Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Tradisi Maulid Nabi Masyarakat Suku Sasak: (Studi di Dusun Gubuk Barat Desa Mamben Daya Kabupaten Lombok Timur) Dina Aulia; Lalu Sumardi; Bagdawansyah Alqadri; Muh. Zubair
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1b (2023): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i1b.1230

Abstract

Maulid nabi adalah salah seremonial keagamaan yang dilaksanakan untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Salah satu daerah yang rutin dalam memperingati perayaan tradisi maulid nabi Muhammad SAW yakni Dusun Gubuk Barat Desa Mamben Daya yang terletak di Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur. Tujuan diadakannya penelitian ini untuk mengetahui proses pelaksanaan dan nilai nilai yang terkandung dalam perayaan Maulid nabi di Dusun Gubuk Barat Desa Mamben Daya Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian etnografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik wawancara semi terstruktur, observasi partisipatif dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perayaan tradisi maulid nabi di Dusun Gubuk Barat Desa Mamben Daya memiliki dua tahapan yakni pra acara dan acara puncak. Masing-masing tahapan memiliki beberapa rangkaian. Perayaan tradisi maulid nabi di Dusun Gubuk Barat ini dilaksanakan mulai dari tanggal 1 hingga 12 Rabiul Awwal. Puncak acara wajib dilaksanakan pada tanggal 12 Rabiul Awwal dari pagi hingga sore hari. Keunikan tradisi ini terdapat pada sanganan yang hanya ada pada perayaan maulid nabi.  Selain itu pada perayaan tradisi Maulid nabi ini memiliki beberapa nilai yang terkandung di dalamnya. Nilai tersebut antara lain; nilai keagamaan, nilai kebersamaan, nilai tolong menolong, nilai keindahan dan nilai budaya.
Kontribusi Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn Dalam Menumbuhkembangkan Karakter Tanggung Jawab Pengurus Ely Aulia Safitri; Lalu Sumardi; Ahmad Fauzan; Bagdawansyah Alqadri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1b (2023): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i1b.1264

Abstract

Wacana tetang pentingnya pendidikan karakter sudah sering dibicarakan oleh pemerhati pendidikan khususnya dalam forum ilmiah. Salah satu karakter penting yang harus dimiliki oleh seseorang adalah tanggung jawab. Perguruan tinggi memiliki tugas untuk menyelenggarakan suatu pendidikan dan mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Melalui kegiatan organisasi, mahasiswa dilatih untuk   meningkatkan karakter tanggung jawab dalam mensukseskan kegiatan yang diselenggarakan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui 1) kontribusi Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn dalam menumbuhkembangkan karakter tanggung jawab pengurus, 2) faktor pendukung dan faktor penghambat Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn dalam menumbuhkembangkan karakter tanggung jawab pengurus. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Sumber data penelitian ini adalah para pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn periode kepengurusan tahun 2022 dan dokumen. Informan penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling dimana penentuan informan dipilih dari pengurus inti dan dua anggota dari masing-masing divisi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik observasi dengan menggunakan instrument pedoman observasi, wawancara terbuka dengan menggunakan instrument pedoman wawancara, dan teknik dokumentasi dengan instrument lembar catatan dokumen. Selanjutnya melakukan teknik analisis data dengan teknik ineraktif tiga tahap dari Miles, Huberman, dan Saldana, yaitu: kondensasi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian ini menunjukkan tidak semua pengurus memiliki karakter tanggung jawab. Kontribusi Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn dalam menumbuhkembangkan karakter tanggung jawab pengurus melalui berbagai program kerja dan agenda. Faktor pendukung Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn dalam menumbuhkembangkan karakter tanggung jawab pengurus juga bisa menjadi faktor penghambat.
Implementasi Program Kampus Mengajar Angkatan 4 dan Dampaknya Terhadap Budaya Literasi Siswa di SDN 43 Cakranegara Hesti Andriyani; Muh. Zubair; Bagdawansyah Alqadri; Mohammad Mustari
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i1.1200

