Claim Missing Document
Check
Articles

Found 111 Documents
Search
Journal : Department of Naval Architecture

Analisa Teknis Dan Investasi Kapal Perikanan Dengan Alat Tangkap Purse Seine 110 Gt Di Daerah Juwana Rosita, Ila; Mulyatno, Imam Pujo; Santosa, Ari Wibawa Budi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 5, No 3 (2017): JULI
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (892.578 KB)

Abstract

Industri galangan kapal di daerah Juwana,Pati saat ini mengalami perkembangan yang pesat dikarenakan tingkat investasi sebuah kapal perikanan di daerah Juwana yang sangat menguntungkan. Oleh karena itu dibutuhkan analisa lebih lanjut untuk membantu pengembangan ini. Dalam analisa ini dilakukan perhitungan besarnya biaya investasi yang harus dikeluarkan investor untuk kepemilikan kapal perikanan berukuran 100 GT. Hasil dari analisa perbandingan antara KMN. Putra Usaha Barokah 03 memiliki stabilitas pada kondisi IV sudut GZ Maxsimum (36 deg)  dan KMN. Jasa Mina Sejati memiliki stabilitas pada kondisi IV sudut GZ Maxsimum (33 deg) sedangkan pada analisa stabilitas kondisi I,II dan III didapat hasil KMN. Jasa Mina Sejati memiliki stabilitas yang lebih baik dibandingkan dengan KMN. Putra Usaha Barokah 03. Sedangkan perbandingan hambatan kedua kapal memperoleh hasil bahwa pada kecepatan 9 knots KMN. Putra Usa Barokah 03 untuk menempuh kecepatan maksimum sebesar 28,1 kN dan membutuhkan daya mesin sebesar 174,664 HP dan KMN. Jasa Mina Sejati menempuh kecepatan maksimum sebesar 19,4 kN dan membutuhkan daya mesin sebesar 120,545 HP, pada olah gerak kedua kapal memiliki hasil yang telah memenuhi kriteria penerimaan olah gerak kapal, sedangkan pada perbandingan analisa investasi KMN. Putra Usaha BAROKAH 03 akan mengalami balik modal selama 3,1 tahun dan KMN. Jasa Mina Sejati akan mengalami balik modal pada 3,5 tahun kapal melakukan trip.
Analisa Dan Perancangan Propeller Tipe B-Series Dengan Material Komposit FRP (Fiber-Reinforced Plastic) Pada Kapal Tradisional Purse Seine Perairan Pantai Wilayah Utara Jawa Tengah Indonesia Agung, Risto Wibowo; Zakki, Ahmad Fauzan; Mulyatno, Imam Pujo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 7, No 2 (2019): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perkembangannya propeller mengalami beberapa modifikasi dengan tujuan untuk mendapatkan efisiensi yang paling baik sebagai alat propulsi kapal. Salah satu diantaranya adalah propeller tipe B-Series. Sebagai pengembangan lebih lanjut, perancangan propeller tipe B-Series berbahan dasar komposit FRP dapat menjadi referensi alat propulsi untuk kapal tradisional purse seine perairan pantai wilayah utara, Jawa Tengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa deformasi, kekuatan, dan performa dari propeller komposit FRP. Finite Element Method (FEM) dan Computational Fluid Dynamics (CFD) digunakan sebagai metode untuk mengetahui distribusi tegangan dan nilai efisiensi propeller yang dihasilkan. Propeller diasumsikan dalam kondisi open water yang dianalisa pada 15 model propeller dengan variasi jumlah daun 3, 4, dan 5 serta expanded Blade Area Ratio (BAR) 0,50, 0,55, 0,60, 0,65 dan 0,70. Hasil yang didapatkan berupa  nilai thrust dan torque dari propeller komposit yang terdeformasi dengan nilai efisiensi terbesar, yaitu propeller B.3.50 dengan nilai thrust sebesar 39738.2 N dan torque sebesar 11520.5 Nm, propeller B.4.50 dengan nilai thrust sebesar 49856.7 N dan torque sebesar 15582.3 Nm serta propeller B.5.50 dengan nilai thrust sebesar 45587 N dan torque sebesar 15057.4 Nm. Dari segi kekuatan, material FRP dapat dijadikan sebagai bahan dasar propeller pada kapal tradisional purse seine perairan wilayah utara Jawa Tengah karena memiliki nilai kekuatan tarik sebesar 148 MPa. Nilai tersebut melebihi nilai tegangan maksimal yang terjadi pada propeller B.5.50, yaitu sebesar 101.5 MPa dengan nilai deformasi maksimal sebesar 16.81 mm.
Analisa Kekuatan Struktur pada Sambungan Deck dengan Lambung Bagian Dalam pada KMP. Catamaran dengan Bahan Aluminium Alloy Akibat Pengaruh Gerak Heave Pitch dengan Metode Elemen Hingga Arrazi, Norman Yasser; Mulyatno, Imam Pujo; Amiruddin, Wilma
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 3, No 1 (2015): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.06 KB)

