional menjadi isu penting dalam penanganan kasus appendicitis untuk mencegah resistensi dan infeksi luka pascaoperasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penggunaan antibiotik pra-operatif pada pasien appendicitis di Rumah Sakit Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya selama periode Januari hingga Juni 2024. Penelitian deskriptif kuantitatif dilakukan menggunakan data rekam medis pasien rawat inap yang memenuhi kriteria inklusi. Data yang dikumpulkan meliputi jenis antibiotik, golongan, rute pemberian, dan bentuk sediaan, kemudian dianalisis berdasarkan persentase. Hasil menunjukkan mayoritas pasien berusia 17–25 tahun (73%) dan didominasi perempuan (82%). Cefixime dari golongan sefalosporin generasi ketiga merupakan antibiotik yang paling sering digunakan (41%), diikuti ceftriaxone (33%), moxifloxacin (8%), dan framycetin sulfate (18%). Sebagian besar antibiotik diberikan melalui rute oral (44%), diikuti parenteral (37%) dan topikal (19%). Penelitian ini menunjukkan pentingnya penggunaan antibiotik secara rasional sesuai pedoman klinis untuk mengurangi resistensi dan meningkatkan kualitas terapi.
Gambaran Peresepan pada Pasien Geriatri Lestari, Ririn Puji; Mulyani, Evi; Lia Indriana
Jurnal Farmasetis Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Farmasetis: Februari 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/far.v14i1.3644

Abstract

Menurut Permenkes Nomor 79 Tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Geriatri adalah pasien Lanjut Usia dengan multipenyakit dan/atau gangguan akibat penurunan fungsi organ, psikoligi, sosial ekonomi, dan lingkungan yang membutuhkan pelayanan kesehatan secara terpadu dengan pendekatan multidisiplin yang bekerja secara interdisiplin. Pasien geriatri merupakan lansia berusia diatas 60 tahun yang mengalami kondisi multi penyakit yang membutuhkan penggunaan beberapa obat secara bersamaaan untuk mengatasi penyakit yang dideritanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat pada pasien geriatri di Rumah Sakit Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya pada periode Januari – Juni 2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, sampel pada penelitian ini di dapat melalui rekam medis yang dianalisis secara deskriptif dan regresi ordinal kemudian direkap menggunakan LPD (Lembar Pengumpulan Data). Data yang dikumpulkan meliputi karakteristik pasien, jenis kelamin, usia pasien, diagnosa, jumlah diagnosa, peresepan obat dan jumlah obat yang digunakan, jenis dan golongan obat yang digunakan serta bentuk sediaan yang digunakan. Hasil menunjukkan mayoritas pasien berusia 60 – 79 tahun (73,02%) dan di dominasi oleh pasien perempuan (53,97%). Antiulkus atau antitukak merupakan penggunaan obat berdasarkan kelas terapi yang paling banyak diresepkan pada pasien geriatri sebanyak (16,10%), diikuti dengan suplemen atau multivitamin sebanyak (12,39%) dan cairan rehidrasi sebanyak (11,65%). Golongan terbanyak elektrolit dan mineral (10,76%), diikuti dengan vitamin (9,72%), dan proton pump inhibitor (8,68%). Dalam penelitian ini penggunaan obat berdasarkan jenis sediaan yang paling banyak diresepkan untuk pasien geriatri adalah injeksi dengan persentase sebanyak (43,62%) diikuti oleh bentuk sediaan tablet (25,96%) pada pasien rawat inap. Berdasarkan dengan hasil diagnosis, sebanyak 63 pasien setelah dianalisis ada 5 pasien yang memiliki 1 diagnosis (7,94%), 17 pasien yang memiliki 2 diagnosis (26,98%) , dan 41 pasien yang memiliki lebih dari 3 diagnosis (65,08%) dengan jenis obat generik (74,11%) dan non generik (25,89%). Penelitian ini menunjukkan bahwa pentingnya peresepan obat berdasarkan jumlah diagnosa yang sesuai dengan Permenkes Nomor 79 Tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Geriatri.  
Improvement of Quality and Quantity of Technology-Based Learning in Pharmacy and Medical Laboratory Technology Chusna, Nurul; Novaryatiin, Susi; Purbayanti, Dwi; Mulyani, Evi; Ardina, Rinny; Rahmah, Windya Nazmatur; Pratama, Mohammad Rizki Fadhil
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 7 No. 2 (2025): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v7i2.7166

