Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN METODE REWARD UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VII SMP NEGERI 6 KISARAN Girsang, Dwi Friska Br; Nisa, Khairun; -, Masdawani
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 2 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i2.345-352

Abstract

Pelajaran bahasa Indonesia lazim dianggap sebagai pelajaran yang sulit dan membosankan karena memiliki banyak teks yang harus dibaca ditambah lagi metode pembelajaran yang sering dijumpai masih bersifat konvensional dan tidak menarik minat dan motivasi belajar peserta didik. Berdasarkan hasil observasi melalui pengamatan yang dilakukan di kelas VII-2 SMP Negeri 6 Kisaran, peserta didik memiliki motivasi belajar yang minim. Hal tersebut terjadi karena pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia di dalam kelas masih monoton dan bersifat konvensional sehingga peserta didik tidak fokus. Penelitian tindakan kelas ini betujuan untuk melihat apakah penerapan metode reward dalam pelajaran bahasa Indonesia dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik dan penelitian ini dilakukan agar guru dapat melakukan evaluasi serta melakukan pengembangan dalam pelaksanaan pembelajaran di masa depan. Penelitian tindakan kelas dilakukan dengan dua siklus. Siklus I menunjukkan motivasi belajar peserta didik sebedar 61,25% dan pada siklus II motivasi belajar peserta didik meningkat hingga mencapai skor 90,5% dengan kategori sangat tinggi. Walaupun masih terdapat kekurangan skor 9,5% untuk mencapai skor sempurna, namun melalui hasil skor sebesar 90,5% telah termasuk ke dalam kategori sangat tinggi yang artinya penerapan metode reward ini efektif digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran bahasa Indonesia.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBUAT BERITA MELALUI PENGGUNAAN MEDIA VIDEO DI KELAS VII-1 SMP NEGERI 6 KISARAN Togatorop, Tiominar; Khairun Nisa, Masdawani, Meidini Wardah Lasmana Rina Hayati
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 2 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i2.433-442

Abstract

Tujuan penelitian yang ingin dicapai dalam penulisan ini yaitu meningkatkan keterampilan berbicara melalui penggunaan media video pada peserta didik kelas VII-1 di SMPN 6 Kisaran pada tahun pembelajaran 2023/2024. Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, berbicara merupakan aspek yang harus dikuasai dalam keterampilan bebahasa. Standar kompetensi berbicara yang diharapkan dari kelas VII-1 di SMPN 6 Kisaran adalah mampu berbicara dengan baik, berani tampil didepan umum untuk meningkatkan rasa percaya diri. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas melalui uji coba ide ke dalam situasi nyata yang diharapkan mampu memperbaiki dan meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di skelas. Sehingga dapat disimpulkan bahwa berdasarkan rumusan masalah dan hipotesis tindakan, penggunaan media video dapat meningkatkan kemampuan menyampaikan berita peserta didik kelas VII-1 di SMPN 6 Kisaran.
PENERAPAN CRT (CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING) DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS SURAT PRIBADI DI KELAS VII 4 SMP NEGERI 6 KISARAN Masdawani, Eka Nur Estetis, Khairun Nisa,
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 2 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i2.485-490

