Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

STRATEGI PEMASARAN DAN PENDAMPINGAN MANAJEMEN USAHA KELOMPOK USAHA KECIL KERUPUK DI KENJERAN KOTA SURABAYA Riyadi, Nugroho; Mujanah, Siti
Jurnal Ilmiah Abdi Mas TPB Unram Vol 3, No 1 (2021): Edisi Januari 2021
Publisher : Teknik Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/amtpb.v3i1.56

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menentukan strategi pemasaran dan pendampingan manajemen usaha serta pemberian teknologi tepat guna bagi kelompok usaha kecil yang bergerak di bidang kerupuk di Kenjeran, Kota Surabaya. Permasalahan yang dihadapi oleh kelompok UMKM kerupuk di kenjeran ini adalah penjualan yang macet total karena tidak tengkulak yang datang membeli kerupuk karena adanya pandemi COVID 19 yang melanda, sehingga tidak ada kegiatan penjualan di tempat wisata pantai Kenjeran, selain itu juga rendahnya kemampuan dalam mengelola usaha, tanpa ada perencanaa, pengorganisasi, pembukuan dan evaluasi. Melihat situasi tersebut maka perlu adanya transfer of knowledge dan pendampingan guna menjalankan fungsi manajemen, sehingga kegiatan PKM ini dilakukan dengan memberikan teknologi untuk berjualan online berupa alat Hand phone, Inpulse Sealer, Label produk, dan plastik kemasan, kemudian diberikan pelatihan tentang packaging, dan menjual online melalui Tokopedia dan Sophe. sehingga saat ini sudah ada pembelian melalui Tokopedia Shoppee.
Pengaruh Kompensasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Motivasi Dan Disiplin Kerja Prajurit Di Satuan Kerja KRI X Armada RI Kawasan Timur Riyadi Nugroho
JMM17 : Jurnal Ilmu ekonomi dan manajemen Vol 1 No 01 (2014)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.674 KB) | DOI: 10.30996/jmm17.v1i01.313

Abstract

Pembangunan di bidang pertahanan saat ini telah menunjukkan kemajuan yang signifikan dan diiringi dengan tantangan yang sangat dinamis sehingga organisasi dan personel TNI harus mampu menyesuaikan dengan kondisi tersebut. Hal ini menuntut individu pengawak KRI untuk memiliki disiplin serta motivasi yang baik. Untuk meningkatkan disiplin  serta motivasi personel dapat dilakukan dengan pemberian kompensasi dan lingkungan kerja yang memadai. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk membuktikan dan menganalisis : (1) pengaruh pemberian kompensasi terhadap disiplin dan motivasi kerja; (2) pengaruh kondisi lingkungan kerja terhadap disiplin kerja; (3) pengaruh motivasi kerja terhadap disiplin kerja. Sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan seluruh populasi (total sampling) yaitu sebanyak 100 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode penyebaran kuesioner. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kompensasi dan lingkungan kerja sebagai variabel independen serta  motivasi kerja dan disiplin kerja sebagai variabel dependen. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan software  Smart PLS (Partial Least Square). Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) variabel kompensasi berpengaruh positif signifikan terhadap motivasi kerja; (2) variabel kompensasi berpengaruh positif signifikan terhadap disiplin kerja; (3) variabel lingkungan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap motivasi kerja; (4) variabel lingkungan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap disiplin kerja; (5) variabel motivasi kerja berpengaruh positif signifikan terhadap disiplin kerja.Kata Kunci: Kompensasi, Lingkungan Kerja, Motivasi Kerja, Disiplin Kerja
THE EFFECT OF WORK MOTIVATION AND SPIRITUAL INTELLIGENCE ON EMPLOYEE PERFORMANCE WITH ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOUR (OCB) AS INTERVENING VARIABLES Panji Dwi Herdian; Riyadi Nugroho; Sumiati Sumiati
JMM17 : Jurnal Ilmu ekonomi dan manajemen Vol 7 No 01 (2020)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.79 KB) | DOI: 10.30996/jmm17.v7i01.3541

