Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pembelajaran Kontekstual Salah Satu Alternatif model dalam meningkatkan Kemampuan Pemahaman Novel Di Kelas X SMA Negeri 15 ADIDARMA Banda Aceh Hutagalung, Ahmad Iqbal; Dini, Siti Rahma; Nufus, Shafiyatun; Effendi, Fira Febbiyoni; Dewi, Laila; Kustina, Rika; Nasution, Wahidah; Mahmud, Teuku
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1: Juni (2024)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ajpkm.v4i1.338

Abstract

Pembelajaran Konstektual merupakan pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa dalam menemukan makna dari yang dipelajari, sehingga siswa mampu mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari dalam bermasyarakat. Aktivitas pembelajaran terhadap siswa kelas X SMA Negeri 15 ADIDARMA hendaknya dilaksanakan untuk memberikan pemamahaman bagi siswa melalui pengalaman nyata yang memungkinkan mereka untuk menunjukkan aktivitas dan rasa ingin tahu secara optimal. Novel merupakan karangan prosa yang panjang, mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang di sekelilingnya dengan menonjolkan watak dan sifat setiap pelaku. Sehingga dengan adanya pengabdian ini bertujuan sebagai bentuk untuk memberikan pemahaman kepada siswa kelas X SMA Negeri 15 ADIDARMA, Banda Aceh, mengenai materi Pembelajaran Kontekstual Terhadap Kemampuan Pemahaman Novel. Tentunya dalam pengabdian ini mahasaiswa perlu memahami secara lebih teliti mengenai materi Novel baik secara pengertian, ciri-ciri, unsur-unsur intrinsik dan ektrinsik dan contoh novel, yang amanatnya bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pelatihan Kemampuan Siswa SMA Negeri 13 Banda Aceh Dalam Menulis Sebuah Karya Sastra Puisi Fitria, Anisa; Juliyani, Tiara; Pranata , Angga; Agusnisa, Intan; Sari, Fitria Puspita; Kasmi, Hendra; Nasution, Wahidah; Kustina, Rika; Rahmattullah, Rahmattullah
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1: Juni (2024)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ajpkm.v4i1.343

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan siswa dalam “Menulis Puisi”. Penulis dapat mengenalkan pembelajaran materi menulis secara spontan. Dari hasil kegiatan ini siswa dapat mengembangkan kreativitas dan imajinasinya yang kemudian dikembangkan menjadi sebuah puisi, memberikan motivasi yang terdapat masalah yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, serta menumbuhkan sikap berani mengeluarkan ide atau gagasan mengenai suatu masalah yang akurat. Adapun tahapan maupun proses kreatif ada empat, yakni (1) persiapan, (2) inkubasi, (3) iluminasi, dan (4) verifikasi. Ini bisa dilakukan dengan pengayaan materi, mencari momen-momen puitik yang bisa menyentuh perasaan. Ide atau bahan penulisan bisa didapat dan digali dari mana saja. Kemunculannya bisa dilakukan dengan mengasah sensitivitas, pengalaman, imajinasi, dan bisa diperkaya dengan kegiatan membaca, mengamati, atau mencari momen-momen puitik. Upaya-upaya pengayaan bahasa perlu dilakukan, misalnya dengan pengayaan penguasaan kosakata, pengayaan bacaan-bacaan, terutama puisi, pengayaan dalam membentuk kata atau frase, dst.
Sarana Dan Prasarana Yang Memiliki Efek Terhadap Kemajuan Proses Belajar Mengajar Di Sekolah Pemanfaatan Penggunaan Aplikasi Media Putri, Adelia; Nadira, Anisa Putri; Agusmita, Dea; Fazira, Era; Oviana, Yuni; Nasution, Wahidah; Rahmattullah, Rahmattullah
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1: Juni (2024)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ajpkm.v4i1.346

