p-Index From 2021 - 2026
8.455
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Komunitas Perkotaan Aprilyanto Aprilyanto; Rio Khoirudin Apriyadi; Tri Winugroho; I Dewa Ketut Kerta Widana; Wilopo Wilopo
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 3 (2021): JULY - OCTOBER
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.3.284-291

Abstract

[Urban Community-based Disaster Preparedness] Geographical, hydrological, demographic, and sociological conditions of Indonesia make Indonesia's territory prone to disasters (natural, non-natural, and social). The history of disasters shows a trend of increasing the number of victims and types of disasters. Various efforts are needed in anticipating the possibility of a disaster that will occur, so that preventing risks, reducing risks or even eliminating disaster risks by reducing vulnerability and or increasing the limited capacity of the community is the simplest solution to the complexity of the disaster problem. Disaster risk is the probability of a potential disaster with the consequent damage being a key element. A threat (danger) only becomes a disaster if it affects vulnerable communities. The community is a key element in dealing with disasters, besides being the first to know about a disaster incident, the community is not only an object but also a subject that must be empowered in disaster management. This means that whatever efforts in disaster management must lead to the community. Strategies are needed to increase community resilience to an increasing number of disaster risks. Pre-disaster mitigation and preparedness activities are needed to reduce the vulnerability of a community and to protect the community whenever a disaster occurs. This research contributes to the current knowledge of the urban community preparedness index in terms of disaster preparedness. This descriptive quantitative research uses univariate analysis as the blade of analysis with a sample of 204 respondents who live in the DKI Jakarta area, and were selected randomly. This study uses primary data. Data collection was carried out through an online google form questionnaire directly to residents of DKI Jakarta Province. The results showed that the population of DKI Jakarta Province has various socio-economic characteristics, 77.94% of respondents have had disaster experience, 46.67% of the Material Preparedness Index, 82.52% of the Knowledge and Awareness Index for Preparedness, and 52.94% of the Preparedness Index. Act. Therefore, disaster risk reduction requires the efforts of all stakeholders such as the community (individuals and communities), government agencies, non-governmental organizations (NGOs), and even the business world.
Kajian Risiko Bencana Berdasarkan Jumlah Kejadian dan Dampak Bencana di Indonesia Periode Tahun 2010 – 2020 Mir'atul Azizah; Rio Khoirudin Apriadi; Riskina Tri Januarti; Tri Winugroho; Sugeng Yulianto; Wahyu Kurniawan; I Dewa Ketut Kerta Widana
PendIPA Journal of Science Education Vol 6, No 1 (2022): November - February
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.6.1.35-40

Abstract

“Ring of fire” yang mengelilingi wilayah Indonesia, bonus demografi dan beberapa faktor lainnya membuat Indonesia menjadi wilayah yang rawan terhadap bencana. Hal tersebut seperti yang terekam pada DIBI pada periode tahun 2010 – 2020 terdapat 24.969 kejadian bencana. Penelitian ini merupakan kajian  risiko bahaya bencana berdasarkan jumlah kejadian dan dampak bencana di Indonesia pada periode tersebut. Tujuan dari penelitian ini sendiri adalah untuk menilai risiko bahaya akibat bencana yang terjadi dan kedepannya bisa dijadikan sebagai bahan pembelajaran serta acuan dalam mitigasi, pencegahan, kesiagaan, kesiapsiagaan bencana di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuantitatif dengan pendekatan deskriptif berdasarkan data sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bencana yang paling berisiko tinggi adalah banjir. Hal tersebut sesuai dengan data yang terekam oleh Data dan Informasi Bencana Indonesia (DIBI) frekuensi kejadian banjir merupakan bencana yang paling sering terjadi di Indonesia. Dan wilayah Indonesia yang mempunyai risiko bahaya paling tinggi terhadap bencana adalah Provinsi Jawa Barat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semua Provinsi di Indonesia mempunyai risiko bahaya terhadap bencana. Sehingga perlu adanya perhatian lebih terhadap mitigasi, pencegahan, kesiagaan dan kesiapsiagaan sesuai dengan tingkat risiko khususnya bencana banjir dan Jawa Barat. Bencana banjir merupakan bencana yang mempunyai risiko paling tinggi dan Provinsi Jawa Barat merupakan wilayah yang mempunyai risiko bahaya paling tinggi terhadap bencana. 
Karakteristik Histori Bencana Indonesia Periode 1815 – 2019 Berdasarkan Jumlah Bencana, Kematian, Keterpaparan dan Kerusakan Rumah Akibat Bencana Jihan Fitriyani; Rio Khoirudin Apriyadi; Tri Winugroho; Dedy Hartono; I Dewa Ketut Kerta Widana; Wilopo Wilopo
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 3 (2021): JULY - OCTOBER
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.3.322-327

