p-Index From 2021 - 2026
8.455
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Socialization for Private Sector of Hotel and Restaurant on Post Disaster of Tsunami in Banten, 2018 Admiral Musa Julius; Suci Dewi Anugrah; I Dewa Ketut Kerta Widana
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 3 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (943.424 KB) | DOI: 10.31604/jips.v6i3.2019.548-553

Abstract

We did socialization for private sector of Hotels and Restaurants on post disaster of tsunami which hit the west coast of Banten province at December 22, 2018. This disaster claimed 296 lives, 675 injuries, and 3 missing people. BMKG formed socialization team on post disaster in aim to normally public condition, sharing the skill and knowledge, and explained the history of earthquake and tsunami disasters in Banten. It was strongly needed by impacted private sector, west part of Banten coastal zone need to be concerned in the future on planning, also developing resources of disaster prevention, mitigation, and preparedness.
KEBIJAKAN PERTAHANAN NEGARA DALAM MENDUKUNG PEMBANGUNAN UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT Tego Suroso; Fadhiil Ali Hakim; I Dewa Ketut Kerta Widana; Wilopo Wilopo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 1 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v8i1.2021.42-50

Abstract

Sistem pertahanan Indonesia menganut sistem pertahanan rakyat semesta atau sishankamrata yang diharapkan mampu untuk terus menjadi landasan dan pegangan Indonesia dalam menghadapi dinamika ancaman yang terus berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. Dalam meningkatkan kapasitas sistem pertahanan negara, pemerintah sebagai pelaksana setiap kebijakan tentulah harus mempertimbangkan banyak hal terutama hal-hal yang dapat berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakatnya. Dalam suatu sistem tidak dipungkiri dari berbagai kekurangan dan kelebihannya. Saat ini, Indonesia memang memiliki kelebihan dimana Sumber Daya yang dimiliki sangat melimpah, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusianya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah study literature dengan kajian pustaka. Adapun hasil dari penitian ini adalah begaimana sebuah kebijakan dapat berpengaruh kepada kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan yang berkonsenterasi kepada pembangunan suatu bangsa. Karena sebuah pertahanan yang baik adalah pertahanan yang kuat dari dalam, dan Negara kuar adalah negara yang rakyatnya sejahtera.
DISASTER RISK REDUCTION LESSON FROM HALMAHERA SWARM 2017 AND LOMBOK EARTHQUAKE 2018 Rohmat Hidayat; Admiral Musa Julius; Wilopo Wilopo; I Dewa Ketut Kerta Widana
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 1 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.954 KB) | DOI: 10.31604/jips.v7i1.2020.238-245

Abstract

Three years ago, we were shocked by Halmahera Swarm 2017 and two years ago Lombok Earthquake 2018. This article is purpose to show the swarm earthquake which occur fluently in Indonesia, such as Halmahera Swarm 2017 and Lombok Earthquake 2018, also the lesson for Disaster Risk Reduction. The lesson learnt from those earthquakes is importance of the follow up in the form of capacity building in communities on responding the earthquake hazard.
DEGRADASI MORAL SEBAGAI DAMPAK KEJAHATAN SIBER PADA GENERASI MILLENIAL DI INDONESIA Nurbaiti Marufah; Hayatul Khairul Rahmat; I Dewa Ketut Kerta Widana
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 1 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.014 KB) | DOI: 10.31604/jips.v7i1.2020.191-201