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh keinginan penulis untuk meningkatkan kemampuan siswa serta mendesain pembelajaran yang tidak terpusat pada guru. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Scramble dengan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) di kelas VIIIB SMP Negeri 1 Latambaga. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 28 April 2015 s/d tanggal 28 Mei 2015. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIIB SMP Negeri 1 Latambaga. Penelitian ini adalah penelitian tidakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus dengan prosedur penelitian: (a) Mengadakan perencanaan untuk melaksanakan proses pembelajaran, (b) Melaksanakan tindakan sesuai dengan perencanaan, (c) Mengadakan observasi terhadap siswa dan guru selama proses tindakan berlangsung, (d) Mengadakan evaluasi/tes pada siswa disetiap akhir siklus, (e) Melakukan refleksi dan menganalisis kekurangan dan kelemahan selama siklus I untuk merencanakan tindakan pada siklus II. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu pada tindakan siklus I, hasil belajar siswa meningkat dari skor rata-rata tes awal sebelum tindakan adalah 68,25 menjadi 77,71 atau dengan persentase ketuntasan 78,12% yaitu 25 dari 32 siswa memperoleh nilai ≥75, hal ini belum menunjukkan keberhasilan sesuai indikator keberhasilan yang ditetapkan. Pada tindakan siklus II hasil yang diperoleh adalah sebanyak 27 siswa mendapatkan nilai ≥75 dengan nilai rata-rata 83,15 atau dengan persentase 84,37%. Hal ini berarti bahwa hasil penelitian tindakan siklus I dan Siklus II dapat disimpulkan bahwa hasil siswa kelas VIIIB SMP Negeri 1 Latambaga pada materi bangun ruang melalui model pembelajaran kooperatif tipe scramble dengan pendekatan CTL tersebut membawa efek terhadap peningkatan hasil belajar.
THE EFFECTIVENESS OF STORYTELLING METHOD THROUGH RITATOON ON THE ABILITY TO LISTEN TO AGE CHILDREN 5-6 YEARS TK IT PERMATA SUNNAH BANDA ACEH Riza Oktariana; Mita Rezekina; Wahidah Nasution; Liza Fidiawati; Fitriani
International Conference on Education, Science, Technology and Health (ICONESTH) 2023: ICONESTH
Publisher : International Conference on Education, Science, Technology and Health (ICONESTH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/iconesth.vi.213

Abstract

Storytelling is an event that is carried out by someone verbally to another person with or without tools about what to convey in the form of messages, information to be listened to with a sense of fun. While the storytelling method is a way of speaking in telling stories or giving explanations to children orally. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the storytelling method through ritatoon in developing listening skills for children aged 5-6 years in Group B TK IT Permata Sunnah Banda Aceh. The method used is the experimental method then the data is analyzed quantitatively. The research sample for group B1 Khalid Bin Walid children is 12 children. The instruments used in this data collection were observation sheets and documentation. Based on the data analysis that has been done, the value (sig. 2-tailed) for the paired sample t-test for testing the hypothesis is 0.00. The test carried out is the right[1]hand side test, because 0.00
INDONESIAN PHONOLOGY ACQUISITION FOR FOUR YEARS OLD GIRLS Wahidah Nasution
International Conference on Education, Science, Technology and Health (ICONESTH) 2023: ICONESTH
Publisher : International Conference on Education, Science, Technology and Health (ICONESTH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Phoneme is the smallest unit of a language. In the process of adapting the sound,the children with phonological disorder will be difficult to distiguish the sounds that have the same area of articulation or type of sound. This research method is a case study with the research subject is Leticia Unna Alfatunnisa; a four years child. The results show that Una has acquired most of the phonemes in Indonesian. Una has acquired all the vowels, and most of the consonants. This occurs due to phonological disorders due to age factors which result in the speech apparatus or muscles used for speaking (speech motor) being incomplete or not fully developed; from the arrangement of the teeth, the shape of the jaw, to the tongue which may still be stiff.
THE EFFECT OF STORYTELLING METHOD WITH POP UP BOOK MEDIA ON LISTENING SKILLS IN CHILDREN AGED 5-6 YEARS AT TKIT SYEIKH ABDURRAUF BANDA ACEH helnita; Isdiyana; Wahidah Nasution
International Conference on Education, Science, Technology and Health (ICONESTH) 2024: The 2nd ICONESTH
Publisher : International Conference on Education, Science, Technology and Health (ICONESTH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/iconesth.vi.484

Abstract

Based on the background of the problem, the researcher found that the skills of group B1 children in listening have not developed optimally, this can be seen in the learning activities that have been carried out in listening using the storytelling method. The formulation of the problem in this study is whether the storytelling method formed by pop up book media affects listening skills in children aged 5-6 years. The study aims to determine whether the storytelling method formed by pop up book media has an effect on listening skills in children aged 5-6 years. The place of this research was conducted at TKIT Syeikh Abdurrauf Banda Aceh. This research is a quantitative study using the PreExperimental Designs approach. With the One-group prettest-posttest Design model. The data collection methods in this study were tests and documentation. The population in this study were all kindergarten B children and the sample of this study was group B1 consisting of 8 girls and 7 boys. The results of the research that has been done show that the calculation of the pre-test results obtained is still below the average value of 28.4 and the results of the post-test research calculation have a value above the average value of 81.4. Then Ho is rejected Ha is accepted or the data is normally distributed. So it can be concluded that the storytelling method formed by pop up book media affects listening skills in children aged 5-6 years at TKIT Syeikh Abdurrauf Banda Aceh.
The ANALYSIS OF HATE SPEECH IN THE COMMENT COLUMN OF TIKTOK ACCOUNT: A FORENSIC LINGUISTIC STUDY Wahidah Nasution; Farah Adilla
International Conference on Education, Science, Technology and Health (ICONESTH) 2024: The 2nd ICONESTH
Publisher : International Conference on Education, Science, Technology and Health (ICONESTH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/iconesth.vi.502

