Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENGARUH PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA (Penelitian di SMP IT Miftahul Huda II) Hidayah, Nisa Zahroh Samsyiatul; Sutresna, Yoyon; Yulisma, Lia
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 4, No 2 (2023): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v4i2.9121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hasil belajar kognitif siswa setelah diterapkannya model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode quasi eksperimen dan desain penelitiannya menggunakan One Group Pretest-posttest yang memberikan satu perlakuan terhadap subjek yang sama berupa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas VIII A SMP IT Miftahul Huda II dengan pengambilan sampel yaitu menggunakan teknik purpose sampling. Adapun sampel yang terpilih adalah kela VIII A yang berjumlah 32 siswa untuk dijadikan kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan adalah pretest-posttest untuk mengetahui hasil kognitif belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap hasil belajar kognitif siswa Kata Kunci : Problem Based Learning, Hasil Belajar Kognitif. 
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) MENGGUNAKAN POLA ARGUMENTASI TERHADAP KEMAMPUAN ANALISIS SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA Nurfadillah, Shindy; Yulisma, Lia; Hardi, Endang
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 4, No 3 (2023): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v4i3.11406

Abstract

Dalam Permendikbud No. 103 Tahun 2014 karakteristik pembelajaran dilaksanakan berbasis aktivitas salah satunya yaitu harus menyenangkan, menantang, dan memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, kolaboratif serta kreatif. Kurikulum 2013 edisi revisi menekankan bahwa model pembelajaran yang paling efektif salah satunya Project Based Learning. Sesuai dengan tuntutan belajar abad-21 salah satu kemampuan yang harus dimiliki peserta didik adalah kemampuan berargumentasi (Skill Communication). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) menggunakan pola argumentasi terhadap kemampuan analisis Siswa SMP pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2023 di kelas IX.I SMP Negeri 1 Cikoneng. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu (Quasi Experimental), dengan pengambilan data yang dilakukan menggunakan cara Purposive Sampling. Desain penelitian menggunakan One group pretest-postest design. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini berupa test tulis dengan jumlah 5 soal essay. Data hasil penelitian ini dianalisis secara statistik menggunakan uji N-Gain, uji normalitas, dan uji hipotesis menggunakan uji Z. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan analisis siswa dinilai diperolehnya Zhitung £ Zdaftar  atau pada taraf kepercayaan 1% (α = 0,01) yaitu 2,33 ≤ 2,5 , dan pada taraf kepercayaan 5% (α = 0,05) yaitu 1,65 ≤ 2,5 , berada pada penerimaan hipotesis yang artinya H0 ditolak . Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang sangat signifikan terhadap implementasi model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) menggunakan pola argumentasi terhadap kemampuan analisis Siswa SMP pada mata pelajaran IPA. Kata kunci : Kemampuan analisis siswa, Model pembelajaran Project Based Learning (PjBL), Pola argumentasi.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMA PLUS AL-FALAH TASIKMALAYA Ardiansyah, Ari; Sopyan, Taupik; Yulisma, Lia
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 5, No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v5i1.11429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMA Plus Al-Falah Tasikmalaya setelah diterapkannya Model Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode yang digunakan adalah quasi Experimental dan desain penelitiannya menggunakan One Group Pretest-Posttest yang memberikan satu perlakuan terhadap subjek yang sama berupa penggunaan Model Problem Based Learning . Pengambilan sampel menggunakan teknik Sampel Total atau sensus yaitu siswa kelas X IPS 1  dengan jumlah 32 Siswa sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan berupa pretest-posttest untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan model problem based learning Terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa SMA Plus Al-Falah Tasikmalaya.Kata kunci: Berpikir Kreatif, Sampel Total, Problem Based Learning 
IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI SISTEM EKSKRESI DI KELAS VIIIB SMP NEGERI 1 CIAMIS Muktasimbillah, Muhammad; Yulisma, Lia; Sintawati, Anita
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 4, No 2 (2023): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v4i2.10185

Abstract

Rendahnya motivasi belajar disebabkan karena dipengaruhi dari penggunaan model pembelajaran yang kurnag menarik bagi siswa. Model yang dapat meningkatkan motivasi belajar adalah Problem Based Learning.Tujuan penelitian untuk mengetahui implementasi model Problem Based Learning terhadap motivasi belajar siswa. Jenis penelitian ini Penelitian Tindakan Kelas Kolaborasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIIIB berjumlah 32 orang. Pemilihan subjek penelitian secara random sampling. Prosedur terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi.Sumber data dari wawancara, lembar angket, dan dokumentasi pembelajaran. Sedangkan teknik analisis data menggunakan triangulasi metode. Berdasarkan hasil penelitian, pada siklus I hasil angket motivasi belajar siswa sebeser 64,6%, siklus ke II hasil angket motivasi belajar siswa sebesar 71,8%. Simpulan dari penelitian inia adalah implementasi model problem based learning dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIIIB SMP Negeri 1 CiamisKata Kunci: Motivasi belajar, Model Problem Based Learning, Sistem Ekskresi
Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Mind Mapping Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa di MA Sabilurrosyad Fauziyah, Laela Farhatul; Yulisma, Lia; Maladona, Adi
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 5, No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v5i1.11920

