Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

STUDENTS™ HIGHER ORDER THINKING SKILLS AS TRANSFER IN HIGH SCHOOL PHYSICS Fathulkhair, Fathulkhair; Werdhiana, I Komang; Darsikin, Darsikin; Napitupulu, Nurasyah Dewi; Muslimin, Muslimin
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i2.58926

Abstract

The purpose of this study is to examine high school students' higher order thinking skills (HOTS) in relation to the transfer aspect in order to give a general picture of how far the transfer aspect has come, at least since it was included in the 2013 curriculum. Five questions on linear motion from the Physics subject make up the HOTS oriented research instrument. The research instrument used is a HOTS-oriented test consisting of 5 questions on linear motion from the Physics subject. The results stated that 47% of students succeeded in transferring from C1 to C4 and factual to metacognitive in question number 1. Then there were 10% of students who succeeded in transferring from C1 to C4 and factual to metacognitive in question number 2. Unfortunately, none of the students succeeded in answering questions number 3 (C4), number 4 (C5) and number 5 (C6) correctly. Students' failure to transfer their cognitive and knowledge is divided into several factors, namely lack of factual knowledge, lack of conceptual knowledge, lack of mathematical ability, not being used to using units in problem solving and not being familiar to HOTS questions.
STUDENT'S HIGHER ORDER THINKING SKILLS AS TRANSFER IN HIGH SCHOOL PHYSICS Fathulkhair, Fathulkhair; Werdhiana, I Komang; Darsikin, Darsikin; Napitupulu, Nurasyah Dewi; Muslimin, Muslimin
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i2.58926