Abstract

Kapal dengan desain katamaran (multi hull) merupakan inovasi untuk kemajuan sarana transportasi laut dalam rangka memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kapal penumpang katamaran memiliki pembebanan pada seluruh bagian kapal. Tujuan tugas akhir ini membuktikan bahwa tegangan yang dihasilkan oleh kapal ini saat terkena beban gelombang dengan variasi arah gelombang 00, 900, dan 1800, serta kondisi beban penuh dan kosong, memenuhi tegangan ijin standar BKI. Kapal katamaran mempunyai kombinasi beban gaya hidrostatis, hidrodinamis (gelombang), beban penuh, dan beban kosong yang menyebabkan bending moment dan gaya geser. Selanjutnya untuk mengetahui tegangan Von Mises maksimum yang terjadi dilakukan analisa dengan menggunakan Metode Elemen Hingga (MEH). Didapatkan bending moment terbesar terjadi pada kondisi kapal muatan 10% dengan arah datang gelombang 1800 sebesar 140621,29 ton.m pada station 10 sehingga terjadi tegangan maksimum sebesar 139 MPa untuk kekuatan melintang kapal dan 224 MPa untuk kekuatan memanjang. Sedangkan bending moment terkecil terjadi pada kondisi kapal muatan 100% dengan arah datang gelombang 00 sebesar 10710,93 ton.m sehingga terjadi tegangan maksimum sebesar 28,3 MPa untuk kekuatan melintang kapal dan 90 MPa untuk kekuatan memanjang. Dari hasil analisa tegangan untuk kekuatan melintang dan memanjang memenuhi standar BKI
KAJIAN TEKNIS DAN EKONOMIS PENGGUNAAN DUAL FUEL SYSTEM (LPG-SOLAR) PADA MESIN DIESEL KAPAL NELAYAN TRADISIONAL Panuntun, Dhimas Satriyan; Mulyatno, Imam Pujo; Sisworo, Sarjito Joko
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 1, No 2 (2013): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan bahan bakar alternatif dalam rangka mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM), telah menjadi agenda penting  pemerintah. Penggunaan LPG (Liquefied Petrolium Gas) pada mesin diesel kapal nelayan tradisional didasarkan pada keberhasilan penggunaan LPG pada kendaraan-kendaraan darat. Penggunaan LPG pada mesin diesel dilakukan secara dual fuel. Penelitian dual fuel system pada mesin diesel kapal nelayan tradisional bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bahan bakar dual fuel terhadap kinerja mesin dan sistem penggeraknya, meliputi konsumsi bahan bakar, daya, kecepatan kapal, serta efisiensi pada sistem penggerak kapal. Penelitian dilakukan dengan menggunakan DongFeng ZS-1100 dengan tiga putaran mesin yang berbeda yaitu 1000rpm, 1250 rpm dan 1500 rpm. Berdasarkan hasil penelitian ini, penggunaan LPG secara dual fuel mampu menggantikan konsumsi solar hingga 71% dari konsumsi solar seluruhnya selama satu jam. Komposisi LPG yang dihasilkan mencapai lebih dari 60%  dari total pemakaian bahan bakar saat dual fuel. Kecepatan dan jarak tempuh saat menggunakan solar seluruhnya mencapai 5% lebih tinggi dibandingkan dual fuel. Daya dan torsi saat menggunakan dual fuel mencapai 9,8 % lebih tinggi dibandingkan solar seluruhnya. Penggunaan dual fuel mampu mengurangi biaya operasional penangkapan ikan hingga 24,6%, namun dengan waktu tempuh 1,3% lebih lama dari solar seluruhnya. Efisiensi propulsi solar seluruhnya 6% lebih besar dibandingkan efisiensi propulsi dual fuel.
PERANCANGAN KAPAL IKAN MINI PURSE SINE DISPLACEMENT 15 TON TIPE MONOHULL MENGGUNAKAN PIPA PVC Ngazis, Herman Afdul; Kiryanto, Kiryanto; Mulyatno, Imam Pujo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 4, No 1 (2016): JANUARI
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.164 KB)

