Claim Missing Document
Check
Articles

Identifikasi Kerusakan Perkerasan Lentur Ruas Jalan Kabuh Bts Kab. Lamongan Ploso Jombang Babat KM 35+680 35+800 Menggunakan Metode RM Sebagai Acuan Kerja Pemeliharaan Jalan Wibisono, R Endro; Risma Septiana Ari
AGREGAT Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v8i2.20882

Abstract

Penurunan kualitas pada ruas Jalan Kabuh Bts Kab. Lamongan Ploso Jombang Babat KM 35+680 35+800 yang disebabkan oleh konstruksi jalan terus menerus, mengakibatkan terhambatnya aktivitas berkendara pengemudi sehingga jalan jarang kembali digunakan. Permasalahan ini harus diatasi dengan cara pemeriksaan tingkat ketidakrataan ruas jalan pada daerah tersebut. Kerusakan jalan juga diakibatkan dari pemeliharaan jalan yang tidak dilakukan secara dini dan tepat (kerusakan lubang yang terjadi akibat dari kerusakan-kerusakan kecil yang terus menerus dibiarkan, misalkan kerusakan retak yang telah menjadi lubang). Tujuan penelitian untuk menjaga agar kondisi jalan tetap pada performa yang layak dalam melayani berbagai moda transportasi perlu adanya evaluasi permukaan jalan untuk mengetahui jalan tersebut apakah masih dalam kondisi yang baik atau perlu adanya program peningkatan pemeliharaan rutin atau pemeliharaan berkala. Pemeliharaan Rutin Jalan adalah kegiatan penanganan jalan yang bertujuan untuk perawatan serta memperbaiki kerusakan-kerusakan yang terjadi pada ruas jalan dengan kondisi pelayanan yang mantap. Metode rehabilitasi jalan dengan mempunyai kegiatan penanganan pencegahan yang terjadinya kerusakan yang luas dan setiap kerusakan yang luas dan setiap kerusakan yang tidak diperhitungkan dalam desain yang berakibat menurunnya kondisi kemantapan pada bagian/tempat tertentu dari suatu ruas jalan dengan kondisi rusak ringan, agar penurunan kondisi kemantapan tersebut dapat dikembalikan pada kondisi kemantapan yang sesuai dengan rencana. Hasil dari penelitian dan pengamatan yang ditinjau kerusakan yang paling mendominasi yaitu kerusakan lubang dan retak buaya. Untuk menentukan jenis penanganan kerusakan jalan di ruas Jalan Kabuh Bts. Kabupaten Lamongan Ploso Jombang Babat KM 35+680 35+800, maka harus diadakan pemilihan terhadap jenis dan luas kerusakan yang terjadi. Penanganan kerusakan permukaan jalan pada lapis lentur menggunakan metode perbaikan standar Direktorat Jendral Bina Marga.
KINERJA SISTEM OPERASIONAL JEMBATAN TIMBANG TERHADAP TINGKAT EFEKTIVITAS PELAYANAN PENIMBANGAN KENDARAAN ANGKUTAN BARANG DI UPPKB TROSOBO WIBISONO, R. ENDRO; Irhami, Naufal Izza
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 6 No 2 (2022): Narotama Jurnal Teknik Sipil (NOPEMBER, 2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/njts.v6i2.1891