Abstract

The purpose of this study is to examine high school students' higher order thinking skills (HOTS) in relation to the transfer aspect in order to give a general picture of how far the transfer aspect has come, at least since it was included in the 2013 curriculum. Five questions on linear motion from the Physics subject make up the HOTS oriented research instrument. The research instrument used is a HOTS-oriented test consisting of 5 questions on linear motion from the Physics subject. The results stated that 47% of students succeeded in transferring from C1 to C4 and factual to metacognitive in question number 1. Then there were 10% of students who succeeded in transferring from C1 to C4 and factual to metacognitive in question number 2. Unfortunately, none of the students succeeded in answering questions number 3 (C4), number 4 (C5) and number 5 (C6) correctly. Students' failure to transfer their cognitive and knowledge is divided into several factors, namely lack of factual knowledge, lack of conceptual knowledge, lack of mathematical ability, not being used to using units in problem solving and not being familiar to HOTS questions.
Identifikasi Penggunaan Perangkat Pembelajaran Fisika Kelas X SMA di Kota Palu Ditinjau dari Kebutuhan Belajar Abad 21 Azizah, Wafiq; Supriyatman, Supriyatman; Nurjannah, Nurjannah; Napitupulu, Nurasyah Dewi
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 12 No. 2 (2024): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v12i2.3391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perangkat pembelajaran fisika yang digunakan guru SMA di kota Palu telah mengintegrasikan keterampilan 4C sebagai kebutuhan belajar abad 21. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan menggunakan desain penelitian analisis isi. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah sejumlah 3 orang, guru fisika sejumlah 3 orang, dan siswa kelas X sejumlah 6 orang yang berasal dari SMAN 1 Palu, SMAN 3 Palu, dan SMAN 5 Palu, sedangkan objek dalam penelitian ini berupa perangkat pembelajaran yang terdiri dari RPP, buku teks fisika, media pembelajaran, lembar kerja siswa, dan instrumen penilaian siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah daftar ceklis dan pedoman wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran fisika yang digunakan oleh guru SMAN di kota Palu telah mengintegrasikan keterampilan 4C. Hal tersebut ditunjukkan berdasarkan kategori analisis perangkat pembelajaran yaitu, pada perangkat buku teks fisika dan perangkat lembar kerja siswa berada pada kategori baik, sedangkan perangkat RPP, media pembelajaran, dan instrumen penilaian siswa berada pada kategori cukup baik.
Efektivitas Modul Pembelajaran Fisika Terhadap Pemahaman Konsep Siswa SMP Kelas VIII Haswani, Haswani; Napitupulu, Nurasyah Dewi
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 12 No. 1 (2024): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v12i1.3415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemahaman konsep pesawat sederhana siswa menggunakan modul fisika dalam pembelajaran pesawat sederhana. Jenis penelitian ini adalah eksperimen kuasi dengan the pre – post test control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 2 Bungku Pesisir Satu Atap. Teknik sampling yang digunakan sampling total dengan sampel penelitian kelas VIII A (n=21) sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII B (n=21) sebagai kelas kontrol, modul pembelajaran menggunakan Modul PJJ pada Masa Covid. Hasil analisis data menunjukkan persentase pemahaman konsep pesawat sederhana pada pre-test adalah 37,62 untuk kelas eksperimen, dan sebesar 42,86 untuk kelas kontrol. Pada posttest diperoleh persentase pemahaman konsep pesawat sederhana pada kelas eksperimen 77.38 dan kelas kontrol 73.10. Berdasarkan analisis N-Gain diperoleh sig. = 0,000 0,05 menunjukkan bahwa ada peningkatan pemahaman konsep siswa menggunakan Modul Pembelajaran Jarak Jauh Pada Masa Pandemi Covid-19 untuk jenjang SMP Ilmu Pengetahuan Alam Kelas VIII pada materi pesawat sederhana. Efektivitas modul pembelajaran terhadap pemahaman konsep pesawat sederhana siswa ditunjukkan dengan nilai N-Gain sebesar 60% pada kelas eksperimen dengan kategori sedang dan Effect Size berdasarkan Cohen diperoleh nilai 0,37 dengan kategori sedang. Efektivitas modul diperkuat dengan skor respon siswa terhadap modul pembelajaran sebesar 91.29%. dengan kategori sangat baik.
Analisis Konsepsi Siswa Pada Materi Elastisitas Aswad, Hajar; Darsikin, Darsikin; Kamaluddin, Kamaluddin; Napitupulu, Nurasyah Dewi; Gustina, Gustina; Miftah, Miftah; N. Laratu, Wahyuni
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 12 No. 3 (2024): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v12i3.3759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan Konsepsi Siswa Pada Materi Elastisitas di SMA Gamaliel Palu. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI IPA SMA Gamaliel Palu.yang berjumlah 18 orang peserta didik dan telah melalui mata pelajaran fisika materi elastisitas. Data diperoleh dari lembar tes pilihan ganda dengan jumlah tes 18 butir soal pilihan ganda. Persentase konsepsi peserta didik pada setiap kategori diperoleh yang paham konsep sebesar 58,95%, tidak paham konsep sebesar 22,53% dan miskonsepsi 18,52%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sebagian besar peserta didik di SMA Gamaliel Palu telah memahami konsep elastisitas. Persentase konsepsi siswa berdasarkan butir soal diperoleh persentase tertinggi pada setiap kategori yaitu sebesar 100% untuk kategori paham konsep yang terletak pada butir soal no 1, 44,44% untuk kategori tidak paham konsep yang gterletak pada soal no 10 dan 77,78% untuk kategori miskonsepsi yang terletak pada soal no 16. Persentase konsepsi peserta didik berdasarkan konsep elastisitas diperoleh persentase terbesar untuk setiap kategori konsepsi yaitu sebesar 90,74% untuk kategori paham konsep yang terletak pada konsep benda elastis dan plastis, 31,48% untuk kategori tidak paham konsep yang terletak pada konsep hukum Hooke dan 44,44% untuk kategori miskonsepsi yang terletak pada konsep pegas seri dan paralel.
Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan PhET Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Fisika Pada Siswa Tobunggu, Amini; Mansyur, Jusman; Napitupulu, Nurasyah Dewi; Nurjannah, Nurjannah
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 2 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v13i2.4750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Discovery Learning berbantuan PhET terhadap kemampuan pemecahan masalah fisika siswa di SMA Negeri 1 Palu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, dengan kelas XI MIPA 2 (n=32) dan kelas XI MIPA 3 (n=32). Instrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah berupa tes uraian (essay) yang telah melalui proses validasi. Hasil skor rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Rata-rata nilai pre-test pada kelas eksperimen sebesar 41,41 dan kelas kontrol sebesar 40,62. Setelah perlakuan, rata-rata nilai post-test kelas eksperimen dan kontrol meningkat menjadi 77,93 dan 70,11. Uji hipotesis menggunakan independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,01< 0,05 yang mengindikasikan adanya perbedaan antara kedua kelas. Selain itu, hasil uji N-Gain menunjukkan bahwa rata-rata peningkatan kemampuan pemecahan masalah pada kelas eksperimen sebesar 0,63 berkategori sedang, sedangkan pada kelas kontrol sebesar 0,51 berkategori sedang. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa model discovery learning berbantuan PhET memberikan pengaruh terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah fisika siswa di SMA Negeri 1 Palu.
Pengembangan Media Pembelajaran Terintegrasi Kearifan Lokal Untuk Mengetahui Literasi Sains Pada Materi Fisika Setiawan, Rio; Paramita, Ielda; Napitupulu, Nurasyah Dewi; Jarnawi, Muhammad
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 2 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v13i2.4794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media yang dikembangkan dan untuk mengetahui kemampuan literasi sains peserta didik terhadap penggunaan media pembelajaran terintegrasi kearifan lokal sebagai media pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup lima tahap yakni (1) analysis, (2) design, (3) development, (4) implementation dan (5) evaluation. Penelitian ini menggunakan angket sebagai instrumen penelitian. Berdasarkan validasi ahli materi menunjukkan skor 3,26 , validasi ahli media menunjukkan skor 3,08, hasil penilaian guru mata pelajaran IPA menunjukkan skor 3,18. Analisis respon tanggapan peserta didik menunjukkan skor rata-rata sebesar 3,06  berdasarkan penilaian dari ke empat penilai dapat di simpulkan kategori yang di dapatkan yaitu kategori “Baik” dan hasil tes literasi sains peserta didik menunjukkan skor rata-rata 76,5 dengan kategori “Baik”. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran terintegrasi kearifan lokal yang dikembangkan telah terbukti valid dan praktis sebagai sumber belajar untuk mengetahui kemampuan literasi sains peserta didik pada materi gelombang bunyi yang dikontekstualisasikan melalui alat musik tradisional lalove.
Tantangan yang Dihadapi Guru IPA dalam Menerapkan Pembelajaran berdiferensiasi di SMP Palu Sulawesi Tengah Indonesia Napitupulu, Nurasyah Dewi; Ratu, Bau; Walanda, Daud K; Napitupulu, Mery
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No SpecialIssue (2023): UNRAM journals and research based on science education, science applic
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9iSpecialIssue.6383

