Claim Missing Document
Check
Articles

FORMULASI SEDIAAN SABUN PADAT TRANSPARAN DARI EKSTRAK ETANOL DAUN KEMANGI DENGAN KONSENTRASI 1,5%, 3%, DAN 6%. Tomi, Tomi; Indawati, Iin
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sabun  adalah senyawa  natrium dengan  asam lemak  yang digunakan  sebagai pembersih tubuh,  bersifat  padat,  berbusa,  dan  tidak  menyebabkan  iritasi  kulit.  Kemangi adalah salah satu tanaman yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Kemangi     mengandung     minyak     essential     yang    bertindak    sebagai     antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan sabun transparan daun kemangi dengan konsentrasi 1,5%, 3%, dan 6%. Ekstrak etanol daun kemangi diekstraksi menggunakan metode maserasi menggunakan etanol 96%. Evaluasi sabun menggunakan metode cycling test, sedangkan pengujian ini adalah organoleptis, pH, stabilitas tinggi busa, dan uji kekerasan. Pengujian ini dilakukan pada siklus ke-1 hingga siklus ke-6. Hasil penelitian pada organoleptis,    basis,   formula   1   dan   formula    2   menghasilkan   sabun   yang transparan, sedangkan  formula  3  kurang  transparan.  pH  sabun  pada  F1,  F2,  dan  F3 semua memenhi syarat berdasarkan nilai stabilitas busa dan kekerasan, keempat formula berada di kriteria nilai standar yang baik. Kata Kunci: Sabun padat transparan, Daun Kemangi (Ocymum sanctum L.).
FORMULASI DAN UJI STABILITAS LOTION EKSTRAK ETANOL DAUN AFRIKA DENGAN CETYL ALCOHOL 1% DAN 1, 5% Zamzam, M. Yani; Indawati, Iin
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun afrika mengandung senyawa flavonoid, tannin, saponin, dan terpenoid yang dapat digunakan sebagai antioksidan dan anti inflamasi yang berperan penting dalam proses perbaikan sel dalam tubuh. Ekstrak daun afrika dibuat sediaan lotion dengan basis setil alkohol konsentrasi 1% dan 1,5%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ekstrak daun afrika dapat diformulasikan menjadi sediaan lotion dan apakah stabil pada uji cycling test. Lotion dibuat menjadi dua formula dan dua basis dengan metode cycling test (di simpan pada suhu 4oC dan suhu 40oC selama 24 jam yang dilakukan sebanyak 6 siklus). Parameter yang diamati yaitu organoleptis, homogenitas, pH,  daya sebar, tipe emulsi lotion, viskositas dan sifat alir. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun afrika dapat diformulasikan menjadi sediaan lotion. Uji stabilitas pada formula 1 dan 2 menghasilkan pengujian yang stabil pada warna, tekstur, homogenitas,  tipe emulsi lotion, daya sebar, viskositas dan sifat alir . Sedangkan pengujian yang tidak stabil yaitu pada bau, dan pH.Perlu dilakukan penelitian yang lebih baik lagi untuk pengujian formulasi dan penelitian lebih lanjut tentang aktifitas antioksidan dari lotion ekstrak Daun Afrika.Kata kunci: Ekstrak daun afrika, lotion, cycling test.
UJI EFEK ANALGETIK EKSTRAK ETANOL DAUN SAGA (Abrus precatorius L.) TERHADAP MENCIT PUTIH (Mus musculus) JANTAN YANG DIINDUKSI ASAM ASETAT Indawati, Iin; Ahidin, Didin; Umur, Muhimatul
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri adalah perasaan sensoris dan emosional yang tidak enak dan yang berkaitan dengan (ancaman) kerusakan jaringan. Daun saga (Abrus precatorius L) diketahui memiliki senyawa alkaloid yang berpotensi untuk mengurangi rasa nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek analgetik ekstrak etanol daun sukun pada mencit. Penelitian menggunakan metode eksperimental. Hewan uji mencit putih jantan dengan berat badan 18-22 gram sebanyak 15 ekor dibagi menjadi 3 kelompok masing-masing kelompok berisi 5 ekor mencit yang  terdiri  dari  kelompok  kontrol  negatif  yang  diberi  Na-CMC,  kelompok  perlakuan ekstrak etanol daun saga dosis 100 mg/20g BB dan kontrol positif yang diberi asetosal 1,3 mg/20g BB masing-masing diberi peroral. Parameter yang diukur adalah jumlah geliat setiap10 menit selama 60 menit. Penelitian diperoleh daya analgetik ekstrak etanol daun saga sebesar 60,81%, sedangkan asetosal memiliki daya analgetik sebesar 78,14%. Hasil analisis dengan menggunakan metode statistik ANOVA dan LSD menunjukan adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol negatif dengan kontrol positif nilai p<0,05 (0,000) antara kelompok kontrol negatif dengan perlakuan nilai p<0,05 (0,000) dan antara kelompok kontrol positif dengan perlakuan diperoleh nilai p< 0,05 (0,007). Ektrak etanol daun saga dosis 100 mg/20g BB memiliki efek analgetik tetapi lebih lemah dari asetosal 1,3 mg/20g BB. Kata Kunci : Abrus precatorius L., Mencit, Analgetik.
“PENENTUAN NILAI SPF (Sun Protection Factor) LOTION TABIR SURYA EKSTRAK KULIT BUAH NANAS (Ananas comucus (L) Merr) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI”: “DETERMINATION OF SPF VALUE (Sun Protection Factor) OF SUNSCREEN LOTION OF PINEAPPLE SKIN EXTRACT (Ananas comucus (L) Merr) BY SPECTROPHOTOMETRIC METHOD” Indawati, Iin; Ahidin, Didin; Alvionita, Elina
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekstrak kulit buah nanas bermanfaat sebagai antioksidan. Senyawa aktif dalam kulitbuah nanas adalah flavonoid yang merupakan senyawa polifenol sehingga diharapkan dapatmelindungi kulit dari sinar UV. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai SPF (SunProtection Factor) dari lotion yang mengandung ekstrak kulit buah nanas (Ananas comucus(L) Merr) konsentrasi 8% dan 10%. Uji aktivitas SPF dari lotion ekstrak kulit buah nanasdilakukan secara in vitro dengan mengukur serapan panjang gelombang 290-360 nm denganinterval 2,5 nm. Perhitungan nilai SPF menggunakan metode A.J Petro yang telahdimodifikasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai SPF lotion ekstrak kulit buahnanas dengan konsentrasi 8% sebesar 1.0130 dan dengan konsentrasi 10% sebesar 1,0149;dengan nilai SPF tersebut lotion ekstrak kulit buah nanas (Ananas comucus (L) Merr) tidaktermasuk dalam kategori sediaan tabir surya menurut FDA, karena nilai SPF sediaan lotionberada dibawah kategori minimal yaitu proteksi minimal dengan nilai SPF 2-4.Kata kunci : ekstrak kulit buah nanas (Ananas comucus (L) Merr), lotion, nilai SPF,spektrofotometri, A.J Petro.
OPTIMALISASI PENGETAHUAN DAN PRAKTIK TANAMAN OBAT KELUARGA DI SDN 1 PEGAGAN CIREBON Karlina, Nina; Iin Indawati; Arwanto; Ani Fathonah; Elsa Safitri; Nadya Aulia Rahmah; Firda Rahmawati; Luthfiah Khairunnisa; Umi Fatchyatul Wahidah; Dea Martelinda; Angellin Sephia Wulandari; Evi Sinta
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 4 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v4i4.1646