Abstract

Kampus Mengajar merupakan salah satu program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan untuk membantu meningkatkan literasi, numerasi, adaptasi teknologi dan administrasi sekolah. Hadirnya program kampus mengajar ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa di seluruh indonesia untuk meningkatan kemampuan soft skill dan hard skill  nya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk implementasi program kampus mengajar, hambatan yang dihadapi serta dampak dari program kampus mengajar terhadap budaya literasi siswa di SDN 43 Cakranegara. Penelitian ini menggunakan penedekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik observasi, Wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan data yang telah diambil menunjukkan bahwa bentuk implementasi program kampus mengajar angkatan 4 di SDN 43 Cakranegara  berupa pembuatan program Gerakan Literasi Sekolah (GLS), pembuatan media Pojok Baca, Pengaktifan perpustakaan, Tarik tali keberuntungan, dan Peta Literasi. Hambatan yang dihadapi dalam pegimplementasian program kampus mengajar yakni kurangnya koordinasi pemerintah pusat dengan daerah/sekolah serta sarana dan prasarana yang tidak memadai. Adapun dampak dari Implementasi program kampus mengajar angkatan 4 terhadap Budaya Literasi Siswa dapat dilihat dari hasil tes kemampuan literasi siswa dengan menggunakan portal MBKM yang menunjukkan adanya perubahan sebesar 25,64% dari rentan 0-100%. Jadi program-program yang di implementasikan oleh mahasiswa kampus mengajar dapat memberikan dampak terhadap budaya literasi siswa, meskipun sedikit jika di ukur dari rentang yang ditentukan.
PERAN ORANG TUA DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK di DESA DANGER KECAMATAN MASBAGIK KABUPATEN LOMBOK TIMUR Hurofat Robby; Muhammad Mabrur Haslan; Bagdawansyah Alqadri; Mohamad Mustari
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7, No 1 (2023): Volume 7 Nomor 1 Edisi Juni 2023
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i1.5238

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui peran penting orang tua kepada anak di Desa Danger Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur.2) untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi karakter anak di Desa Danger Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur. Penelitian   ini   menggunakan pendekatan  kualitatif dengan  jenis  penelitian  deskriptif.  Subjek  pada  penelitian  ini  yaitu Orang Tua dan Anak dari masing – masing keluarda di Desa Danger  dan  yang  menjadi  informanya  yatitu  Orang Tua Dari masing – masing anak.  Pengumpulan  data  dilakukan  dengan  teknik  Observasi,  dokumentasi  dan wawancara.  Adapun  analisis  data  dilakukan  dengan  reduksi  data  dan penyajian  data. Hasil penelitian menujukan bahwa terdapat 4 peran penting orang tua dalam membentuk karakter anak di Desa Danger Kecamatan Mabagik Kbupaten Lombok Timur meliputi Sebagai Modelling,  Mentoring, Organizing dan Teaching. Selanjutnya faktor yang mempengaruhi karakter anak meliputi 2 elemem yaitu Internal dan Eksternal
Strategi Guru Penggerak dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran di SMPN 1 Gunung Sari Afnan Nizan; Bagdawansyah Alqadri; Yuliatin Yuliatin; Edy Herianto
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i3.1423

