Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pelatihan Disain Kemasan Produk Pakan Ternak Dan Penggunaan Etalase Poto Village Sebagai Media Pemasaran Produk Desa Poto Hermanto, Koko; Munandar, Imam; Yuliadi, Yuliadi
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 5 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i5.1516

Abstract

Melimpahnya produksi tani jagung di kabupaten Sumbawa berdampak pada melimpah juga limbah yang dihasilkan. Limbah jagung yang masih hijau dapat dimanfaatkan secara langsung untuk menjadi pakan ternak sapi, tetapi limbah yang sudah kering tidak dapat dimanfaatkan oleh peternak karena belum memiliki keterampilan. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pelatihan pembuatan pakan ternak dari limbah pertanian jagung kepada kelompok ternak desa Poto. Melimpahnya bahan baku dapat diproduksi pakan ternak dalam jumlah banyak, selain dapat dimanfaatkan untuk ternak sendiri juga dapat dipasarkan ke masyarakat luas. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan pengabdian lanjutan yaitu pelatihan desain kemasan produk pakan ternak dan pembuatan Etalase Poto Village sebagai media pemasaran produk-produk desa Poto, selain produk pakan ternak dari limbah jagung. Metode yang digunakan adalah metode monologis dan dialogis. Hasil evaluasi menunjukan peserta sangat puas dengan kegiatan pelatihan dan hasil analisis pretest dan posttest menunjukkan terdapat peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan pembuatan desain kemasan produk pakan ternak dari limbah jagung dan peningkatan pemahaman menggunakan Etalase Poto Village.
Analisis Usaha Ternak Kambing Kacang di Cv. Samawa Global Farm Desa Dete Kecamatan Lape Ramdani, Rifki; Munandar, Imam; Anggriani, Luluh
BIOMARAS : Journal of Life Science and Technology Vol 3 No 1: BIOMARAS : Vol 3, No 1 Februari 2025
Publisher : Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kelayakan usaha pada CV. SGF dengan metode Analisis SWOT. Metode ini digunakan untuk mengetahui perkembangan pada internal serta eksternal pada usaha. Kemudian metode BEP yang akan menentukan kelayakan pada usaha dan menentukan impas balik dari modal dan pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk membahas perkembangan Kambing kacang pada suatu usaha untuk dapat diketahui oleh para pemula usaha beserta pembaca. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif dengan pendekatan Kualitatif. Pada Analisis SWOT menunjukkan CV. SGF mempunyai aspek kekuatan yang lebih besar daripada aspek yang lainnya. Kemudian pada perhitungan BEP CV. SGF dapat dikatakan layak dalam usaha yang sudah dijalankan. Pada BEP Harga sendiri CV. SGF harus menjual dengan harga Rp. 2.699.818 untuk mendapatkan titik impas pada biaya. kemudian pada BEP Produksi CV. SGF harus menjual 8.48 Ekor untuk mendapatkan titik impas biaya yang dikeluarkan berdasarkan yang sudah ada. CV. SGF merupakan usaha yang bergerak dibidang jual beli ternak dengan pendapatan sebesar Rp. 8.802.000. pendapatan tersebut merupakan Laba pada perhitungan per Bulan. Berdasarkan hasil tersebut usaha jual beli ternak kambing kacang yang dijalankan CV. SGF dapat dikatakan layak.
Pengaruh Pelatihan dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan di Klinik Novira Herijanto, Budyawan; Ghazani, Shadrina Fitri; Salsabilla, Riska Oktavioni; Rifa, Purnama; Indriani, Asti; Munandar, Imam; Selvi, Marchel Ameylia; Fikhrin, Mochammad Ghalib; Sikki, Nurhaeni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.12469

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk memahami bagaimana motivasi kerja dan pelatihan mempengaruhi kinerja karyawan di Klinik Novira. Diantisipasi bahwa kinerja karyawan dapat meningkat secara substansial melalui pelatihan yang relevan dan motivasi yang terkait dengan pekerjaan mereka. Metode penelitian yang dipakai ialah survei dengan mendistribusikan kuesioner kepada karyawan Klinik Novira, yang mencakup pertanyaan tentang kinerja karyawan, motivasi kerja, dan pelatihan. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan berbagai metode untuk menilai sejauh mana pelatihan dan motivasi kerja berdampak di kinerja secara keseluruhan. Temuan analisis menunjukkan kalau kinerja karyawan dipengaruhi atau berdampak secara positif dan signifikan oleh motivasi kerja, dengan elemen ini memiliki pengaruh keseluruhan yang lebih besar daripada pelatihan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk meningkatkan kinerja karyawan di Klinik Novira, manajemen perlu memprioritaskan pengembangan strategi untuk menaikkan motivasi kerja mereka.
Initial Development of Lamota (Salicornia europae) Yogurt As a Functional Drink Munandar, Imam; Sari, Ratna Nurmalita; Suriyadin, Adi; Havied, Arif Rahman
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 13 No. 2 (2024): JAFH Vol. 13 No. 2 June 2024
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jafh.v13i2.41305