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui implementasi model pembelajaran problem based learning berbantuan mind mapping. Adapun metode penelitian adalah pre-experimental dengan hanya menggunakan kelas eksperimen saja dengan design penelitian one group pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat adanya peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa dengan implementasi model pembelajaran problem based learning berbantuan mind mapping. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan implementasi pembelajaran problem based learning berbantuan mind mapping memperoleh nilai rata-rata pre-test 54,77 dan nilai rata-rata post-test 81,59 dengan nilai rata-rata peningkatan 26,82. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan implementasi pembelajaran problem based learning berbantuan mind mapping memperoleh nilai rata-rata N-Gain 0,61. Artinya model pembelajaran problem based learning berbantuan mind mapping dapat meningkatkan kemampuan berpikir kratif siswa dengan kategori sedang. Artinya terdapat peningkatan dalam kemampuan berpikir kreatif siswa dengan implementasi model pembelajaran problem based learning berbantuan mind mapping. Kata Kunci: Model Pembelajaran Problem Based Learning, Mind Mapping, Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa
IMPLEMENTASI MODEL PROJECT BASED LEARNING DALAM MEMBEKALKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH DI SMP TERPADU AL HASAN CIAMIS Shari, Ihdina Milga; Yulisma, Lia; Ernasari, Euis; Nurani, Desi
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 5, No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v5i1.13647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terkait implementasi model Project Based Learning (PjBL) untuk membekalkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik pada materi sistem peredaran darah di SMP Terpadu Al Hasan Ciamis. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas Kolaborasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIIIA yang terdiri atas 23 siswa. Instrumen yang digunakan terdiri atas tes kemampuan berpikir kreatif berupa soal uraian. Dilakukan analisis berupa uji beda rata-rata nilai siswa saat sebelum dan sesudah perlakuan menggunakan uji Wilcoxon, untuk selanjutnya dilakukan uji analisis N-Gain dengan bantuan program SPSS Ver. 25. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, terdapat kenaikan nilai rata-rata kemampuan berpikir kreatif dari kategori kurang menjadi kategori baik. Indikator berpikir kreatif yang mengalami peningkatan dengan capaian N-Gain dalam kategori sedang ialah berpikir luwes (flexibility). Sedangkan, untuk indikator berpikir lancar (fluency), berpikir orisinil (originality) dan memerinci (elaboration) memperoleh capaian N-Gain dalam kategori rendah. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa implementasi model PjBL mampu membekalkan kemampuan berpikir kreatif pada materi sistem peredaran darah dengan capaian kategori N-Gain sedang (0,673).Kata Kunci: Model Project Based Learning, Berpikir Kreatif, Sistem Peredaran Darah
Student Collaboration Skills through the Implementation of the Project Based Learning (PjBL) Model on Blood Circulatory System Material Yulisma, Lia -; Hendrawati, Mitha Aprilia; Ernasari, Euis
Journal Of Biology Education Research (JBER) Vol 4, No 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/jber.v4i2.8651

Abstract

Education in the 21st century has the challenge of preparing human resources that are able to compete in the era of globalization, so it is important to master 4C learning skills, one of which is collaboration skills. The PjBL model is related to collaboration skills because throughout the learning implementation process, students generally have the potential to increase self-involvement. This research aims to analyze the provision of students' collaboration skills through the application of a project based learning model on circulatory system material. In this research, the method used was a descriptive method with a sample of 36 students. The sample was obtained using a purposive sampling technique. Data was collected through instruments in the form of observation sheets. Research data was analyzed to get an overview of students' collaboration skills and a description of each group for each indicator. Based on the findings obtained, the overall average results of student collaboration skills are included in the very high category. Based on this, it can be concluded that the application of the project based learning model to the circulatory system material has been proven to be able to provide students with effective collaboration skills. Keywords: bloodstream system; collaboration skills; project-based learning
Optimalisasi Peran Masyarakat Desa Saguling dalam Program Biokonversi Sampah Organik Menggunakan Black Soldier Fly (BSF) Rinaldi, Feri Bakhtiar; Sopyan, Taupik; Yulisma, Lia; Supriatna, Giena Sitha
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.16348

