Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Penerapan Bimbingan Kelompok Teknik Problem Solving Untuk Meningkatkan Kemampuan Manajemen Waktu Siswa Adam Wahyu Wirayudha; Retno Tri Hariastuti
Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri Vol 13 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/nor.v13i1.28579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah bimbingan kelompok dengan teknik problem solving dapat meningkatkan kemampuan manajemen waktu peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe One Group Pre-Test Post-Test Design. Subjek penelitian berjumlah delapan siswa kelas XI SMAN 14 Surabaya yang memiliki kemampuan manajemen waktu kategori rendah dan sedang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner manajemen waktu yang meliputi indikator menetapkan tujuan, merencanakan kegiatan, menentukan jadwal, dan mengontrol waktu. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata dari 68,63 pada pre-test menjadi 89,13 pada post-test dengan selisih rata-rata sebesar 20,5 poin. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,011 (<0,05). Dengan demikian, bimbingan kelompok dengan teknik problem solving dapat meningkatkan kemampuan manajemen waktu peserta didik.
PELATIHAN RESILIENSI UNTUK PENGUATAN KESEHATAN MENTAL WANITA PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI SINGAPURA: Resiliensi, Kesehatan Mental, Pekerja Migrant Indonesia Diana Rahmasari; Retno Tri Hariastuti; Wiwin Yulianingsih; Utari Dewi; Nunuk Hariyati; Vinda Maya Setianingrum; Ira Darmawanti
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 1 (2024): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v2i1.29416

Abstract

Abstrak Pelatihan resiliensi penting diberikan mengingat sejumlah masalah yang menjadi stressor bagi para wanita PMI diantaranya penyesuaian diri dengan kebiasaan baru, bahasa yang berbeda, cara dan gaya hidup bahkan pada konsumsi kebutuhan sehari-hari. Selain itu jauh dari keluarga yang dapat menimbulkan masalah komunikasi interaksi, sebagai tulang punggung dengan tuntutan ekonomi dari keluarga di Indonesia, beban dan tuntutan kerja. Berbagai hal tersebut dapat menjadi stressor yang dapat menimbulkan gangguan kecemasan, stress bahkan depresi dengan perilaku bunuh diri yang kerap muncul.Penulisan artikel ini bertujuan untuk menjelaskan pentingnya pemberian pelatihan resiliensi untuk pemberdayaan kesehatan mental para wanita Pekerja Migrant Indonesia (PMI) di Singapura dengan memberikan pelatihan resiliensi. Pelatihan dilakukan di Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) untuk Singapura. Kegiatan pelatihan resiliensi diikuti oleh sekitar 20 orang PMI yang hadir secara langsung di KBRI Singapura Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan. Pelatihan resiliensi untuk  pemberdayaan kesehatan mental para wanita PMI diberikan dengan bentuk psikoedukasi yang terdiri dari ceramah pentingnya menjaga kesehatan mental, mengenali perbedaan kecemasan, stres dan depresi serta pentingnya manajemen stres dilanjutkan dengan praktik latihan resiliensi teknik afirmasi diri, penguatan emosi dengan berpikir positif serta meditasi-self hypnosis-Butterfly Hug. Pasca kegiatan pemberdayaan, diberikan self report untuk mengukur kondisi psikologis yang dirasakan setelah mengikuti pelatihan resiliensi. Melalui analisis statistic deskriptif sederhana diperoleh data 70% % para PMI merasakan bangga, berharga, dan bahagia serta mendapatkan pemahaman mengenai cara mengelola stres dengan teknik sederhana yang mudah dipahami dan diterapkan. Sisanya merasa biasa karena merasa tidak memiliki permasalahan psikologis yang berarti. PMI yang merasa memiliki masalah berat melakukan konseling secara online dengan Ketua PKM. Kegiatan mendapatkan apresiasi dari pihak kedubes dan disnaker pusat yang menyatakan pelatihan resiliensi penting mengingat kejadian depresi dan bunuh diri masih banyak muncul PMI. Mengacu pada hasil tersebut, kegiatan pemberdayaan dengan pelatihan resiliensi memiliki nilai penting dan kebermanfaatan nyata dalam menjaga kesehatan mental para wanita PMI sebagai pahlawan devisa negara Indonesia.
Sufistic Nature Contemplation (Tadabbur Alam) in Islamic Guidance and Counseling: Enhancing Psychological Flexibility in Higher Education Students Retno Tri Hariastuti; Devi Ratnasari; Restu Dwi Ariyanto; Najlatun Naqiyah; Evi Winingsih; Wiryo Nuryono; Bakhrudin All Habsy
ASEAN Journal of Educational Research and Technology Vol 5, No 2 (2026): AJERT: VOLUME 5, ISSUE 2, September 2026
Publisher : Bumi Publikasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Psychological flexibility is essential for university students to adapt and succeed in developmental and academic challenges. This study examines the effectiveness of an Islamic guidance and counseling framework based on sufistic tadabbur alam (nature contemplation) in enhancing students’ psychological flexibility. A pre-experimental one-group pretest-posttest design was employed with nine fourth-semester students at Universitas Negeri Surabaya, selected through purposive sampling. The intervention included contemplative activities grounded in Sufi values and nature reflection, with a 60-item flexibility scale developed from the works of Al-Ghazali, Ibn Sina, and Ibn Arabi. Analysis using the Wilcoxon Signed Rank Test revealed a significant increase in psychological flexibility across cognitive, emotional, and behavioral dimensions. These findings support the integration of spiritual and ecological elements into counseling models to foster resilience and self-awareness. This study contributes to Islamic educational psychology by offering a holistic and spiritually grounded approach to student well-being and personal development. 
Konseling Eksistensi Humanistik: Studi Kawruh Jiwa Ki Ageng Suryomentaram (Kandungan Nilai Tembang Uran Uran Begja: Studi Kawruh Jiwa Ki Ageng Suryomentaram) Ahmada Rizqi; Retno Tri Hariastuti; Budi Purwoko; Fathimatuz Zuhro; Muhammad Faishol
Jurnal Neo Konseling Vol 5, No 3 (2023): Jurnal Neo Konseling
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/00761kons2023

Abstract

Ki Ageng Suryomentaram menyusun ajaran kawruh jiwa tidak berdasarkan teori-teori yang abstrak, tetapi lebih mengedepankan hal-hal yang konkret. Menyentuh aspek interaksi kehidupan manusia dan sifatnya yang intersubjektif dan intrasubjektif serta pengujiannya didasarkan pada penghargaan rasanya. Dari kegiatan ini kemudian dibentuk suatu pendidikan sebagai gerakan moral yang bertujuan utuk menumbuhkan semangat kebangsaan dan kejiwaan para pemuda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian analisis isi (content analysis). Dalam memberikan wejangannya, Ki Ageng menganalisis sifat- sifat buruknya sendiri, namun dengan cara tersebut Ki Ageng berhasil menyadarkan orang lain tentang kebaikan dan keburukan, tanpa menyebabkan orang lain merasa malu dianalisis. Dalam buku Uran Uran Begja terdapat kandungan nilai-nilai mengenai ajaran kawruh jiwa yang disampaikan dalam bentuk tembang-tembang. Berdasarkan analisis nilai kandungan yang terdapat pada ajaran kawruh jiwa ditemukan dua nilai yakni nilai ketekunan dan keberanian dalam mempelajari ajaran kawruh jiwa.