Abstract

Salicornia europae is a marine plant that grows   in coastal areas and tides. In Sumbawa, this plant lives in the former area of ponds and usually called as lamota.  S. europae contains beneficial ingredients such as iodine, minerals, vitamins, antioxidants, unsaturated fatty acids, and sugars.  Marine plant innovations in S.  Europae, which is rich in iodine into processed yogurt, has not been well explored.  This study aimed to develop the processing of lamota into functional yogurt drink. Complete Randomized Design (CRD) was used in this experiment with a single factor of 6 levels of lamota concentration. Iodine content, ash content, pH and scoring test were carried out to find out the best quality of the lamota yogurt. The results showed that the iodine content of the product was 29.01 mcg / g dry weight and ash content was 10.59%. The pH showed that the addition of lamota minimally affected the pH of the yoghurt. In the organoleptic test found that 25% addition of lamota extract was the most preferrable concentration compared to 5, 10, 15, and 20% based on the color, taste, texture, aroma. Panelist describe the 25% lamota addition has greenish color, a little bit salty, watery texture, and green aroma. Based on the iodine content and the best consumers acceptance the yogurt with 25% addition of lamota could be categorized as a rich in iodine drink and a promising product to improve the functional characteristics of yogurt as well develop a value added local marine commodity with unique flavor.
PELATIHAN PEMBUATAN PAKAN FERMENTASI DI DESA BUGIS MEDANG KABUPATEN SUMBAWA Munandar, Imam
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i2.5120

Abstract

Desa bugis medang merupakan salah satu Desa di Kecamatan Labuhan Badas Kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Barat, yang sebagaian besar berprofesi sebagai petani, peternak dan nelayan. Permasalahan yang terjadi pada peternak ini adalah masih banyaknya ternak yang mati saat musim kemarau dan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang jenis pakan dan pemanfaatakan limbah pertanian menjadi pakan ternak. Sivitas akademika Program Studi Peternakan UTS memperkenalkan teknik pengolahan pakan dan jenis hijauan alternatif yang dapat meningkatkan nilai nutrisi pakan dan waktu penyimpanannya yaitu pengolahan pakan fermentasi. Pelatihan proses fermentasi dilakukan di Aula kantor Desa yang dimulai dengan penyampaian materi dan dilanjutkan dengan demo pembuatan pakan fermentasi dan evaluasi. Terdapat 30 orang peserta yang mengikuti pelatihan. Hasil fermentasi diperoleh dapat disimpulkan bahwa rumput yang difermentasi memiliki kualitas yang baik dilihat dari warna yang tidak berubah dari asalnya, memiliki aroma yang khas seperti aroma khas silase, jumlah jamur pada limbah kulit kacang sedikit dan memiliki tekstur yang masih jelas dan agak kering.
Trends, Opportunities, and Challenges of Using WhatsApp in Learning: A Literature Review Nasution, Awal Kurnia Putra; Munandar, Imam
Jurnal Simki Pedagogia Vol 6 No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jsp.v6i2.210

Abstract

WhatsApp is a widely used and widely used communication platform in education. The main objectives of this literature review are to identify the trends and challenges associated with using WhatsApp in education, explore the benefits and opportunities for students and teachers in using this platform for learning, and understand the challenges and limitations of using WhatsApp within the classroom setting. The literature was obtained through various databases using keywords related to WhatsApp and education. It is important for educators and administrators to be aware of the trends, opportunities, challenges, and opportunities associated with the using of WhatsApp. The increased usage of WhatsApp as a tool for communication and collaboration between students and teachers is one trend that has been identified in the research. The results of this literature review will contribute to the field of education and technology by highlighting the potential of WhatsApp as a tool for learning and providing insights on how it can be effectively integrated in classroom instruction. The article also discusses the need to consider privacy and security issues when using WhatsApp in education, and provides suggestions for further research.
Perbedaan Kualitas Semen Segar Sapi Eksotik pada Musim yang Berbeda di Balai Inseminasi Buatan NTB : Differences in Fresh Semen Quality from Exotic Cattle in Different Seasons at the NTB Artificial Insemination Center Rizqi, Ma'wa; Munandar, Imam
BIOMARAS : Journal of Life Science and Technology Vol 3 No 2: BIOMARAS : Vol 3, No 2 Agustus 2025
Publisher : Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the differences in the quality of fresh semen from exotic cows during different seasons at the Regional Insemination Center of West Nusa Tenggara Province. The research was conducted at the Regional Artificial Insemination Center of West Nusa Tenggara Province from February 10 to 20, 2025. The variables examined included semen volume, pH, sperm motility, and sperm concentration. Data analysis involved comparing paired T-tests using Tools Excel. Based on the research results, different seasons showed variations in semen quality. The best values were observed during the dry season, with an average semen volume of 4.84 ± 2.02 ml and a pH of 7.01 ± 5.24. In contrast, during the rainy season, the average sperm motility was 66.55 ± 9.58%, and the sperm concentration was 1569.95 ± 430.36 x 10?/ml. The quality of fresh semen from exotic bulls at BIBD was influenced by seasonal differences, particularly in terms of semen volume.
PEMANFAATAN LIMBAH JAGUNG MENJADI PAKAN TERNAK SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PEREKONOMIAN DESA POTO DAN MENYUKSESKAN PROGRAM SEJUTA SAPI Yuliadi, Yuliadi; Munandar, Imam; Hermanto, Koko
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.30056

