Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Analisis Sistem Informasi Kesehatan Ibu dan Anak di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Banyuasin Desi Ratnasari; Iwan Stia Budi; Rini Mutahar
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Tingginya AKI, AKB dan AKABA di Indonesia perlu penanganan dan perencanaan yangcepat dan tepat. Diperlukan Sistem Informasi KIA untuk menyediakan informasi yang berkualitas gunamenyusun perencanaan yang baik. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis Sistem Informasi KIA diwilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Banyuasin.Metode: Desain penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informasi dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap sembilan informan, serta dilakukan observasi dan telaah dokumen. Analisis data menggunakan content analysis. Uji validitas melalui triangulasi sumber, metode dan data.Hasil Penelitian: Belum tersedia kebijakan khusus yang mengatur tentang pelaksanaan sistem informasiKIA begitu pula dengan dana khusus dan peralatan teknologi informasi khusus sistem informasi KIA. Telah tersedia SDM dalam sistem Informasi KIA, namun diperlukan upaya peningkatan kompetensi dalam SIK dan TIK. Formulir pengumpulan data KIA telah tersedia namun masih terjadi kekurangan. Sumber data pelayanan KIA hanya berasal dari Puskesmas, tidak ada data dari institusi kesehatan lain. Masih terjadi keterlambatan pengumpulan laporan dan terdapat puskesmas yang masih menggunakan metode manual.Kesimpulan: Sistem Informasi KIA di Musi Banyuasin sudah berjalan namun masih perlu dilakukanperbaikan. Sebaiknya Dinas Kesehatan membuat kebijakan khusus yang mengatur secara komperhensifpelaksanaan dan penguatan sistem informasi KIA, temasuk pengadaan anggran khusus, distribusi peralatan TI hingga ke petugas di level puskesmas dan desa, mengatur jadwal pelatihan SIK dan TIK agar kompetensi SDM meningkat, membuat kebijakan tertulis pengumpulan laporan serta denda administrasi, serta menyusun SPO koordinasi tukar-menukar data yang bersumber dari unit-unit pelayanan kesehatan yang lainnya agar data/informasi yang terkumpul lengkap dan akurat. Dengan demikian diharapkan sistem informasi dapat berjalan secara optimal dan mampu menghasilkan data/informasi yang berkualitas guna menanggulangi masalah terkait KIAKata Kunci: Sistem Informasi Kesehatan, KIA
Faktor Risiko Kejadian Campak pada Anak Usia 1-14 Tahun di Kecamatan Metro Pusat Provinsi Lampung Tahun 2013-2014 Eka Mujiati; Rini Mutahar; Anita Rahmiwati
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Penyakit campak merupakan suatu penyakit akut yang disebabkan oleh paramyxovirus. Di Provinsi Lampung incidence rate (IR) campak sebesar 5,89 per 100.000 penduduk dan di Kecamatan Metro Pusat masih cukup tinggi yakni 38,8%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian campak pada anak usia 1-14 tahun di Kecamatan Metro Pusat tahun 2013-2014.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain kasus kontrol, sampel dalam penelitian ini adalah 102 yang terdiri dari 34 kasus dan 68 kontrol. Teknik pengambilan sampel untuk kasus dengan mengambil seluruh kasus campak klinis, sedangkan kontrol dengan teknik neighbourhood. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan dengan melakukan observasi keadaan lingkungan rumah. Data dianalisa secara univariat, bivariat, dan multivariat.Hasil penelitian: Hasil penelitian didapat bahwa kasus campak berpengaruh dengan pekerjaan ibu (OR 3.2; CI 95% 1,355-7,798), status imunisasi (OR 3,0; CI 95% 1,242-7,646), riwayat kontak (OR 3.7; CI 95% 1,199-11,545), penghasilan keluarga (OR 3,0; CI 95% 1,242-7,464), dan kepadatan hunian (OR 3.3; CI 95% 1,348-8,277). Selanjutnya dilakukan analisis multivariat didapatkan hasil bahwa faktor risiko kejadian campak adalah pekerjaan ibu, riwayat pemberian ASI, status imunisasi, riwayat kontak, penghasilan keluarga, dan kepadatan hunian.Kesimpulan: Kejadian campak pada anak usia 1-14 tahun disebabkan oleh faktor pekerjaan ibu, status imunisasi, riwayat kontak, penghasilan keluarga, dan kepadatan hunian. Saran penelitian ini sebaiknya dilakukan monitoring dan kegiatan konseling, informasi dan edukasi tentang imunisasi campak, ASI ekslusif dan pemberian Vitamin A, kemudian pelatihan kader dapat menggerakkan keaktifan ibu dalam kegiatan posyandu dan penyuluhan terhadap ibu dalam perawatan terhadap anak yang terkena campak.Kata Kunci : Faktor Risiko, Campak, Anak usia 1-14 tahun
