Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENANGANAN PANDEMI COVID-19 DI KOREA SELATAN A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Suciati, Anis; Salahudin; Syamsulrizal; Muhammad Syaprin Zahidi
HEARTY Vol 11 No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v11i2.8819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon Korea Selatan terhadap pandemi COVID-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan literatur sistematis dengan menggunakan 244 artikel ilmiah yang bersumber dari database Scopus. Tinjau artikel menggunakan aplikasi Vosviewer. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Korea Selatan telah belajar dari pengalamannya dalam menghadapi pandemi MERS dan tidak dianggap kewalahan dalam menghadapi pandemi virus COVID-19. Berbagai upaya telah dilakukan Korea Selatan untuk mengatasi pandemi virus COVID-19. Mulai dari kebijakan memakai masker dan membatasi interaksi sosial secara fisik, mengubah aktivitas yang semula dilakukan secara offline menjadi aktivitas online. Korea Selatan juga meluncurkan perangkat lunak untuk melacak tingkat perjalanan dan perkembangan virus, yang berisi nomor badan kesehatan darurat. Korea Selatan juga telah merancang vaksin untuk mengatasi gejala COVID-19 sesuai dengan kondisi tubuh masyarakat di negaranya. menggunakan kondisi lingkungan, cuaca, dan kebiasaan masyarakat Korea sebagai pertimbangan dalam proses pemberian dosis komposisi vaksin. Korea Selatan juga telah merancang vaksin untuk mengatasi gejala COVID-19 sesuai dengan kondisi tubuh masyarakat di negaranya.
The Role of Self-Directed Learning in Enhancing Scientific Reasoning Skills: Integrating Project-Based Learning for Biology Education Students Jaharudin, Jaharudin; Mochamad Cholily, Yus; Pantiwati, Yuni; Andi Hidayat, Febrian; Rachman Tiro, Abdul; Citraningrum, Mivtha; Syamsulrizal; Santoso, Budi; Sirojjuddin; Alia Ulfa, Nurul; Hidayatussakinah
Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 17 No 1 (2026): Biosfer: Jurnal Tadris Biologi
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/biosfer.v17i1.30657

Abstract

This study examines the effectiveness of integrating Self-Directed Learning (SDL) and Project-Based Learning (PjBL) in enhancing students' scientific reasoning skills in biology education. An explanatory sequential mixed-methods design was employed, combining a quasi-experimental one-group pretest–posttest design with qualitative exploration. The participants were 30 undergraduate students in biology education. Quantitative data were collected using a scientific reasoning test, while qualitative data were obtained through semi-structured interviews and reflective writings. The results showed a significant improvement in students’ scientific reasoning scores (p < 0.001) with a very large effect size (Cohen’s d = 2.35). Qualitative findings indicated that learning independence, authentic problem-solving, metacognitive reflection, and scientific collaboration contributed to this improvement. The integration of SDL and PjBL fosters a student-centered learning environment that supports cognitive and metacognitive development. This study offers an integrated pedagogical model and practical implications for enhancing higher-order thinking skills in biology education. Peran Self-Directed Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Penalaran Ilmiah: Integrasi Project-Based Learning pada Mahasiswa Pendidikan Biologi ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas integrasi Self-Directed Learning (SDL) dan Project-Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan kemampuan penalaran ilmiah mahasiswa pendidikan biologi. Penelitian menggunakan desain explanatory sequential mixed methods dengan pendekatan kuasi-eksperimen one-group pretest–posttest dan eksplorasi kualitatif. Sebanyak 30 mahasiswa berpartisipasi dalam penelitian ini. Data kuantitatif diperoleh melalui tes penalaran ilmiah, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan refleksi tertulis. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor penalaran ilmiah mahasiswa (p < 0,001) dengan ukuran efek sangat besar (Cohen’s d = 2,35). Temuan kualitatif mengungkap bahwa kemandirian belajar, pemecahan masalah autentik, refleksi metakognitif, dan kolaborasi ilmiah berkontribusi terhadap peningkatan penalaran ilmiah. Integrasi SDL dan PjBL menciptakan lingkungan pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa serta mendukung proses kognitif dan metakognitif. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan model pembelajaran terintegrasi untuk meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi dalam pendidikan biologi
Peningkatan Kemampuan Numerasi Anak Usia Dini melalui Permainan Tradisional Lompat Tali Bervariasi dengan Pendekatan Tindakan Kelas Syarifatun Nafiah Handayani; Teguh Yuliandri Putra; Mursalim Mursalim; Alman Alman; Syamsulrizal Syamsulrizal
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2064

