Claim Missing Document
Check
Articles

FORMULASI DAN UJI STABILITAS MASKER GEL PEEL-OFF EKSTRAK ETANOL DAUN BELIMBING WULUH DENGAN VARIASI KONSENTRASI PVA: FORMULATION AND STABILITY TEST PEEL-OFF GEL MASK ETHANOL EXTRACT OF STARFRUIT LEAVES WITH VARIOUS CONCENTRATIONS OF PVA Sulistiorini Indriaty; Iin Indawati; Nur Rahmi Hidayati; Nina Karlina; Suci Nurlia; Deni Firmansyah
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.764

Abstract

Daun belimbing wuluh merupakan tanaman yang memiliki kandungan senyawa aktif flavonoid yang bersifat sebagai antibakteri. Ekstrak etanol daun belimbing wuluh dibuat sediaan masker gel peel-off dengan basis PVA konsentrasi 8%, 9% dan 10%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ekstrak etanol daun belimbing wuluh dapat dibuat sediaan masker gel peel-off dan apakah stabil pada uji cycling test. Ekstrak diperoleh dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 70%, kemudian dilakukan standarisasi ekstrak, skrining fitokimia serta KLT. Masker gel peel-off dibuat menjadi tiga formula dan satu basis dengan metode cycling test (disimpan pada suhu 4°C dan suhu 40°C selama 24 jam yang dilakukan selama 6 siklus) dengan parameter yang diamati yaitu uji organoleptis, homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji waktu mengering, uji viskositas dan uji sifat alir. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa ektrak etanol daun belimbing wuluh dapat diformulasikan menjadi sediaan masker gel peel-off. Uji stabilitas pada semua formula menghasilkan pengujian yang stabil pada warna, bau, tekstur, homogenitas, pH, daya sebar, waktu mengering, viskositas dan sifat alir. Kata kunci: Ekstrak etanol daun belimbing wuluh, masker gel peel off, PVA, cycling test
FORMULASI DAN UJI SIFAT FISIK LILIN AROMA JERUK BERGAMOT (Citrus bergamia) SEBAGAI AROMATERAPI : FORMULATION AND PHYSICAL PROPERTIES TESTS OF BERGAMOT ORANGE (Citrus bergamia) AROMA CANDLE AS AROMATHERAPY Ayu Gita Hamdani; Iin Indawati; Tomi
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.781

Abstract

Aromaterapi ialah teknik yang dipakai untuk terapi aromatik, dan untuk melindungi serta menambah kesehatan fisik dan mental, termasuk dengan gangguan depresi dan stres. Lilin aromaterapi ialah salah satu aplikasi aromaterapi dengan cara dihirup (inhalasi) yaitu dengan menghirup uap aromatik yang didapatkan dari beberapa tetes minyak essensial pada tempat berisi air panas, dan salah satu minyak essensial yang telah digunakan untuk mengatasi kecemasan adalah jeruk bergamot (Citrus bergamia). Penelitian ini dilakukan untuk memformulasikan dan menguji sifat fisik pada lilin aromaterapi jeruk bergamot (Citrus bergamia). Soy wax dilelehkan diatas waterbath kemudian tambahkan minyak essensial jeruk bergamot (Citrus bergamia) sesuai dengan konsentrasi pada masing-masing formula. Lilin aromaterapi pada formula I menunjukkan konsentrasi minyak essensial terbaik dibandingkan dengan formula II dan formula III. Hal ini dikarenakan kadar minyak essensial tinggi akan berpengaruh pada sifat fisik lilin, yaitu titik lelehnya yang rendah dan waktu pembakaran lebih cepat sehingga membuat lilin cepat habis terbakar. Lilin aromaterapi pada formula III dengan  konsentrasi 6% minyak atsiri jeruk bergamot (Citrus bergamia) menunjukkan lilin aromaterapi yang paling banyak disukai responden. Kata kunci : Lilin Aromaterapi, Minyak Essensial Jeruk Bergamot, Uji Sifat Fisik Lilin
PHYTOCHEMICALS SCREENING AND ANTIOXIDANT ACTIVITY TEST OF ETHYL ACETATE FRACTION OF CHINESE BETLE LEAVES (Peperomia pellucida L.) Naida Rahma Almira; Didin Ahidin; Iin Indawati
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 3 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i3.823

