Claim Missing Document
Check
Articles

KUALITAS DIET, AKTIVITAS FISIK, DAN STATUS GIZI PADA PEROKOK DEWASA AWAL Restutiwati, Fidi; Murbawani, Etisa Adi; Rahadiyanti, Ayu
Journal of Nutrition College Vol 8, No 3 (2019): Juli
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.806 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v8i3.25805

Abstract

Latar Belakang: Kebiasaan merokok berdampak pada kualitas diet, aktivitas fisik dan status gizi. Rokok mengandung nikotin yang dapat menurunkan nafsu makan dan mengakibatkan penurunan kemampuan kardiorespirasi sehingga mengganggu aktivitas fisik seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas diet dan aktivitas fisik menurut status gizi pada perokok dewasa awal.Metode: Rancangan penelitian ini adalah cross sectional dengan jumlah sampel 59 subjek yang berusia 20-24 tahun. Data meliputi karakteristik subjek, kualitas diet diperoleh dengan metode Semi Quantitative-Food Frequency Questionniare (SQ-FFQ), aktivitas fisik diperoleh dengan metode International Physical Activity Questionnaire-Short Form (IPAQ-SF), dan status gizi diukur menggunakan lingkar pinggang dan/atau Rasio Lingkar Pinggang Panggul (RLPP). Analisis data dengan uji chi-square, fisher exact.Hasil: Rerata skor kualitas diet subjek yaitu 40,4±8,7 tergolong kualitas diet rendah. Kualitas diet rendah pada subjek digambarkan dengan rendahnya asupan sayur dan buah, tingginya asupan total lemak, lemak jenuh, kolesterol, natrium, rendahnya skor rasio makronutrien dan rasio asam lemak. Rerata aktivitas fisik subjek yaitu 2569,5±1806,5 METs/min/minggu termasuk dalam aktivitas fisik sedang. Hasil uji perbedaan diperoleh kualitas diet menurut status gizi (p=0,564), aktivitas fisik menurut status gizi (p=0,019). Simpulan: Tidak ada perbedaan signifikan kualitas diet menurut status gizi pada perokok dewasa awal (p>0,05). Ada perbedaan signifikan aktivitas fisik menurut status gizi pada perokok dewasa awal (p<0,05).
PENGARUH PEMBERIAN KAPSUL CENGKIH (Syzygium aromaticum) TERHADAP TEKANAN DARAH WANITA PREDIABETES Oksidriyani, Safrina; Murbawani, Etisa Adi
Journal of Nutrition College Vol 5, No 3 (2016): Juli
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.719 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v5i3.16405

Abstract

Latar Belakang :Salah satu dampak yang muncul akibat keadaan prediabetes adalah meningkatnya risiko hipertensi. Cengkih diketahui bermanfaat dapat menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian bubuk cengkih berbagai dosis terhadap tekanan darah pada wanita prediabetes.Metode :Penelitian inimenggunakan desain quasi experimental dengan pre and post test groupterhadap wanita prediabetes dengan prehipertensi usia 25-45 tahun di Tlogosari, Semarang. Subjek penelitian dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok pemberian 1 kapsul (n=15), 2 kapsul (n=15), dan 3 kapsul cengkih(n=15). Satu kapsul berisi 1 gram bubuk cengkih yang dibuat dengan menumbuk cengkih kering. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan setelah 14 hari perlakuan. Uji paired t test dilakukanuntuk menganalisis perbedaan tekanan darah antara pre dengan postperlakuan. Uji One Way ANOVA dan Kruskall Wallis untuk menganalisis perbedaan tekanan darah post dan variabel perancu antara ketiga kelompok. Uji regresi linear ganda untuk menganalisis variabel perancu yang paling berpengaruh terhadap tekanan darah. Uji ANCOVA untuk menganalisis pengaruh kapsul cengkih setelah dikendalikan dengan variabel perancu.Hasil :: Terdapat penurunan tekanan darah  sistolik dan diastolik sebesar 19 mmHg dan 8 mmHg pada pemberian 1 dan 2 kapsul cengkih (p<0,05). Variabel yang ikut berperan terhadap penurunan tekanan darah sistolik adalah asupan natrium. Setelah dikontrol dengan variabel perancu, tidak ada pengaruh signifikan asupan natrium terhadap penurunan tekanan darah sistolik (p>0,05).Kesimpulan :Konsumsi 1 dan 2 kapsul cengkihselama 14 hari dapat menurunkan tekanan darah  secara signifikan pada wanita prediabetes.
HUBUNGAN ASUPAN ZAT BESI HEME, ZAT BESI NON-HEME DAN FASE MENSTRUASI DENGAN SERUM FERITIN REMAJA PUTRI Arima, Lia Andriani Titik; Murbawani, Etisa Adi; Wijayanti, Hartanti Sandi
Journal of Nutrition College Vol 8, No 2 (2019): April
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.438 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v8i2.23819