Abstract

Peserta didik di SMP Negeri 6 Kisaran yang mangalami kesulitan saat mengerjakan tugas menulis surat pribadi yang temanya terintegrasi dengan kearifan local dari daerah asal suku masing-masing peserta didik. Dalam Implementasinya peneliti menampilkan kompilasi video budaya Sumatera Utara, sesuai dengan wilayah peserta didik sehingga semakin kenal keberagaman daerah sekitar. Culturally Responsive Teaching menginternalisasikan budaya lokal atau kebiasaan setempat kedalam pembelajaran. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Desain penelitian ini mengacu pada model Kemmis dan McTaggart. Model  Kemmis dan McTaggart terdiri dari beberapa tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII-4 yang berjumlah 22 peserta didik. Penelitian tindakan kelas dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching untuk meningkatkan keterampilan menulis surat pribadi peserta didik kelas VII-4 SMP Negeri 6 Kisaran  dengan hasil sebagai berikut: 1. Meningkatnya keterampilan menulis puisi rakyat dengan menggunakan pendekatan Culturally Responsive Teaching peserta didik kelas VII-4 SMP Negeri 6 Kisaran. 2. Pada siklus I diperoleh rata-rata nilai peserta didik  71,00.3. Meningkat kemampuan peserta didik setelah di stimulus dengan video kompilasi budaya Sumatera Utara dengan memperoleh rata-rata 85,50. Dengan kategori baik. 
MENINGKATKAN APRESIASI DAN PEMAHAMAN PESERTA DIDIK TERHADAP PUISI MELALUI MUSIKALISASI PUISI DI KELAS XI SMA NEGERI 2 KISARAN Debora Grace Siahaan; Khairun Nisa; Julida Hasmi Panjaitan
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan apresiasi peserta didik terhadap puisi melalui penggunaan musikalisasi puisi di kelas XI SMA N 2 Kisaran. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Data nilai pretest dan posttest telah diperoleh sebelumnya dan digunakan sebagai dasar evaluasi. Metode pengumpulan data meliputi observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest, dengan nilai t hitung sebesar 5.744 dan signifikansi 0.000. Musikalisasi puisi efektif meningkatkan pemahaman dan apresiasi siswa terhadap puisi. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya pendekatan kreatif dan interaktif dalam mengatasi tantangan pembelajaran sastra di sekolah menengah atas. Penelitian ini memberikan dasar untuk pengembangan pendekatan pembelajaran yang holistik dan berorientasi pada pengalaman, serta menyoroti hubungan antara seni musik dan sastra dalam pembelajaran. Dengan demikian, penelitian ini menjadi kontribusi yang berharga dalam memperkaya metode pengajaran di lingkungan pendidikan.
EKSPLORASI KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBELAJARAN GEOMETRI: MENINGKATKAN KETERAMPILAN SPASIAL DENGAN GEOBOARD Rahmadani, Elfira; Syafitri, Ely; Nisa, Khairun; Andini, Putri; Putri, Gladis Syaharani
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i1.2943

Abstract

This community service research aims to improve the spatial skills of elementary school students through local wisdom-based geometry learning with geoboard media. The main problem faced is the low understanding of students towards geometry concepts due to the abstract and less contextual learning approach. The method used is Participatory Action Research (PAR) which actively involves teachers and students in planning, implementation, and evaluation. The activity was carried out at UPTD SDN 014686 Sidomulyo, with the participation of 90 grade III students. The results showed a significant increase in students' spatial skills: 88% of students found it easier to understand geometric shapes, 91% showed active involvement, and 94% hoped that this method would continue to be used. In addition, 100% of teachers stated that this method was effective and increased their confidence in teaching. The use of geoboards and the integration of local cultural motifs have been proven to create contextual, enjoyable, and meaningful learning experiences. The conclusion of this activity is that local wisdom-based geometry learning with the help of geoboards is effective in improving students' spatial skills and is relevant to be applied widely
Penguatan Budaya Sekolah Positif dan Inklusif melalui Pencegahan Bullying dan Peningkatan Literasi Digital di SD Negeri 137958 Kota Tanjungbalai Syafitri, Ely; Nisa, Khairun; Munthe, Rismawati; Revalina, Ananda
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 4 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/gcebm039