Abstract

Peperomia pellucida (Chinese betel) is considered as a plant with antioxidant activity for  inhibiting oxidation reactions. This study aims to determine the yield of secondary metabolites, total flavonoid levels, and antioxidant activity. Dried leaves of Chinese betel were macerated using 70% ethanol as solvent. The extract was partitioned until the n-hexane and ethyl acetate fractions were obtained. A phytochemical screening test was followed by determining total flavonoid levels and antioxidant activity using UV-Vis spectrophotometry. Phytochemical screening results containing an ethanolic extract of Chinese betel leaves (ECBL) showed positive results on alkaloid, flavonoid, saponin, and tannin. Meanwhile, the ethyl acetate (EAF) and n-hexane (HF) fractions showed positive results only for flavonoid presence. The total flavonoid contents of ECBL, EAF, and HF were 3.30%, 2.54%, and 2.03%, respectively. The IC50 values of  ECBL, EAF, and HF were 7.51 ppm, 8.02 ppm, and 8.04 ppm, respectively. The highest flavonoid content was found in ECBL. Antioxidant activity test of Peperomia pellucida ethanolic extract, ethyl acetate fraction, and n-hexane fraction showed potent antioxidant activity.  Keywords: Antioxidant, Peperomia pellucida , DPPH
EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DENGAN METODE ATC/DDD PADA PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT X KABUPATEN CIREBON : EVALUATION OF ANTIBIOTIC USE WITH ATC/DDD METHOD ON ACUTE RESPIRATORY INFECTIONS AT HOSPITAL X CIREBON Uswatun Khasanah; Tomi; Kurniawati; Aan Kunaedi; Iin Indawati; Lilis Listiyani; Nok Endang Ayu Prihatini
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v4i2.399

Abstract

ISPA merupakan suatu penyakit infeksi yang cukup serius karena menjadi suatu penyebab morbiditas dan mortalitas di Indonesia. Banyaknya penyebab terjadinya ISPA dan serta untuk menghindari terjadinya resistensi bakteri maka dari itu perlu dilakukan pemilihan dan penggunaan antibiotik yang tepat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis antibiotik yang digunakan oleh pasien ISPA rawat inap Rumah Sakit X di Kabupaten Cirebon tahun 2020 dengan sistem klasifikasi Anatomical Theurapetic Chemical (ATC) dan pengukuran kuantitas dengan metode Defined Daily Dose (DDD). Pengambilan data secara retrospektif yang didapat dari data rekam medik pasien ISPA dengan jumlah sampel 73. Sampel yang digunakan adalah rekam medik pasien ISPA di Rumah Sakit X Kabupaten Cirebon. Dari hasil penelitian yang terdapat 10 jenis antibiotik yang digunakan untuk pengobatan ISPA di Rumah Sakit X Kabupaten Cirebon dimana tiga besarnya adalah Levofloxacin 143,2 DDD/100 patient-days, Moxifloxacin 100 DDD/100 patient-days, Ceftriaxon 93,6 DDD/100 patient-days.
KARAKTERISTIK VCO (VIRGIN COCONUT OIL) YANG DIBUAT DENGAN METODE PANCINGAN DAN PEMANASAN BERTAHAP: THE CHARACTERISTICS OF VIRGIN COCONUT OIL MADE IN OIL FISHING METHOD AND GRADUAL HEATING Elisa Nurhidayah; Awaliya Agustin; Iin Indawati; Muh. Yani Zamzam; Syakira Putri Nabila
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v3i1.400