Abstract

Seperti kita ketahui, kapal perikanan di Indonesia sebagian besar menggunakan bahan baku kayu. Kayu yang digunakan memiliki syarat tertentu, seperti tahan terhadap binatang laut, memiliki kekutan yang cukup, tahan terhadap air ,telah berumur tua dan memiliki ukuran yang panjang. Untuk saat ini bahan kayu untuk pembuatan kapal semakin berkurang dan sulit untuk didapatkan. Dalam waktu jangka panjang penebangan kayu untuk pembuatan kapal dapat merusak kelestarian lingkungan. Diperlukan bahan alternatif lain yang digunakan untuk pembuatan kapal perikanan. Kapal ikan menggunakan bahan fiber mempunyai harga yang relatif mahal, sedangkan kapal ikan menggunakan baja tidak efektif untuk ukuran yang kecil. Alternatif bahan lain yang bisa digunakan adalah menggunakan pipa polyvinyl chloride (PVC) sebagai lambung kapal. Penggunaan bahan pipa PVC diharapkan mampu menggantikan bahan baku dari kayu karena mempunyai beberapa kelebihan, dan pada akhirnya dapat menciptakan kapal ikan alternatif untuk nelayan indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah dapat merancang kapal ikan mini purse sine dengan lambung pipa PVC serta dapat megetahui karaktristik stabilitas, hambatan dan olah gerak kapal..Dalam melaksanakan penelitian ini dilakukan beberapa tahapan perancangan yaitu perhitungan ukuran utama, membuat rencana garis dan  rencana umum. Selanjutnya adalah melakukan analisa terhadap model kapal yang sudah dibuat meliputi analisa hidrostatik, hambatan kapal, stabilitas kapal dan olah gerak kapal. Juga dilakukan perhitungan jaring purse seine dan motor induk berdasarkan hasil perhitungan daya motor sesuai dengan hambatan yang dialami kapal. Hasil analisa hidrostatik menunjukan letak titik bouyancy terletak didepan midship kapal sejauh 0.72 m dan displacement 14,65 ton.  Pada tinjauan stabilitas, hasil menunjukkan nilai GZ terbesar dan periode oleng tercepat terjadi pada saat kapal dengan  muatan kosong  dan hanya membawa es .Olah gerak, kapal penangkap ikan memiliki olah gerak yang baik terbukti dengan tidak terjadinya deck wetness.
ANALISA KEKUATAN STRUKTUR TANK DECK PADA KAPAL (LST) LANDING SHIP TANK KRI.TELUK BINTUNI 7000 DWT MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Nurayoga, Fasya; Mulyatno, Imam Pujo; Adietya, Berlian Arswendo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 4, No 4 (2016): OKTOBER
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1034.04 KB)