Abstract

This research aims to analyze the effect of work motivation and spiritual intelligence on employee performance with organizational citizenship behavior as an intervening variable, was conducted on organic employees at PT. Barata Indonesia (Persero),, with a total sample of 158 employees. Data was collected by distributing questionnaires filled out by employees then analyzed using SPSS and SEM software.This study will use two kinds of analysis techniques, namely (1) Confirmatory Factor Analysis on SEM which is used to confirm the most dominant factors in one group of variables and (2) Regression Weight on SEM which is used to examine how much the relationship between variables. The results showed that the Organizational Citizenship Behavior variable had the strongest relationship with Employee Performance, with CR a value of 4.249 with a P-value <5%. which means the higher organizational citizenship behavior, the higher the employee's performance.
PENDAMPINGAN MANAJEMEN USAHA DAN PENINGKATAN KUALITAS PRODUK UMKM KOPI ADAT SEGUNUNG CARANGWULUNG JOMBANG Riyadi Nugroho; Gustaf Naufan Febrianto
Batara Wisnu : Indonesian Journal of Community Services Vol. 1 No. 3 (2021): Batara Wisnu | September - Desember 2021
Publisher : Gapenas Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.715 KB) | DOI: 10.53363/bw.v1i3.23

Abstract

The purpose of IBM activities for this community is to provide business management assistance and appropriate technology for Small Businesses engaged in coffee powder in Carangwulung Village Customary Hamlet, Wonosalam Subdistrict, Jombang Regency.  The target of this PKM activity is the owner and business manager in the field of coffee called Kopi Adat. The problem faced by This Customary Coffee SME is the low ability to manage the business without any planning, organizing, bookkeeping, and evaluation. In addition, there is also no proper marketing strategy only selling around the location; besides, the coffee milling process is still done in the rental place, so mix with other people's coffee because it does not have its mill. Looking at the situation above, we have done transfer of knowledge and mentoring to carry out management functions, provide coffee milling technology, develop and execute marketing strategies so that products can sell well so that there is business sustainability by providing understanding and mentoring to manage the business well, improve product quality with TTG and be able to market products so that they can achieve benefits in improving well-being. Existing owners and labor and there are a sustainable in their business. The initiator of the activity and partners have carried out activities, namely the handover of coffee milling machines, training and mentoring of business management and financial bookkeeping, and marketing products to sell in the market
MEMBERIKAN PENYULUHAN MELALUI GERAKAN PATUH PROTOKOL KESEHATAN DI KELURAHAN MANDARANREJO UPT PUSKESMAS KANDANGSAPI KOTA PASURUAN Andita Cindy Faulina; Riyadi Nugroho
ABDIMAS Vol 1 No 02 (2021): PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang pada akhirnya akan meningkatkan usia harapan hidup dan kualitas hidup melalui upaya-upaya kesehatan yang diselenggarakan oleh seluruh potensi bangsa. Untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal diselenggarakan berbagai upaya kesehatan melalui berbagai kegiatan. Puskesmas Kandangsapi merupakansalah satu dari delapan Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat yang tersebar di Kota Pasuruan Wilayah kerja Puskesmas Kandangsapi terdiri dari 6 Kelurahan dengan jumlah penduduk 25.177 jiwa, yaitu; 1) Kelurahan Panggungrejo yang terdiri dari 5 RW dan 14 RT; 2) Kelurahan Mandaranrejo yang terdiri dari 5 RW dan 29 RT; 3) Kelurahan Bugul Lor yang terdiri dari 8 RW dan 45 RT; 4) Kelurahan Pekuncen yang terdiri dari 4 RW dan 14 RT; 5) Kelurahan Petamanan yang terdiri dari 7 RW dan 24 RT; dan 6) Kelurahan Kandangsapi yang terdiri dari 2 RW dan 14 RT. Pada waktu waktu dilakukan penyuluhan dengan diawali dengan pre-test dan post-test mengalami kenaikan dari nilai 55,4 menjadi 78,7 nyang merupakan kenaikan yang bagus. Dengan penyuluhan yang didasarkan pada 3 M, yaitu mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak, maka kita akan terhindar dari coid-19, dan kesehatan masyarakat dapat meningkatkat.
ANALISIS PEMETAAN LITERASI KEUANGAN PADA PELAKU USAHA TANAMAN HIAS DI KAMPUNG WISATA BUNGA DESA BANYUURIP KECAMATAN KEDAMEAN KABUPATEN GRESIK Nekky Rahmiyati Subchan; Riyadi Nugroho
REVITALISASI : Jurnal Ilmu Manajemen Vol 10 No 2 (2021): REVITALISASI : Jurnal Ilmu Manajemen
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/revitalisasi.v10i2.2071