Analisis Risiko Kesehatan Paparan Nitrogen Dioksida (NO2) dan Sulfur Dioksida (SO2) pada Pedagang Kaki Lima di Terminal Ampera Palembang Tahun 2015 Gita Arista; Elvi Sunarsih; Rini Mutahar
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Terminal merupakan suatu lokasi yang menghasilkan polusi udara akibat dari kegiatan transportasi yang dilakukan. Penggunaan transportasi kendaraan bermotor akan menghasilkan berbagai macam gas diantaranya NO2 dan SO2. Pada konsentrasi tertentu NO2 dan SO2 dapat memberikan efek terhadap gangguan kesehatan misalnya gangguan pernafasan, iritasi tenggorokan dan iritasi mata.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode analisis risiko kesehatan lingkungan. pedagang yang menjadi sampel dalam penelitian ini ada sebanyak 84 orang. Teknik pengambilan sampel secara simple random sampling. Variabel yang digunakan adalah konsentrasi NO2, konsentrasi SO2, inhalation rate (R), waktu pajanan, frekuensi pajanan, durasi pajanan, berat badan, periode waktu rata-rata, RfC, tingkat risiko. Teknik analisa data secara univariat. Data disajikan dalam bentuk tabel serta narasi untuk menginterpretasikan data tersebut.Hasil Penelitian: Pedagang kaki lima di Terminal Ampera Palembang memiliki berat badan kurang dari 65,57 kg sebesar 54,8%, waktu pajanan ≤8 jam/hari sebesar 54,8%, frekuensi pajanan ≤362 hari/tahun sebesar 98,8%, durasi pajanan ≤10 tahun sebesar 57,1%, intake NO2≤0,00132 mg/kg/hari sebesar 50%, intake SO2 0,00677 mg/kg/hari sebesar 50%, RQ NO2>1 sebesar 0%, RQ SO2>1 sebesar 11,9%, RQ SO2>1 berjenis kelamin laki-laki sebesar 80%, dan RQ SO2>1 berasal dari titik pengukuran ke empat sebesar 40%.Kesimpulan: Paparan Nitrogen Dioksida (NO2) pada pedagang kaki lima di Terminal Ampera Palembang tidak memberikan risiko, sedangkan paparan Sulfur Dioksida (SO2) memberikan risiko terhadap 10 orang pedang kaki lima di Terminal Ampera Palembang.Kata Kunci: Analisis risiko kesehatan lingkungan, Nitrogen Dioksida (NO2), Sulfur Dioksida (SO2), pedagang kaki lima, terminal
Pengetahuan dan Riwayat Penyakit Tidak Menular pada Ibu Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2013 Najmah; Rini Mutahar; Yeni
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Indonesia sebagai negara berkembang mengalami transisi epidemiologi dimana penyakit tidak menular (degeneratif) menjadi penyebab utama kematian. Penyakit degeneratif disebabkan oleh pola hidup masyarakat yang salah. Riskesdas (2007) menunjukkan prevalensi penyakit degeneratif di Indonesia antara lain penyakit sendi (30,3%), hipertensi (29,8%), stroke (0,8%), jantung (7,2%), diabetes mellitus (1,1%), dan kanker (0,4%).Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah potong lintang. Sampel pada penelitian ini adalah 99 orang ibu rumah tangga di kabupaten Ogan Ilir. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah cluster random sampling dengan memilih 4 desa sebagai cluster. Analisis yang dilakukan pada penelitian ini adalah analisis univariat dan uji korelasi.Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini adalah 29 (29,3%) responden pernah mendapat penyuluhan tentang penyakit tidak menular, 40,4% responden menganggap kegemukan (obesitas) dapat menurunkan risiko penyakit tidak menular, 79,8% mengetahui bahwa mengurangi konsumsi kafein dapat menurunkan risiko penyakit tidak menular dan 77% mengetahui bahwa mengurangi kebiasaan merokok dapat menurunkan risiko penyakit tidak menular. Penyakit yang paling banyak diderita responden adalah rematik (20,2%), kecelakaan lalu lintas (19,2), dan hipertensi (17,2%). Penyakit tidak menular yang paling banyak diderita oleh orang tua responden adalah hipertensi (42,4%), rematik (38,4%), dan jantung (19,2%). Hasil uji statistic menunjukkan tidak adanya hubungan antara pengetahuan dan riwayat penyakit pada responden (p value 0.62).Kesimpulan: Promosi kesehatan dalam rangka meningkatkan pengetahuan yang benar mengenai faktor risiko penyakit tidak menular pada ibu rumah tangga perlu dilakukan baik melalui penyuluhan maupun media massa. Hal ini mendorong ibu rumah tangga agar menghindari faktor risiko penyakit tidak menular dimana sebagian besar diakibatkan oleh pola makan yang tidak sehat.Kata Kunci: Penyakit tidak menular, pengetahuan, riwayat penyakit, faktor risiko, pencegahan ibu rumah tangga
