Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Studi Kuat Lentur Pemanfaatan Fly Ash Sebagai Substitusi Semen dalam Pembuatan Papan Semen Rata dengan Penguat Serat Polypropylene dari Limbah Karung Plastik Putri Nabiilah Anwar; Luqman Cahyono; Wiwik Dwi Pratiwi
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 fly ash dari fasilitas PLTU termasuk limbah non B3 yang dapat dimanfaatkan sebagai substitusi bahan baku pembuatan barang konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan fly ash sebagai substitusi semen berpenguat serat polypropylene dari limbah karung plastik pada pembuatan papan semen rata non asbestos dengan metode penelitian secara eksperimental. Variasi fly ash yang digunakan sebesar 0%, 45%, 55%, dan 75% serta serat polypropylene sebesar 0,1% dari total massa campuran. Serat polypropylene dipilih karena mampu meningkatkan daktilitas. Benda uji yang digunakan berukuran 30 cm x 10 cm x 2 cm dengan usia curing selama 28 hari. Hasil pengujian kuat lentur mencapai nilai tertinggi pada variasi substitusi fly ash 45% sebesar 55,918 kg/cm2 , sedangkan variasi fly ash sebanyak 0%, 55%, dan 75% secara berurutan memiliki kuat tekan sebesar 40,726 kg/cm2; 53,074 kg/cm2; dan 51,066 kg/cm2. Hasil pengujian tersebut belum memenuhi nilai minimal pada SNI 8299:2017 yaitu sebesar 100 kg/cm2, namun masih dapat dimanfaatkan sebagai nilai acuan dalam pembuatan concrete tile untuk keperluan pedestrian.
Preliminary Investigation Karakteristik Limbah Blasting Kapal dan Fly Ash PLTU menjadi Beton Ferrosemen Firda Fardina; Luqman Cahyono; Wiwik Dwi Pratiwi
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah timbulan limbah blasting yang dihasilkan dari industri galangan kapal dan limbah fly ash dari PLTU tergolong tinggi, serta mengandung bahan beracun dan berbahaya (B3) yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan serius. Pada penelitian ini, limbah blasting dan fly ash tersebut dimanfaatkan sebagai bahan material matriks pada beton ferosemen, di mana sebagian semen digantikan dengan silika dan aluminium oksida dari fly ash, dan agregat halus digantikan dengan pasir silika dari limbah blasting. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen kuantitatif berupa uji XRF dan uji TCLP pada limbah blasting, dan uji kuat tekan pada mortar yang sudah jadi. Hasil uji XRF menunjukkan adanya kandungan logam berat B3 berupa barium (Ba) sebesar 0,06%, Seng (Zn) sebesar 0,76%, dan Copper (Cu) sebesar 1,83%. Berdasarkan uji TCLP yang telah dilakukan, ketiga logam berat tersebut nilainya berada di bawah baku mutu PP No. 22 Tahun 2021 Lampiran XI. Pada penelitian ini, mortar beton yang dibuat memiliki komposisi dengan rasio 1 semen:2 limbah blasting (1C-2SB) dan 1 semen:1 limbah blasting:50 fly ash (1C-1SB-50FA). Mortar 1C-2SB menghasilkan kuat tekan rata-rata yang lebih besar, yaitu 27,20 MPa (K-350) yang cocok untuk pembuatan saluran air, sedangkan 1C-1SB-50FA menghasilkan kuat tekan rata-rata sebesar 21,07 MPa (K-250) yang cocok untuk pembangunan rumah bertingkat.