Abstract

Strategi guru penggerak merupakan ikhtiar meningkatkan mutu pembelajarandi SMPN 1 Gunung Sari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi guru penggerak dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SMPN 1 Gunung Sari dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat strategi guru penggerak dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SMPN 1 Gunung Sari. Penelitian ini menggunkan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian study kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik miles and hubermen yaitu: reduksi data, penyajian data dan menyimpulkan data. Teknik kebasahan data menggunakan tringgulasi waktu, sumber, dan teknik. Berdasarkan hasil data yang didapatkan staretgi guru penggerak dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SMPN 1 Gunung Sari yaitu: 1) Perencanaan Pembelajaran berdasarkan dengan: Hasilsosialisasi mandiri kurikulum merdeka, Pemetaan gaya belajar peserta didik, Mengembangkan kompetensi dasar dan tujuan  pembelajaran, Memilih metode pembelajaran yang berdampak dan  berpusat pada peserta didik, Menentukan  media dan sumber belajar; 2) Pelaksanaan Pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran berdierensiasi; 3) Penilaian dan Evaluasi Pembelajaran dengan melakukan penilaian langsung dari proses, produk, dan konten serta refleksi pembelajaran; 4) Peningkatkan kompetensi teman sejawat dengan melakukan pelatihan dan bimbingan teman sejawat; 5). Peningkatkan kompetensi peserta didik dengan mengembangkan kompetensi berfikir kritis, mengembangkan kompetensi peserta didik secara holistik dan menciptakan budaya postif peserta didik. Faktor pendukung internal strategi guru penggerak yaitu: 1). Kompetensi guru penggerak; 2). Kesadaran guru penggerak; 3). Motivasi guru penggerak. Adapun faktor pendukung eksternal strategi guru penggerak dalam meningkatkan mutu pembelajaran yaitu: 1) Dukungan pihak sekolah; 2) Dukungan teman sejawat; 3) teknologi informasi dan komunikasi; 4) Prasarana sekolah; 5) Mitra guru penggerak. Faktor penghambat internal starategi guru penggerak yaitu: 1). Kondisi energy dan management waktu yang kurang baik dari guru penggerak. Adapun faktor eksternal strategi guru penggerak yaitu; 1) Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi; 2) Kurikulum; 3) Kecemburuan sosial. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa strategi guru penggerak dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SMPN 1 Gunung Saru melakukan: 1). Perencanaan pembelajaran; 2). Pelaksanan pembelajaran; 3). Penilaian dan evaluasi pembelajaran; 4). Meningkatkan kompetensi teman sejawat; dan 5). Meningkatkan kompetensi peserta didik. Adapun faktor pendukung dan faktor penghambat ada 2 (dua) yaitu: Faktor pendukung dan penghambat internal dan faktor pendukung dan penghambat eksternal.
Peran HMPS PPKn FKIP Universitas Mataram dalam Menanamkan Sikap Peduli Sosial Bagi Mahasiswa PPKn Achban Achban; M. Zubair; Bagdawansyah Alqadri; Lalu Sumardi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i3.1459

Abstract

Memperhatikan kehidupan bangsa Indonesia dewasa ini, begitu terasa terjadinya pergeseran nilai, yaitu memudarnya nilai-nilai luhur bangsa khususnya nilai kepedulian sosial yang seharusnya dijunjung tinggi. Generasi muda adalah generasi harapan bangsa, demikian pernyataan ini bisa membuat bangga bangsa Indonesia jika hal itu bisa terwujud. Namun, fakta membuktikan bahwa perilaku pemuda saat ini cenderung mengkhawatirkan untuk masa depan bangsa. Masyarakat bisa melihatnya melalui kasus-kasus yang terjadi, seperti masalah narkoba, kriminalitas dan maraknya pergaulan bebas. Peningkatan kemampuan dalam meningkatkan sikap peduli sosial tentu merupakan suatu hal yang penting bagi setiap individu, terutama sekali untuk mahasiswa selaku agen perubahan di zaman ini. Selain kemampuan berkomunikasi, mahasiswa juga harus ada sikap peduli sosial, yang dimana mahasiswa bisa merasakan penderitaan- penderitaan yang dirasakan oleh orang lain. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana 1) peran HMPS PPKn FKIP Universitas Mataram, 2) sikap peduli sosial HMPS PPKn Universitas Mataram, 3) Peran HMPS PPKn FKIP Universitas Mataram dalam menanamkan sikap peduli sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualititatif dan deskriptif, tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan dan memberi gambaran pada suatu objek atau keadaan yang diteliti. Temuan dalam ini HMPS PPKn Universitas Mataram merupakan wadah bagi mahasiswa dalam mengembangkan minat dan bakat, mendapakat informasi terkait UKT maupun informasi lainnya, HMPS PPKn ini juga, memiliki program kerja yang Bernama civic cares, yang dimana melatih sikap peduli sosial mahasiswa, meskipun tidak semua mahasiswa yang mengikutinya. Dari penelitian ini bisa disimpulkan bahwa adanya program kerja civic cares ini bisa menanamkan sikap peduli sosial mahasiswa.
Efektivitas Program MBKM Melalui Pelaksanaan Kampus Mengajar Terhadap Peningkatan Raport Mutu Pendidikan Sekolah di Kota Mataram Bagdawansyah Alqadri; M. Samsul Hadi; Muh. Zubair; Maria Grace Putri Edi; Dina Aulia; Ayu Nurmayanti
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4086

