Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PEMBERIAN FORMULA ENTERAL BERBAHAN DASAR LABU KUNING (Curcubita moschata) TERHADAP ALBUMIN SERUM PADA TIKUS DIABETES MELITUS Pratiwi, Astri; Murbawani, Etisa Adi
Journal of Nutrition College Vol 4, No 4 (2015): Oktober 2015
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.782 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v4i4.10145

Abstract

Latar Belakang : Pemberian formula enteral bertujuan untuk mencukupi kebutuhan zat gizi dan suplemen untuk pasien diabetes malnutrisi. Formula enteral pada penelitian ini terbuat dari labu kuning, tempe, tepung beras, dan minyak kedelai. Labu kuning memiliki efek antidiabetes sedangkan tempe merupakan sumber protein nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian formula enteral berbahan dasar labu kuning terhadap albumin serum pada tikus diabetes melitus.Metode : Penelitian ini termasuk dalam ruang lingkup penelitian gizi biomedik dengan rancangan penelitian true experimental,  pre-post test group with control group design. Empat belas ekor tikus jantan Sprague Dawley umur 9 minggu dengan berat badan 160-260 gram diinduksi 65 mg/kgBB streptozotocin dan 230 mg/kgBB nicotinamide. Tikus dibagi kedalam dua kelompok yakni kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Dosis yang diberikan sebanyak 20gr/kgBB/hari selama 14 hari. Pengambilan data albumin serum dilakukan sebanyak 2 kali yakni setelah diinduksi STZ dan setelah perlakuan selesai.Hasil : Rerata kadar albumin serum kelompok perlakuan mengalami peningkatan bermakna sebesar 1,62±0,16 g/dL (p< 0,05), sedangkan pada kelompok kontrol juga mengalami peningkatan bermakna sebesar 1,60±0,19 (p<0,05). Tidak ada perbedaan peningkatan yang bermakna antara kelompok perlakuan dengan kontrol setelah perlakuan formula enteral berbahan dasar labu kuning (p> 0.05).Simpulan : Pemberian formula enteral berbahan dasar labu kuning dapat meningkatkan albumin serum pada tikus diabetes.
HUBUNGAN ASUPAN PROTEIN TOTAL DAN PROTEIN KEDELAI TERHADAP KADAR ASAM URAT DALAM DARAH WANITA MENOPAUSE Hastuti, Vivilia Niken; Murbawani, Etisa Adi; Wijayanti, Hartanti Sandi
Journal of Nutrition College Vol 7, No 2 (2018): April
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.706 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v7i2.20823

Abstract

Latar belakang: Asupan purin yang berlebihan menjadi salah satu faktor peningkatan kadar asam urat yang memicu hiperurisemia. Asupan protein total dan protein kedelai diduga terkait dengan hiperurisemia karena kandungan purinnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara asupan protein total dan protein kedelai dengan kadar asam urat.Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional dengan subjek 62 wanita menopause yang diambil dengan cara simple random sampling. Data indeks massa tubuh didapatkan melalui pengukuran antropometri, data asupan diperoleh melalui wawancara semi-quantitative food frequency questionnaire. Analisis kadar asam urat menggunakan fotometri. Analisis bivariat menggunakan uji korelasi Pearson.Hasil: Subjek normourisemia sebanyak 96,8% dengan rerata kadar asam urat 3,7±0,67 mg/dl. Sebanyak 71% subjek mempunyai asupan protein kedelai berlebih namun hanya 17,8% dengan asupan protein total lebih. Tidak terdapat hubungan bermakna antara asupan protein total dan protein kedelai dengan kadar asam urat dalam darah wanita menopause (p>0.05). Simpulan:Tidak terdapat hubungan antara asupan protein total dan protein kedelai dengan kadar asam urat.
PENGARUH PEMBERIAN BUBUK CENGKIH TERHADAP KADAR TRIGLISERIDA PADA WANITA PREDIABETES Aufa, Mahya; Murbawani, Etisa Adi
Journal of Nutrition College Vol 5, No 4 (2016): Oktober
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.988 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v5i4.16419

