Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

The Relationship between Maternal Characteristics and Parenting Patterns of Feeding for Toddlers in the Special Region of Yogyakarta Pratiwi, Fahna Rahayu l; Mahfida, Silvi Lailatul; Nisa, Neny Fahrun; Jaya, Putri; Sari, Annisa Nurdiana; Amelia, Riska
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS6.4996

Abstract

There are many factors that influence child nutrition, both internal and external factors. Internal factors such as maternal characteristics are the most influential factors in determining the parenting style applied in feeding children. The purpose of this study was to analyze the influence of maternal characteristics on parenting patterns in feeding toddlers in Yogyakarta. The research method was conducted quantitatively with validity, reliability, and Chi Square test. Data were collected by questionnaire with 211 eligible samples who were mothers aged 17-45 years who had toddlers aged 0-59 months. The validity and reliability test results showed rcount 0.1663 and Cronbach's Alpha 0.9304 so that it was declared valid and reliable. Chi Square test showed no relationship between age, type of work, and level of education on parenting feeding in toddlers in D.I. Yogyarkarta.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Ketahanan Pangan Keluarga Petani di Ngemplak Sleman Purnama, Suly Aliffia; Agung Nugroho; Silvi Lailatul Mahfida
Jurnal Pembaruan Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARY
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/kn065h77

Abstract

Ketahanan pangan rumah tangga petani merupakan isu penting yang dipengaruhi oleh kondisi sosial ekonomi dan akses terhadap sumber pangan terutama pada wilayah agraris seperti Sleman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan rumah tangga petani di daerah Sleman. Faktor yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendapatan, pendidikan kepala keluarga, dan jumlah anggota keluarga. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari wawancara langsung dengan menggunakan kuesioner United States Household Food Security Survey Module (US-HFSSM) . Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional yang bersifat analitik dengan dengan desain studi cross sectional dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah responden yang digunakan yaitu 96 kepala keluarga petani di Ngemplak Sleman dengan menggunakan teknik sampling Purposive Sampling. Berdasarkan hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan pendapatan dengan ketahanan pangan keluarga diketahui nilai p-value < 0,005 yaitu p = 0,021 , terdapat hubungan antara pendidikan kepala keluarga dengan nilai p-value < 0,005 yaitu p = 0,009 dan jumlah anggota keluarga dengan p-value < 0,005 yaitu p = 0,004 dengan ketahanan pangan keluarga petani di Daerah Sleman tepatnya di Kecamatan Ngemplak. Dari data tersebut petani di Ngemplak Sleman tidak hanya menanam hasil panen untuk dijual saja, namun beberapa penduduk setempat memanfaatkan lahan untuk menanam sayur atau bahan pangan lain untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Hubungan Kualitas Tidur dengan Status Gizi Lebih pada Remaja Usia 10-12 Tahun di Kecamatan Gamping Putri, Audrey Femilia; Dewi Rizzky Mutiarasari; Silvi Lailatul Mahfida
Jurnal Pembaruan Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARY
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/wd25xx48

Abstract

Status gizi lebih dapat disebabkan oleh faktor genetik dan gaya hidup seperti pola makan, aktivitas fisik, dan kualitas tidur. Kualitas tidur yang kurang baik pada anak usia sekolah dapat meningkatkan resiko status gizi lebih dan kesehatan lain. Kualitas tidur yang buruk dapat mengganggu hormon yang mengatur nafsu makan. Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dan durasi tidur dengan status gizi lebih pada remaja usia 10 – 12 tahun. Metode penelitian ini merupakan penelitian data sekunder dengan metode analitik observasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data yang digunakan adalah data berat badan, tinggi badan, dan kualitas tidur tidur. Data status gizi dengan indikator IMT/U diperoleh dari hasil z-score pada aplikasi WHO Antroplus. Analisis yang digunakan adalah Uji Fisher exact. Berdasarkan hasil uji Fisher exact, tidak adanya hubungan antara kualitas tidur dengan status gizi lebih dengan p – value sebesar 0,237 (>0,05). Namun, hasil uji Fisher exact pada durasi tidur dengan status gizi lebih memiliki hasil adanya hubungan dengan p – value sebesar 0,028 (<0,05) dengan nilai rasio peluang sebesar 4,84. Kesimpulan penelitian ini menunjukan tidak ada hubungan antara kualitas tidur dengan status gizi lebih (p >0,05). Namun, adanya hubungan antara durasi tidur dengan status gizi lebih (p <0,05; OR = 4,84).