Pemanfaatan Limbah Fly Ash Sebagai Substitusi Semen pada Beton HVFA untuk Konstruksi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Asyhadi Adnin Istimrori; Luqman Cahyono; Wiwik Dwi Pratiwi; Yuyun Tajunnisa
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan batubara menimbulkan dampak yang signifikan terhadap peningkatan timbulan limbah fly ash. Limbah Fly ash berpotensi dimanfaatkan sebagai substitusi semen karena material ini memiliki sifat sementius yang mirip dengan semen dan memiliki sifat pozzolanik. Substitusi semen dengan fly ash dalam jumlah lebih dari 50% dapat dilakukan dengan teknologi beton High Volume Fly Ash (HVFA). Perkembangan beton HVFA di Indonesia masih pada konsumen yang terbatas sehingga penelitian ini bertujuan untuk penerapan pada konstruksi bangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan sampel beton dilakukan pengujian kelayakan teknis terhadap kuat tekan yang mengacu pada ACI 350M-06. Hasil penelitian menunjukkan komposisi beton HVFA dengan substitusi semen menggunakan 47% limbah fly ash dan CaCO3 sebanyak 3% menghasilkan kuat tekan sebesar 32,82 MPa pada usia beton 28 hari. Berdasarkan hasil tersebut, limbah fly ash terbukti layak teknis sebagai substitusi semen pada beton HVFA untuk konstruksi bangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Karakterisasi Limbah Sandlasting Sebagai Substitusi Sebagian Agregat Halus Dalam Pembuatan Paving Block Ahmad Bashori; Luqman Cahyono; Wiwik Dwi Pratiwi
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara maritim yang terus meningkatkan industri di bidang perkapalan. Produksi kapal tiap tahun terus meningkat dan menghasilkan limbah dari proses produksinya. Salah satu proses dari industri kapal yang menghasilkan limbah yaitu proses sandblasting. Limbah dari galangan kapal terutama limbah sandblasting yang merupakan kategori bahan berbahaya dan beracun (B3). Salah satu upaya yang dapat dilakukan atas permasalahan tersebut yaitu dengan memanfaatkan limbah sandblasting sebagai bahan pengganti agregat halus pada paving block. Saat ini paving block banyak diminati karena mudah dalam pemasangannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas paving block dengan subtitusi sebagian material limbah sandblasting dan abu batu ditinjau dari hasil kuat tekan. Penelitian menggunakanmetode eksperimen dengan perbandingan 1 semen : 5 agregat halus, dengan perawatan tutup karung goni basah. Agregat halus yang digunakan pada penelitian ini yaitu limbah sandblasting, abu batu, dan pasir lumajang. Hasil penelitian yakni penggunaan limbah sandblasting sebesar 30 % dan abu batu sebesar 50 % dari agregat halus mendapatkan nilai kuat tekan rata-rata sebesar 22,89 MPa. Mutu produk yang dihasilkan dari campuran limbah sandblasting dan abu batu termasuk mutu B, yang sesuai dengan SNI 03-0691-1996 yang dalam klasifikasinya digunakan sebagai peralatan parkir. Pemanfaatan limbah sandblasting dalam pembuatan paving block dapat mengurangi timbulan limbah sandblasting serta keberlanjutan industri kontruksi khususnya paving block.
Kajian Kelayakan Material Pasir Silika Limbah Blasting untuk Menggantikan Material Pasir pada Produk Paving Block Muhammad Fa’izin Amrulloh; Luqman Cahyono; Wiwik Dwi Pratiwi
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun 2021 pengoperasian kapal meningkat sebanyak 72.313.000, sehingga berdampak pada tingginya kebutuhan galangan untuk pemeliharaan kapal. Salah satu proses pemeliharaan adalah persiapan permukaan sebelum coating dengan teknik sandblasting. Jumlah timbulan limbah sandblasting di suatu perusahaan menghasilkan 145.200 kg/tahun, sehingga perlu adanya pengolahan lebih lanjut. Salah satu upaya yaitupembuatan paving block untuk memanfaatkan pasir silika limbah blasting sebagai material agregat halus. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh variasi komposisi pasir silika limbah blasting dan abu batu terhadap kuat tekan pada pembuatan bata beton (paving block). Metode yang digunakan adalah dengan cara mencampurkan semen dan agregat halus pada perbandingan 1:5 dan FAS konstan sebesar 0,4. Agregat yang digunakan adalah campuran pasir silika limbah blasting dengan abu batu, menggunakan perbandingan agregat 1:1 dan 2:3. Metode perawatan paving block selama 28 hari dengan ditutup karung goni yang telah dibasahi. Penelitian ini mengacu pada SNI 03-0691-1996 Bata Beton (Paving block). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai kuat tekan bata beton (paving block) memenuhi mutu B dengan nilai 19,7 MPa dan 21,7 MPa. Pemanfaatan pasir silika limbah blasting untuk pembuatan paving block dapat mengurangi timbulan limbah blasting pada galangan kapal dan secara teknis layak untuk menggantikan material pasir.