Abstract

Perkembangan teknologi informasi saat ini sudah berkembang dengan pesat. Melihat perkembangan tersebut, tidak dapat dipungkiri mampu membawa dampak negatif yang tidak kalah banyak dengan manfaat yang didapatkannya. Ruang baru yang tercipta tersebut tentunya tidak berdampak baik saja, ada beberapa pihak dari generasi millenial memanfaatkan untuk melakukan suatu kejahatan yang dikenal dengan kejahatan siber. Kejahatan siber berdampak kepada generasi millenial terutama penurunan moral yang disebut degradasi moral. Degradasi moral ini terjadi banyak sekali faktor yang mempengaruhi. Penulisan ini disusun menggunakan metode kepustakaan. Adapun temuan dari penulisan ini adalah perkembangan teknologi informasi sangat pesat memunculkan celah untuk melakukan suatu kegiatan yang dapat merugikan orang lain dan hanya menguntungkan diri sendiri yang disebut kejahatan siber.  Generasi millenial yang hidup di era perkembangan teknologi informasi yang pesat perlu membekali diri dengan nilai spiritual dan moral sehingga terbentuk pribadi yang kuat dan kemudian menjadi seorang profesional sehingga bisa menekan angka kejahatan siber. Untuk menekan tren kejahatan siber di Indonesia, maka perlu sistem yang terintegrasi, lembaga yang mengurusi kejahatan siber, dan pembentukan Undang-Undang Kejahatan Siber, serta menanamkan nilai spiritual dan moral kepada generasi millenial.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT OLEH BINTARA PEMBINA DESA (BABINSA) DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Hayatul Khairul Rahmat; Joshua Banjarhanor; Nurbaiti Ma'rufah; I Dewa Ketut Kerta Widana
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 1 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.721 KB) | DOI: 10.31604/jips.v7i1.2020.91-107

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Bintara Pembina Desa dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui pemberdayaan masyarakat. Untuk meningkatkan peran Bintara Pembina Desa yang optimal, maka diperlukan tingkat kesadaran masyarakat dalam mendukungnya, karena bagaimanapun baiknya program yang dilakukan oleh Bintara Pembina Desa tanpa didukung dengan tingkat kesadaran masyarakat, maka pelaksanaan tugas tersebut akan mengalami hambatan. Bintara Pembina Desa merupakan pelaksana pembinaan teritorial yang berhadapan langsung dengan masyarakat desa serta dengan segala permasalahan yang penuh dengan kemajemukan. Pemberdayaan masyarakat adalah upaya mempersiapkan masyarakat seiring dengan langkah memperkuat kelembagaan masyarakat agar mereka mampu mewujudkan kemajuan, kemandirian, dan kesejahteraan dalam suasana keadilan sosial yan berkelanjutan. Di sinilah peran Bintara Pembina Desa terhadap kesejahteraan rakyat. Bintara Pembina Desa dalam melaksanakan tugasnya harus memiliki kapabilitas teritorial dalam memperoleh informasi serta melaporkan dengan cepat, berkomunikasi dengan masyarakat, mendata geografi, demografi, serta kondisi sosial yang berhubungan dengan pertahanan Negara.
SINERGITAS KOMANDO RESOR MILITER 043/ GARUDA HITAM DENGAN PEMERINTAH PROVINSI LAMPUNG DALAM PENANGGULANGAN BENCANA ALAM Muhammad Sarip Kodar; Hayatul Khairul Rahmat; I Dewa Ketut Kerta Widana
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 2 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v7i2.2020.437-447

Abstract

Tulisan ini mencoba menguraikan tentang sinergitas antara Komando Resor Militer 043/ Garuda Hitam dengan pemerintah Provinsi Lampung dalam penanggulangan bencana alam, baik pada tahap pra bencana, saat bencana, dan pasca bencana. Adapun metode dan pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data yang dilaksanakan melalui observasi, wawancara, studi literatur, serta dilakukan pula focus group discussion (FGD). Temuan dari penelitian bahwa dapat dipahami bahwa sinergitas yang digelar Komando Resor Militer 043/ Garuda Hitam dengan Pemerintah Provinsi Lampung berjalan cukup efektif, walaupun masih terdapat hambatan dalam penanggulangan bencana alam, berupa keterbatasan anggaran, sarana prasarana, kualitas personel, ego sektoral antar instansi, belum adanya MoU antara kedua pihak, dan kesadaran masyarakat yang rendah dalam penanggulangan bencana alam. Oleh karena itu, yang perlu dilakukan oleh kedua instansi tersebut adalah perkuatan kooordinasi, komunikasi dan kolaborasi pada anggaran, sarana, personel yang diwujudkan dalam MoU.
PERAN PANGKALAN TNI AL BALIKPAPAN DALAM PENANGGULANGAN BENCANA ALAM DI WILAYAH KERJANYA Bayu Anggi Nugraha; I Dewa Ketut Kerta Widana; Wilopo Wilopo; Rohmat Hidayat; Sri Kartika Sakti
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 2 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v7i2.2020.352-360

