Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Analisis Nilai Moral dalam Buku Ceritera Rakyat Bengkulu Kera Sepiak dan Relevansinya dengan Pendidikan Karakter Siswa di Sekolah Dasar Zahra Hidayah; Pebrian Tarmizi; Yuli Amaliyah
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 5 (2026): Oktober
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i5.11857

Abstract

Penelitian ini disusun untuk mengungkap serta mengkaji nilai-nilai moral yang tersirat dalam cerita rakyat Kera Sepiak dari Bengkulu, sekaligus melihat kaitannya dengan upaya penanaman karakter pada siswa jenjang sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Sumber data primer berupa buku Ceritera Rakyat Bengkulu tulisan H. Bambang Suwondo yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 1982. Untuk menjaga keabsahan data, peneliti menempuh peer debriefing serta memeriksa reliabilitas melalui pembacaan berulang (intrarater) dan diskusi dengan pihak lain (interrater). Hasilnya memperlihatkan bahwa cerita Kera Sepiak memuat delapan nilai moral pokok, yakni tanggung jawab, kerja keras, kepedulian sosial, cinta damai, religiusitas, kepedulian lingkungan, penghargaan atas prestasi, toleransi, dan kejujuran. Kedelapan nilai tersebut tampak melalui perilaku para tokoh, konflik yang muncul, serta cara cerita ini diselesaikan, dan mencerminkan tiga sifat nilai moral: terkait tanggung jawab manusia, terkait hati nurani, dan bersifat wajib secara mutlak. Nilai-nilai moral dalam cerita ini sejalan dengan nilai-nilai pendidikan karakter yang termuat dalam kebijakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), sehingga berpotensi diintegrasikan ke dalam pembelajaran Bahasa Indonesia maupun Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sebagai sumber belajar kontekstual berlandaskan kearifan lokal.
Traditional games of coastal Bengkulu and the formation of civic disposition: Exploring lickona’s essential moral values in elementary education Atika Susanti; Kiki Amaliah; Pebrian Tarmizi; Nady Febri Ariffiando
Journal of Research in Instructional Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Research in Instructional
Publisher : Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/jri.v6i1.20

Abstract

The decline in the practice of traditional games due to modernization has limited opportunities for students to experience character formation through culturally rooted activities. This study aims to explore the relevance of Bengkulu coastal traditional games in shaping elementary school students’ civic disposition and to examine their alignment with Lickona’s eleven essential moral values. The main contribution of this study is the development of a model that integrates local traditional games into formal and informal education as a medium for character and civic education. A systematic literature review method was employed by analyzing thirty research articles published between 2020 and 2025. The analysis shows that traditional games such as Cabur, Congkak, Sekejaran, Bakiak, Bekel, Ingkau, and Lompek Kodok reflect key moral values including responsibility, honesty, fairness, tolerance, wisdom, self-discipline, cooperation, empathy, courage, and democratic participation. The study proposes three integration models: intraclass learning, Profil Pelajar Pancasila projects, and extracurricular activities. These findings demonstrate that traditional games not only preserve cultural heritage but also function as effective pedagogical tools to internalize moral and civic values. It is concluded that Bengkulu coastal traditional games provide a strategic and innovative approach to support character education in elementary schools.
PELATIHAN PEMBUATAN INSTRUMEN PENILAIAN PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN QUIZIZZ PAPER MODE (QPM) BAGI GURU MI PLUS JA-ALHAQ Debi Heryanto; Pebrian Tarmizi; Yusnia Yusnia; Rindang Agrianti Efendi; Imro Atus Soleha; Rina Rizana; Siska Fitriani
Jurnal Abdimas Bencoolen Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/abdimas.3.3.81-89

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan guru tentang instrument penilaian pembelajaran  dan pemanfaatan QPM dalam membuat instrument penilaian pembelajaran di Sekolah dasar. Metode pelaksanaan dalam pengabdian ini adalah tahap persiapan, penyampaian materi dan Tanya jawab, pembuatan bahan ajar dan evaluasi dengan tjuan untuk mengukur keberhasilan pengabdian. Adapun hasil yang dapat pada pengabdian ini adalah dengan hasil sebagai yakni: (1) pemahaman guru tentang instrument penilaian pembelalajaran pretest 85,50 dan posttest 95,25; (2) Hasil pemahaman guru tentang pembuatan instrument penilaian pembelajaran dengan QPM pretest 75,75 dan postets 95,50; dan (3) Hasil keterampilan guru dalam pembuatan instrument penilaian pembelajaran  menggunakan QPM 75,00 dan posttest 93, 75. Kesimpulan pada pengabdian ini adalah dapat meningkatkan pemahaman guru tentang instrument penilaian, hasil pemahaman guru tentang pembuatan instrument penilaian berbasis QPM dan meningkatkan keterampilan guru dalam pembuatan instrument penilaian berbasis QPM.