Abstract

Perlu adanya inovasi berupa teknologi yang dapat diterapkan dalam pengelolaan sampah organik yang lebih praktis dibanding pembuatan kompos tapi tidak mengurangi nilai dari produk dan tetap memperhatikan aspek lingkungan. Salah satu inovasinya adalah biokonversi sampah organik menggunakan black soldier fly. Program biokonversi ini di Bank Sampah Tumras Desa Saguling belum berjalan dengan optimal mengingat kapasitas sampah organic dapur dan produk maggot yang masih terbatas, masyarakat perlu mendapat edukasi dan pemahaman lebih mengenai biokonversi sampah organic menggunakan Black Soldier Fly sehingga partisipasi meningkat. Metode yang dilakukan adalah dalam bentuk penyuluhan, pelatihan dan pendampingan kepada pengurus dan nasabah bank sampah tumras terkait biokonversi dan budidaya Black Soldier Fly yang efektif. Dampak dari programi ini adalah terjadinya optimalisasi partisipasi masyarakat yang ditandai dengan peningkatan kapasitas Sampah organic dapur dan jumlah maggot yang dapat diproduksi pada periode setelah dilaksanakan program dibanding sebelum program pengabdian ini dilaksanakan.
Mathematical Critical Thinking Skills Through Case-Based Learning with Scaffolding in Cross-Study Program Classes Sunaryo, Yoni; Solihah, Sri; Yulisma, Lia
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 1 (2024): January
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v13i1.1991

Abstract

Pembelajaran dengan kurikulum merdeka membuat mahasiswa memiliki hak belajar di luar program studinya sehingga pemikiran kritis sangat diperlukan. Guna meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis mahasiswa maka diterapkan Scaffolding pada Case-Based Learning (CBL). Peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis mahasiswa di kelas lintas program studi melalui CBL dengan scaffolding merupakan tujuan penelitian ini. Metode penelitian adalah kuasi eksperimen. Instrumen penelitian adalah soal tes uraian kemampuan berpikir kritis matematis. Populasi penelitian adalah mahasiswa tingkat 3 Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi salah satu Universitas di Ciamis. Sampelnya yaitu 31 mahasiswa pendidikan matematika dan 10 mahasiswa pendidikan biologi, dipilih dengan cluster random sampling. Analisis data menggunakan uji gain ternormalisasi. Hasil penelitian menunjukkan kelompok mahasiswa secara keseluruhan, internal, dan eksternal pada kelas eksperimen mempunyai kemampuan berpikir kritis matematis lebih baik dari kelas kontrol. Persentase jumlah mahasiswa yang memperoleh n-gain ketegori tinggi juga lebih besar. Scaffolding pada CBL efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Learning with an independent curriculum gives students the right to learn outside their study program so that critical thinking is very necessary. In order to improve students' mathematical critical thinking skills, Scaffolding is applied to Case-Based Learning (CBL). Improving students' mathematical critical thinking skills in cross-study program classes through CBL with scaffolding is the purpose of this study. The research method is quasi-experimental. The research instrument is a descriptive test of mathematical critical thinking skills. The research population was 3rd year students of the Mathematics Education and Biology Education Study Programs at one of the Universities in Ciamis. The sample was 31 mathematics education students and 10 biology education students, selected by cluster random sampling. Data analysis used the normalized gain test. The results showed that the student group as a whole, internally, and externally in the experimental class had better mathematical critical thinking skills than the control class. The percentage of students who obtained a high n-gain category was also greater. Scaffolding in CBL is effective in improving students' critical thinking skills.
Sosialisasi Tanggung Jawab Mahasiswa dalam Meningkatkan Standar Kualitas Pendidikan Tinggi Warta, Waska; Yulisma, Lia; Sukri, Sukri; Hasanah, Rohmat
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.13339

Abstract

Pentingnya penjaminan mutu di perguruan tinggi terletak pada beragam manfaatnya. Mahasiswa, sebagai pemangku kepentingan utama dalam proses pendidikan, memiliki peran penting dalam memastikan penjaminan mutu di perguruan tinggi. Mereka memiliki wawasan unik tentang pengalaman belajar dan pengajaran serta pemahaman tentang aspek-aspek yang dapat ditingkatkan dalam proses pendidikan. Dalam hal ini, peran mahasiswa tidak hanya terbatas pada penerimaan informasi, tetapi juga pada memberikan umpan balik, partisipasi dalam proses evaluasi, dan membantu dalam perbaikan kontinu. Tujuan utama dari pengabdian ini adalah meningkatkan kesadaran mahasiswa tentang peran mereka dalam memastikan penjaminan mutu di perguruan tinggi. Manfaat Pengabdian ini membantu memahamkan mahasiswa tentang peran mereka dalam penjaminan mutu dan memberikan mereka keterampilan penilaian yang berguna dalam kehidupan profesional mereka. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Universitas Galuh. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah mahasiswa aktif Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan Universitas Galuh yang berjumlah 35 orang. Dengan melibatkan mahasiswa secara aktif dalam penjaminan mutu, diharapkan terjadi peningkatan kesadaran, partisipasi yang lebih signifikan, dan kontribusi positif mereka dalam meningkatkan kualitas pendidikan di perguruan tinggi. Ekspektasi jangka panjang termasuk terbentuknya budaya evaluasi dan perbaikan yang berkelanjutan serta peran mahasiswa yang semakin terintegrasi dalam proses penjaminan mutu.