Abstract

Program MBKM merupakan terobosan yang dilakukan Kemendikbud Ristek untuk memberikan pengalaman baru yang mampu meningkatkan wawasan berfikir, relasi dan peningkatan karakter guru, siswa, mahasiswa dan dosen. Program kampus mengajar adalah salah satu program merdeka belajar kampus merdeka (MBKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program MBKM melalui pelaksanaan Kampus Mengajar terhadap peningkatan raport mutu pendidikan sekolah di Kota Mataram. Jenis Penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif untuk melihat Efektivitas Program MBKM Melalui Pelaksanaan Kampus Mengajar Terhadap Peningkatan Raport Mutu Pendidikan Sekolah di Kota Mataram. Metode penelitian yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa efektivitas program Kampus Mengajar terhadap mutu sekolah dapat dilihat dari dampak pelaksanaannya. Pelaksanaan program Kampus Mengajar memiliki dampak terhadap mutu satuan pendidikan terutama dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa melalui program yang dilaksanakan mahasiswa di sekolah, serta managemen sekolah yang berdampak pada keberlanjutan program kampus mengajar, pembentukan budaya sekolah sampai pada prestasi siswa.
Local Wisdom Masyarakat Adat Sebagai Upaya Pengembangan Pendidikan Civic Tolerance (Studi Pada Masyarakat Adat Desa Lingsar Lombok Barat) Muhammad Zubair; Rispawati Rispawati; Bagdawansyah Alqadri; Basariah Basariah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4124

Abstract

Local wisdom atau yang dikenal dengan kearifan lokal merupakan sekumpulan pandangan dan pengetahuan hidup masyarakat lokal yang mengandung nilai kebijaksanaan dan diwariskan secara turun temurun. Local wisdom yang dimiliki oleh bangsa Indonesia sangat beragaman hal ini tentunya dipengaruhi oleh beragamnya agama, ras, suku, budaya dan adat istiadat masyarakat Indonesia. Kearifan lokal ini akan menjadi pemersatu bangsa apabila dapat dijadikan sebagai upaya dalam mengembangkan pendidikan civic tolerance salah satunya bagi masyarakat adat Desa Lingsar Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif desktiptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi serta dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa civic tolerance pada masyarakat Desa Lingsar terimplentasikan pada berbagai kearifan lokal yang terdiri dari Pura Lingsar, Upacara Perang Topat, Nilai Gotong Royong, Harmoni Sosial, serta Pendidikan dan Pemahaman Toleransi. Kearifan lokal tersebut dapat dikembangkan menjadi sumber belajar dalam pendidikan civic tolerance dalam beberapa langkah yaitu 1) pengembangan kurikulum pendidikan civic tolerance berbasis kearifan lokal, 2) penentuan kompetensi dasar dan capaian pembelajaran, 3) identifikasi materi pembelajaran, 4) menentukan sumber belajar, dan 5) menentukan jenis penilaian.
Dampak Gejala FoMO dalam Bermedia Sosial TikTok Terhadap Perkembangan Kepribadian Gen Z di Kota Mataram Ni Putu Meindri Luna Widari; Muhammad Ridwan Fadli; Hayani Fitri; Komang Sulis Setiawati; Bagdawansyah Alqadri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4b (2025): Edisi Khusus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4b.4334

Abstract

Penelitian kualitatif deskriptif ini menganalisis Dampak Gejala Fear of Missing Out (FoMO) akibat penggunaan TikTok terhadap Perkembangan Kepribadian Generasi Z di Kota Mataram. Berdasarkan data pengguna yang tinggi (rata-rata 7 jam sehari), ditemukan bahwa mekanisme TikTok yang menggunakan variable-ratio schedule (Teori Skinner) memicu perilaku scrolling kompulsif, yang memperkuat gejala FoMO (kecemasan, stress tanpa internet, dan kekhawatiran tidak up to date). Secara psikologis, FoMO didorong oleh kebutuhan intrinsik keterhubungan (relatedness) (SDT Deci & Ryan) dan diperparah oleh perbandingan sosial ke atas (Teori Festinger) dengan konten idealisasi di platform. Dampak negatif yang teramati pada Gen Z meliputi munculnya rasa iri, perasaan tidak puas, dan "haus validasi" melalui interaksi media sosial. Temuan ini menegaskan bahwa konstruksi realitas media sosial menciptakan siklus adiktif yang merusak kesejahteraan emosional dan perkembangan kepribadian Gen Z di lingkungan studi.