Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengembangan dan Karakterisasi Self Nano Emulsifying System Minyak Atsiri Daun Gaharu (Aquilaria malaccensis Lamk.) sebagai Formulasi Inovatif Anti-aging Serum Sa'adah, Hayatus; Ahdyani, Risa; Latifah, Nor; Salim, Nur Luthfia; Hasani, Najwi
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia 
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v11i2.1071

Abstract

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Inovasi Pangan Lokal Berbasis Ikan Haruan (Channa striata) untuk Pencegahan Stunting di Desa Tabing Rimbah Nor Latifah; Daipadli Daipadli; Rida’ Millati; Raudatul Patimah; Erlina Fatmasari; Hayatus Sa’adah; Akhmad Fadillah Mursyid; Karina Putri Khairiyah; Elsa Putri Khairiyah; Septia Andini Putri; Anindita Juwita Apsari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1310

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi gizi dan keterampilan masyarakat dalam mengolah ikan haruan (Channa striata) sebagai pangan fungsional untuk pencegahan stunting di Desa Tabing Rimbah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala. Kegiatan dilaksanakan pada Desember 2025–Juli 2026 melalui sosialisasi, pelatihan pengolahan ikan haruan menjadi bubur instan, biskuit, dan mi kering, edukasi gizi, serta pelatihan manajemen usaha dan pemasaran digital. Evaluasi menggunakan dua kuesioner. Hasil pada 20 responden menunjukkan pemahaman materi kategori baik (3,07) dan persepsi manfaat sangat baik (3,48). Sementara itu, kuesioner pada 19 responden menunjukkan kesiapan usaha kategori baik hingga sangat baik pada aspek produksi (4,15), mutu (4,10), kelembagaan (4,30), keberlanjutan usaha (4,07), serta kepuasan peserta (4,19). Temuan ini menunjukkan program efektif meningkatkan pemahaman dan kesiapan masyarakat dalam mengembangkan usaha pangan fungsional berbasis ikan haruan.
Pengaruh Variasi Konsentrasi Karbopol dan Hydroxy Propyl Metyl Cellulose (HPMC) Terhadap Mutu Fisik Basis Sediaan Hydrogel Nor Latifah; Hayatus Sa’adah; Risa Ahdyani; Rahmalisa Hafifah
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 16 No 2 (2025): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v16i2.1576

Abstract

Sediaan farmasi adalah obat, obat tradisional dan kosmetika. Obat dalam bentuk tertentu sesuai dengan persyaratan untuk menghasilkan obat yang aman, stabil, dan efektif. Ada beberapa bentuk sediaan farmasi, salah satunya bentuk sediaan topikal. Sediaan topikal merupakan sediaan yang penggunaannya pada kulit untuk memberikan efek lokal, salah satunya yaitu gel. Berdasarkan sifat pelarut, gel terdiri dari hidrogel, organogel, dan xerogel. Untuk menghasilkan sediaan yang memiliki stabilitas, kompatibilitas, dan toksisitas yang rendah serta mampu meningkatkan waktu kontak dengan kulit, hydrogel membutuhkan basis. Karbopol dan HPMC merupakan basis dari hydrogel. Kombinasi karbopol dan HPMC untuk menutupi kekurangan karbopol saat digunakan pada konsentrasi tinggi dan memberikan pH asam. Tujuan penelitian ini menemukan basis terbaik dari variasi konsentrasi bahan gelling agent yaitu karbopol dan Hydroxypropyl methyl cellulose (HPMC). Metode penelitian true-eksperimental design dengan variasi konsentrasi gelling agent (carbopol dan HPMC) pada sediaan hydrogel. Hasil penelitian menunjukkan dari 6 uji sifat fisik sediaan hydrogel, 3 formula (formula 1, 2 dan 4) memenuhi semua uji, namun ada 1 uji yang tidak memenuhi syarat pada formula 3 dan 5 pada uji daya sebar.
Edukasi Formulasi Sejak Dini: Membuat Hand Sanitizer dari Infusa Daun Sirih dan Jeruk di Lingkungan SMP Negeri 6 Banjarbaru Hayatus Sa'adah; Muhammad Fazri; Mahmudah Mahmudah; Khairunisa Rahmadayanti; Risa Ahdyani; Erlina Fatmasari; Nor Latifah; Rosa Riauwati; Najwi Hasani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.3961