Abstract

Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor atau disingkat UPPKB adalah unit kerja di bawah Kementrian Perhubungan yang melaksanakan tugas pengawasan muatan barang dengan alat penimbangan. Pelayanan penimbangan kendaraan berupa penimbangan berat muatan dan pengecekan masa berlaku uji kendaraan. Selama proses magang industri, penulis menangkap suatu hal yang menjadi pertanyaan mengenai pengoperasian UPPKB Trosobo. Yakni ketika operasi penindakan terlihat bahwa petugas lalu lintas tidak memasukkan seluruh kendaraan angkutan barang yang sedang melintas di depan UPPKB Trosobo. Hal ini kemudian menjadi titik pengamatan penulis untuk dijabarkan dalam tulisan dengan metode analisis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sistem operasional di UPPKB Trosobo, efektivitas sistem, dan menjawab pertanyaan mengapa tidak seluruh kendaraan yang melewati UPPKB Trosobo bisa masuk untuk ditimbang. Metode yang diambil penulis dalam menyusun hasil pengamatan adalah berupa perencanaan kebutuhan dan alat pengamatan, observasi lapangan, pengumpulan data pengamatan, dan pembuatan hasil pengamatan. Hasil dari penelitian ini bahwa petugas lalu lintas memiliki fungsi untuk mengatur dan mengarahkan lalu lintas kendaraan di jalan. Petugas harus sigap, tanggap, dan mampu membaca situasi ketika bertugas untuk mengarahkan kendaraan angkutan barang masuk ke dalam UPPKB. Semua kendaraan angkutan barang yang melintas pada UPPKB Trosobo tidaklah selalu bisa diarahkan untuk masuk ke dalam UPPKB, dikarenakan berbagai faktor yang dapat menjadi pertimbangan petugas lalu lintas di jalan. Seperti keselamatan, kenyamanan, dan keamanan lalu lintas. Penulis dapat menyimpulkan bahwa tingkat efektivitas operasional UPPKB terbilang cukup optimal. Dengan melihat perbandingan selisih yang tak begitu jauh antara jumlah kendaraan yang tidak masuk UPPKB Trosobo dengan jumlah kendaraan yang masuk UPPKB Trosobo.
IDENTIFIKASI POLA PERGERAKAN KENDARAAN ANGKUTAN BARANG DI JEMBATAN TIMBANG UPPKB TROSOBO WIBISONO, R. ENDRO; Andriansyah, Mochammad Fuad
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 7 No 1 (2023): Narotama Jurnal Teknik Sipil (JUNI, 2023)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/njts.v7i1.1922

Abstract

Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor atau disingkat UPPKB adalah satuan pelaksana kerja di bawah Kementrian Perhubungan yang melaksanakan tugas pengawasan muatan barang dengan alat penimbangan. Jembatan Timbang adalah seperangkat alat untuk menimbang kendaraan barang/truk yang dapat dipasang secara tetap atau alat yang dapat dipindah-pindahkan (portable) yang digunakan untuk mengetahui berat kendaraan beserta muatannya. Sistem operasional UPPKB tertera pada Surat Keputusan Dirjen Perhubungan Darat dan juga Peraturan Menteri tahun 2015 yang menunjukkan pedoman teknis penyelenggaraan penimbangan kendaraan bermotor. Operasional penindakan terlihat bahwa kendaraan angkutan barang yang sedang melintas di UPPKB Trosobo bertujuan di kota Sidoarjo atau Surabaya. Hal ini menjadi titik pengamatan penulis untuk dijabarkan dalam tulisan dengan metode analisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem operasional di UPPKB Trosobo, pola pergerakan kendaraan angkutan barang, dan tujuan kendaraan angkutan barang yang masuk di UPPKB Trosobo. Dalam proses pengamatan, penulis mengambil langkah-langkah atau metode dalam menyusun hasil pengamatan yaitu berupa perencanaan kebutuhan dan alat pengamatan, observasi lapangan, pengumpulan data pengamatan, dan pembuatan hasil pengamatan. Didapatkan hasil dari penelitian, bahwa sistem operasional kerja meliputi pengarahan kendaraan, input data kendaraan, penimbangan, input data kendaraan dan perekapan. Pola pergerakan kendaraan angkutan barang yang bertujuan di kota Sidoarjo atau Surabaya cukup optimal dengan jumlah kendaraan yang masuk (LHR) tergolong tinggi setiap hari.
ANALISIS FUNGSI PENGAWASAN TERHADAP JUMLAH BERAT MUATAN KENDARAAN SESUAI JBI DALAM RANGKA PENINGKATAN KESELAMATAN LALU LINTAS JALAN RAYA WIBISONO, R. ENDRO; Pratama, Jossy Ardhan
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 7 No 2 (2023): Narotama Jurnal Teknik Sipil (NOPEMBER, 2023)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/njts.v7i2.1923