Abstract

Latar Belakang : Remaja putri di Indonesia memiliki asupan zat besi tergolong kurang dimana sumber zat besi didominasi asupan non heme. Biovailabilitas besi non heme dipengaruhi oleh zat yang menghambat penyerapan sehingga berisiko mengalami defisiensi besi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan asupan zat besi heme, zat besi non-heme dan fase menstruasi dengan serum feritin remaja putri.Metode : Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan 50 remaja putri berusia 12-16 tahun yang dipilih dengan metode random sampling. Data yang diambil yaitu asupan zat besi heme dan non heme, fase menstruasi dan serum feritin. Data asupan zat besi diperoleh dari kuesioner Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). Data fase menstruasi adalah rata-rata fase menstruasi selama tiga bulan. Serum feritin dan Kadar C-Reactive Protein (CRP) diukur menggunakan metode Immunosorbent Enzyme-Linked). Analisis data menggunakan  uji korelasi rank spearman.Hasil : Prevalensi defisiensi besi ditemukan sebanyak 28%. Rata-rata asupan besi total 16,43 ± 5,63 mg. Rata-rata asupan zat besi heme dan non heme sebesar 5,16 ± 2,23 mg dan 11,27 ± 4,1 mg. Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan zat besi heme (p<0,001), zat besi non heme (p<0,001), zat besi total (p<0,001) dan fase menstruasi (p=0,012) dengan serum feritin remaja putri. Simpulan : Terdapat hubungan signifikan antara asupan zat besi heme, zat besi non heme dan fase menstruasi dengan serum feritin remaja putri.
HUBUNGAN KECUKUPAN ASUPAN ZAT BESI DAN KADAR TIMBAL DARAH DENGAN KADAR HEMOGLOBIN ANAK JALANAN USIA KURANG DARI 8 TAHUN DI KAWASAN PASAR JOHAR SEMARANG Ati, Putri Wohing; Murbawani, Etisa Adi
Journal of Nutrition College Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.124 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v3i4.6847

Abstract

Latar Belakang: Kadar timbal dalam udara mempunyai pengaruh terhadap kadar timbal dalam darah seseorang yang beraktivitas tinggi di jalanan, seperti pada anak jalanan. Kadar timbal dalam darah yang tinggi dapat mengganggu proses eritropoesis dan adanya gangguan sintesis heme yang diakibatkan oleh akumulasi timbal akan semakin buruk bila kecukupan zat besi tubuh tidak terpenuhi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kecukupan asupan zat besi dan kadar timbal dengan kadar hemoglobin responden.  Metode: Desain penelitian Cross Sectional pada 19 anak jalanan di kawasan Pasar Johar, Semarang. Responden dipilih secara purposive sampling. Data kecukupan asupan zat besi diperoleh dari wawancara dengan responden dan orangtua menggunakan kuesioner Food Frequency Questioner Semi kuantitatif dan dianalisis menggunakan Nutrisoft. Kadar timbal dianalisis menggunakan metode AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer)  dengan kategori tinggi (>10µg/dL) dan sangat tinggi (>40µg/dL). Kadar hemoglobin dianalisis dengan metode cyanmethemoglobin dengan standar berdasarkan kelompok usia yaitu 6 bulan -5 tahun tergolong normal jika >11 gr/dl dan 6-11 tahun >11,5 gr/dl. . Hasil: Sebagian besar responden (64,8%) mengonsumsi zat besi kurang dari angka kecukupan. Kadar Hb pada 6 responden (31,8%) tergolong rendah. Kadar timbal responden sebanyak 73,7% tergolong tinggi, dan 26,3% tergolong sangat tinggi. Ada korelasi antara kecukupan asupan zat besi ddengan kadar hemoglobin (r=0,580;p=0,009) dan ada korelasi antara kadar timbal dengan  kadar hemoglobin (r=-0,552 ;p=0,014). Simpulan: Ada hubungan antara kecukupan asupan zat besi dan kadar timbal dengan  kadar hemoglobin anak jalanan usia kurang dari 8 tahun di Kwasan Pasar Johar, Semarang.
STATUS GIZI, ASUPAN MAKAN REMAJA AKHIR YANG BERPROFESI SEBAGAI MODEL Haq, Ana Betal; Murbawani, Etisa Adi
Journal of Nutrition College Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.105 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v3i4.6841