Abstract

Latar Belakang : Prediabetes merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskular, salah satunya yaitu dislipidemia. Hipertrigliseridemia merupakan suatu kondisi dimana kadar trigliserida dalam darah lebih dari batas normal. Kadar trigliserida dalam darah dipengaruhi oleh asupan lemak dan karbohidrat. Konsumsi bahan makanan yang mengandung  serat dan antioksidan dapat menurunkan kadar trigliserida dalam darah, salah satunya adalah cengkih. Metoda: Penelitian ini merupakan penelitian true experiment dengan pretest-postest group design. Subjek penelitian adalah wanita prediabetes berusia 25-50 tahun sebanyak 46 orang yang memiliki kadar trigliserida >150mg/dl. Subjek dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok perlakuan pemberian dosis 1, 2, dan 3 gram bubuk cengkih yang sudah dikemas dalam kapsul. Setiap kelompok terdiri dari 16 orang. Intervensi dilakukan selama 14 hari. Kadar trigliserida darah sebelum dan setelah intervensi diambil dari pembuluh vena oleh petugas laboratorium dan dianalisis kadar trigliserida menggunakan metode GPO-PAP (Glycerol Phosphate Oxidase-Phenol Amino Phenazone).Hasil : Kadar trigliserida sebelum intervensi pada kelompok pemberian dosis 1 gram/hari adalah 171,4±26,5mg/dl dan mengalami penurunan menjadi 120,43 ± 43,3mg/dl setelah intervensi. Terdapat perbedaan yang bermakna kadar trigliserida pada kelompok dosis 1 gram/hari (p=0,000). Sedangkan kadar trigliserida sebelum intervensi pada kelompok pemberian dosis 2 gram/hari adalah 173,8± 46,3mg/dl dan mengalami penurunan menjadi 129,45±60mg/dl setelah intervensi. Terdapat perbedaan bermakna kadar trigliserida pada kelompok pemberian dosis 2 gram/hari (p=0,006). Kesimpulan: Bubuk cengkih dapat menurunkan kadar trigliserida dalam dosis 1 gram/hari dan 2 gram/hari dengan hasil yang signifikan pada wanita prediabetes. 
HUBUNGAN LINGKAR PERGELANGAN TANGAN DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH WANITA OBESITAS USIA 40 – 55 TAHUN Nabila, Rumaisha; Widyastuti, Nurmasari; Murbawani, Etisa Adi
Journal of Nutrition College Vol 7, No 2 (2018): April
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.88 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v7i2.20828

Abstract

Latar Belakang : Obesitas meningkatkan risiko terjadinya DM 2 pada seseorang. Meningkatnya usia seseorang juga berpengaruh terhadap peningkatan risiko DM 2. Riskesdas 2013 menunjukkan prevalensi DM 2 pada wanita lebih tinggi daripada laki-laki. Lingkar pergelangan tangan merupakan salah satu antropometri yang digunakan sebagai prediktor DM 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lingkar pergelangan tangan dengan kadar glukosa darah puasa pada wanita obesitas usia 40 – 55 tahun.Metode : Studi cross sectional dengan metode consecutive sampling terhadap wanita dewasa sebanyak 69 subjek obesitas usia 40 – 55 tahun dilakukan di Kelurahan Kedungmundu Kota Semarang. Dilakukan pengambilan data berupa karakteristik subjek, lingkar pergelangan tangan, aktivitias fisik, asupan makan, dan kadar glukosa darah puasa. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji korelasi Rank Spearman.Hasil : Sebagian besar (84,1%) subjek penelitian memiliki kadar glukosa darah normal, sedangkan lingkar pergelangan tangan terdapat 65,2% masuk kategori besar. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara lingkar pergelangan tangan dengan kadar glukosa darah (r=0.16, p=0,182).Simpulan : Tidak terdapat hubungan lingkar pergelangan tangan dengan kadar glukosa darah wanita obesitas usia 40 – 55 tahun.
PENGARUH PEMBERIAN BUBUK CENGKIH (Syzigium aromaticum) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PUASA DAN 2 JAM POSTPRANDIAL PADA WANITA PREDIABETES Husna, Adisty Nurul; Murbawani, Etisa Adi
Journal of Nutrition College Vol 5, No 3 (2016): Juli
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.379 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v5i3.16388