Abstract

Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor atau disingkat UPPKB adalah satuan pelaksana kerja di bawah Kementrian Perhubungan yang melaksanakan tugas pengawasan muatan barang dengan alat penimbangan. Jembatan Timbang adalah suatu alat yang dipasang secara tetap atau yang dapat dipindahkan pada suatu lokasi untuk mengetahui berat muatan kendaraan. Sistem operasional UPKKB tertera pada Surat Keputusan Dirjen Perhubungan Darat dan juga Peraturan Menteri tahun 2015 yang menunjukkan pedoman teknis penyelenggaraan penimbangan kendaraan bermotor. Kinerja operasional UPPKB khususnya di Trosobo terlihat cukup optimal dan sesuai ketentuan. Dalam pengoperasiannya dapat terlihat bahwa tidak seluruh kendaraan angkutan barang yang melintas di depan UPPKB Trosobo dapat diarahkan masuk ke dalam area UPPKB untuk ditimbang, banyak juga kendaraan-kendaraan bermuatan yang lolos dan tidak diarahkan masuk ke dalam UPPKB Trosobo. Dalam proses pengamatan, penulis mengambil langkah-langkah atau metode dalam menyusun hasil pengamatan yaitu berupa perencanaan kebutuhan dan alat pengamatan, observasi lapangan, pengumpulan data pengamatan, dan pembuatan hasil pengamatan. Petugas lalu lintas memiliki fungsi untuk mengatur dan mengarahkan lalu lintas kendaraan di jalan. Petugas harus sigap, tanggap, dan mampu membaca situasi ketika bertugas untuk mengarahkan kendaraan angkutan barang masuk ke dalam UPPKB. Semua kendaraan angkutan barang yang melintas pada UPPKB Trosobo tidaklah selalu bisa diarahkan untuk masuk ke dalam UPPKB, dikarenakan berbagai faktor yang dapat menjadi pertimbangan petugas lalu lintas di jalan. Penulis dapat menyimpulkan bahwa tingkat efektivitas operasional UPPKB terbilang cukup optimal. Dengan melihat perbandingan selisih yang tak begitu jauh antara jumlah kendaraan yang tidak masuk UPPKB Trosobo dengan jumlah kendaraan yang masuk UPPKB Trosobo.
PENGEMBANGAN ROAD MAP PENELITIAN UNTUK MENDUKUNG PERCEPATAN STUDI MAHASISWA PROGRAM STUDI TRANSPORTASI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA Susanti, Anita; Widayanti, Ari; Supriyatno, Dadang; Wibisono, R. Endro
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 5 No 1 (2021): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2021
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.889 KB)

Abstract

Perkembangan transportasi semakin menumbuhkembangkan ide kreatif untuk mendukung proses perpindahan orang dan barang. Perhatian pemerintah diwujudkan dengan dana 7,5% dari total dana penelitian. Cakupan penelitian transportasi pada RIRN membutuhkan pemikiran yang mendalam terkait penelitian yang sudah dilakukan oleh dosen, mahasiswa maupun peneliti lain. Road map merupakan peta jalan penelitian, yang mencakup topik penelitian yang sudah dilakukan, celah dan topik penelitian ke depan dalam periode waktu tertentu. Hal ini sangat penting agar penelitian selaras dengan RIRN, kepentingan nasional dan regional, kompetensi dosen. Hal ini juga sebagai upaya pemenuhan data indikator kinerja perguruan tinggi, akreditasi program studi dan membantu mahasiswa untuk memperoleh ide penelitian lebih cepat. Pengembangan road map penelitian belum pernah dilakukan diprogram studi transportasi, sehingga perlu dilakukan identifikasi awal dan pengembangan kedepan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi topik penelitian yang sudah dilakukan oleh dosen dan mahasiswa, dibandingkan dengan RIRN. Dalam hal ini diperoleh kesenjangan atau celah, sehingga dapat disusun strategi untuk mengembangkan penelitian dosen yang dapat menjadi payung penelitian bagi mahasiswa. Tahapan penelitian mencakup reviu dokumen RIRN dan jurnal terkait transportasi, publikasi dosen dan mahasiswa, analisis perbandingan dan gap, menyusun celah penelitian, mengembangkan topik penelitian yang akan datang, merumuskan strategi penelitian selanjutnya. Hasil yang dicapai yaitu terdapat 20 kompetensi dosen terkait bidang transportasi, sehingga diperoleh keterkaitan bidang kompetensi dosen dengan RIRN. Persentase penelitian mahasiswa yang sesuai dengan RIRN sebesar 40%, sehingga perlu upaya untuk meningkatkan persebaran topik penelitian sesuai dengan kompetensi dosen dan RIRN.
Analisis Kestabilan Dinding Penahan Tanah Tower Sutet 500 KV Ungaran – Pemalang Cahyono, Muhammad Shofwan Donny; Darmawan, Kevin Candra; Wibisono, R. Endro; Ningrum, Rina Cahyanti
PUBLIKASI RISET ORIENTASI TEKNIK SIPIL (PROTEKSI) Vol 6 No 1 (2024): Vol. 6 No.1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/proteksi.v6n1.p45-50