Abstract

Latar Belakang :Ketidakpuasan terhadap bentuk dan ukuran tubuh semakin sering dijumpai di kalangan remaja putri,khususnya di kalangan model. Masalah yang paling umum dihadapi oleh model yakni membatasi asupan jenis makanan tertentu untuk mendapatkan tubuh yang kurus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status gizi, asupan makan  remaja putri usia 19-20tahun yang berprofesi sebagai model.Metode : Peneliti menggunakan deskriptif analitis. Penelitian ini diadakan pada 31 subyek remaja putri usia 19-20 tahun di managemen modeling school.Sampel diambil secara non probability sampling. Kriteria inklusi adalah sehat jasmani dan tidak sedang menjalani pengobatan tertentu. Data perilaku makan diperoleh dari Food Frequency Questionner (FFQ). Analisis data dengan menggunakan Nutrisurvey untuk memperoleh hasil asupan karbohidrat, protein, dan lemak dari subyek.Hasil : Subyek sebanyak (80,6%) dengan status gizi kurang, asupan karbohidrat, protein dan lemak belum sesuai dengan AKG. Sebanyak  (12,9 %) dengan status gizi normal Asupan protein sesuai dengan AKG namun karbohidrat dan lemak tidak sesuai AKG. Sebanyak (6,45%) status gizi normal asupan karbohidrat sesuai namun protein dan lemak belum sesuai dengan AKG.Simpulan : Asupan remaja akhir yang berprofesi sebagai model belum baik, dan sebagian remaja akhir memiliki status gizi kurang.
PENGARUH BUBUK DAUN KENIKIR (Cosmos caudatus) TERHADAP KADAR MALONDIALDEHYDE PLASMA TIKUS WISTAR DIABETES DIINDUKSI STREPTOZOTOCIN Suhardinata, Fredian; Murbawani, Etisa Adi
Journal of Nutrition College Vol 4, No 4 (2015): Oktober 2015
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.746 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v4i4.10164

Abstract

Latar Belakang: Komplikasi vaskular diabetes terjadi akibat meningkatnya pembentukan radikal bebas sehingga menyebabkan stress oksidatif. Parameter tingkat stress oksidatif paling stabil adalah malondialdehyde (MDA). Stress oksidatif dapat dikendalikan dengan meningkatkan konsumsi antioksidan nonenzimatik. Daun kenikir memiliki zat antioksidan nonenzimatik potensial golongan flavonoid yaitu kuersetin. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh bubuk daun kenikir terhadap kadar malondialdehyde plasma tikus Wistar diabetes diinduksi streptozotocin.Metode: Jenis penelitian ini adalah true experimental dengan post-test only randomized control group design. Subjek penelitian yaitu 21 ekor tikus Wistar jantan dibagi menjadi 3 kelompok, K+, P1, dan P2. Seluruh kelompok diinduksi streptozotocin 65 mg/kg dan nicotinamide 230 mg/kg, kelompok perlakuan diberi bubuk daun kenikir dosis 700 mg/200gBB/hari dan 1400 mg/200gBB/hari selama 21 hari. Pemeriksaan kadar MDA plasma dengan metode 2-Thiobarbituric Acid Reactive Substance (TBARS). Data dianalisis menggunakan uji One Way Anova dan Post-hoc LSD.Hasil: Dosis 700 mg (P1) dan 1400 mg (P2) bubuk daun kenikir mampu menurunkan kadar MDA plasma tikus Wistar diabetes diinduksi streptozotocin (p<0,05). Rerata kadar MDA plasma kelompok kontrol positif sebesar 7,7±0,61, perlakuan 1 sebesar 6,1±0,58 dan perlakuan 2 sebesar 2,8±0,50. Secara statistik terdapat perbedaan rerata kadar MDA plasma antar kelompok (p<0,05).Simpulan: Bubuk daun kenikir dosis 700 mg/200gBB/hari dan 1400 mg/200gBB/hari selama 21 hari mampu menurunkan kadar MDA plasma tikus Wistar diabetes diinduksi streptozotocin. Dosis 1400 mg/200gBB/hari bubuk daun kenikir lebih efektif menurunkan kadar MDA plasma. 
PENGARUH BUBUK DAUN KENIKIR (Cosmos caudatus) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH TIKUS DIABETES DIINDUKSI STREPTOZOTOCIN Sahid, Ayu Prahartini Nur; Murbawani, Etisa aDI
Journal of Nutrition College Vol 5, No 2 (2016): April
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.712 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v5i2.16359