Pemanfaatan Pasir Silika Limbah Blasting sebagai Agregat Halus Bata Ringan CLC ( Celluler Lightweight Concrete ) Ach. Wuddadin Ilmi Zamzami; Wiwik Dwi Pratiwi; Denny Dermawan
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh menumpuknya timbulan limbah sandblasting dari industri galangan kapal. Saat ini dalm industri galangan kapal timbulan limbah sandblasting dapat mencapai angka 12.100 kg/bulan, Bahkan di negara Taiwan timbulan limbah sandblasting mencapai angka 2.168 ton/tahun. Salah satu solusi alternatif yang dapat dilakukan atas permasalahan tersebut yaitu dengan memanfaatkan limbah sandblastingsebagai bahan pengganti agregat halus (pasir), untuk material kontruksi bangunan yaitu bata ringan. Bata ringan pada umumnya terbuat dari campuran semen, agregat halus, air, dan foaming agent, tetapi dalam penelitian ini pembuatan dilakukan pergantian bahan yang awalnya pasir sebagai agregat halus digantikan dengan pasir silika limbah blasting. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pasir silika limbah blasting sebagai pengganti agregat halus terhadap kualitas kuat tekan bata ringan yang mengacu pada SNI8640:2018. Metode pembuatan bata ringan maupun pengujian kuat tekan penelitian ini mengacu pada SNI 8640:2018. Variabel dalam pembuatan bata ringan yang direncanakan yaitu mix design dengan digantinya pasir dengan pasir silika limbah blasting. Komposisi yang digunakan pada penelitian ini adalah variasi komposisi antara pasir silika limbah blasting dan semen yaitu komposisi 1:1, 1:1,5, 1:2,3, dan 1,4. Hasilnya ada tigavariasi yang telah memenuhi standart bata ringan yaitu variasi 1:1, 1:1,5, dan 1,2,3 sedangan untuk variasi 1:4 tidak memenuhi standar bata ringan. Hasil terbaik didapat pada variasi 1:2,3 dengan nilai kuat tekan sebesar 2,83 MPa. Penelitian ini membuktikan bahwa pemanfaatan limbah sandblasting dapat menghasilkan produk bata ringan yang berpotensi memilki nilai jual.
Pemanfaatan Limbah Sandblasting sebagai Mortar dan Glassfibre Reinforced Cement (GRC): Evaluasi Sifat Mekanik dan Penyerapan Air Wanda Cahyaning Ati; Wiwik Dwi Pratiwi; Nur Fajar Aprilia Sari
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasakan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 Lampiran IX, limbah sandblasting yang dihasilkan industri galangan kapal termasuk limbah bahan berbahaya dan beracun sehingga berpotensi mencemari lingkungan. Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan limbah sandblasting sebagai pengganti agregat halus dalam pembuatan mortar dan Glassfibre Reinforced Cement. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan karakterisasi material awal yaitu uji X-Ray Fluorescence, berat jenis, daya serap air, gradasi pasir dan kadar lumpur. Komposisi yang digunakan yaitu semen : agregat halus = 1 : 1, dengan variasi penambahan limbah sandblasting 0% dan 100%. Semua campuran menggunakan superplasticizer 1,5%, faktor air semen 0,31 dan serat kaca 3%. Variabel yang diuji meliputi uji kuat tekan (SNI 03-6825-2002) , uji kuat lentur (ASTM C947-03) dan uji penyerapan air (ASTM C947-03) pada umur 28 hari. Hasil pengujian kuat tekan pada mortar dengan 0% dan 100% limbah sandblasting adalah 26,53 MPa dan 65,87 MPa, sesuai klasifikasi mortar tipe M. Hasil kuat lentur 0% dan 100% limbah sandblasting adalah 9 MPa dan 6,6 MPa belum memenuhi standar Glassfibre Reinforced Concrete Association (2017), sedangkan penyerapan air sebesar 5,2% dan 9,1% telah memenuhi standar tersebut. Penelitian ini diharapkan mendukung pemanfaatan limbah industri sebagai bahan bangunan ramah lingkungan.