Abstract

Social media has provided a space for freedom of opinion to all its users. However, this has caused not only positive impacts but also negative impacts. One of the negative impacts of communicating on social media is to harm some people or certain parties such as hate speech. This study aims to analyze the forms of hate speech of Indonesian netizens in Ganjar Pranowo's Instagram comment column which is analyzed using forensic linguistic analysis. The formulation of the problem in this study is how to analyze the forms of hate speech in the comment column of Ganjar Pranowo's tiktok account using forensic linguistic studies. The research design used in this study is descriptive research and data collection is carried out from the results of observation and analysis of language crimes. Data was collected from March 1-10, 2024. The data in this study is in the form of words and sentences of Indonesian netizens which are hate speech and thrown at Ganjar Pranowo in the Tiktok comment column. The data in this study is in the form of Tiktok social media that can be accessed by all parties, in the form of text taken through online searches in the Tiktok comment column of ganjarpranowo. The results obtained in this study are that the forms of hate speech are divided into 4 forms, namely insults, defamation, anger and annoyance, and hoaxes (fake news). The data obtained included insult there were 11 data, defamation there was 2 data, then anger and annoyance there were 3 data and hoax (fake news) there was 2 data. Insults are the most common and dominant hate speech. In general, hate speech contained on Ganjar Pranowo's tiktok account is dimensioned as an act of satire accompanied by bad ridicule with harsh and negative words and blasphemy that tends to lower the value, degrade and also accuse of committing an act.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN KELOMPOK B DI TK AL-KAWANAD KOTA BANDA ACEH Meutia, Raudha; Saswita, Rahma; Helnita; Nasution, Wahidah
Jurnal Metamorfosa Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v13i1.3097

Abstract

Kemampuan menyimak merupakan keterampilan berbahasa yang paling mendasar yang harus dimiliki anak, karena apabila sudah memiliki keterampilan menyimak yang baik maka anak akan mudah untuk membicarakan apa yang didengarnya. Observasi di TK Al-Kawanad Kota Banda Aceh, ditemukan bahwa 6 orang anak masih mengalami kesulitan dalam memahami instruksi dan cerita yang disampaikan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran menggunakan media audio visual berpengaruh terhadap kemampuan menyimak pada anak usia 5-6 tahun di TK Al-Kawanad Kota Banda Aceh. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian, sebelum dilakukan pembelajaran menggunakan media audio visual yaitu: sebanyak 30% termasuk dalam kategori belum berkembang, sebanyak 60% termasuk dalam kategori mulai berkembang dan sebanyak 10% termasuk kategori berkembang sesuai harapan. Setelah dilakukan pembelajaran memakai media audio visual, kemampuan menyimak anak usia 5-6 tahun terjadi peningkatan yaitu tidak ada lagi anak yang masuk dalam kategori belum berkembang dan mulai berkembang. Selanjutnya, sebanyak 70% berkembang sesuai harapan dan sebanyak 30% berkembang sangat baik. Media audio visual berpengaruh terhadap kemampuan menyimak anak usia 5-6 tahun di TK Al-Kawanad Kota Banda Aceh yang dibuktikan dengan hasil jika sig > 0,05 maka Ha diterima atau data berdistribusi normal yaitu 0,0217 > 0,258 maka Ha diterima atau data akhir berdistribusi normal. Dari hasil perhitungan dengan menggunakan aplikasi Microsoft Excel dapat disimpulkan bahwa jika nilai signifikansi < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, yaitu 0,000000471091 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima.AbstractListening ability is the most basic language skill that children must have, because if they have good listening skills, it will be easy for children to talk about what they hear. Observations at Al-Kawanad Kindergarten, Banda Aceh City, found that 6 children still had difficulty understanding the instructions and stories conveyed by the teacher. This research aims to determine how learning using audio-visual media affects the listening skills of children aged 5-6 years at Al-Kawanad Kindergarten, Banda Aceh City. The research method uses a quantitative approach. Data collection through observation and documentation. The results of the research, before learning was carried out using audio visual media, were: as many as 30% were included in the not yet developing category, as many as 60% were included in the starting to develop category and as many as 10% were included in the developing according to expectations category. After learning using audio-visual media, the listening ability of children aged 5-6 years increased, namely that there were no longer children who were in the undeveloped category and were starting to develop. Furthermore, as many as 70% developed as expected and as many as 30% developed very well. Audio visual media influences the listening ability of children aged 5-6 years in Al-Kawanad Kindergarten, Banda Aceh City, which is proven by the results if sig > 0.05 then Ha is accepted or the data is normally distributed, namely 0.0217 > 0.258 then Ha is accepted or the final data normally distributed. From the results of calculations using the Microsoft Excel application, it can be concluded that if the significance value is <0.05 then Ho is rejected and Ha is accepted, namely 0.000000471091 <0.05 then Ho is rejected and Ha is accepted.
Melatih Kemampuan Siswa dalam Mendesain Poster Menggunakan Aplikasi Canva di SMAN 1 Darussalam Masitah, Masitah; Maulisa, Nurul; Risma, Risma; Putri, Intan Amalia; Aramiko, Judan; Nasution, Wahidah; Kasmi, Hendra; Kasmi, Rahmatullah
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1: Juni (2024)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ajpkm.v4i1.339