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris yang gemah ripah loh jinawi, dimana masyarakat khususnya pedesaan pada umumnya bercorak pertanian sebagai basis ekonomi utamanya. Dengan sentuhan teknologi dan peluang pasar yang sangat luas baik di dalam negeri maupun di manca negara, sektor pertanian berpotensi untuk diupayakan, dan memiliki prospektif sebagai pilihan wirausaha. Kontribusi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terhadap perekonomian memang telah terbukti, namun disisi lain pelaku skala ini juga masih banyak menghadapi masalah, yaitu salah satunya adalah dalam pengelolaan/manajemen keuangan. Untuk menghasilkan kinerja yang baik pelaku UMKM harus tahu bagaimana cara mengelola keuangan usahanya. Managemen keuangan merupakan salah satu hal yang sering di abaikan oleh pelaku UMKM. Keterbatasan pengetahuan mereka tentang akuntansi menyebabkan mereka tidak mampu untuk mengelola keuangan dengan baik dan hal itu akan mempengaruhi evaluasi kinerja usaha mereka. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pemahaman pengetahuan dasar tentang keuangan pribadi, pemahaman berkaitan dengan pinjaman dan tabungan, pemahaman pengetahuan tentang asuransi dan pemahaman tentang investasi pada pelaku usaha tanaman hias di kampung wiasata bunga Desa Banyuurip Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan verifikatif . Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pelaku usaha tanaman hias di Desa Banyuurip Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik sebanyak 915 orang, Adapun Penentuan besarnya sampel yang diambil dari populasi peneliti menggunakan rumus yang dikemukakan oleh Slovin Sejumlah 100 orang. Alat analisis yang digunakan adalah metode statistic deskriptif Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman pengetahuan dasar tentang keuangan pribadi tingkat 69 % artinya pelaku usaha mempunyai pengetahuan dasar pengelolaan keuangan,dalam kategori sedang, Pemahaman berkaitan dengan pinjaman dan tabungan dalam tingkat 58,25%, artinya pelaku usaha mempunyai pengetahuan tabungan dan pinjaman dalam kategori rendah, Pemahaman pengetahuan tentang asuransi dan berbagai produknya dalam tingkat 71 %, artinya pelaku usaha mempunyai pengetahuan tabungan dan pinjaman dalam kategori sedang , pemahaman pengetahuan tentang investasi dan berbagai produknya dalam tingkat 52,75 %, artinya pelaku usaha mempunyai pengetahuan tabungan dan pinjaman dalam kategori rendah, sehingga pemahaman manajemen keuangan secara keseluruhan mempunyai score 60,25 % dalam kategori sedang. Sebagian besar Pelaku usaha tanaman hias di Desa Banyuurip Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, belum menerapkan perencanaan keuangan, asuransi maupun investasi, juga belum membuat pembukuan (akuntansi) sehingga diperlukan literasi keuangan dan pelaksanaan edukasi keuangan, sekaligus pengembangan infrastruktur yang mendukung literasi keuangan bagi pelaku usaha dan masyarakat. Kata kunci Indonesia merupakan negara agraris yang gemah ripah loh jinawi, dimana masyarakat khususnya pedesaan pada umumnya bercorak pertanian sebagai basis ekonomi utamanya. Dengan sentuhan teknologi dan peluang pasar yang sangat luas baik di dalam negeri maupun di manca negara, sektor pertanian berpotensi untuk diupayakan, dan memiliki prospektif sebagai pilihan wirausaha. Kontribusi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terhadap perekonomian memang telah terbukti, namun disisi lain pelaku skala ini juga masih banyak menghadapi masalah, yaitu salah satunya adalah dalam pengelolaan/manajemen keuangan. Untuk menghasilkan kinerja yang baik pelaku UMKM harus tahu bagaimana cara mengelola keuangan usahanya. Managemen keuangan merupakan salah satu hal yang sering di abaikan oleh pelaku UMKM. Keterbatasan pengetahuan mereka tentang akuntansi menyebabkan mereka tidak mampu untuk mengelola keuangan dengan baik dan hal itu akan mempengaruhi evaluasi kinerja usaha mereka. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pemahaman pengetahuan dasar tentang keuangan pribadi, pemahaman berkaitan dengan pinjaman dan tabungan, pemahaman pengetahuan tentang asuransi dan pemahaman tentang investasi pada pelaku usaha tanaman hias di kampung wiasata bunga Desa Banyuurip Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan verifikatif . Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pelaku usaha tanaman hias di Desa Banyuurip Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik sebanyak 915 orang, Adapun Penentuan besarnya sampel yang diambil dari populasi peneliti menggunakan rumus yang dikemukakan oleh Slovin Sejumlah 100 orang. Alat analisis yang digunakan adalah metode statistic deskriptif Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman pengetahuan dasar tentang keuangan pribadi tingkat 69 % artinya pelaku usaha mempunyai pengetahuan dasar pengelolaan keuangan,dalam kategori sedang, Pemahaman berkaitan dengan pinjaman dan tabungan dalam tingkat 58,25%, artinya pelaku usaha mempunyai pengetahuan tabungan dan pinjaman dalam kategori rendah, Pemahaman pengetahuan tentang asuransi dan berbagai produknya dalam tingkat 71 %, artinya pelaku usaha mempunyai pengetahuan tabungan dan pinjaman dalam kategori sedang , pemahaman pengetahuan tentang investasi dan berbagai produknya dalam tingkat 52,75 %, artinya pelaku usaha mempunyai pengetahuan tabungan dan pinjaman dalam kategori rendah, sehingga pemahaman manajemen keuangan secara keseluruhan mempunyai score 60,25 % dalam kategori sedang. Sebagian besar Pelaku usaha tanaman hias di Desa Banyuurip Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, belum menerapkan perencanaan keuangan, asuransi maupun investasi, juga belum membuat pembukuan (akuntansi) sehingga diperlukan literasi keuangan dan pelaksanaan edukasi keuangan, sekaligus pengembangan infrastruktur yang mendukung literasi keuangan bagi pelaku usaha dan masyarakat. Kata kunci Literasi Keuangan, Pelaku Usaha Tanaman Hias
PENDAMPINGAN PETANI 1001 BUNGA UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN DI DESA BANYUURIP, KECAMATAN KEDAMEAN, KABUPATEN GRESIK Amiartuti Kusmaningtyas; Riyadi Nugroho
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i2.86

