Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Infrastructure and Civil Engineering

Penetapan Rute dan Jumlah Unit Angkutan Kota Pada Kawasan Aglomerasi Kota Samarinda Kabupaten Kutai Kartanegara Prakasa, Rizqy Ridho; Audah, Safridatul; Putra, Benny Hamdi Rhoma; Adiman, Edi Yusuf; Ersyi Darfia, Novreta
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v4i3.62

Abstract

Kota Samarinda merupakan salah satu rencana kota penyangga kawasan lbu Kota Negara (IKN) yang berlokasi di Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara. Nantinya terbentuk kawasan aglomerasi perkotaan baru yang merupakan perkembangan dari lbu Kota Samarinda (Urban Sprawl). Pada kawasan aglomerasi ini belum direncanakan angkutan kota yang menghubungkan antar zona pada kawasan aglomerasi. Maksud dari penelitian ini untuk mengetahui pemodelan transportasi yang ideal terhadap kawasan aglomerasi. Pada tahap analisis ini, ada beberapa metode yang dilakukan yaitu penentuan zonasi, metode trip generation, metode trip distribution, dan metode trip assignment. Hasil yang didapatkan pada penelitian yaitu terbentuknya pemodelan transportasi pada kawasan aglomerasi berupa rute yang terkoneksi antar zona pada kawasan aglomerasi, dimana penentuan titik akhir rute angkutan kota terletak di Terminal Sungai Kunjang. Hal ini sebagai pendukung pengembangan penggunaan Terminal Sungai Kunjang, dimana terminal ini merupakan Type B yang ada di Kota Samarinda. Jumlah angkutan perkotaan yang beroperasi 8-10 unit dengan kapasitas bus sedang untuk 33 penumpang.
Penetapan Rute dan Jumlah Unit Angkutan Kota Pada Kawasan Aglomerasi Kota Samarinda Kabupaten Kutai Kartanegara Prakasa, Rizqy Ridho; Audah, Safridatul; Putra, Benny Hamdi Rhoma; Adiman, Edi Yusuf; Ersyi Darfia, Novreta
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v4i3.62

Abstract

Kota Samarinda merupakan salah satu rencana kota penyangga kawasan lbu Kota Negara (IKN) yang berlokasi di Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara. Nantinya terbentuk kawasan aglomerasi perkotaan baru yang merupakan perkembangan dari lbu Kota Samarinda (Urban Sprawl). Pada kawasan aglomerasi ini belum direncanakan angkutan kota yang menghubungkan antar zona pada kawasan aglomerasi. Maksud dari penelitian ini untuk mengetahui pemodelan transportasi yang ideal terhadap kawasan aglomerasi. Pada tahap analisis ini, ada beberapa metode yang dilakukan yaitu penentuan zonasi, metode trip generation, metode trip distribution, dan metode trip assignment. Hasil yang didapatkan pada penelitian yaitu terbentuknya pemodelan transportasi pada kawasan aglomerasi berupa rute yang terkoneksi antar zona pada kawasan aglomerasi, dimana penentuan titik akhir rute angkutan kota terletak di Terminal Sungai Kunjang. Hal ini sebagai pendukung pengembangan penggunaan Terminal Sungai Kunjang, dimana terminal ini merupakan Type B yang ada di Kota Samarinda. Jumlah angkutan perkotaan yang beroperasi 8-10 unit dengan kapasitas bus sedang untuk 33 penumpang.
Analisis Tingkat Kerusakan Jalan di Lingkungan Kampus Universitas Riau Menggunakan Surface Distress Index (SDI) Lyona, Vinka; Putra, Benny Hamdi Rhoma; Monica MG., Intan; Prakasa, Rizqy Ridho
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v5i2.128

Abstract

Permasalahan kerusakan perkerasan jalan di lingkungan kampus dapat mengganggu mobilitas dan kenyamanan pengguna jalan yang dapat mengganggu kelancaran aktivitas akademika. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kerusakan jalan di Kampus Universitas Riau dengan menggunakan metode Surface Distress Index (SDI) sebagai pendekatan visual fungsional. Pengumpulan data dilakukan melalui survei langsung pada ruas jalan sepanjang 630 meter yang dibagi menjadi 63 segmen, masing-masing sepanjang 10 meter. Setiap segmen diamati berdasarkan jenis kerusakan seperti retakan, lubang, penurunan, dan deformasi permukaan lainnya, kemudian dianalisis menggunakan formula SDI untuk menentukan klasifikasi kondisi jalan. Hasil analisis menunjukkan bahwa 80,95% segmen berada dalam kondisi baik, 15,87% dalam kondisi sedang, dan 3,17% tergolong rusak ringan. Jenis kerusakan dominan adalah lubang (potholes) dan retakan (cracking), yang menjadi indikasi awal penurunan kualitas perkerasan. Tidak ditemukan segmen dalam kondisi rusak berat. Berdasarkan klasifikasi SDI, sebagian besar ruas jalan masih layak digunakan namun tetap membutuhkan pemeliharaan rutin dan berkala. Temuan ini menegaskan bahwa metode SDI dapat digunakan sebagai alat penilaian kondisi jalan yang andal untuk mendukung perencanaan pemeliharaan secara tepat guna. Hasil evaluasi memberikan kontribusi dalam pengambilan keputusan teknis terkait pengelolaan infrastruktur jalan pada kawasan fungsional berskala lokal.
Evaluasi Kesesuaian Izin Pemakaian Air Sebagai Materi Berdasarkan Analisis Debit Andalan Menggunakan Model NRECA pada Sungai Rokan Lyona, Vinka; Sidabutar, Rolan; Saily, Randhi; MG, Intan Monica; Prakasa, Rizqy Ridho
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v6i1.166

Abstract

Sungai Rokan merupakan salah satu wilayah sungai strategis di Provinsi Riau yang berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan air domestik, pertanian, dan industri. Peningkatan pemanfaatan air sebagai materi menuntut sistem perizinan yang berbasis pada ketersediaan sumber daya air guna menjamin keberlanjutan hidrologis. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesesuaian pemberian izin pemakaian air sebagai materi terhadap neraca ketersediaan air Sungai Rokan periode 2012–2021. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan neraca air dengan metode NRECA untuk estimasi debit andalan (Q80, Q90, dan Q95), serta perbandingan terhadap total kebutuhan air dari sepuluh perusahaan pemegang izin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit ketersediaan Sungai Rokan pada musim kering mencapai ±74,665 m³/det, musim normal ±355 m³/det, dan musim basah ±978,008 m³/det. Total kebutuhan air industri sebesar ±1,7 m³/det masih berada jauh di bawah debit andalan musim kering. Temuan ini mengindikasikan bahwa secara kuantitatif pemberian izin masih berada dalam kondisi surplus neraca air. Novelty penelitian ini terletak pada integrasi evaluasi perizinan berbasis regulasi nasional dengan pendekatan kuantitatif neraca air jangka 10 tahun sebagai dasar objektif pengambilan keputusan izin pemanfaatan air sungai kewenangan pusat.