Abstract

Teknologi merupakan salah satu sarana yang banyak digunakan oleh masyarakat dalam pendidikan maupun pekerjaan. Salah satu contoh media yang digunakan dalam pembelajaran yaitu aplikasi Canva, aplikasi canva yaitu aplikasi yang sering digunakan untuk mendesain poster atau infografik, persentasi, film animasi dan lainnya. Sehingga pentingnya pelatihan tentang penggunaan teknologi aplikasi canva bagi siswa SMAN 1 Darussalam dalam proses belajar mengajar. Dalam pengabdian ini ada beberapa hasil yang ingin dicapai yaitu, siswa mampu merancang proyek di aplikasi canva, siswa juga mampu mengoprasikan fitur-fitur yang ada pada aplikasi canva. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu metode sosialisasi tentang pelatihan penggunaan aplikasi canva di SMAN 1 Darussalam. Kemudian hasil dari pengadian ini yaitu: 1) Menumbuhkan kesadaran dari siswa SMA Negeri 1 Darussalam tentang pentingnya teknologi di era digital sekarang ini. Yang nantinya akan dijadikan sebagai media baik dalam pembelajaran maupun kepentingan lainnya. 2) Menumbuhkan pemahaman dari siswa di SMA Negeri 1 Darussalam tentang penggunaan aplikasi canva sebagai media membuat poster dan info grafik lainnya. Dengan mengaplikasikan karya mereka yaitu puisi yang nantinya akan di desain dalam aplikasi canva.
BRINGING DEBATE INTO CLASSROOM: THE PERSPECTIVE OF EFL TEACHERS IN ACEH Syahputra, Mulyadi; Rosdiana, Rosdiana; Amalina, Zahria; Fahmi, Said Miftahul; Nasution, Wahidah
JURNAL EDUSCIENCE Vol 12, No 6 (2025): IN PRESS
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jes.v12i6.8114

Abstract

Purpose - This study aims to explore the perceptions of English as a Foreign Language (EFL) teachers regarding the use of parliamentary debate as a classroom instruction in Aceh, a Sharia-governed province in Indonesia. It investigates whether the assumption of Islamic-based education restricts the use of debate as a tool to enhance critical thinking. This investigation aimed to fill the research gaps where exploration had not been conducted yet.Methodology - A quantitative descriptive survey design was employed to collect data from 252 EFL teachers across general and Islamic secondary schools in Aceh. A structured, closed-ended questionnaire (using a Likert scale) was administered, selected through stratified random sampling based on specific criteria. The instrument was developed to assess three matrices they are (1) the understanding, (2) acceptance, and (3) evaluation. The data was then analyzed for Mean and Standard Deviation.Findings - The findings indicated a positive attitude toward integrating debate into classroom teaching tools for either critical thinking or language proficiency development. However, aligning the debate topics with Aceh's socio-religious norms is necessary to avoid overly liberal or sensitive issues that may be perceived as offensive. Although there is a strong acceptance of debate in the classroom and an understanding of the debate's nature, the teachers' procedural understanding of the debate remains lacking.Contribution - These findings suggest that the adoption of parliamentary debate in Aceh's EFL classrooms necessitates adjustments, indicating that Western teaching models, such as debate, must be localized within Islamic educational frameworks.