Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

STUDENTS™ HIGHER ORDER THINKING SKILLS AS TRANSFER IN HIGH SCHOOL PHYSICS Fathulkhair, Fathulkhair; Werdhiana, I Komang; Darsikin, Darsikin; Napitupulu, Nurasyah Dewi; Muslimin, Muslimin
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v13i2.58926

Abstract

The purpose of this study is to examine high school students' higher order thinking skills (HOTS) in relation to the transfer aspect in order to give a general picture of how far the transfer aspect has come, at least since it was included in the 2013 curriculum. Five questions on linear motion from the Physics subject make up the HOTS oriented research instrument. The research instrument used is a HOTS-oriented test consisting of 5 questions on linear motion from the Physics subject. The results stated that 47% of students succeeded in transferring from C1 to C4 and factual to metacognitive in question number 1. Then there were 10% of students who succeeded in transferring from C1 to C4 and factual to metacognitive in question number 2. Unfortunately, none of the students succeeded in answering questions number 3 (C4), number 4 (C5) and number 5 (C6) correctly. Students' failure to transfer their cognitive and knowledge is divided into several factors, namely lack of factual knowledge, lack of conceptual knowledge, lack of mathematical ability, not being used to using units in problem solving and not being familiar to HOTS questions.
Identifikasi Penggunaan Perangkat Pembelajaran Fisika Kelas X SMA di Kota Palu Ditinjau dari Kebutuhan Belajar Abad 21 Azizah, Wafiq; Supriyatman, Supriyatman; Nurjannah, Nurjannah; Napitupulu, Nurasyah Dewi
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 12 No. 2 (2024): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v12i2.3391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perangkat pembelajaran fisika yang digunakan guru SMA di kota Palu telah mengintegrasikan keterampilan 4C sebagai kebutuhan belajar abad 21. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan menggunakan desain penelitian analisis isi. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah sejumlah 3 orang, guru fisika sejumlah 3 orang, dan siswa kelas X sejumlah 6 orang yang berasal dari SMAN 1 Palu, SMAN 3 Palu, dan SMAN 5 Palu, sedangkan objek dalam penelitian ini berupa perangkat pembelajaran yang terdiri dari RPP, buku teks fisika, media pembelajaran, lembar kerja siswa, dan instrumen penilaian siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah daftar ceklis dan pedoman wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran fisika yang digunakan oleh guru SMAN di kota Palu telah mengintegrasikan keterampilan 4C. Hal tersebut ditunjukkan berdasarkan kategori analisis perangkat pembelajaran yaitu, pada perangkat buku teks fisika dan perangkat lembar kerja siswa berada pada kategori baik, sedangkan perangkat RPP, media pembelajaran, dan instrumen penilaian siswa berada pada kategori cukup baik.
Efektivitas Modul Pembelajaran Fisika Terhadap Pemahaman Konsep Siswa SMP Kelas VIII Haswani, Haswani; Napitupulu, Nurasyah Dewi
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 12 No. 1 (2024): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v12i1.3415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemahaman konsep pesawat sederhana siswa menggunakan modul fisika dalam pembelajaran pesawat sederhana. Jenis penelitian ini adalah eksperimen kuasi dengan the pre – post test control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 2 Bungku Pesisir Satu Atap. Teknik sampling yang digunakan sampling total dengan sampel penelitian kelas VIII A (n=21) sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII B (n=21) sebagai kelas kontrol, modul pembelajaran menggunakan Modul PJJ pada Masa Covid. Hasil analisis data menunjukkan persentase pemahaman konsep pesawat sederhana pada pre-test adalah 37,62 untuk kelas eksperimen, dan sebesar 42,86 untuk kelas kontrol. Pada posttest diperoleh persentase pemahaman konsep pesawat sederhana pada kelas eksperimen 77.38 dan kelas kontrol 73.10. Berdasarkan analisis N-Gain diperoleh sig. = 0,000 0,05 menunjukkan bahwa ada peningkatan pemahaman konsep siswa menggunakan Modul Pembelajaran Jarak Jauh Pada Masa Pandemi Covid-19 untuk jenjang SMP Ilmu Pengetahuan Alam Kelas VIII pada materi pesawat sederhana. Efektivitas modul pembelajaran terhadap pemahaman konsep pesawat sederhana siswa ditunjukkan dengan nilai N-Gain sebesar 60% pada kelas eksperimen dengan kategori sedang dan Effect Size berdasarkan Cohen diperoleh nilai 0,37 dengan kategori sedang. Efektivitas modul diperkuat dengan skor respon siswa terhadap modul pembelajaran sebesar 91.29%. dengan kategori sangat baik.
Analisis Konsepsi Siswa Pada Materi Elastisitas Aswad, Hajar; Darsikin, Darsikin; Kamaluddin, Kamaluddin; Napitupulu, Nurasyah Dewi; Gustina, Gustina; Miftah, Miftah; N. Laratu, Wahyuni