Abstract

Abstrak: Musim kemarau di Kabupaten Sumbawa ditandai oleh tingkat kekeringan yang sangat tinggi, yang berdampak pada terbatasnya ketersediaan pakan ternak. Kondisi ini berpotensi menurunkan produksi sapi, sehingga menghambat pencapaian program NTB Bumi Sejuta Sapi. Desa Poto, Kabupaten Sumbawa, merupakan salah satu daerah dengan produksi jagung yang melimpah berdampak pada meningkatnya jumlah limbah jagung. Produksi jagung yang melimpah menghasilkan limbah dalam jumlah besar, yang umumnya dibakar oleh petani untuk membersihkan lahan, meskipun hal ini menimbulkan polusi. Padahal, limbah jagung masih mengandung nutrisi yang bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Melalui program pemberdayaan kemitraan masyarakat, dilakukan pelatihan kepada Kelompok Tani Ternak Lenang Rea III untuk mengolah limbah jagung menjadi pakan alternatif menggunakan mesin pencacah (Hammer Mill). Pelatihan ini bertujuan meningkatkan hardskill mitra dalam fermentasi limbah jagung dan formulasi pakan ternak. Meningkatan softskill dalam kesadaran akan pentingnya inovasi, keberlanjutan lingkungan, dan potensi ekonomi dari limbah jagung. Tiga tahapan kegiatan meliputi diskusi, pelatihan pembuatan silase dengan metode Participatory Rural Appraisal (PRA), dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan peserta cukup tinggi dengan skor total setiap variabel berada dalam rentang antara 0,72 hingga 0,88, yang mengindikasikan bahwa nilai pada masing-masing indikator berada pada kategori sedang (medium). Secara keseluruhan, nilai Technology Readiness Index (TRI) sebesar 3,14, menandakan kesiapan moderat dalam menerapkan teknologi pengolahan limbah jagung.Abstract: The dry season in Sumbawa Regency is characterized by very high levels of drought, which impacts the limited availability of animal feed. This condition can potentially reduce cattle production, thus hampering the achievement of the NTB Bumi Sejuta Sapi program. Poto Village, Sumbawa Regency, is one of the areas with abundant corn production, which impacts the increasing amount of corn waste. Abundant corn production produces large amounts of garbage, which farmers generally burn to clear the land, although this causes pollution. Corn waste still contains nutrients that can be used as animal feed. Through the community partnership empowerment program, training was conducted for the Lenang Rea III Livestock Farmers Group to process corn waste into alternative feed using a shredder (Hammer Mill). This training aims to improve the hard skills of partners in corn waste fermentation and animal feed formulation. Increasing soft skills in awareness of the importance of innovation, environmental sustainability, and the economic potential of corn waste. The three stages of activity include discussion, silage-making training using the Participatory Rural Appraisal (PRA) method, and evaluation. The evaluation process involved [specific details about the evaluation process]. The evaluation results showed that the level of participant satisfaction was relatively high, with the total score of each variable ranging from 0.72 to 0.88, indicating that the value of each indicator was in the medium category. Overall, the Technology Readiness Index (TRI) value was 3.14, indicating moderate readiness to implement corn waste processing technology.
Edukasi Keamanan Pangan Berbasis Penyuluhan untuk Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat tentang Salmonella sp. Tiya, Ning Ayu Dwi; Akramullah, Muh.; Munandar, Imam
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v6i2.1787

Abstract

Salmonella sp. merupakan bakteri patogen yang menjadi salah satu penyebab utama penyakit bawaan pangan yang berisiko bagi kesehatan masyarakat. Rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat mengenai bahaya dan pencegahan kontaminasi Salmonella pada produk pangan dapat meningkatkan potensi terjadinya infeksi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui penyuluhan tentang bahaya Salmonella sp. pada produk pangan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif dengan pendekatan partisipatif yang dilengkapi dengan pre-test dan post-test menggunakan kuisioner. Hasil menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan pada seluruh parameter, yaitu pengertian (46.67% menjadi 80.00%), gejala (40.00% menjadi 86.67%), penyebab (46.67% menjadi 86.67%), penularan (33.33% menjadi 93.33%), dan pencegahan (53.33% menjadi 86.67%). Disimpulkan bahwa penyuluhan yang dilakukan efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya Salmonella sp. pada produk pangan. Edukasi yang berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan pangan.