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan memperkuat budaya sekolah positif melalui pencegahan bullying dan peningkatan literasi digital di SD Negeri 137958 Kota Tanjungbalai. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, pelatihan guru dan siswa, implementasi sistem pelaporan bullying berbasis QR Code, serta pendampingan penggunaan media digital seperti Canva dan Quizizz. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa mengenai bullying (25% menjadi 85%) dan peningkatan keterampilan literasi digital guru (21% menjadi 71%). Dampak langsung program terlihat dari perubahan perilaku siswa yang lebih aktif melaporkan kasus bullying melalui QR Code dan meningkatnya keberanian mereka menegur tindakan perundungan di lingkungan sekolah. Guru juga menunjukkan perubahan kebiasaan dengan semakin rutin mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran dan membuat materi ajar digital secara mandiri. Selain dampak jangka pendek, program ini menghasilkan perubahan perilaku berkelanjutan. Penurunan kasus bullying sebesar 67% dalam tiga bulan menunjukkan efektivitas implementasi sistem pelaporan digital dan keberhasilan pembentukan Tim Anti-Bullying di sekolah. Tindak lanjut dilakukan melalui pemantauan bulanan, pembaruan materi digital oleh guru, dan peningkatan komunikasi antara orang tua dan anak terkait isu bullying dan etika digital. Dengan demikian, program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membentuk rutinitas baru dalam pencegahan bullying dan pemanfaatan teknologi pembelajaran yang berkelanjutan. Enhancing a Positive and Inclusive School Culture through Bullying Prevention and Digital Literacy Development at SD Negeri 137958 Kota Tanjungbalai Abstract This community engagement program aims to strengthen a positive and inclusive school culture through anti-bullying prevention and digital literacy enhancement at SD Negeri 137958 Kota Tanjungbalai. The activities consisted of awareness campaigns, training sessions for teachers and students, the implementation of a QR Code–based bullying reporting system, and mentoring for the use of digital learning tools such as Canva and Quizizz. Pre-test and post-test results indicate substantial improvements in students’ understanding of bullying (from 25% to 85%) and teachers’ digital literacy skills (from 21% to 71%). Immediate impacts were observed through behavioral changes, with students becoming more proactive in reporting bullying incidents and demonstrating greater confidence in addressing inappropriate peer behavior. Teachers also showed significant changes in practice, regularly integrating digital media into classroom instruction and independently creating interactive learning materials. Beyond the short-term outcomes, the program generated sustainable behavioral changes. A 67% decrease in bullying cases within three months demonstrates the effectiveness of the digital reporting system and the establishment of the School Anti-Bullying Team. Follow-up actions included monthly monitoring, continuous development of digital learning materials by teachers, and strengthened communication between parents and children regarding bullying and digital ethics. Thus, the program not only improved knowledge but also fostered long-term routines in bullying prevention and the sustainable use of educational technology.
Design and Evaluation of a Digital Learning Media Module Based on Alur Merdeka for Prospective Teachers Khairun Nisa; Ely Syafitri; Elfira Rahmadani; Syarinah Junianti Hasibuan; Dewi Susanti Purba
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i3.7440

Abstract

The integration of technology in education necessitates that future teachers acquire the skills to design and implement effective digital learning media. The Merdeka Curriculum, particularly through its Alur Merdeka framework, emphasizes flexible and independent learning, aligning with this need. This study aimed to develop and evaluate a Digital Learning Media module grounded in the Alur Merdeka approach to improve student competencies in educational technology. A Research and Development (RD) methodology was applied, guided by the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Module validity was assessed by expert reviewers. Practicality was gauged through student response questionnaires, and effectiveness was measured using N-Gain Scores from pretest and posttest results. The module demonstrated high validity (87.6%) and strong practicality (84%) based on expert evaluations and student feedback. Effectiveness testing showed a significant improvement in students’ competencies, with an N-Gain Score of 0.72, categorized as high. The findings confirm that the Alur Merdeka-based module is a valid, practical, and effective tool for supporting independent learning in teacher education. Its implementation can enhance prospective teachers’ ability to develop technology-driven instructional media. This study contributes to the development of flexible, competency-based digital learning resources in alignment with the Merdeka Curriculum, supporting the broader integration of technology in teacher education programs.
Inovasi Pembelajaran dan Edukasi Anti Bullying dalam Peningkatan Pendidikan dan Pengembangan Desa Meranti Khairun Nisa; Ansoruddin Ansoruddin; Tika Mayana; Ervina Ervina; Isnaini Isnaini
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 4 No 3 (2025)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/j-ibm.v4i3.985