Abstract

Tujuan kegiatan Ipteks bagi Masyarakat (IbM) dilaksanakan agar petani 1001 bunga dapat meningkatkan kesejahteraannya dengan memberikan pendampingan dalam manajemen usaha dan teknologi tepat guna bagi Usaha Kecil yang bergerak di bidang tanaman bonsai, Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Sasaran dari kegiatan Pengabdian Masyarakat (PKM) adalah pemilik sekaligus pengelola usaha di bidang Tanaman Bonsai. Permasalahan yang dihadapi oleh Usaha Kecil Menengah (UKM) Tanaman Bonsai ini adalah rendahnya kemampuan dalam mengelola usaha, tanpa ada perencanaan, pengorganisasian, pembukuan dan evaluasi. Disamping itu juga belum adanya strategi pemasaran, hanya menjual di sekitar lokasi dan belum tersentuh Teknologi Tepat Guna (TTG). Berkenaan dengan hal tersebut perlu ada transfer of knowledge tentang fungsi manajemen, dan memanfaatkan teknologi berupa gergaji mesin guna memberikan kemudahan dalam pengerjaan tanaman bonsai. Penggunaan mesin gergaji dan penerapan manajemen usaha yang telah dilakukan petani terbukti mampu meningkatkan pendapatan karena pengerjaan tanaman bonsai yang berkualitas dengan memanfaatkan teknologi tepat guna dan penerapan manajemen usaha yang efektif.
TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP, WORK MOTIVATION ON JOB SATISFACTION, EMPLOYEE PERFORMANCE AT NATIONAL AMIL ZAKAT INSTITUTION Muklis Muklis; Riyadi Nugroho; Slamet Riyadi
Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 7 (2022): Indonesian Journal of Multidisciplinary Science
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4194.758 KB) | DOI: 10.55324/ijoms.v1i7.139