Abstract

Bencana telah menjadi bagian kehidupan manusia di Indonesia, sehingga masyarakat selalu berusaha meningkatkan kapasitasnya untuk bersiap menghadapi ancaman bencana sebagai tindakan pengurangan risiko bencana. Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam hal ini telah diberikan mandat melalui Peraturan No. 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia untuk berpartisipasi dalam bantuan bencana sebagai bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Tidak dapat dipungkiri bahwa Indonesia secara umum dan Kalimantan Timur khususnya mempunyai kerentanan terhadap berbagai bencana alam. Oleh sebab itu, peneliti melakukan penelitian ini yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang peran militer dalam penanggulangan bencana beserta kegiatan-kegiatan yang dilakukannya. Peneliti mengambil Pangkalan TNI AL (Lanal) Balikpapan sebagai fokus penelitian, mengingat Pangkalan TNI AL Balikpapan adalah lanal teladan yang menjadi pusat pengendali di Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dengan mendasarkan analisis data yang ditemukan dari wawancara dengan informan dan observasi lapangan. Penelitian ini membahas peran yang dijalankan oleh Lanal Balikpapan dalam tahapan pra, saat, dan pasca bencana di wilayah kerjanya.Kata Kunci: Pangkalan TNI AL Balikpapan, Penanggulangan Bencana, dan Peran.
PEMBANGUNAN KAWASAN PEMUKIMAN DENGAN KONSEP KEBENCANAAN DI KABUPATEN BOGOR Aam Amirudin; Syamsul Maarif; I Dewa Ketut Kerta Widana
Jurnal Manajemen Bencana (JMB) Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Manajemen Bencana (JMB)
Publisher : Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jmb.v7i1.698

Abstract

Bogor Regency as an area that is a buffer for the capital city of Jakarta is an alternative choice that is very popular considering some of the ease of available facilities ranging from transportation facilities, beauty, and natural beauty including the availability of large enough land for settlement. In addition to saving a million charms to become a residential area, Bogor Regency is also one of the areas prone to landslides and floods. In order to meet the need for settlements, it is necessary to apply the concept of disaster by considering all risks that may occur technically and regulations by taking a preventive approach consistently during the planning of the settlement development. The method used by the author in this study is a qualitative method with a literature study design and a phenomenological approach. The results show that some settlements have not fully implemented the concept of disaster as a conscious and anticipatory effort in minimizing disaster risk so that safe and comfortable conditions arise for their residents, in addition to achieving community welfare in order to improve national security.
PENDIDIKAN DAN LITERASI BENCANA DALAM KERANGKA TRI SENTRA PENDIDIKAN UNTUK GENERASI TANGGUH BENCANA Bondan Prakoso; I Dewa Ketut Kerta Widana; Adi Subiyanto
Jurnal Manajemen Bencana (JMB) Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Manajemen Bencana (JMB)
Publisher : Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jmb.v7i1.705

Abstract

Apabila dikaitkan dengan aspek geografis, geologis, demografis, dan sosiologis, Indonesia merupakan negara yang rawan terjadi bencana. Oleh sebab itu, penduduk Indonesia harus beradaptasi dengan bencana melalui peningkatan kapasitas. Salah satu upaya yang dapat digunakan untuk meningkatkan kapasitas ialah pendidikan dan literasi bencana. Pendidikan dan literasi bencana akan menjadi kuat dan merata apabila dikombinasikan dengan pendekatan tertentu, misalnya menggunakan kerangka Tri Sentra Pendidikan yang dicetuskan oleh Ki Hajar Dewantara. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep pendidikan dan literasi bencana dengan kerangka Tri Sentra Pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif dengan tipe deskriptif. Data yang digunakan ialah data sekunder yang didapat dari studi literatur atau kepustakaan yang relevan dengan tujuan penelitian. Literatur yang berkaitan dengan pendidikan dan literasi bencana kemudian dijadikan sebagai acuan dalam mendeskripsikan konsep dan contoh yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan kerangka Tri Sentra Pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pendidikan dan literasi bencana dalam kerangka Tri Sentra Pendidikan dapat diterapkan pada lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat. Pendidikan dan literasi bencana di lingkungan keluarga ditekankan pada aspek afektif, lingkungan sekolah pada aspek kognitif dan psikomotorik, sedangkan lingkungan masyarakat pada aspek sosial.
PERAN KEMENTERIAN PERTAHANAN RI DALAM PENANGGULANGAN BENCANA BUATAN MANUSIA (MAN-MADE DISASTER) Agnes Manuella; I Dewa Ketut Kerta Widana
Jurnal Manajemen Bencana (JMB) Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Manajemen Bencana (JMB)
Publisher : Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jmb.v6i1.615