Abstract

Kurangnya kesadaran akan pentingnya pendidikan, tingginya kasus bullying, dan keterbatasan infrastruktur di Desa Meranti menjadi tantangan utama dalam pengembangan masyarakat. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pendidikan, menciptakan lingkungan sekolah yang aman dari bullying, dan memperkuat infrastruktur desa. Metode yang digunakan mencakup sosialisasi tentang pendidikan, kampanye anti-bullying, layanan les privat gratis, serta pembangunan patok batas dusun secara partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 85% siswa memiliki pemahaman yang lebih baik tentang bullying, terdapat peningkatan skor akademik rata-rata sebesar 15–25%, serta meningkatnya partisipasi warga dalam pembangunan desa. Program ini diharapkan dapat menciptakan generasi muda yang lebih berpendidikan dan memperkuat solidaritas serta tanggung jawab sosial masyarakat desa.
PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA DI SMA MAWAR INDAH MEDAN Anggi Munawarah; Meryam Missery Cordias Hulu; Amelia Simanungkalit; Khairun Nisa
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.700

Abstract

Penelitian dilakukan sebagai tujuan untuk melihat dan mengukur bagaimana pengaruh penggunaan model pembelajaran berbasis proyek dapat berkontribusi pada pengembangan kemampuan menulis puisi siswa di SMA Mawar Indah Medan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif sebagai pendekatan utama dengan desain eksperimen untuk menginvestigasi pengaruh Pembelajaran Berbasis Proyek terhadap keterampilan menulis puisi siswa menggunakan pre-test dan post-test dengan melibatkan sampel penelitian yang dipilih secara purposive sebanyak 20 siswa. Data dikumpulkan melalui bentuk tes tertulis guna mengukur kompetensi siswa mulai dari sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran berbasis proyek dalam menulis puisi. Analisis data menggunakan uji t berpasangan yang menggambarkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada skor kemampuan menulis puisi siswa, dengan nilai t sebesar 83,93 yang jauh melebihi nilai kritis pada tingkat signifikansi α = 0,05 (df=19). Hasil tersebut menjelaskan bahwa model pembelajaran berbasis proyek sangat efektif untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi, dimana secara statistik, peningkatan tersebut sangat bermakna. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bahwa pengajaran sastra yang inovatif dan aktif mampu meningkatkan literasi sastra dan kompetensi berkreasi siswa. Disarankan agar model pembelajaran berbasis proyek dapat diadopsi dan dikembangkan secara lebih luas dalam pembelajaran sastra di tingkat pendidikan menengah atas guna memperoleh hasil belajar yang lebih maksimal.
ANALISIS NILAI MORAL DALAM CERPEN HUJAN KOTA ARANG SEBAGAI BAHAN AJAR UNTUK PEMBELAJARAN KARAKTER DI MTS ALI IMRON MEDAN Tri Angga Syahputra Lubis; Az-zahra Nursyah Nasution; Amelia Simanungkalit; Rahmad Rais; Khairun Nisa
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.702

Abstract

Karya sastra merupakan ungkapan pribadi manusia yang berupa pengalaman, pemikiran, perasaan, ide, semangat, dan keyakinan yang kemudian ia tuangkan menjadi sebuah karya yang indah dan mengandung nilai moral. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui nilai-nilai moral tersebut dapat diterapkan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran karakter di MTs Ali Imron dan membentuk kepribadian dan perilaku melalui pengajaran nilai-nilai moral dan etika. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka dan analisis isi cerpen, studi pustaka dilakukan untuk mengumpulkan inormasi dari sumber yang relevan. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif analisis. Nilai moral dalam cerpen Hujan Kota Arang karya Muram Batu terdiri 3 kategori yang ditemukan yaitu, hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan dirinya sendiri, dan hubungan manusia dengan sesama, dengan adanya nilai moral tersebut saling terkait dengan konteks pembelajaran karakter.