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan numerasi anak usia dini di TK Bahari Waisai Raja Ampat melalui penerapan permainan tradisional lompat tali bervariasi. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dengan subjek penelitian anak usia 5-6 tahun kelompok B TK Bahari Waisai Raja Ampat yang berjumlah 15 anak. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan numerasi anak dari siklus I ke siklus II, yaitu dari 60% menjadi 86,67%. Peningkatan ini terjadi pada semua aspek kemampuan numerasi, termasuk kemampuan menghitung, mengenal angka, dan memecahkan masalah. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis permainan tradisional yang dirancang secara terstruktur dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran numerasi di PAUD. Implikasi penelitian ini adalah guru dapat menerapkan permainan tradisional lompat tali bervariasi sebagai metode pembelajaran sehari-hari untuk meningkatkan kemampuan numerasi anak. Penelitian ini merekomendasikan bahwa guru dapat lebih memilih model dan metode pembelajaran serta media pembelajaran yang dapat meningkatkan aspek-aspek pengembangan anak.
Efektivitas Media Puzzle Manipulatif dalam Meningkatkan Kemampuan Visual-Spasial Siswa Sekolah Dasar pada Materi Bangun Datar: Systematic Literature Review Sitti Hanan Asrawi; Syamsulrizal Syamsulrizal; Heny Sri Astutik
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4452

Abstract

Rendahnya kemampuan visual-spasial siswa sekolah dasar pada materi bangun datar masih menjadi tantangan dalam pembelajaran matematika karena siswa sering mengalami kesulitan memahami bentuk, posisi, dan hubungan ruang secara abstrak. Kondisi tersebut menunjukk an pentingnya penggunaan media pembelajaran konkret yang mampu membantu siswa memahami konsep geometri secara visual dan manipulatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media puzzle manipulatif dalam meningkatkan kemampuan visual-spasial siswa sekolah dasar pada materi bangun datar melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Penelitian menggunakan pedoman PRISMA 2020 dengan sumber data dari Google Scholar, ERIC, Garuda, dan Scopus pada rentang tahun 2022–2026. Sebanyak 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan sintesis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media puzzle manipulatif, terutama tangram dan puzzle bangun datar, efektif meningkatkan kemampuan visual-spasial, pemahaman konsep geometri, hasil belajar matematika, dan kreativitas siswa. Media puzzle membantu siswa melakukan visualisasi bentuk, rotasi objek, dan eksplorasi hubungan spasial melalui aktivitas interaktif. Penelitian ini menunjukkan bahwa media puzzle manipulatif relevan digunakan dalam pembelajaran matematika sekolah dasar karena sesuai dengan karakteristik perkembangan kognitif siswa pada tahap operasional konkret.
The Implementation of Ethnomathematics to Improve Cognitive Learning Outcomes on Integer Topics Yusrianto Yusrianto; Syamsulrizal; Heny Sri Astutik
Journal of Teaching and Learning Mathematics Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Teaching and Learning Mathematics (July)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jtlm.v4i1.43809

Abstract

This study aims to explore the implementation of ethnomathematics in teaching integer concepts and to describe how this implementation supports the cognitive learning outcomes of seventh-grade students at SMP An-Nur Teminabuan. The study employed a Mixed Methods approach using an Embedded Mixed Methods (QUAL(quan)) design, in which the qualitative approach served as the primary method and the quantitative approach functioned as a supporting method. Qualitative data were collected through observations, interviews, and documentation, while quantitative data were obtained from students’ cognitive learning achievement tests. Qualitative data were analyzed using the interactive analysis model, whereas quantitative data were analyzed descriptively using the mean, maximum score, minimum score, and standard deviation. The findings revealed that the implementation of ethnomathematics was categorized as excellent, as indicated by the teacher’s successful integration of local cultural elements into the learning process and the high level of student engagement during classroom activities. Students demonstrated positive responses to ethnomathematics-based learning because the instructional materials were closely related to their cultural experiences. The test results showed that students achieved good cognitive learning outcomes, with a mean score of 81.73, a maximum score of 95, a minimum score of 60, and a standard deviation of 8.42. The integration of qualitative and quantitative findings indicates that ethnomathematics supports students’ cognitive learning outcomes by providing meaningful learning contexts, increasing student engagement, and strengthening conceptual understanding of integer concepts. Therefore, ethnomathematics can serve as an effective alternative instructional approach for creating contextualized, meaningful mathematics learning experiences that are aligned with students’ local cultural characteristics.