Abstract

Latar Belakang: Prediabetes merupakan kondisi transisi antara kadar glukosa darah normal dan diabetes. Kondisi tersebut dikaitkan dengan gaya hidup yang tidak sehat seperti kurang berolahraga, kelebihan asupan energi, karbohidrat, lemak, kurang asupan serat  serta antioksidan. Cengkih merupakan bumbu yang kaya akan antioksidan yang diketahui memiliki berbagai bahan aktif yaitu eugenol, trans-cariofilen, alfa humulene, dan triterpenoid yang dapat menurunkan kadar glukosa darah dan mencegah diabetes.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bubuk cengkih terhadap kadar glukosa darah puasa (GDP) dan 2 jam postprandial (GD2JPP) sehingga dapat digunakan sebagai pencegahan Diabetes mellitus tipe 2.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian true experiment dengan pre-post test group design. Penelitian ini dilakukan di wilayah Tlogosari, Kota Semarang. Metode samping menggunakan consecutive sampling sehingga diperoleh 47 sampel yang terbagi dalam tiga kelompok, dengan dosis bubuk cengkih 1, 2, 3 gram/ hari selama 2 minggu. Asupan energi dan aktivitas fisik diperoleh dengan recall 3x24 jam dan kuesioner aktivitas fisik. Pengujian secara statistik dilakukan dengan uji Wilcoxon, paired t-test, Kruskall-Wallis, dan regresi linear.Hasil: Terdapat penurunan kadar glukosa darah dengan dosis 1, 2, 3 gram/hari yaitu 0,52 + 24,4; 2,46 + 18,7; dan 13,3 + 16,3 mg/dl pada GDP dan 31,7+14,7; 38,32+27,2; 31,11+32,5 mg/dl pada parameter GD2JPP. Kemudian, terdapat perbedaan yang signifikan (p=0,001) antarkelompok pada kadar GDP. Tingkat kecukupan serat merupakan variabel yang mempengaruhi kadar GDP sedangkan kadar GD2JPP dipengaruhi oleh asupan serat, energi, dan lemak.Simpulan: Bubuk cengkih dapat menurunkan kadar GDP dan GD2JPP serta dapat digunakan sebagai alternatif untuk mencegah Diabetes melitus tipe 2.
Hubungan Asupan Niasin terhadap Kadar Glukosa Darah Puasa pada Wanita Prediabetes Usia 30-50 tahun di Kota Semarang Rachmayanti, Annisa Alifaradila; Murbawani, Etisa Adi; Wijayanti, Hartanti Sandi
Journal of Nutrition College Vol 6, No 3 (2017): Juli
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.437 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v6i3.16914

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung koroner atau stroke. Salah satu zat gizi yang berpengaruh terhadap kadar glukosa darah adalah niasin. Asupan niasin yang berlebih dapat menghambat penyerapan gluksosa oleh otot rangka dan merangsang glukoneogenesis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan niasin dengan kadar glukosa darah puasa pada wanita usia 30-55 tahun. Variabel perancu dalam penelitian ini diantaranya asupan karbohidrat, serat, lemak, protein, dan nilai IMT. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan crossectional. Pemilihan responden menggunakan consecutive sampling yang melibatkan 46 wanita yang ditentukan berdasarkan kriteria inklusi. Data asupan diperoleh melalui Food Recall 2x24 Jam. Kadar glukosa darah puasa diuji dengan metode spektofotometri. Nilai IMT diperoleh melalui pengukuran antropometri. Uji Pearson digunakan untuk menganalisis hubungan asupan niasin dengan kadar glukosa darah puasa.Hasil: Median kadar glukosa darah puasa dari 46 subyek sebesar 104.50 mg/dL dengan rerata asupan niasin 23.70±7.22 mg. Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara asupan niasin dengan kadar glukosa darah puasa (p =0,730). Seluruh variabel perancu juga tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan glukosa darah puasa.Simpulan: Tidak terdapat hubungan antara asupan niasin dengan kadar glukosa darah puasa.
PENGARUH PEMBERIAN ENERGI, KARBOHIDRAT, PROTEIN, LEMAK TERHADAP STATUS GIZI DAN KETERAMPILAN ATLET SEPAK BOLA Ramadhani, Renjani Gina; Murbawani, Etisa Adi
Journal of Nutrition College Vol 1, No 1 (2012): Oktober 2012
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.167 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v1i1.516

Abstract

Background: Good skills in soccer are very needed to accomplish the achievement. Nutritional status in soccer athletes can effect the performance on the match. Besides exercises, nutrition intake is considered to have an effect on the nutritional status and skills of soccer athletes. Objective: The purpose of this study was to determine the effect of food intake on nutritional status and skills of soccer athletes. Methods: An experimental study with one group pre and post test designed on soccer athletes in PPLP Central Java on June 2012. Food intake were given in 55%-60% carbohydrates, 15%-20% protein, 20%-30% fat. Anthropometry, physical fitness, skill (passing and dribbling), and nutrition intake were measured pre- and post- intervention. The data obtained were analyzed by paired t-test and Pearson correlation. Results: Eighteen subjects completed this study. Significant increase in energy intake (p= 0,000), carbohydrate (p= 0,000), protein (p= 0,000), fat (p= 0,000), BMI (p= 0,000), percent body fat (p= 0,031), physical fitness (p= 0,038), and passing (p= 0,000), but no significant differences found on dribbling (p= 0,056) after a given intervention. There was no effect of energy, carbohydrate, protein, fat on nutritional status and skills of soccer athletes (p> 0.05). Conclusion: There was no effect of energy, carbohydrate, protein, fat on nutritional status and skills of soccer athletes.
PENGARUH KONSUMSI MINUMAN MADU TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH ATLET SEPAK BOLA REMAJA SELAMA SIMULASI PERTANDINGAN Anggraini, Agustya Dewi; Murbawani, Etisa Adi
Journal of Nutrition College Vol 2, No 3 (2013): Juli 2013
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.395 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v2i3.3435