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 12 No. 3 (2024): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v12i3.3759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan Konsepsi Siswa Pada Materi Elastisitas di SMA Gamaliel Palu. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI IPA SMA Gamaliel Palu.yang berjumlah 18 orang peserta didik dan telah melalui mata pelajaran fisika materi elastisitas. Data diperoleh dari lembar tes pilihan ganda dengan jumlah tes 18 butir soal pilihan ganda. Persentase konsepsi peserta didik pada setiap kategori diperoleh yang paham konsep sebesar 58,95%, tidak paham konsep sebesar 22,53% dan miskonsepsi 18,52%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sebagian besar peserta didik di SMA Gamaliel Palu telah memahami konsep elastisitas. Persentase konsepsi siswa berdasarkan butir soal diperoleh persentase tertinggi pada setiap kategori yaitu sebesar 100% untuk kategori paham konsep yang terletak pada butir soal no 1, 44,44% untuk kategori tidak paham konsep yang gterletak pada soal no 10 dan 77,78% untuk kategori miskonsepsi yang terletak pada soal no 16. Persentase konsepsi peserta didik berdasarkan konsep elastisitas diperoleh persentase terbesar untuk setiap kategori konsepsi yaitu sebesar 90,74% untuk kategori paham konsep yang terletak pada konsep benda elastis dan plastis, 31,48% untuk kategori tidak paham konsep yang terletak pada konsep hukum Hooke dan 44,44% untuk kategori miskonsepsi yang terletak pada konsep pegas seri dan paralel.
Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan PhET Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Fisika Pada Siswa Tobunggu, Amini; Mansyur, Jusman; Napitupulu, Nurasyah Dewi; Nurjannah, Nurjannah
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 2 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v13i2.4750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Discovery Learning berbantuan PhET terhadap kemampuan pemecahan masalah fisika siswa di SMA Negeri 1 Palu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, dengan kelas XI MIPA 2 (n=32) dan kelas XI MIPA 3 (n=32). Instrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah berupa tes uraian (essay) yang telah melalui proses validasi. Hasil skor rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Rata-rata nilai pre-test pada kelas eksperimen sebesar 41,41 dan kelas kontrol sebesar 40,62. Setelah perlakuan, rata-rata nilai post-test kelas eksperimen dan kontrol meningkat menjadi 77,93 dan 70,11. Uji hipotesis menggunakan independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,01< 0,05 yang mengindikasikan adanya perbedaan antara kedua kelas. Selain itu, hasil uji N-Gain menunjukkan bahwa rata-rata peningkatan kemampuan pemecahan masalah pada kelas eksperimen sebesar 0,63 berkategori sedang, sedangkan pada kelas kontrol sebesar 0,51 berkategori sedang. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa model discovery learning berbantuan PhET memberikan pengaruh terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah fisika siswa di SMA Negeri 1 Palu.
Pengembangan Media Pembelajaran Terintegrasi Kearifan Lokal Untuk Mengetahui Literasi Sains Pada Materi Fisika Setiawan, Rio; Paramita, Ielda; Napitupulu, Nurasyah Dewi; Jarnawi, Muhammad
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 2 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v13i2.4794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media yang dikembangkan dan untuk mengetahui kemampuan literasi sains peserta didik terhadap penggunaan media pembelajaran terintegrasi kearifan lokal sebagai media pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup lima tahap yakni (1) analysis, (2) design, (3) development, (4) implementation dan (5) evaluation. Penelitian ini menggunakan angket sebagai instrumen penelitian. Berdasarkan validasi ahli materi menunjukkan skor 3,26 , validasi ahli media menunjukkan skor 3,08, hasil penilaian guru mata pelajaran IPA menunjukkan skor 3,18. Analisis respon tanggapan peserta didik menunjukkan skor rata-rata sebesar 3,06  berdasarkan penilaian dari ke empat penilai dapat di simpulkan kategori yang di dapatkan yaitu kategori “Baik” dan hasil tes literasi sains peserta didik menunjukkan skor rata-rata 76,5 dengan kategori “Baik”. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran terintegrasi kearifan lokal yang dikembangkan telah terbukti valid dan praktis sebagai sumber belajar untuk mengetahui kemampuan literasi sains peserta didik pada materi gelombang bunyi yang dikontekstualisasikan melalui alat musik tradisional lalove.
D Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Reduksi Miskonsepsi Siswa Pada Materi Energi Terbarukan Siregar, Ermila Sari; Hutahaean, Juniar; Napitupulu, Nurasyah Dewi
Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika Vol. 13 No. 2: December 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/j-lkf.v13i2.17925