Abstract

Kapal angkut tank KRI Teluk Bintuni adalah kapal type Landing Ship Tank (LST) milik Departemen Pertahanan yang beroperasi dalam jajaran armada TNI AL untuk wilayah perairan timur Indonesia (ARMATIM) yang di gunakan untuk mendukung dalam operasi militer amfibi. dengan membawa kendaraan, kargo, dan pasukan. Tujuan tugas akhir ini adalah untuk membuktikan bahwa tank deck pada kapal LST.KRI Teluk Bintuni telah memenuhi tegangan ijin dari class yang di gunakannya yaitu Lloyd’s Register sebesar 175 N/mm2. Konstruksi tank deck merupakan konfigurasi struktur berupa Ring Construction yang terdiri dari deck, sekat memanjang, sekat melintang, bottom floor dan side hull yang di analisa menggunakan software finite element (NASTRAN-PATRAN), sehingga dapat diketahui penyebaran tegangan yang terjadi akibat beban muatan, struktur bangunan atas dan pengaruh gelombang air laut. ditinjau dari angka factor keamanan (margine of safety) Kondisi tegangan von mises pada ring construction tank deck pada saat menggunakan variasi muatan kosong pada kondisi air tenang sebesar 65,0 N/mm2, kondisi sagging sebesar 174 N/mm2, kondisi hogging sebesar 158 N/mm2, kemudian saat mengguanakan variasi muatan 10 unit Tank Leopart dan 2 Unit Panzer 2A VBL pada kondisi air tenang sebesar 96,6 N/mm2, kondisi sagging sebesar 170 N/mm2, kondisi hogging sebesar 142 N/mm2, Hasil perhitungan menunjukan tegangan maksimal terjadi saat menggunakan variasi muatan kosong dan kapal dalam keadaan sagging, pada plat deck dan plat side hull yang di tumpu deck transvers di bagian midship sebesar 174 N/mm2.dan nilai deformasi sebesar 8,44 cm. 
Analisa Perbandingan Desain Konstruksi Kapal Bulk Carrier di Perairan North Atlantic Ocean dan Indonesian Waterways Dengan Menggunakan Regulasi BKI Siregar, Frima Daim; Zakki, Ahmad Fauzan; Mulyatno, Imam Pujo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 6, No 1 (2018): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1654.143 KB)

Abstract

Dalam perkembangannya, regulasi BKI merujuk kepada kondisi perairan Samudra Atlantik Utara, maka dibutuhkan regulasi yang tepat pada kondisi perairan Indonesia yang rata-rata tinggi gelombangnya lebih kecil dibandingkan Samudera Atlantik Utara. Data-data kapal Bulk Carrier meliputi Lines Plan, General Arragement kapal dan data perairan Indonesia dikumpulkan. Tujuannya adalah mencari nilai tegangan maksimum pada kapal di setiap gelombang yaitu di North Atlantic Waterways dan Indonesian Waterways pada variasi kondisi gelombang flat, sagging dan hogging dari kapal Bulk Carier 9000 T. Pemodelan menggunakan software Msc Patran dilanjutkan perhitungan variasi momen dengan software Hydromax, model dianalisa menggunakan Msc Nastran. Software ini dianggap memenuhi kriteria hasil yang mendekati dengan perhitungan dan model aslinya. Perbandingan ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan tegangan yang dihasilkan oleh kapal Bulk Carrier dan mendapatkan model rekomendasi untuk perairan Indonesia. Hasil analisa didapat tegangan sebesar: Kondisi shagging pada North Atlantic Waterways adalah 34,5Mpa, kondisi kondisi shagging pada Indonesian Waterways adalah 20 Mpa, pada kondisi flat adalah 10,8 Mpa, pada kondisi hogging di North Atlantic Waterways adalah 46,5 Mpa, , kondisi hogging pada Indonesian Waterways adalah 22,2 Mpa. Didapatkan hasil memenuhi dengan batas maksimum tegangan atau Safety Factor yang diperbolehkan oleh BKI yakni tidak boleh lebih dari 1,75  x 108 Pa.
Analisa Kekuatan Puntir, Kekuatan Tarik, Kekerasan dan Uji Metalografi Baja S45C Sebagai Bahan Poros Baling-Baling Kapal (Propellr Shaft) Setelah Proses Tempering Kurniawan, Indra; Budiarto, Untung; Mulyatno, Imam Pujo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 7, No 4 (2019): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (884.495 KB)