Abstract

Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan minyak yang diperoleh dari buah kelapa (Cocos nucifera L). VCO merupakan minyak kelapa murni yang dalam proses pembuatannya tidak melalui proses kimiawi dan tidak menggunakan pemanasan tinggi sehingga minyak yang dihasilkan berwarna bening (jernih) dan beraroma khas kelapa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik VCO yang dibuat dengan metode pancingan dan pemanasan bertahap dengan menganalisis kadar air, asam lemak bebas, uji organoleptis dan rendemen. Penelitian ini bersifat deskriptif menggunakan metode pancingan dengan perbandingan konsentrasi penambahan pancingan VCO (10% dan 20%) dan pemanasan dengan dan tanpa penambahan wortel pada krim. Hasil yang diperoleh kemudian dianalisa kadar air, asam lemak bebas, organoleptis, dan rendemen. Pada penelitian ini hasil uji asam lemak bebas pada metode pancingan dan pemanasan keduanya memenuhi syarat SNI 7381:2008 yaitu sebesar 0,13% dan 0,15%. Pada uji kadar air nilai persentasi terendah yaitu pada metode pemanasan sebesar 0,08%, sedangkan pada metode pancingan sebesar 0,13% namun keduanya masih memenuhi syarat yang ditetapkan sesuai SNI 2008. Nilai rendemen VCO tertinggi diperoleh minyak pancingan konsentrasi 20% yaitu sebesar 21,68%.
UJI EFEKTIFITAS PENURUNAN KADAR KOLESTEROL SARI BUAH STROBERI (Fragaria x-ananassa Duchesne) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR Iin Indawati; Siti Pandanwangi
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v2i1.37

Abstract

Buah Stroberi (Fragaria x-ananassa Duch.) mengandung senyawa flavonoid.Kandungan senyawa flavonoid dalam Stroberi dapat mencegah penyakit jantung dengan membantu melebarkan pembuluh darah dan melawan penumpukan plak yang dapat menyebabkan penyumbatan pada arteri koroner. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas dan pada dosis berapa sari buah Stroberi (Fragaria x-anassa Duch.) dapat efektif sebagai penurun kadar kolesterol darah pada tikus putih jantan galur wistar. Pengujian dilakukan dengan mengamati penurunan kadar kolesterol dalam darah yang terdapat pada hewan uji setelah diberikan perlakuan. Hasil data stastistik anava one way menggunakan aplikasi SPSS versi 21.0 untuk program windows. Menunjukan bahwa sari buah Stroberi (Fragaria x-ananassa Duch.) mempunyai efektifitas sebagai penurun kadar kolesterol terhadap tikus putih jantan galur wistar yang sebelumnya diinduksi telur ayam ras dan lemak hewan. Sari buah Stroberi dosis 1,44 g/200 g tikus, 1,62 g/200 g tikus, dan 1,8 g/200 g tikus mempunyai efek menurunkan kadar kolesterol darah pada tikus putih jantan galur wistar.
UJI BAKTERI COLIFORM AIR MINUM ISI ULANG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALITANJUNG, KEJAKSAN, SUNYARAGI DENGAN METODE MPN TAHUN 2016 Didi Rohadi; Deni Firmansyah; Iin Indawati; Siti Pandanwangi
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v1i1.41

Abstract

Kebutuhan konsumsi air minum masyarakat yang tinggi memunculkan berbagai macam produk air minum, salah satu alternatifnya yaitu muncul air minum dalam kemasan (AMDK). Tetapi harga AMDK itu relatif mahal sehingga banyak bermunculan depot air minum isi ulang. Air minum yang sehat dan aman untuk dikonsumsi harus jernih, tidak berwarna, tidak berasa dan tidak berbau. Selain itu, air minum tersebut harus memenuhi persyaratan mikrobiologi yaitu tidak boleh mengandung bakteri patogen, misalnya golongan bakteri coliform. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan air minum isi ulang yang diteliti terdapat bakteri coliform. Penelitian dilakukan pada sampel yang diperoleh dari depot air minum isi ulang di wilayah kerja puskesmas Kalitanjung, Kejaksan, Sunyaragi, sebanyak 5 sampel tiap wilayah kerja puskesmas dengan metode MPN (Most Probable Number) yang terdiri dari tes perkiraan dengan menggunakan media lactose Broth (LB) dan tes penegasan dengan menggunakan media Brilliant Green Lactose Bile Broth (BGLB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 sampel air minum isi ulang yang diteliti terdapat 3 sampel yang positif coliform yaitu 1 sampel di wilayah kerja puskesmas Sunyaragi dengan nilai MPN 2,2, serta 2 sampel di wilayah kerja puskesmas Kalitanjung dengan nilai MPN 38 dan 240. Sehingga dari ketiga sampel yang positif tersebut tidak memenuhi syarat total coliform, karena dalam PERMENKES RI NO 492/Menkes/Per/IV/2010 menyatakan bahwa kadar maksimum yang diperbolehkan untuk parameter coliform pada air minum adalah 0 dalam 100ml sampel.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa L.) ASAL DAERAH SUKABUMI PROVINSI JAWA BARAT: ANTIOXIDANT ACTIVITY OF ROSELA (Hibiscus sabdariffa L.) CALYX EXTRACTS FROM REGION OF SUKABUMI WEST JAVA PROVINCE Mareetha Zahra S; Iin Indawati; Intan Singgih
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v6i1.220