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus adalah penyakit metabolik ditandai dengan kadar glukosa darah tinggi (hiperglikemia) diakibatkan oleh gangguan sekresi insulin dan resistensi insulin. Penyakit diabetes dapat dicegah dengan konsumsi pangan fungsional. Sayuran daun kenikir merupakan salah satu bahan makanan fungsional yang memiliki kandungan flavonoid berupa kuersetin. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh bubuk daun kenikir terhadap kadar glukosa darah pada tikus diabetes.Metode: Desain penelitian ini adalah randomized pre-post test control group design yang melibatkan 21 tikus wistar jantan dan diambil secara random sampling, serta dibagi secara acak dalam 3 kelompok. Kelompok kontrol positif diinduksi streptozotocin, kelompok perlakuan 1 diinduksi streptozotocin + diberi bubuk daun kenikir  dengan dosis 700mg/200gBB, dan kelompok perlakuan 2 diinduksi streptozotocin + diberi bubuk dengan dosis daun kenikir 1400mg/200gBB selama 21 hari. Kadar glukosa darah diukur sebelum dan setelah diinduksi streptozotocin. Pengukuran menggunakan metode spektrofotometri. Analisis stastistik yang digunakan adalah uji Shapiro-wilk, paired t-test, dan post hoc LSD.Hasil:  Hasil uji kandungan total flavonoid pada bubuk daun kenikir sebesar 1089,79 mg/100g dan kuersetin sebesar 390,95 mg/100g. Hasil uji paired t test antarkelompok perlakuan menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan (p>0,05). Selanjutnya diuji Post Hoc terdapat perbedaan bermakna kadar glukosa darah sesudah perlakuan dengan signifikasi sebesar 0,000 (p<0,005). Simpulan: Pemberian bubuk daun kenikir berpengaruh signifikan pada penurunan kadar glukosa darah selama 21 hari. Dosis optimal bubuk daun kenikir 1400 mg/200gBB dapat menurunkan sampai kadar glukosa darah rata-rata 114,17±3,92 mg/dl.
HUBUNGAN ASUPAN VITAMIN C, VITAMIN E DAN Î’-KAROTEN DENGAN KADAR GULA DARAH PUASA PADA WANITA USIA 35-50 TAHUN Fitriani, Luthfia Indra; Murbawani, Etisa Adi; Nissa, Choirun
Journal of Nutrition College Vol 7, No 2 (2018): April
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.012 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v7i2.20827