Abstract

Bencana buatan manusia pada hakekatnya adalah ancaman terhadap keamanan nasional, yang perlu ditanggulangi bila terjadi serta perlu dikaji untuk dapat diantisipasi dan dicegah. Di dalam upaya penanggulangan bencana buatan manusia, Kementerian dan Lembaga terkait sebagai unsur utama sedang Kementerian Pertahanan RI bertindak sebagai unsur pendukung dan pembuat kebijakan di lingkungannya serta TNI sebagai pelaksana secara teknis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis optimalisasi peran Kementerian Pertahanan RI dalam penanggulangan bencana buatan manusia di Indonesia. Teknis Analisis  yang digunakan adalah Teknis Analisis Kualitatif, dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi (pengamatan), interview (wawancara), dokumentasi, serta gabungan (triangulasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perannya di bidang kebijakan, Kementerian Pertahanan RI belum membuat kebijakan yang mengatur upaya penanggulangan bencana buatan manusia di lingkungan Kemhan dan TNI, sehingga perlu dilakukan optimalisasi atas perannya. Agar peran Kementerian Pertahanan RI dapat lebih optimal dalam penanggulangan bencana buatan manusia, maka  Kementerian Pertahanan RI perlu menentukan sasaran yang ingin dicapai, subjek dan objek, sarana dan prasarana serta metode yang tepat; dan melaksanakan upaya berupa kegiatan-kegiatan yang bermuara kepada pembuatan kebijakan. Dalam optimalisasi peran Kementerian Pertahanan RI, peneliti menyarankan agar Kementerian Pertahanan RI merumuskan Permenhan Tentang Penanggulangan Bencana Buatan Manusia di Lingkungan Kemhan dan TNI serta mengusulkan pembuatan Perpres Tentang Upaya Penanggulangan Bencana Buatan Manusia, bila diperlukan kebijakan yang lebih besar lagi yang dapat mengatur keterlibatan Kementerian dan Lembaga yang lain sesuai tupoksi masing-masing.
Co-Authors A Ahmad Aam Amirudin Achmed Sukendro Adhi Kusumadjati Admiral Musa Julius Admiral Musa Julius Admiral Musa Julius Admiral Musa Julius Admiral Musa Julius Admiral Musa Julius Admiral Musa Julius Agnes Manuella Agung Mulyo Utomo Ahmad Faisal Aida Rahma Savitri Aida Rahma Savitri Ainun Najib Akuba, Nurain Silvana Alghani Yullatifah Andi Ahmad Aminullah Andi Windra Sandi Anwar Kurniadi Aprialiani, Dewi Aprian Trediawan Aprilyanto Aprilyanto Aprilyanto Aprilyanto Aprilyanto, A ARDIANTO, YUNUS Ari Bryllianto Falih Hidayat Arief Budiarto Arif Fikri Fauzan Arry Aditsya Yoga Bahtiar Bahtiar Bandaso, Rahmat Masri Bayu Anggi Nugraha Berton Suar Panjaitan Berton Suar Panjaitan Bondan Prakoso Bondan Prakoso, Bondan Bryan Fitzgerald Amos Rumy Cahyo Nugroho Cintya Pramana Dewi D Daryono Dadang Sulistyo Dandung Ruskar Dedy Hartono Denny Boy Sitanggang Dewi Prima Meiliasari Dewi Prima Meiliasari Dewi Puspaningtyas Faeni Dewi Wahyuni Diane Tanti Poli Didi Darmadi Didi Darmadi Dimas Raka Kurniawan Putra Dimas Raka Kurniawan Putra Djati Cipto Kuncoro Dwi Cahyadi Dwi Jati Marta Eky Ananda Widiarta Else Nopianti Ence Darmo Jaya Supena Ermita Sari