Abstract

Latar Belakang: Ketersediaan glukosa darah selama latihan atau pertandingan merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap performa endurance. Pemberian minuman yang mengandung karbohidrat sederhana selama latihan atau pertandingan dapat membantu meningkatkan performa atlet dengan mempertahankan kadar glukosa darah dan menunda kelelahan. Madu merupakan sumber karbohidrat alami yang dapat bertindak sebagai penyuplai energi pada olahraga endurance.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi minuman madu terhadap kadar glukosa darah atlet sepak bola remaja selama simulasi pertandingan.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan Crossover study. 18 atlet sepak bola usia 16-18 tahun di Persatuan Sepak Bola Kudus (PERSIKU) berpartisipasi dalam penelitian dan menjalani dua kali simulasi pertandingan. Subjek menerima intervensi pemberian minuman madu dan air putih (plasebo) sebanyak 200 ml setiap interval 20 menit selama 100 menit simulasi pertandingan. Kadar glukosa darah diukur sesaat sebelum dan setelah simulasi pertandingan.Hasil: Terdapat penurunan yang tidak bermakna sebesar 1.89 ± 34.17 mg/dl antara kadar glukosa darah sebelum dan setelah simulasi pertandingan pada perlakuan minuman madu (p = 0.817). Terdapat penurunan yang bermakna sebesar 11.22 ± 0.013 mg/dl antara kadar glukosa darah sebelum dan setelah simulasi pertandingan pada perlakuan air putih (p = 0.013). Simpulan: Pemberian minuman madu lebih efektif dalam mempertahankan kadar glukosa darah selama simulasi pertandingan dibanding air putih (plasebo).
PENGARUH ASUPAN MAKAN (ENERGI, KARBOHIDRAT, PROTEIN DAN LEMAK) TERHADAP DAYA TAHAN JANTUNG PARU (VO2 MAKS) ATLET SEPAK BOLA Pertiwi, Arum Bunga; Murbawani, Etisa Adi
Journal of Nutrition College Vol 1, No 1 (2012): Oktober 2012
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.843 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v1i1.677

Abstract

Latar Belakang : Asupan zat gizi yang seimbang dapat mempengaruhi performa seorang atlet pada saat bertanding. Secara umum pemain sepak bola memerlukan pemenuhan energi, karbohidrat, protein dan lemak dengan mempertimbangkan latihan dan aktivitas fisik sehari-hari. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asupan makan (energi, karbohidrat, protein dan lemak) terhadap daya tahan jantung paru (VO2 maks) atlet sepak bola. Metode : Studi eksperimental quasi dengan pendekatan one group pre and post test design pada 19 atlet sepak bola berusia 14-18 tahun di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Jawa Tengah pada bulan Juni 2012. Selama sebelas hari subjek diberi makanan yang terdiri dari 55-60% karbohidrat, 15-20% protein dan 20-30% lemak dari total kebutuhan atau pengeluaran energi per hari. Pengukuran daya tahan jantung paru dilakukan dengan metode Cooper Test. Hasil : Asupan energi, karbohidrat, protein dan lemak tidak berpengaruh terhadap daya tahan jantung paru dengan nilai p > 0,05. Simpulan : Asupan energi, karbohidrat, protein dan lemak tidak berpengaruh terhadap daya tahan jantung paru atlet sepak bola. Daya tahan jantung paru dipengaruhi oleh indeks massa tubuh.
PENGARUH PEMBERIAN AIR KELAPA TERHADAP KEBUGARAN ATLET SEPAK BOLA Alfiyana, Lana; Murbawani, Etisa Adi
Journal of Nutrition College Vol 1, No 1 (2012): Oktober 2012
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.372 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v1i1.515