Abstract

Indonesia sebagai negara dengan keanekaragaman hayati yang tinggi, memiliki potensi besar dalam pengembangan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai solusi kesehatan alami. Namun, pengetahuan masyarakat tentang TOGA masih terbatas, terutama di kalangan anak-anak sekolah dasar. Program ini dilaksanakan di SDN 1 Pegagan untuk meningkatkan pengetahuan siswa melalui penyuluhan teori dan praktik penanaman TOGA menggunakan polybag di taman sekolah. Hasil pre-test menunjukkan sebagian besar siswa memiliki pemahaman yang rendah, dengan nilai rata-rata 60. Setelah program dilaksanakan, hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan, di mana 87% siswa berhasil mencapai nilai sempurna 100. Selain itu, selama praktik seluruh siswa berpartisipasi aktif, menunjukkan antusiasme tinggi dalam penanaman. Program dapat memberikan hasil yang optimal dan meningkatkan pemahaman teoritis siswa, membekali mereka dengan keterampilan praktis dalam bercocok tanam, sehingga diharapkan dapat mengaplikasikan pengetahuan ini dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci : Tanaman Obat Keluarga, Pegagan, penyuluhan
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI KOMBINASI EKSTRAK ETANOL RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) DAN RIMPANG LENGKUAS MERAH (Alpinia purpurata K.Schum.) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes Zamzam, Muhammad Yani; Didin Ahidin; Iin Indawati; Della Nur Nadya
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v5i2.1684