Abstract

Poros baling-baling (propeller shaft) adalah salah satu komponen kapal yang berfungsi untuk memindahkan atau menyalurkan daya dari mesin induk ke baling-baling menjadi gaya dorong untuk menggerakan sebuah kapal. Dalam proses berputarnya poros baling-baling untuk menghasilkan gaya  dorong, poros tersebut menanggung berbagai jenis beban akibat dari kombinasi  berbagai  gaya. Beban tersebut diantaranya adalah beban puntir, beban tarik dan beban tekan, dimana beban-beban tersebut terjadi secara berulang-ulang yang akhirnya akan mengakibatkan lelah (fatigue failure) pada material. Untuk mendapatkan ketahanan destruktif yang tinggi dan kekuatan material yang baik perlu dilakukan proses perlakuan panas (heat treatment). Pada penelitian ini dilakukan proses quenching yaitu pemanasan dengan suhu 850°C waktu penahanan 50 menit media pendingin pelumas Mesran SAE 20W-50 dan dilanjutkan dengan proses perlakuan panas tempering dengan suhu 600°C waktu penahanan 40 menit dengan media pendingin air. Hasil penelitian menunjukan bahwa baja S45C perlakuan panas tempering memiliki kekuatan puntir 425,67 Mpa, Kekuatan tarik 452,75 Mpa,  modulus elastisitas sebesar 161,5 Gpa, nilai kekerasan 16,5 HRC, dan memiliki struktur mikrografi menunjukan fasa ferrite yang lebih dominan. Sedangkan baja S45C perlakuan panas quenching memiliki kekuatan puntir 392,7 Mpa, kekuatan tarik 453,5 Mpa, modulus elastisitas 196,35 Gpa, nilai kekerasan 32,5 HRC, dan struktur mikrografi menunjukan fasa perlite lebih dominan. 
STUDI PERANCANGAN LAMBUNG SMALL WATERPLANE AREA TWIN HULL (SWATH) KAPAL PROTECTOR DENGAN SISTEM UNMANNED SURFACE VEHICLE (USV) UNTUK PERAIRAN AMBALAT Bahatmaka, Aldias; Hadi, Eko Sasmito; Mulyatno, Imam Pujo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 2, No 1 (2014): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.657 KB)