Abstract

Lereng di T.388 Sutet Ungaran – Pemalang merupakan lereng tanah dengan kedalaman 30 m dan jarak dengan sutet sangatlah dekat, sehingga perlu dilakukan analisis kestabilan lereng pada tanah di Ungaran – Pemalang. Untuk mengetahui faktor keamanan pada lereng serta langkah pencegahan guna menghindari kelongsoran berikutnya yang akan berdampak pada sutet T.388. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kasus/lapangan. Dalam memperoleh data teknis peneliti menggunakan metode observasi pada lokasi dan objek penelitian dengan mengamati objek penelitian dan mencatat secara sistematik. Dari beberapa simulasi perkuatan lereng yang dilakukan pada program plaxis ditemukan bahwa kestabilan lereng didapatkan pada nilai 1,78 > 1,5, dimana nilai tersebut dianggap kondisi lereng masih dalam kondisi stabil, perkuatan dengan cara membuat terasiring tanah + DPT dapat menambah kestabilan lereng hingga mencapai 3,19, perkuatan dengan cara menyusun geoteksil secara terasiring + DPT tidak menambah SF daripada lereng tersebut, tetap pada nilai 1,78, perkuatan dengan cara membuat kontur tanah menjadi terasiring + slope + DPT menambah SF daripada lereng tersebut, tetap pada nilai 3,32, perkuatan dengan bore pile 40 cm sedalam 9 m menambah SF daripada lereng tersebut, tetap pada nilai 3,08. Dari beberapa simulasi yang dilakukan, didapatkan kontur tanah yang dibuat terasiring ternyata mampu menambah SF daripada kestabilan lereng tersebut.
PENINGKATAN KOMPETENSI DENGAN PENERAPAN SOFTWARE SAP2000 PEKERJAAN KONSTRUKSI TRANSPORTASI KEPADA PESERTA DIDIK SMK NEGERI 3 SURABAYA Wibisono, R. Endro; Susanti, Anita; Supriyatno, Dadang; Widayanti, Ari; Pattisinai, Amanda Ristriana; Mahardi, Purwo; Haratama, Kusuma Refa
Journal of Vocational and Technical Education (JVTE) Vol. 6 No. 2 (2024): September
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jvte.v6n2.p118-126