Abstract

ABSTRAK Kelopak bunga rosela mengandung senyawa bioaktif dengan kadar antosianin yang tinggi. Antosianin termasuk golongan flavonoid yang berperan sebagai antioksidan alami. Rosela merah tumbuh tersebar diseluruh Indonesia salah satunya didaerah Sukabumi yang memiliki struktur tanah dengan ketinggian 584 mdpl yang cukup untuk memenuhi syarat tumbuhnya rosela dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antioksidan dengan menggunakan pereaksi DPPH(1,1-diphenyl-2-picrylhydrazil) dengan parameter IC50. Kelopak bunga rosela diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Ekstrak kelopak bunga rosela dibuat dengan konsentrasi 100 ppm, 200 ppm, 400 ppm, 800 ppm, 1200 ppm dan uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan IC50 ekstrak kelopak bunga rosela merah 581,5 ppm sedangkan larutan pembanding vitamin C dihasilkan nilai IC50 11,23 ppm. Kata Kunci: Ekstrak rosela, aktivitas antioksidan, DPPH, Sukabumi.
FORMULASI DAN UJI STABILITAS MASKER GEL PEEL-OFF EKSTRAK ETANOL DAUN BELIMBING WULUH DENGAN VARIASI KONSENTRASI PVA: FORMULATION AND STABILITY TEST PEEL-OFF GEL MASK ETHANOL EXTRACT OF STARFRUIT LEAVES WITH VARIOUS CONCENTRATIONS OF PVA Sulistiorini Indriaty; Iin Indawati; Nur Rahmi Hidayati; Nina Karlina; Suci Nurlia; Deni Firmansyah
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.764

Abstract

Daun belimbing wuluh merupakan tanaman yang memiliki kandungan senyawa aktif flavonoid yang bersifat sebagai antibakteri. Ekstrak etanol daun belimbing wuluh dibuat sediaan masker gel peel-off dengan basis PVA konsentrasi 8%, 9% dan 10%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ekstrak etanol daun belimbing wuluh dapat dibuat sediaan masker gel peel-off dan apakah stabil pada uji cycling test. Ekstrak diperoleh dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 70%, kemudian dilakukan standarisasi ekstrak, skrining fitokimia serta KLT. Masker gel peel-off dibuat menjadi tiga formula dan satu basis dengan metode cycling test (disimpan pada suhu 4°C dan suhu 40°C selama 24 jam yang dilakukan selama 6 siklus) dengan parameter yang diamati yaitu uji organoleptis, homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji waktu mengering, uji viskositas dan uji sifat alir. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa ektrak etanol daun belimbing wuluh dapat diformulasikan menjadi sediaan masker gel peel-off. Uji stabilitas pada semua formula menghasilkan pengujian yang stabil pada warna, bau, tekstur, homogenitas, pH, daya sebar, waktu mengering, viskositas dan sifat alir. Kata kunci: Ekstrak etanol daun belimbing wuluh, masker gel peel off, PVA, cycling test
FORMULASI DAN UJI SIFAT FISIK LILIN AROMATERAPI KOMBINASI MINYAK ATSIRI PEPPERMINT (Mentha piperita) DAN LEMON (Citrus limon): FORMULATION AND TEST OF PHYSICAL PROPERTIES OF AROMATHERAPY CANDLES COMBINATION OF PEPPERMINT ESSENTIAL OIL (Mentha piperita) AND LEMON (Citrus limon) Fatihatul Rizki Lusiana; Iin Indawati; Tomi
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.780