Abstract

Latar Belakang : Vitamin C, vitamin E dan β-karoten, yang merupakan bagian dari antioksidan non-enzimatik, memiliki peran besar dalam membantu melawan radikal bebas atau Reactive Oxygen/ Nitrogen Species (ROS/ RNS) yang menyerang tubuh. Vitamin C, vitamin E dan β-karoten dapat membantu dalam mengurangi risiko terjadinya resistensi insulin akibat dari ROS/ RNS yang merusak sel β pankreas. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan asupan vitamin C, vitamin E dan β-karoten dengan kadar gula darah puasa pada wanita usia 35-50 tahun.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Tiga puluh dua subjek dipilih dengan metode consecutive sampling. Data asupan diperoleh melalui Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire, kadar gula darah diuji dengan metode Glucose Oxidation, dan data aktivitas fisik diperoleh melalui International Physical Activity Questionnaire- Long Form. Data dianalisis menggunakan uji Rank-Spearman.Hasil : Rerata kadar gula darah puasa subjek 99,50±23,91 mg/dL dengan rerata asupan vitamin C 187,06±160,27 mg, vitamin E 9,18±4,46 mg dan β-karoten 13,32±12,86 mg. Sebesar 78,12% subjek memiliki asupan vitamin E yang kurang; 87,5% subjek dan 71,87% subjek memiliki asupan vitamin C dan β-karoten yang cukup.Simpulan : Tidak terdapat hubungan asupan vitamin C, vitamin E dan β-karoten dengan kadar gula darah puasa pada wanita usia 35-50 tahun.
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN RASIO TRIGLISERIDA/HIGH-DENSITY LIPOPROTEIN (TG/HDL) PADA REMAJA Khusna, Fera Hidayatul; Murbawani, Etisa Adi
Journal of Nutrition College Vol 5, No 2 (2016): April
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.421 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v5i2.16366

Abstract

Latar belakang: Obesitas pada remaja terjadi karena adanya keseimbangan energi positif antara asupan dan aktivitas fisik. Perhitungan indeks massa tubuh merupakan indikator untuk menilai obesitas. Peningkatan indeks massa tubuh berkaitan dengan faktor risiko penyakit kardiovaskular. Rasio TG/HDL merupakan indikator yang kuat untuk penyakit tersebut. Individu yang memiliki IMT dan rasio TG/HDL yang tinggi akan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh dengan rasio TG/HDL pada remaja.Metode  : Penelitian dilaksanakan di SMP Nasima Semarang pada bulan Februari 2016. Desain penelitian cross sectional dengan subjek 29 remaja usia 12-15 tahun dipilih dengan metode cluster sampling. Data yang diambil adalah berat badan, tinggi badan, asupan karbohidrat, lemak, serat, skor aktivitas fisik, dan rasio TG/HDL. Analisis bivariat menggunakan uji rank Spearman. Analisis multivariat menggunakan uji regresi linear.Hasil      : Terdapat 27,59% subjek memiliki status gizi obesitas, 20,69% overweight, dan 51,72% normal. Hasil penelitian menunjukkan rerata IMT pada remaja sebesar 22,89±4,55 kg/m2 dan rerata skor aktivitas fisik sebesar 1,69±0,41. Rerata asupan energi 2468,2±266,67 kkal, karbohidrat 390,42±48,55 gr, lemak 73,76±13,19 gr, dan serat 17,69±2,79 gr. Terdapat hubungan antara IMT dengan rasio TG/HDL pada remaja (r=0,498 ; p=0,006).Simpulan : Indeks massa tubuh memiliki hubungan dengan rasio TG/HDL.
HUBUNGAN ASUPAN ZAT GIZI, AKTIVITAS FISIK, DAN PERSENTASE LEMAK TUBUH DENGAN GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI PADA PENARI Rachmawati, Pristina Adi; Murbawani, Etisa Adi
Journal of Nutrition College Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.908 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v4i1.8619