Abstract

ABSTRAK Jumlah peserta didik yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri yang sesuai dengan bidang keahliannya masih rendah. Guru dan peserta didik banyak yang belum memahami tentang Vokasional dalam dunia kerja, keberlanjutan sosialisasi Program Studi D4 Transportasi untuk promosi kepada Sekolah Menengah Kejuruan menjadi pusat pendidikan dan pelatihan yang unggul, berwawasan lingkungan, menghasilkan tamatan yang kompeten mandiri berbudi luhur. Salah satu pengembangan materi yang penerapannya terkait dengan transportasi yaitu mata pelajaran SAP2000, dengan contoh software SAP2000. Penerapan SAP2000 yaitu membekali keterampilan dalam menyongsong dunia kerja dengan aplikasi SAP2000 yang menunjang skill dan kompetensi peserta didik SMKN 3 Surabaya. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah peserta didik memperoleh gambaran tentang SAP2000 yang digunakan pada Program Studi D4 Teknologi Rekayasa Transportasi (D4 TRT). Metode yang digunakan yairu metode sampling dan melakukan penilaian dengan mengirimkan survei secara elektronik ke peserta didik. Keterkaitan pelatihan terhadap bekal kompetensi dengan dunia kerja mendapat nilai 100%. Hal ini merupakan bukti peningkatan kompetensi dibidang konstruksi transportasi yang awalnya 33% dapat melakukan pekerjaan SAP2000, kemudian meningkat kompetensinya sangat baik sebesar 73,3% dari peserta didik. Keterkaitan materi menunjukkan sangat relevan dengan dunia kerja mendapat respon nilai 3 (Cukup) sebesar 20 %, nilai 4 (Baik) 50%, dan nilai 5 (Sangat Baik) 30%. Kata Kunci: Penerapan SAP2000, Konstruksi Transportasi, Kompetensi   ABSTRACT The number of students admitted to State Universities in accordance with their field of expertise is still low. Many teachers and students do not understand about Vocational in the world of work, the continuation of the socialization of the D4 Transportation Study Program for promotion to Vocational High Schools to become centers of superior education and training, environmentally sound, producing competent graduates who are independent and virtuous. One of the material developments whose application is related to transportation is the SAP2000 subject, with the example of SAP2000 software. The application of SAP2000 is to equip skills in welcoming the world of work with SAP2000 applications that support the skills and competencies of SMKN 3 Surabaya students. The expected result of this activity is that students get an overview of SAP2000 used in the D4 Transportation Engineering Technology (D4 TRT) Study Program. The method used is the sampling method and conducts an assessment by sending an electronic survey to students. The relevance of training to the provision of competence to the world of work received a score of 100%. This is evidence of an increase in competence in the field of transportation construction, which initially 33% could do SAP2000 work, then increased very good competence by 73.3% of students. The relevance of the material shows that’s is very relvant to the world of work gets a response value of 3 (Fair) by 20%, value 4 (Good) 50%, and value 5 (Very Good) 30%. Keywords: Applicaticon of SAP2000, transportation construction, competence
Analisis Kualitas Aspal Pertamina Dan Aspal PG 70 Berdasarkan Uji Penetrasi Menggunakan SNI 2456-2011 Wibisono, R Endro; Yuantika, Risma
Ge-STRAM: Jurnal Perencanaan dan Rekayasa Sipil Vol. 7 No. 2: September 2024
Publisher : Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A road must meet the criteria of being safe and comfortable for its users. One type of road pavement that is commonly used in Indonesia is flexible road pavement, where the main material of flexible pavement is asphalt. In this study, Pertamina asphalt and PG 70 asphalt were used, where the aim of this research was to determine the quality of these two asphalts. The method used in this research is laboratory testing in accordance with the SNI 2456 - 2011 penetration test guidelines. After testing, the penetration value for asphalt penetration was 61, while PG 70 asphalt was 48, which means that Pertamina asphalt is more flexible than PG 70 asphalt. The stability of the second This asphalt is not much different, but the stability of PG 70 asphalt is higher, which indicates that this asphalt is suitable for use in traffic with medium or heavy vehicle intensity. In Indonesia, the use of Pertamina asphalt is more dominant than PG 70 asphalt because Pertamina asphalt is asphalt oil produced by PT. Pertamina. Meanwhile, PG 70 asphalt is still rarely used because this modified asphalt has problems with the mixture. The two asphalt test objects have slight differences in appearance and texture. Petamin asphalt has a dark black, shiny appearance and a more flexible texture. Meanwhile, PG 70 asphalt is dark black in color but is no more shiny than Pertamina asphalt, apart from that, PG 70 asphalt has a harder texture.
Analisis Kecelakaan Kerja Menggunakan Metode Fault Tree Analysis (FTA) Pada Pelaksanaan Konstruksi Pembangunan Industri Makanan Di Kabupaten Gresik Wibisono, R Endro; Hardaningrum, Farida; Palupi, Doni Ndito
Ge-STRAM: Jurnal Perencanaan dan Rekayasa Sipil Vol. 7 No. 2: September 2024
Publisher : Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Work accidents are something that often happens on construction projects and deserve attention. The most difficult thing is to determine the root of the problem. The method used in this research is to look for the causes of work accidents, namely the Fault Tree Analysis (FTA) method. The FTA method is one way to resolve cases when failure or undesirable things occur by looking for the root of the problem from the basic events that arise and is described from each indication of the incident. This is done by identifying the relationship between causal factors and displaying it in the form of a fault tree which involves a simple logical "tree". Accidents are calculated for every 1,000,000 working hours of the worker's total "hours worked". The safe T value is a measurement that aims to compare the results of the level of accident reduction achieved for that work. The research results show that work accidents have an effect on work productivity. As a result of data processing and analysis, it was found that the occupational safety and health implementation program at PT. Sejahtera Asia Mulia can be said to have been implemented quite well. The accidents that occurred in 2020-2022 were 16, 13 and 7 accidents. The frequency level from 2020-2022 is 101.59; 71.15; 29.76. The severity level that occurred in 2020-2022 was 4844.44; 3409.96; 1785.71. Safe T value in 2021 is known to be -0.427 and in 2022 was -1.390. The decreasing rate of accidents and the severity of accidents from year to year indicates an increase in labor productivity.
Analisis Pelaksanaan Penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) Bangunan Gedung di Kota Surabaya dengan Metode Statistika Deskriptif Hardaningrum, Farida; Wibisono, R. Endro; Ilhamzah, Tariq
PUBLIKASI RISET ORIENTASI TEKNIK SIPIL (PROTEKSI) Vol 6 No 2 (2024): Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/proteksi.v6n2.p127-133