Abstract

Penggunaan bahan alami yang memiliki sifat antibakteri/antivirus dan aman untuk kulit dapat menjadi alternatif bahan hand sanitizer. Daun sirih mengandung senyawa eugenol dan jeruk mengandung vitamin C, keduanya memiliki manfaat antibakteri dan antivirus, dan berpotensi untuk dikembangkan menjadi bahan dalam pembuatan hand sanitizer alami ramah lingkungan. Mengingat pentingnya kebersihan tangan, terutama di kalangan anak muda yang sering beraktivitas di lingkungan sekolah, pengetahuan mengenai formulasi hand sanitizer berbahan alami relevan untuk diinformasikan melalui kegiatan Konseling Informasi dan Edukasi. Tujuannya adalah memberikan edukasi kepada siswa Sekolah Menengah Pertama mengenai pentingnya formulasi hand sanitizer berbasis bahan alami serta meningkatkan kesadaran akan kebersihan tangan sebagai langkah preventif dalam menjaga kesehatan. Metode yang digunakan meliputi pretest, pemberian materi edukasi, demonstrasi pembuatan hand sanitizer, praktik langsung oleh siswa, dan postest. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa antusias dalam mengikuti proses formulasi dan memahami manfaat bahan alami. Berdasarkan hasil evaluasi, terdapat peningkatan signifikan pada aspek pemahaman siswa terhadap materi dan proses formulasi hand sanitizer.
Intervensi Edukatif untuk Meningkatkan Kepatuhan Penggunaan Obat pada Ibu-ibu Batola Residence, Barito Kuala, Kalimantan Selatan Hayatus Sa'adah; Zahra Anisa; Sekar Kinanti Atamifia; Dwi Arianti; Siska Sundari; Yeni Wulandari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.3979

Abstract

Penggunaan obat yang tidak sesuai anjuran masih menjadi permasalahan di tingkat rumah tangga dan berpotensi menurunkan keberhasilan pengobatan. Ibu rumah tangga memiliki peran penting dalam pengelolaan obat keluarga, sehingga peningkatan pemahaman pada kelompok ini menjadi strategi yang relevan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi penggunaan obat yang benar kepada ibu-ibu di lingkungan Batola Residence, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Kegiatan diikuti oleh 30 peserta dan dilaksanakan melalui penyuluhan tatap muka yang interaktif, didukung media leaflet dan diskusi. Materi edukasi mencakup empat aspek utama penggunaan obat, yaitu ketepatan dosis, ketepatan jadwal penggunaan, cara penggunaan obat yang benar, serta pengelolaan dan penyimpanan obat di rumah. Evaluasi dilakukan untuk melihat gambaran pemahaman peserta sebelum dan setelah kegiatan edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan peserta, yang ditunjukkan oleh pergeseran kategori pengetahuan dari rendah ke sedang dan dari sedang ke tinggi setelah kegiatan dilaksanakan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis komunitas pada kelompok ibu rumah tangga dapat mendukung peningkatan pemahaman dan kepatuhan penggunaan obat di tingkat keluarga.
Sosialisasi dan Edukasi Solusi Sehat Atasi Batuk dan Flu dengan Memanfaatkan Obat Herbal sebagai Penunjang Obat Modern Najwi Hasani; Andika Andika; Hendri Anugrah Wibowo; Nita Rahmadani; Nor Aida; Oktriyisa Tantia Mini; Raudatul Jannah; Hayatus Sa’adah; Hasbi As-Shiddiq
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 5 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i5.4819

Abstract

Batuk dan flu merupakan gangguan kesehatan yang umum terjadi di masyarakat dan sering ditangani menggunakan obat herbal maupun obat modern. Namun, kurangnya pemahaman masyarakat mengenai penggunaan yang tepat dan aman dari kedua jenis pengobatan tersebut dapat menimbulkan risiko kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Semangat Dalam tentang pemanfaatan obat herbal sebagai penunjang obat modern dalam mengatasi batuk dan flu. Metode kegiatan dilakukan melalui komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) berupa penyuluhan, pembagian leaflet, pemutaran video edukasi, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test kepada 23 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat setelah edukasi diberikan. Nilai rata-rata pre-test peserta sebesar 87% dan mengalami peningkatan pada hasil post-test, terutama pada pemahaman terkait integrasi penggunaan obat herbal dan obat modern. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi selama sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung. Kegiatan ini dapat meningkatkan literasi kesehatan masyarakat mengenai penggunaan obat herbal yang aman, rasional, dan terintegrasi dengan pengobatan modern dalam penanganan batuk dan flu.
Formulation and Physical Stability Evaluation of a Clay Mask Containing Basil Leaf (Ocimum sanctum L.) Extract with Varying Kaolin and Bentonite Concentrations Rosa riauwati; Najwi Hasani; Wiwin Nadia; Hayatus Sa'adah
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences) Vol. 10 No. 2: September 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/jcps.v10i2.1644

Abstract

Acne is a common skin problem experienced by teenagers and adults. One alternative plant that has the potential to overcome acne is basil leaves which can be formulated into a clay mask preparation. Claymask is used for oily or sensitive skin because of its ability to deeply cleanse the skin, absorb excess oil and detoxify the facial skin. The purpose of this study was to determine whether there were differences in the physical properties of claymask preparations before and after the stability test of physical properties with variations in kaolin and bentonite concentrations in claymask preparations from basil leaf extract. This research method was carried out by extracting basil leaves using the maceration method. The formulation of clay mask preparations from basil leaf extract used variations of kaolin and bentonite bases respectively, namely, F1 (25% and 3%), F2 (30% and 4%) and F3 (35% and 5%). Evaluation of the physical properties of the clay mask preparations included organoleptic tests, homogeneity, pH, spreadability, adhesiveness, viscosity, drying time and physical stability tests of the preparations using the cycling test method which was carried out for 6 cycles. The results showed that all formulas were declared stable because there was no significant difference in the physical properties of the preparations against the stability test carried out on the clay mask preparation from basil leaf extract, and all formulas in each test were declared good because the results showed that they were within the required range