Abstract

Purpose. The purpose of this study is to prove and analyze the performance of employees at the head office of the Yatim Mandiri National Amil Zakat Institution in Surabaya. This study uses four variables, namely transformational leadership, work motivation, job satisfaction, and employee performance. Design. With a population of 170 and a sample of 140, respondents were calculated using the Slovin formula. The sampling method is an intentional sampling from the sampling group with low probability. This study uses a survey method to collect quantitative data by using a questionnaire data analysis used by SEM in the Amos 26 program. Findings. According to this study, it shows that: 1) transformational leadership affects employee job satisfaction. 2) Transformational leadership affects employee performance. 3) Work motivation is very influential on employee job satisfaction. 4) Work motivation affects employee performance. 5) Job satisfaction affects employee performance. To find out that transformational leadership has the strongest influence on employee performance. Implications. The results of this study imply that when leaders carry out management well, the indicators of work motivation variables may have a strong effect on increasing employee job satisfaction. In addition, in a good management process by dividing the indicators of transformational leadership variables and indicators of work motivation variables that are adjusted to the characteristics of employees also has a strong effect on improving employee performance. In addition, the indicator of job satisfaction variable carried out in carrying out good management also has a strong effect on improving employee performance. Recommendation. The following researchers are encouraged to conduct research on the effect of transformational leadership, work motivation, job satisfaction, and employee productivity.
Effect of Organizational Commitment, Safety Occupational Health, on Work Discipline and Employee Performance at PT. Elnusa Petrofin Integrated Terminal Makassar Bahauddin Ilham Rahadianto; Slamet Riyadi; Riyadi Nugroho
Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 6 (2022): Indonesian Journal of Multidisciplinary Science
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (958.99 KB) | DOI: 10.55324/ijoms.v1i6.114

Abstract

Human resources have an important role in a company, therefore human resources. Humans should get special attention to knowing the indicators and get employees who are qualified to minimize the occurrence of problems or unwanted incidents within the company. Therefore, human resources are an important asset in the company, in this case, PT. Elnusa Petrofin engaged in distributing fuel oil at one price throughout Indonesia According to Hasibuan (2002: 160), employee performance is a result of work achieved by a person in carrying out his duties on skills, efforts, and opportunities. A person's commitment according to Luthans (2006:249) to the organization is one guarantee to maintain the continuity of the organization. Sinungan, (2008: 146-147) work discipline is a mental attitude that is reflected in the actions or behavior of individuals, groups, or communities in the form of compliance or obedience to the rules and regulations set. This study aims to determine the effect of organizational commitment, occupational health safety, on work discipline and employee performance at PT. Elnusa Petrofin Integrated Terminal Makassar. The data analysis technique used in this research is quantitative analysis with a sample of 162 respondents. Collecting data using a questionnaire and analyzed using SPSS to test the validity and reliability. Test the research model using SEM with the AMOS version 23 application program. The results of the study prove that organizational commitment, occupational safety, and health have a positive effect on work discipline and employee performance.
Organizational Culture, Work Ethos on Employees’ Motivation and Performance At UPT Surabaya Road – Bridge Management Auliaillah Ilmi Rahadianto; Slamet Riyadi; Riyadi Nugroho
Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 6 (2022): Indonesian Journal of Multidisciplinary Science
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1535.364 KB) | DOI: 10.55324/ijoms.v1i6.120

Abstract

Performance can be influenced by the encouragement or motivation of employees to be willing to work harder, work ethic in accordance with loyalty or a strong sense of love for the values and goals of the organization, and organizational culture that can trigger or stimulate employee performance to be better. Robbins and Judge (2015: 358) state that a strong culture will have a great influence on the behavior of its members because the high level of togetherness and intensity creates an internal climate of high behavioral control. The analysis data technique used in this research is a quantitative analysis using SEM (Structural Equation Modeling) model or Structural Equation Model with AMOS 23.0 program. The result of this research is the regression between organizational culture and work motivation, the CR value (Critical Ratio) is 5.720. The regression between organizational culture and employee performance has a CR (Critical Ratio) value of 2,508. Between work ethic and work motivation, the CR (Critical Ratio) value is 2,345. Between work ethic and employee performance, the CR (Critical Ratio) value is 1.961. Between work motivation and employee performance, the CR (Critical Ratio) value is 4.298.