Abstract

Rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) dan rimpang lengkuas merah (Alpinia purpurata K. Schum.) memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Bakteri ini bersifat oportunistik yang menginfeksi jaringan kulit hingga menimbulkan peradangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol rimpang temulawak, ekstrak etanol rimpang lengkuas merah, dan kombinasi ekstrak etanol rimpang temulawak dan ekstrak etanol rimpang lengkuas merah terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi sumuran. Larutan uji adalah ekstrak etanol rimpang temulawak konsentrasi 1%, 2% dan 4%, ekstrak etanol rimpang lengkuas merah konsentrasi 25%, 50%, dan 75%, serta kombinasi ekstrak etanol rimpang temulawak dan ekstrak etanol rimpang lengkuas merah (1:3), (1:1), dan (3:1), dengan kontrol positif klindamisin 0,005%. Ekstrak etanol rimpang temulawak dengan konsentrasi 1%, 2% dan 4% memiliki aktivitas antibakteri kategori sedang hingga kuat terhadap bakteri Propionibacterium acnes dengan hasil rata-rata diameter 7,84 mm, 8,49mm, 10,12 mm. Ekstrak etanol rimpang lengkuas merah dengan konsentrasi 25%, 50% dan 75% memiliki aktivitas antibakteri kategori kuat terhadap bakteri Propionibacterium acnes dengan hasil rata-rata diameter 11,17 mm, 11,63 mm dan 11,99 mm. Kombinasi ekstrak etanol rimpang temulawak 4% dan ekstrak etanol rimpang legkuas merah 75% dengan perbandingan (1:3), (1:1), dan (3:1) memiliki aktivitas antibakteri kategori kuat terhadap bakteri Propionibacterium acnes dengan hasil rata-rata diameter 12,71 mm, 11,22 mm dan 10,41 mm. Kata Kunci : Temulawak, lengkuas merah, kombinasi ekstrak, Propionibacterium acnes
PENYULUHAN DAPUR SEHAT (DASHAT) UNTUK PENCEGAHAN STUNTING DI DESA JAGAN Iin Indawati; Didin Ahidin; Pamungkas, Bayu; Sidik Lingga Kusuma; Rinto Susilo
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v5i1.1656

Abstract

Stunting merupakan suatu kondisi dimana anak mengalami gangguan pertumbuhan, sehingga tinggi badan anak tidak sesuai dengan usianya, sebagai akibat dari masalah gizi kronis yaitu kekurangan asupan gizi dalam waktu yang lama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu rumah tangga, ibu hamil, ibu yang memiliki balita, dan calon pengantin mengenai stunting dengan program kerja kami yaitu dapur sehat (DASHAT) yang dilaksanakan di dusun rejosari desa jagan pada tanggal 12 sampai 28 maret 2022 pukul : 15.00 s/d 17.00 WIB dengan mengambil sampel sebanyak 6 rumah di dusun rejosari Dengan mengunakan metode secara langsung diakhiri dengan diskusi. Hasil dari program kerja kami yang telah dilaksanakan mendapat respon baik dari ibu rumah tangga, ibu hamil, ibu yang memiliki balita, dan calon pengantin. Kata kunci : Stunting, dapur sehat, pencegahan, balita  
Health education on clean and healthy living behaviors and introduction to drug logos at MI Assalafiyah, Bode Lor Village Hidayati, Nur Rahmi; Indawati, Iin; Fatonah, Ani; Achelia, Elvanka Putri; Chaniago, Adhilla Kristina; Nabila, Syakira Putri
Community Empowerment Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.12299

Abstract

Health education for school-age children is a crucial step in shaping clean and healthy living habits. One aspect that is often overlooked is the classification of medicines based on the logos displayed on their packaging. This community service activity aims to educate students of MI Assalafiyah Bode Lor on clean and healthy living behaviors, as well as medication logos. The methods used in this activity include health counseling, poster-based education, and evaluation. The results show a 34% increase in knowledge regarding clean and healthy living behaviors and medication logos. With better understanding, students can become more independent in maintaining their personal health and identifying the appropriate type of medicine based on the packaging logo, fostering a healthier and more informed younger generation.
SPRAY ANTI NYAMUK ( REPELLENT) INFUS KULIT BUAH JERUK NIPIS SEBAGAI ALTERNATIF PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DI MASYARAKAT Iin Indawati; Khofifah Khofifah; Vanessa Michelle
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v1i1.202