Abstract

Sertifikat Laik Fungsi atau SLF adalah sertifikat yang diterbitkan oleh Pemerintah Daerah, sesuai dengan Permen PU No. 27/PRT/M/2018 tentang “Sertifikat Laik Fungsi Bangunan Gedung”. Masa berlaku SLF bangunan gedung ditetapkan dalam jangka waktu 5 (lima) tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui parameter apa saja yang berpengaruh dalam Penerbitan Sertifikat Laik Fungsi Bangunan Gedung di Kota Surabaya. Metode penelitian adalah menggunakan survei dengan alat ukur kuisioner, dengan total responden sebanyak 50 orang. Profesi responden bervariasi, yaitu: engineer, legal/hukum, dan administrasi. Pengolahan data menggunakan uji validasi, uji reliabilitas, uji asumi klasik (Uji: normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas), persamaan regresi linier berganda, serta uji hipotesis (uji koefisien determinasi, uji F dan uji t). Hasil pengolahan data menunjukkan variabel kemudahan tidak berpengaruh signifikan terhadap pelayanan SLF (yakni sig. 0,584 > 0,05). Variabel kelengkapan administrasi juga tidak berpengaruh signifikan terhadap pelayanan SLF (sig. 0,49 > 0,05). Variabel kepuasan pelanggan berpengaruh terhadap pelayanan SLF, dimana sig. 0,000 < 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel kepuasan pelanggan cukup berpengaruh dalam proses penerbitan Sertifikat Laik Fungsi bangunan gedung di kota Surabaya.
Co-Authors Ade Irma Irjayanti Adha, Shella Akbari Akbar, Andika Firdaus Amanda Ristriana P. Amanda Ristriana Pattisinai Andriansyah, Mochammad Fuad Anita Susanti Ari Widayanti Ari Widayanti BIANFAAL, AR RADIQO Buger Wijaya Yuana Buger Wijaya Yuana Christian Hadhinata Dadang Supriyatno Danayanti Azmi Dewi Nusantara Danayanti Azmi Dewi Nusantara Darmawan, Kevin Candra Djoni Irianto Dwi Kasiyanti Sulistiyani Dwi Prastya Nurcahaya Dwi Prastya Nurcahaya Dzaky Rahmat, Muhammad Jafar Efendi, Miftahul Elizabeth Titiek Winanti Elizabeth Titiek Winanti Elvira, Anggie Dea Erika Yeni Purwitasari farida hardaningrum Ferdianto, Ardy Firdausi, Putri Bunga Fitri R. Widayanti Fitriani, Kresna Dini Fitroh Maulana Rizki Haratama, Kusuma Refa Ilhamzah, Tariq Indiah Kustini Indiah Kustini Irhami, Naufal Izza Irjayanti, Ade Irma Kartika Ayu Widyaningrum Kencana Verawati Kusuma Haratama Kusuma, Emil Andrean Luqman , Muhammad Fiqih Nur Luqman, Muhammad Fiqih Nur Miftachul Huda Muhammad Bahrul Ulum Muhammad Shofwan Donny Cahyono Muhammad Syayen Alfatra Muhtadhi, Adhi Muhtadi, Adhi Mukhamad Najib Muti'a Yuzaeva, Prathita Muzakki Muzakki, Muzakki Nahardiyanto, Hanif Adib Ningrum, Rina Cahyanti Nurcahaya, Dwi Prastya Nurhayati Aritonang Nurhayati Aritonang Nurhidayah, Alfiatus Aisyah Nurmawati, Yesi Palupi, Doni Ndito Pratama, Jossy Ardhan Purwo Mahardi Putri, Oktavia Ellynda Refa Haratama, Kusuma Risma Septiana Ari Ristriana, Amanda Rusadi, Akhsan Maulana Sabrina, Mutia Aulia Sari, Cudesi Kartika Septika, Erisa Widya Wardana , Galuh Ari Wasil, Mohammad Widianto, Gagas Lucky Widyanigrum, Kartika Ayu Wikanto, Rheznandya Indarwan Wiwik Handayani Yuana, Buger Wijaya Yuantika, Risma Yuzaeva, Prathita Muti'a Zidan, Moch. Yazhid