Abstract

Background: The athlete’s fitness is one of the supporting factor for athlete’s performance. Consumption of carbohydrate-electrolyte beverage during training  maintain hydration status and athlete’s performance. Coconut water is potential natural fluid that can be used as natural sport drink. Objective: The aim of this study was to verify the effect of additional sugar in coconut water on soccer athlete’s fitness Methode: An experimental study was done in randomized pretest - post test design with a control group. The subject were 18 soccer’s player aged 14-18 years at Persatuan Sepak Bola Kudus in August 2012. The control group is consumed pure coconut water and the treatment group is consumed coconut water which added with 3 g of sugar every 100 ml. The amount of fluid given based on fluid requirement during training. After physical training during 90minutes, all player completed the fitness test with cooper test 12 minutes run. Result: Consumption of coconut water affect the results of VO2 max on control group (p=0.016), and has no significant effect on treatment group (p=0,871). There no significant different between two groups in consumption of energy(p=0.643), fluid before training(p=0.385), body fat(p=0,698) and muscle mass(p=0.919) Conclusion: Consumption of pure coconut water affected on change value of VO2 max compared with coconut water which added with sugar
Co-Authors A Fahmy Arif Tsani A Fahmy Arif Tsani Adinda Maharani Af Idah Nur Chauliyah, Af Idah Nur Agustya Dewi Anggraini Ahmad Syauqy Alfadila, Tsania Izza Ali Manfaluthi Ahmad Amalia Sukmadianti Amalia Sukmadianti Amalia Sukmadianti Ana Betal Haq Anis Nuraini Annta Kern Nugrohowati Anwar, Rylandnia Sucha Arima, Lia Andriani Titik Arum Bunga Pertiwi Aryu Candra Astri Pratiwi, Astri Aufa, Mahya Ayu Rahadiyanti Binar Panunggal Brotoarianto, Happy Kurnia Camelia Bomaztika Sari Citta Cendani Daniartama, Bela Darmono SS Darmono SS Deny Yudi Fitranti Deny Yudi Fitranti Deny Yudi Fitranti Dewi Masitha Dewi, Suci Noviya Dwi Arum Sulistyaningsih Eiyta Ardinasari Enny Probosari Etika Ratna Noer Fachrana Fachrana Fatimah, Putri Nur Febe Christianto Fillah Fithra Dieny Fitriani, Luthfia Indra Fredian Suhardinata, Fredian Gheby Soraya S Gusria Yuana Hagnyonowati Hagnyonowati Handayani, Endah Nur Hapsari, Prima Kusuma Hartanti Sandi Wijayanti Hastuti, Vivilia Niken Heidi Listya Heri Nugroho Hertanto Wahyu Subagio Hertanto Wahyu Subagyo Husna, Adisty Nurul Ira Mulyani Izzaty Izzul Hawa, Izzaty Izzul Jennifer Setiawan Khairuddin Khairuddin Khoiriyah, Dian Khusna, Fera Hidayatul Kirana, Stela Maris Adinda Budi Kusnadi, Gita Lailatul Firiana Lana Alfiyana Luluk Hidayatul Maghfiroh MARTHA ARDIARIA Minidian Fasitasari Muhammad Ryan Radifan Gustisiya Muhammad Sulchan Muhammad Sulchan Mulyani, Ira Nabila, Rumaisha NANI WAHYUNI Nathalia Safitri Niken Puruhita Nissa, Choirun Novi Diah Pusparini Nugroho, M. Arif Nurhasanah Nurhasanah Nurmasari Widyastuti Nurmasari Widyastuti Nurrohmiati, Siti Oksidriyani, Safrina Prabu Giusta Nugraha Pristina Adi Rachmawati, Pristina Adi Putri Nur Fatimah Putri Wohing Ati Rachma Purwanti Rachmayanti, Annisa Alifaradila Renjani Gina Ramadhani Restutiwati, Fidi Risky Wijaya Utami Rizkita, Maura Sania Sahid, Ayu Prahartini Nur Sefri Noventi Sofia Sekar Ratry Nurramadhani Siallagan, Rini Martina SIGIT ADIANTO Siti Fatimah Muis Siti Fatimah Muis Siti Fatimah Muis Siti Fatimah Muis Sugiri, Sugiri Sulistyaningnagari, Putri Gayatri Tiara Aris Dahriani Tri Agrina Tri Damayanti, Tri Tsani, A Fahmy Arif Tsani, Ahmed Fahmy Arif Utami, Sulistiyati Bayu Winarto, Zahra Qurrota A'yun Yudomurti Yudomurti Yuliyani, Ni Nyoman Sri Yunita, Rhona Dian Yushila Meyrina