THE RELATIONSHIP BETWEEN FAMILY SUPPORT AND THE SUCCESS OF EXCLUSIVE BREASTFEEDING: LITERATURE REVIEW Pratama, Benny Putra; Fajar, Nur Alam; Idris, Haerawati; Fatmalina Febry; Rini Mutahar; Suci Destriatania
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 11 No. 1 (2026): January - March
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v11i1.644

Abstract

Exclusive breastfeeding is a key strategy for improving infant health and survival; however, its achievement remains suboptimal in many countries. Family support has been consistently identified as a major interpersonal determinant influencing exclusive breastfeeding success, highlighting the need for a comprehensive synthesis of recent empirical evidence. This study aims to examine and synthesize findings from empirical research on the role of family support in exclusive breastfeeding success through a narrative literature review. Literature searches were conducted using PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar, covering publications from 2020 to 2025. Of the 864 articles initially identified, 15 studies were selected based on predefined inclusion criteria and substantive relevance to the review focus. The synthesis indicates that family support, particularly from husbands and extended family members, is consistently associated with higher exclusive breastfeeding success, with reported odds ranging from approximately two to more than threefold across studies. Family support contributes to enhanced breastfeeding self efficacy, reduced postpartum stress, decreased prelacteal feeding practices, and the establishment of a supportive home environment for breastfeeding. The mechanisms underlying these effects involve interacting psychological, hormonal, and social pathways. These findings underscore the importance of family centered approaches in exclusive breastfeeding promotion, suggesting that health interventions should not focus solely on mothers but actively engage husbands and family members as key partners in supporting breastfeeding practices
Co-Authors Adilah, Yunis Agustina, Dwi Putri Ainun Najla Anita Camelia Anita Rahmiwati Aprilia Arieska Fajri K Aristianti, Vini Arvi Dwiani Asmaripa Ainy Bibah Novrita Cucu Suherna Cucu Suherna Desi Halimah Lubis, Desi Halimah Desi Ratnasari Desi Ratnasari Dian Safriantini Dian Safriantini, Dian Diky Ardi Yudha Diky Ardi Yudha, Diky Ardi Ditha Meirany Putri Dwiani, Arvi Eka Mujiati Eka Mujiati, Eka Eka Retvina D Eka Retvina D, Eka Retvina Elvi Sunarsih Fajri, Aprilia Arieska Fanny Indriyani Fanny Indriyani, Fanny Faradina Aghadiati Fatmalina Febry Fatmalina Febry Felly Happy Hardini Felly Happy Hardini, Felly Happy Fenny Etrawati Feranita Utama Feranita Utama Garmini, Rahmi Gita Arista Gita Arista, Gita Haerawati Idris, Haerawati Harahap, Indah Wahyuni Haryani Haryani Haryani Indah Purnama Sari Indah Purnamasari Indah Wahyuni Harahap Iwan Stia Budi Iwan Stia Budi Iwan Stia Budi Iwan Stia Budi Maria Fatrin Maria Fatrin, Maria Marsanelah Jusniany Marsanelah Jusniany, Marsanelah Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti Najmah, Najmah Novrikasari Novrikasari, Novrikasari Novrita, Bibah Nur Alam Fajar Pratama, Benny Putra Prautami, Erike Septa Putri, Dhita Meirany Rafiqy, Muhammad Rahmi Garmini Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rizki Nurmaliani Rizki Nurmaliani, Rizki Sindu Setia Sindu Setia, Sindu Siti Mukholipah Siti Mukholipah, Siti Sri Lestari Sri Lestari Suci Destriatania Suci Destriatania Suci Destriatania Suheyanto Suheryanto Surakhmi Oktavia Surakhmi Oktavia, Surakhmi Tri Utami Dewi Tri Utami Dewi, Tri Utami Usi Lanita Vaseta Eka Pardana, Vaseta Eka Vini Aristianti Yani, Bunga Sriwijaya Anda Yeni Yeni Yeni Yeni Yeni Yeni Yunis Adilah Zulkarnain, Mohammad