Abstract

Within the ever-evolving scene of instruction, the usage of differentiated learning, an approach planned to cater to assorted student’s needs, has picked up unmistakable quality. This article investigates the challenges experienced by science teachers as they explore the complexities of joining differentiated learning procedures into their classrooms in junior high schools in Palu, Central Sulawesi-Indonesia. A mixed-methods investigative plan, comprising overviews and interviews, was utilized to explore the encounters of science teachers. The quantitative stage uncovered that whereas a critical parcel of teachers grasped differentiated learning, they experienced challenges such as time limitations (80%), substance adjustment (50%), constraints to fitting educating assets (20%), students’ resistance (30%), and inadequately proficient improvement (20%). The subjective stage gives in-depth experiences into these challenges, highlighting the requirement for imaginative procedures, progressing back, and asset accessibility to overcome them. The consideration underscores the significance of tending to these challenges to cultivate a more comprehensive and locks-in science teaching-learning environment that benefits both teachers and students
Pengembangan Media Pembelajaran Barang Bekas Komponen Elektronika Berbantuan Simulator Livewire untuk Meningkatkan Kreativitas Mahasiswa pada Materi Elektronika Dasar Miftah, Miftah; Napitupulu, Nurasyah Dewi; Zaky, Muhammad; Untara, Ketut Alit Adi
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 5 (2024): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i5.6907

Abstract

The purpose of this research is to develop learning media for passive electronic components assisted by Livewire simulator to increase student creativity in basic electronics material. This research was conducted in the Physics Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Tadulako University. Development research time for 8 months. The subjects of this research are physics education students who program basic electronics courses. The measured change is the validation value of learning media development from expert respondents and students. To increase student creativity is measured through a creativity questionnaire. This research is a type of research and development or known as Research and Development (R&D). This research uses several stages of research: (1) Potential and problems; (2) Data collection; (3) Product design; (4) Design validation; (5) Design revision; (6) Product trial; (7) Product revision; (8) Usage trial; (9) Product revision; and (10) Mass production. From the results of the study, the N-gain value of the pretest and posttest data was 0.47 or N-gain in the medium category. Therefore, it can be concluded that the development of used electronic component media can increase student creativity on the subject of basic electronics
Discovery Learning-Based Worksheets as a Tool for Enhancing Science Process Skills and Environmental Literacy in Middle School Students Muthalib, Sry Ariyanti A.; Napitupulu, Nurasyah Dewi; Muslimin; Pasaribu, Marungkil; Werdhiana, I Komang
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 11 (2024): November
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i11.8562

Abstract

The aim of this study is to develop Discovery Learning-based Learner Worksheets (LKPD) using the ADDIE model with the objective of enhancing the science process skills and environmental literacy of secondary school students. This research employs a one-group pretest-posttest design within the context of a research and development (R&D) project conducted in class VII of SMP Negeri 2 Bungku, comprising 29 students, of whom 13 are male and 16 are female. The research instruments included validation sheets, Discovery Learning-based learner worksheets, observation sheets for science process skills, environmental literacy tests, and questionnaires for teachers and students regarding their responses to the product. The results demonstrated the validity of this development, with a score of 88%, a figure that was additionally supported by the teacher response score, which fell within the "very practical" category. The product of this development has a positive effect on students' science process skills, with an N-gain of 0.60 in the moderate category, indicating a significant improvement. The effect size of 0.47 in the moderate category indicates that this improvement is very significant. Furthermore, the development results had a significant impact on students' environmental literacy, with an N-gain of 0.35 in the medium category. The effect size of environmental literacy was 0.47 in the medium category.