Abstract

[Historical Characteristics of Disasters in Indonesia for the Period 1815 - 2019 Based on the Number of Disasters, Deaths, Exposure and Damage to Houses Due to Disasters] Indonesia is a country with high potential for disasters in the world. Natural, non-natural and social disasters in Indonesia must be able to be used as laboratories and disaster experts as a form of state protection for its people. This paper aims to describe the historical characteristics of disasters based on indicators of the number of disaster events, deaths, exposure, and damage to houses due to disasters. We found that the characteristics differed in each of the indicators studied. Meanwhile, the increasing graph is shown by each indicator in this study. Analysis of the historical characteristics of disasters is an important tool needed to support sustainable disaster management programs. 
Estimasi Ancaman Gempabumi dan Tsunami di Kabupaten Pidie Jaya Aceh untuk Mendukung Keamanan Nasional Rio Khoirudin Apriyadi; Wahyu Kurniawan; Sugeng Yulianto; Syamsunasir Syamsunasir; I Dewa Ketut Kerta Widana; Adi Subiyanto; Fauzi Bahar; Djati Cipto Kuncoro
PendIPA Journal of Science Education Vol 6, No 1 (2022): November - February
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.6.1.1-7

Abstract

[Estimation of The Threat of Earthquake and Tsunami in Pidie Jaya Regency to Support National Security]. Bencana merupakan suatu ancaman non-militer dan nyata yang dihadapi dunia saat ini. Bencana mengancam keselamatan masyarakat yang pada akhirnya mengancam keamanan nasional suatu negara, termasuk Indonesia. Ancaman nyata yang saat ini dirasakan oleh masyarakat Indonesia adalah peningkatan kejadian bencana yang dirasakan hampir diseluruh wilayah Indonesia. Kabupaten Pidie Jaya yang merupakan bagian dari Provinsi Aceh juga memiliki ancaman multi bencana seperti gempabumi dan tsunami. Gempabumi yang terjadi di Pidie Jaya disebabkan oleh aktivitas Sesar Pidie dengan arah bidang patahan mendatar atau strike-slipe. Selain itu, terdapat Zona Megathrust Sumatera dan Sesar Besar Sumatera yang berada di Provinsi Aceh dengan aktivitas kegempaan yang dapat berpotensi tsunami. Dalam penelitian ini dilakukan suatu simulasi tsunami dengan output wilayah-wilayah yang berpotensi tsunami berserta run up atau ketinggian air tsunami akibat gempa di Zona Megathrust Aceh-Andaman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif (deskriptif analisis) sebagai desain penelitian. Penelitian dilakukan pada 18 Maret 2021 di ruang operasional InaTEWS (Indonesia Tsunami Warning System) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggunakan bantuan software TOAST (Tsunami Observation and Simulation Terminal).  Dari seluruh rangkaian pengolahan dan analisis data didapatkan hasil bahwa Zona Megathrust Aceh-Andaman berpotensi tsunami dengan run up (ketinggian air tsunami) yang paling tertinggi sebesar 10,5 meter di Meulaboh, Kab. Aceh Barat, 5,5 meter di Kota Sabang, dan 3 meter di Kabupaten Pidie Jaya dengan waktu tiba tsunami (golden time) sekitar 24 menit 55 detik. Kajian atas estimasi gempabumi dan tsunami ini dapat dijadikan sebagai sumber informasi dalam penentuan kebijakan BPBD Pidie Jaya dalam upaya mitigasi bencana untuk melindungi masyarakat Pidie Jaya dan mewujudkan keamanan nasional.
Implementation of the Resilient Village at Gunung Geulis Village, Sukaraja Sub-regency, Bogor, West Java Admiral Musa Julius; Nrangwesthi Widyaningrum; Ainun Najib; Andi Ahmad Aminullah; Hani Syarifah; Hendro Pratikno; Ifad Fadlurrahman; Khairunnisa Adri; Tego Suroso; Rizkia Mutiara Ramadhani; I Dewa Ketut Kerta Widana
Swabumi Vol 8, No 1 (2020): Volume 8 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika Kota Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/swabumi.v8i1.7543