Abstract

The enhancement of technology-based learning in the fields of pharmacy and medical laboratory technology is imperative to keep pace with advancements in healthcare and educational methodologies. This study investigates the strategies and impacts of integrating cutting-edge technologies into the curricula of these disciplines. Key areas of focus include the implementation of virtual simulations, online learning platforms, and interactive multimedia resources. The research highlights how these technologies improve the quality of education by providing students with realistic, hands-on experiences that enhance their practical skills and theoretical knowledge. Additionally, the study explores the scalability and accessibility of technology-based learning, which contributes to increased student engagement and enrollment. By leveraging data analytics and feedback mechanisms, educators can tailor learning experiences to meet individual student needs, thereby improving learning outcomes. The findings suggest that the thoughtful integration of technology not only enriches the educational experience but also prepares students more effectively for the evolving demands of the healthcare industry. This research underscores the necessity of continuous investment in educational technologies to sustain the quality and quantity of learning in pharmacy and medical laboratory technology programs.
Edukasi Cara Penularan dan Pencegahan Penyakit Tuberkulosis (TBC) pada Masyarakat Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah Handayani, Rezqi; Mulyani, Evi; Satrio P, Guntur; Suryadini, Halida; Chusna, Nurul; Adawiyah, Rabiatul; Mulia, Dewi Sari; Ternate, Agustinawati Umi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v2i2.802

Abstract

Tuberkulosis (TBC) tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, termasuk Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, di mana tingkat penemuan kasus dan keberhasilan pengobatan masih membutuhkan peningkatan. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai cara penularan, gejala, pentingnya deteksi dini, kepatuhan pengobatan, serta adanya stigma sosial menjadi hambatan signifikan dalam upaya eliminasi TBC. Oleh karena itu, kegiatan edukasi yang komprehensif dan terarah sangat dibutuhkan. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Kota Palangka Raya tentang cara penularan dan pencegahan TBC, serta mendorong perubahan perilaku kesehatan. Metode yang digunakan meliputi edukasi informasi terkait pencegahan dan penularan TBC dengan media leaflet, edukasi tentang penyakit TBC pada anak-anak dan edukasi pola hidup sehat dengan melaksanakan kegiatan senam dan pemberian makanan sehat yaitu bubur kacang hijau. Kegiatan ini dilaksanakan di Taman Kota Nyahu Papan Taliwo Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah dengan sasaran pengabdian adalah masyarakat dari usia dini, dewasa, dan lansia. Kegiatan ini berfokus pada penyampaian informasi akurat mengenai penyebab, penularan, gejala, pengobatan, dan langkah-langkah pencegahan TBC. Selain itu, upaya dilakukan untuk mengatasi stigma melalui komunikasi yang empati. Diharapkan, peningkatan pemahaman ini akan mendorong deteksi dini, kepatuhan pengobatan, pengurangan penularan, dan pada akhirnya, berkontribusi pada pencapaian target eliminasi TBC di Kota Palangka Raya.
PERAN KOMUNIKASI, INFORMASI, DAN EDUKASI (KIE) DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG KOLESTEROL DI KAMPUNG HIJAU KOTA BANJARMASIN Purwanto, Aris; Asrining Dhiani, Binar; Santi Hasari, Widarika; Azizah, Nur; Retno Wikantyasning, Erindyah; Nur Chairin Hanifa, Deasy; Mulyani, Evi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 8 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i8.%p

Abstract

Banyak faktor yang menjadi penyebab kolesterol tinggi dalam tubuh, jika terlambat diatasi kolesterol tinggi akan membahayakan kesehatan. Sedangkan tingkat pengetahuan dan kesadaran tentang kolesterol dan penanganannya dibeberapa masyarakat masih rendah. Tujuan kegiatan dari pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit kolesterol melalui pendekatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) dan PIO. Metode pengabdian berupa observasi langsung yang disesuaikan dengan kondisi sosial masyarakat di Kampung hijau, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kalimantan Selatan. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai kolesterol setelah dilakukan edukasi. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingnya pengendalian kolesterol dan diharapkan dapat mempraktikkan gaya hidup sehat