Abstract

Latar Belakang : Menari termasuk dalam kategori aktivitas fisik yang berat. Penari cenderung membatasi asupan makan untuk mencapai bentuk tubuh yang ramping. Kurangnya asupan zat gizi disertai aktivitas fisik yang berat dalam jangka waktu tertentu mengakibatkan gangguan siklus menstruasi. Tujuan : Mengetahui hubungan asupan zat gizi, aktivitas fisik, persentase lemak tubuh dengan gangguan siklus menstruasi pada penari.Metode : Desain penelitian cross sectional dengan 62 penari dipilih secara simple ramdom sampling. Asupan zat gizi diperoleh melalui Food Frequency Questionaire (FFQ) dan dianalisis menggunakan program Nutrisurvey. Aktivitas fisik diukur menggunakan International Physical Activity Questionnaire Adolescent (IPAQ). Persentase lemak tubuh diukur menggunakan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA). Gangguan siklus menstruasi diperoleh melalui kuesioner. Analisis bivariat menggunakan uji Chi Square.Hasil : Sebanyak 51,6% penari mengalami gangguan siklus menstruasi. Asupan energi pada 46,8% penari tergolong defisit tingkat sedang. Asupan protein (32,3%) dan asupan karbohidrat (51,6%) tergolong defisit tingkat ringan. Asupan lemak 37,1% penari tergolong defisit tingkat berat. Sebagian besar penari memiliki aktivitas fisik yang berat (91,9%) dan persentase lemak tubuh yang normal (87,1%). Terdapat hubungan antara asupan energi, karbohidrat, lemak dan aktivitas fisik dengan gangguan siklus menstruasi (p<0,05). Tidak ada hubungan antara asupan protein dan persentase lemak tubuh dengan gangguan siklus menstruasi (p>0,05).Simpulan : Asupan energi, karbohidrat, lemak, dan aktivitas fisik berhubungan dengan gangguan siklus menstruasi.
Co-Authors A Fahmy Arif Tsani A Fahmy Arif Tsani Adinda Maharani Af Idah Nur Chauliyah, Af Idah Nur Agustya Dewi Anggraini Ahmad Syauqy Alfadila, Tsania Izza Ali Manfaluthi Ahmad Amalia Sukmadianti Amalia Sukmadianti Amalia Sukmadianti Ana Betal Haq Anis Nuraini Annta Kern Nugrohowati Anwar, Rylandnia Sucha Arima, Lia Andriani Titik Arum Bunga Pertiwi Aryu Candra Astri Pratiwi, Astri Aufa, Mahya Ayu Rahadiyanti Binar Panunggal Brotoarianto, Happy Kurnia Camelia Bomaztika Sari Citta Cendani Daniartama, Bela Darmono SS Darmono SS Deny Yudi Fitranti Deny Yudi Fitranti Deny Yudi Fitranti Dewi Masitha Dewi, Suci Noviya Dwi Arum Sulistyaningsih Eiyta Ardinasari Enny Probosari Etika Ratna Noer Fachrana Fachrana Fatimah, Putri Nur Febe Christianto Fillah Fithra Dieny Fitriani, Luthfia Indra Fredian Suhardinata, Fredian Gheby Soraya S Gusria Yuana Hagnyonowati Hagnyonowati Handayani, Endah Nur Hapsari, Prima Kusuma Hartanti Sandi Wijayanti Hastuti, Vivilia Niken Heidi Listya Heri Nugroho Hertanto Wahyu Subagio Hertanto Wahyu Subagyo Husna, Adisty Nurul Ira Mulyani Izzaty Izzul Hawa, Izzaty Izzul Jennifer Setiawan Khairuddin Khairuddin Khoiriyah, Dian Khusna, Fera Hidayatul Kirana, Stela Maris Adinda Budi Kusnadi, Gita Lailatul Firiana Lana Alfiyana Luluk Hidayatul Maghfiroh MARTHA ARDIARIA Minidian Fasitasari Muhammad Ryan Radifan Gustisiya Muhammad Sulchan Muhammad Sulchan Mulyani, Ira Nabila, Rumaisha NANI WAHYUNI Nathalia Safitri Niken Puruhita Nissa, Choirun Novi Diah Pusparini Nugroho, M. Arif Nurhasanah Nurhasanah Nurmasari Widyastuti Nurmasari Widyastuti Nurrohmiati, Siti Oksidriyani, Safrina Prabu Giusta Nugraha Pristina Adi Rachmawati, Pristina Adi Putri Nur Fatimah Putri Wohing Ati Rachma Purwanti Rachmayanti, Annisa Alifaradila Renjani Gina Ramadhani Restutiwati, Fidi Risky Wijaya Utami Rizkita, Maura Sania Sahid, Ayu Prahartini Nur Sefri Noventi Sofia Sekar Ratry Nurramadhani Siallagan, Rini Martina SIGIT ADIANTO Siti Fatimah Muis Siti Fatimah Muis Siti Fatimah Muis Siti Fatimah Muis Sugiri, Sugiri Sulistyaningnagari, Putri Gayatri Tiara Aris Dahriani Tri Agrina Tri Damayanti, Tri Tsani, A Fahmy Arif Tsani, Ahmed Fahmy Arif Utami, Sulistiyati Bayu Winarto, Zahra Qurrota A'yun Yudomurti Yudomurti Yuliyani, Ni Nyoman Sri Yunita, Rhona Dian Yushila Meyrina