Abstract

This study aims to determine the effect of the discovery learning model on reducing students' misconceptions about renewable energy. The research design is a quasi-experimental design with two sample classes selected using cluster random sampling, namely class X-2 as the experimental class and X-3 as the control class. The instrument used was a five-tier diagnostic test consisting of 20 questions that had been validated by validators and pilot-tested on students. The results showed that the average misconception rate among students in the experimental class before the intervention was 44.33%, and after the intervention, the average misconception rate was 24.53%. Thus, there was a 19.8% decrease in misconceptions in the experimental class. Meanwhile, in the control class, the average misconception rate of students before the treatment was 42.33%, and after the treatment, the average misconception rate of students was 31.17%, resulting in an 11.6% decrease in misconceptions. Based on the results of the one-tailed t-test on the posttest data, the tvalue was 12.0196, which was far greater than the ttable value of 2.000, so Ha was accepted. This shows that the discovery learning model has a significant effect in reducing misconceptions in renewable energy material compared to conventional learning.
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Representasi Fisika Siswa pada Materi Getaran dan Gelombang Arung, Hendy Setiadi; Darsikin, Darsikin; Napitupulu, Nurasyah Dewi; Gustina, Gustina
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 3 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v13i3.5049

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh strategi pembelajaran PBL terhadap kemampuan konseptual siswa kelas VIII di SMP Negeri 19 Palu. Penelitian ini menggunakan metodologi empiris dengan teknik quasi-eksperimental dan desain kelompok kontrol, yang mencakup tes pra dan pasca. Peserta penelitian berasal dari kelas VIII, dengan Kelas VIII C ditugaskan ke kondisi perlakuan (PBL) dan Kelas VIII A sebagai kelompok kontrol/perbandingan. Alat pengumpulan data meliputi ujian esai, materi pembelajaran, dan formulir pemantauan. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik inferensi statistik dengan asumsi keseragaman dan normalitas distribusi data. Prosedur parametrik statistik dilakukan dengan SPSS versi 30 untuk sistem operasi Windows. Hasil dari Independent Sample Test menunjukkan nilai p-value 0,044 < 0,05. Oleh karena itu, H0 ditolak sedangkan Ha diterima. Kesimpulan ini mendapat dukungan tambahan dari hasil analisis gain ternormalisasi, di mana kelas perlakuan mencapai skor g = 0,67 (klasifikasi sedang) dengan peningkatan sebesar 67,55%, sedangkan kelas pembanding memperoleh skor g = 0,61 (klasifikasi sedang) yang menunjukkan peningkatan sebesar 61,93%.
Analisis Rancangan Alat Ukur Berdasarkan Indeks Bias untuk Pengembangan Pembelajaran Fisika di SMA Waenggo, Olivia; Muslimin, Muslimin; Napitupulu, Nurasyah Dewi; Adi Untara, Ketut Alit
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 3 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v13i3.5194

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang analisis rancangan alat ukur berbasis indeks bias sebagai upaya pengembangan pembelajaran fisika di tingkat SMA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rancangan alat praktikum sederhana yang berlandaskan Hukum Snellius serta mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) sebagai media pembelajaran kontekstual. Rancangan alat dikembangkan menggunakan komponen sederhana yang mudah dijumpai di lingkungan sekitar dan dapat diaplikasikan di laboratorium sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan menguji kemampuan alat dalam mengukur indeks bias zat cair, khususnya minyak goreng, sebagai representasi penerapan konsep optika dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat yang dikembangkan memiliki tingkat validitas sangat tinggi (96,87%) dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran. Selain itu, LKPD hasil pengembangan memperoleh kategori sangat valid dengan skor 85%. Penggunaan alat dan LKPD ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman konseptual siswa terhadap pembiasan cahaya secara aplikatif, memperkuat keterampilan ilmiah, menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, serta mendukung pelaksanaan pembelajaran fisika berbasis eksperimen dan kontekstual di SMA.
Development of E-LKPD Wizer: A Solution to Improve Problem Solving Skills and Ecological Attitude in Junior High School Students Siti Fathonah Septianingsih; Nurasyah Dewi Napitupulu; Mery Napitupulu; Ratman; I Nengah Kundera
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 12 (2024): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i12.8621

Abstract

The objective of this study was to develop and assess the impact of Wizer E-LKPD on the problem-solving skills and ecological attitudes of 28 VIIC class students at SMP Negeri 1 Wita Ponda. The study employed the ADDIE model as its research framework and utilized a one-group pretest-posttest design with purposive sampling. The research instruments included validation sheets, response questionnaires completed by teachers and students, tests of problem-solving abilities, and an ecological attitude questionnaire. The findings indicated that Wizer E-LKPD was highly valid, with an average rating of 94.12%. The results demonstrated that the Wizer E-LKPD effectively enhanced problem-solving skills, achieving a medium effect size of 0.65, and improved ecological attitudes with a simple effect size of 0.30. Therefore, it can be concluded that the Wizer E-LKPD is a valid, practical, and effective tool for improving students' problem-solving abilities and fostering ecological attitudes in science learning at SMP Negeri 1 Wita Ponda.