Ernalem Bangun Fadhiil Ali Hakim Fadhiil Ali Hakim Fadhiil Ali Hakim Fauzi Bahar Felix Diego Marshelo L. Tobing FIKRI, AHMAD FATKUL Frendy Marshal L. Tobing Hani Syarifah Hari Purnoto Hayatul Khairul Rahmat Hendri Subakti Hendrik Leopatty Hendro Pratikno Heri Wahyudi Heridadi, Heridadi Herlina Juni Risma Saragih Herlina Juni Risma Saragih Herlina Risma Juni Saragih Herni Pujiati Hilmawan, Abimanyu I Gusti Ngurah Willy Hermawan I Kadek Wiliantara Ifad Fadlurrahman Ifad Fadlurrahman Imam Supangat Islami, Hafizh Surya Islamia Kharimah Isna Arofatun Nikmah Isna Arofatun Nikmah Isnanto, Samto Hadi Iswatun Hasanah Jihan Fitriyani Joshua Banjarhanor Joshua Banjarnahor Julius, Admiral Musa Khairunnisa Adri Khairunnisa Khairunnisa Khansa Nur Fathiya Kibiyanto, Irfan Lanang Firmansyah Liah Lestari M. Syamsul Maarif Mariska Natalia Rande MARSA, JAYARDI MAULANA Maryanti Mayori, Ersha Mentari Putri Pratami Mentari Putri Pratami Miftah Ali Miftahul Huda Fendiyanto Miftahul Huda Fendiyanto Miftahul Huda Fendiyanto Mir'atul Azizah Mo Awwanah Mo Awwanah Muhamad Syazali Muhammad Sarip Kodar Muljanto Siladjaja N Nurkhasanah Nabella Nabella Nadya Farah Nastiti Intan Permata Sari Negara, Pande Komang Gede Arta Nopianti, Else Nrangwesthi Widyaningrum Nrangwesthi Widyaningrum Nur Fathiya, Khansa Nurain Silvana Akuba Nurbaiti Ma'rufah Nurbaiti Marufah Nurhaeni Nurhaeni Nyuhardian Nyuhardian Oktavia S, Theresia Pamcasasti, Ranthy Pande Komang Gede Arta Negara Pembangunan Gultom Pratama, Alif Hanugrah Insan Nanda Primadi Candra Susanto Pujo Widodo Pujo Widodo Pujo Widodo Pujo Widodo, Pujo Putra, Dimas Raka Kurniawan Putra, Shandy Yogaswara Surya Putri Anggraeni Rachmat Setiawibawa Rahmah, Nadiva Awalia Rahmat Basuki Ratna Alam Ratu Citra Kartika Wardani Remir Joseph Eklou Rian Mahendra Taruna Rio Khoirudin Apriadi Rio Khoirudin Apriadi Rio Khoirudin Apriyadi Rio khoirudin Apriyadi Riskina Tri Januarti Risma Suryani Purwanto Rizkia Mutiara Ramadhani Rizky Dwi Satrio Rizky Dwi Satrio Rohmat Hidayat Rohmat Hidayat Rony, Zahara Tussoleha Royan Roidi Rudy Teguh Imananta Rumy, Bryan Fitzgerald Amos Ruswandi, Dody Sadipung, Theresia Oktavia Sandi, Andi Windra Sari Mardatillah Sarpono Sarpono Septianita Hastuti Shafa Ailsa Hasdani Shandy Yogaswara Surya Putra Sidapung, Theresia Oktavia Sri Kartika Sakti Sri Kartika Sakti Subakti, Hendri Subiyanto, Adi Suci Dewi Anugrah Suci Dewi Anugrah SUGENG SUROSO, SUGENG Sugeng Yulianto SUNGKONO SANUSI Sungkono Sungkono Suwito Syamsul Maarif Syamsunasir, Syamsunasir Syamsunnasir Syamsunnasir Syukma Hidayat Tamrin Lanopi Taruna, Rian Mahendra Tatok Yatimantoro Taufan Taufik Taufik, Taufan Tego Suroso Tego Suroso Tony Teguh Ardijanto Tri Susilo Tri Winugroho Tri Winugroho Tyas, Titisari Haruming Usmar Wahyu Kurniawan Wilopo - Wilopo Wilopo Wilopo Wilopo Wilopo Wilopo Wilopo Wilopo, Wilopo Yanoveryarto Setio Putro Yanoveryarto Setio Putro Yoant Abdinyo Yohanes Ferry Cahaya Yosepha, Sri Yanthy Yoyon Supriadi Yullatifah, Alghani Yusnaldi Yusnaldi