Abstract

Indonesia is a maritime country with potential natural resources . One is Ambalat Island. Ambalat is a sea block with an area covering 15,235 square kilometers located in the Sulawesi Sea and the Makassar Strait or near the extension of land between Malaysia Sabah and East Kalimantan, Indonesia. One point Ambalat keep mine in the potential reserves 764 million barrels of oil and 1.4 trillion cubic feet of gas . But the problem that occurs is increasingly rapine of natural quarry . Additionally, when Malaysia had initially claimed that Indonesian waters 70 miles from the border Sipadan island beach and Ligitan , Malaysia to expand its territory as far as 2 miles. Thereby reducing area of Indonesia. It happened due to the lack of maintenance of the maritime territory of the Republic of Indonesia (NKRI), especially in border areas like Ambalat Island. Based on this,it is necessary technology innovations especially warship design that could be a solution as alusista ( main instrument of defense systems ) Indonesian Navy in maintaining maritime Homeland.In this study, the chosen design is the type of hull SWATH (Small waterplane Area Twin Hull) with minimal cross-sectional area of the hull at sea level and maximize the stability of the sea at high speed so that the hull swath able to cover the weakness in the monohull and catamaran, hull which means it has the stability very well and is able to maneuver at high speeds. The operating system used is the Unmanned SurfacesVehicle (USV) or the ship without crew.This design results obtained swath protector hydrostatic analysis , stability , and seakeeping and the lines plan and general arrangement . By using the design method of optimization comparisons from ship references. Obtained the ship's main dimensions are Loa = 11,00 m , LWL = 8.976 m , B = 6.00 m , H = 3.80 m , T = 1.60 m . The swath Protector can sail trough Ambalat Island of 469 sea miles with a tank capacity FOT = 1,73 m3 , DOT = 2,40 m3 , LOT = 2,40 m3 . And for hydrostatic calculations , the ship has a displacement of 23.66 tons with block coefficient ( Cb ) = 0.22 and LCB position = 4.64 . Stability analysis results indicate that the vessel has a maximum GZ value occurs in the condition I followed the 2,722 m at 2,721 m the condition II , and III is 2.719 m . And the value of MG occurred in the 5,701 m , III conditions that led to the vessel having the fastest time to return to the upright position . Resistances Calculation results with analysis software at full speed V = 40 knots , has a resistances value is 64.14 kN and power is 1642.30 kW or 2359.94 HP with a slender body method . Based on the calculation of ship resistance , the chosen propulsion is a water jet machine as much as the two inboard diesel power respectively with each power is 1000 kW / 1340HP.
Pengaruh Variasi Gerakan Elektroda dan Bentuk Kampuh Las Terhadap Kekuatan Tarik dan Impak Pada Hasil Las SMAW Baja SS400 Sebagai Material Lambung Kapal Akbar, Heri; Budiarto, Untung; Mulyatno, Imam Pujo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 7, No 4 (2019): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bentuk kampuh dan gerakan elektroda yang tepat sangat diperlukan agar sambungan las yang dihasilkan dapat maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil kekuatan tarik dan impak dari sambungan las jenis single V-butt joint dan single U-butt joint dengan gerakan elektroda spiral dan zig-zag pada baja SS400. Hasil setelah dilakukan pengujian menunjukkan bahwa pengelasan pada single U-butt joint dengan gerakan spiral memiliki rata-rata kekuatan tarik sebesar 541,18 MPa, rata-rata regangan sebesar 36,59%, dan rata-rata harga impak sebesar 1,12 J/mm2. Pengelasan dengan single U-butt joint dengan gerakan zig-zag memiliki rata-rata kekuatan tarik 523,47 MPa, rata-rata regangan 44,09%, dan memiliki rata-rata harga impak 0,98 J/mm2. Pengelasan dengan kampuh single V butt joint dengan gerakan spiral  memiliki rata-rata kekuatan tarik 318,85 MPa, rata-rata regangan 47,54%, dan memiliki rata-rata harga impak sebesar 1,72 J/mm2. Sedangkan pengelasan dengan single V butt joint dengan gerakan zig-zag memiliki rata-rata kekuatan tarik 319,60 MPa, rata-rata regangan 42,09%, dan memiliki rata-rata harga impak 2,55 J/mm2. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa baja SS400 dengan jenis kampuh single U butt joint dengan gerakan spiral memiliki kekuatan tarik y1ang lebih besar dari jenis variasi lainnya sedangkan jenis kampuh single V-butt joint dengan gerakan zig-zag memiliki harga impak yang lebih besar dari jenis variasi lainnya.Kata Kunci : Baja SS 400, Pengelasan SMAW, Gerakan Elektroda, Jenis Kampuh, Tarik, Impak
Co-Authors ., Kiryanto A.F. Zakki Abdul Aziz Romani Achmad Nurochman Adnan Septi Hadi Romadlon Aeni, Kartika Nur Agung Putra Agung Surana Dwi Yoga Agung, Risto Wibowo Agustini, Syarifah Ahdi Ahmad Fauzan Zakki Ahmad Firdhaus Aji, Alfi Bayu Akbar Huffadz Kalam Akbar, Heri Akbar, Ilham Fathony Alam Fajar Ramadhany Aldias Bahatmaka Alief Hidayatulloh Ananda Riris Kurnia Pratama Andi Trimulyono Andreas Ricardo Hasian Siagian Andriyanto, Fajar Andromeda, Trias Angelia, Christine Anggita Firda Renatasari Aprillia, Namira Ardi Septiadi Ari Wibawa Budi Santosa Ari Wibawa Budi Santosa Ari Wibawa Budi Santoso Arif Putra Rizky Ary Ramadhan Asfala, Davierend Astrid Aisya Rahmi Aziz Mukhsin Bayu Ade Mahaputra Bayu Adityo Nugroho Bela Saktila Sandy Berlian Arswendo A Berlian Arswendo Adietya Bibit Saputra Bimantara, Rizky Dwi Ananda Cindy Rizka Griyantia Citra Tri Tunggal Dewi Deddy Chrismianto Defina - Prawoto Dhimas Satriyan Panuntun Dina Krisnawati Ebenhazer Rizky Dwiano Eko Sasmito Hadi Ellypar Sutisna S Fahmi, Syamil Fajar adha Fajar Susilo Fajrul Falah Rosid Fakhrija, Muhammad Fahmy Farrand, Joshua Fasya Nurayoga, Fasya Feri Adi Mukhlisin Ferlyn Papalangi Fikri Khalis Tenar Firmandha, Topan Frima Daim Siregar Good Rindo Hafidh Ivandri Harry Pratama, Muhammad Hartono Yudo Hasibuan, Evi Aisah Herman Afdul Ngazis, Herman Afdul Heru Ayo Subandi Hidayat, Nur Fajar Hilman Andriyana Hidayatis Salam I Made Wira Karisma Imam Handhika, Imam Indah Lestari, Indah Indra Kurniawan Iqbal Fahrudin J. Johan Joko Subekti Jordan Samuel Hutapea Josua Parulian Parulian Sinaga Khoirulloh, Muhamad Iman Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kyky Ramalida Yanti Ladwika Ilham Albiyan Lestari Damanik M Yaqut Zaki Aji M. Andi Handrian M. Ikbal Afdhal Maria Listyo Yulianti Moh. Hasan Sidiq Moh. Resi Trimulya S Muhammad Alan Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Najma Hozilah Nofia Maranata Norman Yasser Arrazi Ocid Mursid Ocid Mursid Overt Elois Pardamean Parlindungan Manik Parlindungan Manik Parlindungan Manik Parlindungan Manik Parlindungan Manik Parlindungan Manik perdana, muhammad jamal gilang Permadi, Andy Setya Ponco Bagio Pamungkas Pradipta, Muhammad Daffa Purba, Siska Dearni Ajijah Putri, Henna Dellya Zenitta Rachmat Alif Maulana Rahmawati, Rissa Dwi Raldimaz Islahan Recha Hafida Ardiansyah Rezza Alvian Santosa Richad Yunanto Rifat Al Farid Riki Agustian, Riki Risda Septerina Rizki Hidayatullah rochim, fatkhu nur Romansah, Dimas Rosita, Ila Saean, Indra Samuel Febriary Khristyson Samuel Febriary Khristyson Samuel Samuel Samuel Samuel Sari, Kamala Nabila Sarjito Joko Sisworo Sarjito Joko Sisworo Sarjito Joko Sisworo Sarjito Jokosisworo Sarjito Jokosiworo Setiyo Triyanto Shafira Nabila Siregar Shalwa An-nisa Addawiyah Sheila Ayu Kirana Prabani Simanjuntak, Redeko Saferland Siregar, Frima Daim Siswoyo, Ghaisani Nabilla Solihin Suwarsa Sudarminto, Tri Astuti Sukanto Jatmiko Sukron Makmun Sukron Makmun Surya Ari Wardana Syaiful Tambah Putra Ahmad Tuswan Tuswan Untung Budiarto Vina Widya Lestari Wahyu Dwi Yunanto Wahyu Wibowo Wijaya, Stefanus Victorino Candra Wildan Achmad Suryaningrat Wilma Amiruddin Wiranda, Ariiq Daffa Yuli Prastyo Yulianti, Serliana Zaki Maulana Iqbal