Abstract

ABSTRAKPenyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia hingga saat ini. Diketahui bahwa di Kabupaten Cirebon hingga minggu kedua bulan Juni 2020 jumlah kasus penderita DBD tercatat sebanyak 463 orang dengan 11 orang meninggal. Disimpulkan bahwa perlu dan pentingnya sosialisasi mengenai pencegahan DBD pada masyarakat Kabupaten Cirebon, salah satu pencegahan dimasyarakat dengan memanfaatkan bahan yang terdapat dirumah melalui edukasi pemanfaatan Kulit Buah Jeruk Nipis sebagai spray anti nyamuk (Repellant). Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat Kabupaten Cirebon. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode webinar dengan menyampaikan informasi dengan kegiatan edukasi tentang bahaya DBD dan cara pencegahan. Cara penggunaan serta pembuatan spray infus kulit buah jeruk nipis sebagai anti nyamuk (Repellant). Kegiatan sosialisasi pencegahan dan penggunaan Spray Infus Kulit Buah Jeruk Nipis berjalan dengan lancar. Hal ini ditandai dengan hasil uji hedonic sediaan yang mendapatkan skor rata-rata 3, artinya responden suka dengan sediaan Spray Infus Kulit Buah Jeruk Nipis.Kata Kunci: Demam berdarah, kulit buah jeruk nipis, anti nyamuk
FORMULASI SEDIAAN SABUN PADAT TRANSPARAN DARI EKSTRAK ETANOL DAUN KEMANGI DENGAN KONSENTRASI 1,5%, 3%, DAN 6%. Tomi Tomi; Iin Indawati
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sabun  adalah senyawa  natrium dengan  asam lemak  yang digunakan  sebagai pembersih tubuh,  bersifat  padat,  berbusa,  dan  tidak  menyebabkan  iritasi  kulit.  Kemangi adalah salah satu tanaman yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Kemangi     mengandung     minyak     essential     yang    bertindak    sebagai     antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan sabun transparan daun kemangi dengan konsentrasi 1,5%, 3%, dan 6%. Ekstrak etanol daun kemangi diekstraksi menggunakan metode maserasi menggunakan etanol 96%. Evaluasi sabun menggunakan metode cycling test, sedangkan pengujian ini adalah organoleptis, pH, stabilitas tinggi busa, dan uji kekerasan. Pengujian ini dilakukan pada siklus ke-1 hingga siklus ke-6. Hasil penelitian pada organoleptis,    basis,   formula   1   dan   formula    2   menghasilkan   sabun   yang transparan, sedangkan  formula  3  kurang  transparan.  pH  sabun  pada  F1,  F2,  dan  F3 semua memenhi syarat berdasarkan nilai stabilitas busa dan kekerasan, keempat formula berada di kriteria nilai standar yang baik. Kata Kunci: Sabun padat transparan, Daun Kemangi (Ocymum sanctum L.).
Co-Authors Aan Kunaedi Achelia, Elvanka Putri Agus Khurniawan Alvionita, Elina Andriana Angellin Sephia Wulandari Ani Fathonah Ani Fatonah Anis Selawati Arwanto Aulia Nurkahfi Aulia Oktaviani Awaliya Agustin Ayu Gita Hamdani Bagus Prayogo, Iqbal bayu pamungkas Cantika, Citra Dhea Chaniago, Adhilla Kristina Dea Martelinda Della Nur Nadya Deni Firmansyah Devi Siti Noer Faufiyah Didi Rohadi Didin Ahidin Elina Alvionita Elisa Nurhidayah Elsa Safitri Elsa Tiakomala Elva Angela Encu Asep Setiadi Evi Sinta Fadhillah, Zakie Faradhila, Afifah Fatihatul Rizki Lusiana Fatonah, Ani Firda Rahmawati Ibnu Mas'ud Intan Singgih Kardiyati, Endah Nurhaweny Khofifah Khofifah Khulfiah, Ade Ayu Khurniawan, Agus Kintoko Kurniawati Lela Sulastri, Lela Lilis Listiyani Luthfiah Khairunnisa M. Yani Zamzam Maisya Mauliana Insani Mareetha Zahra S Muh Yani Zamzam Muh. Yani Zamzam MUHAMMAD AMIR Muhammad Firli Gifari Muhammad Muhammad Muhimatul Umur Nabila, Syakira Putri Nadya Aulia Rahmah Naida Rahma Almira Nina Karlina Nina Karlina Nok Endang Ayu Prihatini Novita Sari Nur Rahmi Hidayati, Nur Rahmi Nurcholisah Nusikho Rahmi Nurhaini, Rahmi Renny Amelia Safirany, Mareetha Zahra Setyaningsih, Indah Sidik Lingga Kusuma Sidik Lingga Kusuma Siti Pandanwangi TW Suci Nurlia Suharyani, Ine Sulistiorini Indriaty Susilo, Rinto Syakira Putri Nabila Syema Aufa Omahoa Taufik Al Fazri Tomi . Tomi, Tomi Umi Fatchyatul Wahidah Umur, Muhimatul Umurdin Syafrandy Tuanany Uswatun Khasanah Vanessa Michelle Windah Widia Ningrum Yusnita, Afis Oni Zamzam, M. Yani Zamzam, Muh Yani Zamzam, Muhammad Yani