Abstract

Aromaterapi adalah bentuk terapi alternatif dan yang pertama kali dikenalkan dalam bentuk minyak esensial. Contoh produk aromaterapi adalah lilin aromaterapi. Lilin aromaterapi memberikan efek terapeutik dan menenangkan. Bahan alami yang bisa digunakan sebagai pembuatan lilin aromaterapi antara lain, minyak esensial peppermint (Mentha piperita) dan Lemon (Citrus limon). Penelitian ini dilakukan untuk memformulasi dan menguji sifat fisik pada lilin aromaterapi kombinasi minyak esensial peppermint (Mentha piperita) dan lemon (Citrus limon). Soy wax di lelehkan diatas waterbath kemudian ditambahkan minyak essential peppermint (Mentha piperita) dan lemon (Citrus limon) dengan perbedaan konsentrasi pada masing-masing formula. Kemudian dilakukan uji sifat fisik berupa uji organoleptis, uji waktu bakar, uji titik leleh, dan uji hedonik. Lilin aromaterapi pada formula I (2%:3%) menunjukkan konsentrasi minyak atsiri terbaik dibandingkan dengan formula II (3%:3%) dan formula III (5%:2%). Lilin aromaterapi pada formula II dengan perbandingan (3%:3%) menunjukkan konsentrasi gabungan minyak atsiri peppermint (Mentha piperita) dan Lemon (Citrus limon) yang paling banyak disukai responden. Kata kunci : Minyak Atsiri Peppermint, Lemon, Aromaterapi
Co-Authors Aan Kunaedi Achelia, Elvanka Putri Agus Khurniawan Alvionita, Elina Andriana Angellin Sephia Wulandari Ani Fathonah Ani Fatonah Anis Selawati Arwanto Aulia Nurkahfi Aulia Oktaviani Awaliya Agustin Ayu Gita Hamdani Bagus Prayogo, Iqbal bayu pamungkas Cantika, Citra Dhea Chaniago, Adhilla Kristina Dea Martelinda Della Nur Nadya Deni Firmansyah Devi Siti Noer Faufiyah Didi Rohadi Didin Ahidin Elina Alvionita Elisa Nurhidayah Elsa Safitri Elsa Tiakomala Elva Angela Encu Asep Setiadi Evi Sinta Fadhillah, Zakie Faradhila, Afifah Fatihatul Rizki Lusiana Fatonah, Ani Firda Rahmawati Ibnu Mas'ud Intan Singgih Khofifah Khofifah Khulfiah, Ade Ayu Khurniawan, Agus Kintoko Kurniawati Lela Sulastri, Lela Lilis Listiyani Luthfiah Khairunnisa M. Yani Zamzam Maisya Mauliana Insani Mareetha Zahra S Muh Yani Zamzam Muh. Yani Zamzam MUHAMMAD AMIR Muhammad Firli Gifari Muhimatul Umur Nabila, Syakira Putri Nadya Aulia Rahmah Naida Rahma Almira Nina Karlina Nina Karlina Nok Endang Ayu Prihatini Novita Sari Nur Rahmi Hidayati, Nur Rahmi Nurcholisah Nusikho Rahmi Nurhaini, Rahmi Renny Amelia Safirany, Mareetha Zahra Setyaningsih, Indah Sidik Lingga Kusuma Sidik Lingga Kusuma Siti Pandanwangi TW Suci Nurlia Suharyani, Ine Sulistiorini Indriaty Susilo, Rinto Syakira Putri Nabila Syema Aufa Omahoa Taufik Al Fazri Tomi . Tomi, Tomi Umi Fatchyatul Wahidah Umur, Muhimatul Umurdin Syafrandy Tuanany Uswatun Khasanah Vanessa Michelle Windah Widia Ningrum Yusnita, Afis Oni Zamzam, M. Yani Zamzam, Muh Yani Zamzam, Muhammad Yani