Abstract

This study aims to analyze (1) the participation of the community of Gunung Geulis Village, particularly vulnerable groups, in managing resources in order to reduce disaster risk; (2) increasing the capacity of citizens and officials on disaster management and (3) the performance of the Village DRR forum. This study uses a qualitative method. The subjects of this study were Gunung Geulis village secretaries using the interview method. The results showed (1) personnel from the disaster management forum planted trees on landslides prone area and made archery embankments, (2) Gunung Geulis Village as a program implementer of Disaster Resilient Village had been actively conducting routine and ongoing training every once a month in an effort capacity development on disaster management, (3) the Disaster Risk Reduction (DRR) forum of Gunung Geulis village has carried out passive mitigation efforts such as making mapping and analysis of disaster risk, even though there is no document compiled. DRR personnel also carry out mitigation and early warning efforts through information through pamphlets, brochures, and other village meetings. In addition, active mitigation efforts have been made by the DRR team.
PENGELOLAAN OBYEK PARIWISATA MENGHADAPI POTENSI BENCANA DI BALIKPAPAN SEBAGAI PENYANGGA IBUKOTA NEGARA BARU Fadhiil Ali Hakim; Joshua Banjarnahor; Risma Suryani Purwanto; Hayatul Khairul Rahmat; I Dewa Ketut Kerta Widana
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 3 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v7i3.2020.607-612

Abstract

Balikpapan is a large city located in East Kalimantan Province. Balikpapan City is one of the tourist destination cities in East Kalimantan, because Balikpapan City has many tourism objects. However, besides the many tourism objects, Balikpapan City is also surrounded by potential disasters originating from the tourism object area. This study aims to analyze the readiness of tourism object managers in facing potential disasters in Balikpapan City. Analyzing the readiness of tourism object managers in facing potential disasters in Balikpapan City. This research uses a case study descriptive approach. This research is a research with a qualitative approach with a case study design. The data analysis used is rating based on existing laws and regulations and supported by existing theories as a reference for analyzing each readiness and knowledge variable. The results show that the level of readiness of the Balikpapan City Youth, Sports and Tourism Office is still not able to make tourism safe from disasters in anticipation of the planned relocation of the new national capital and Balikpapan as a buffer city for the new nation's capital. The implication of tourism for the Balikpapan community is that it has not been able to increase public knowledge of disasters because the Youth Sports and Tourism Office is still less significant in carrying out disaster activities in the tourism object environment.
PELAJARAN PADA MANAJEMEN BENCANA DI JEPANG UNTUK TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA Aida Rahma Savitri; Admiral Musa Julius; Andi Windra Sandi; Fadhiil Ali Hakim; Nrangwesthi Widyaningrum; Sri Kartika Sakti; I Dewa Ketut Kerta Widana
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 1 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v8i1.2021.142-157

Abstract

Jepang adalah negara panutan dalam manajemen bencana. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pelajaran dari pengalaman Jepang terhadap: (a) Risiko bencana di Jepang; (b) Cara Jepang mempelajari bencana; (c) Sistem manajemen bencana di Jepang; (d) Langkah finansial Jepang dalam manajemen bencana; (e) Peranan sains dan teknologi dalam manajemen bencana; (f) Cara Jepang memprediksi gempa; (g) Cara Jepang melihat bencana sebagai kesempatan; (h) Keseriusan Jepang dalam pengurangan risiko bencana; (i) Cara Jepang melindungi fasilitas pendidikan; (j) Budaya tolong menolong di Jepang pada fase bencana. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu: (a) Jepang memiliki risiko bencana yang tinggi; (b) Jepang mempelajari sosial dan politik dari bencana; (c) Sistem manajemen bencana di Jepang dibagi menjadi 3 level; (d) Jepang berinvestasi uang dan makanan; (e) Jepang mengembangkan sains dan teknologi terkait bencana; (f) Jepang memiliki sistem peringatan dini gempa; (g) Manajemen bencana sebagai alat diplomasi lunak; (h) Jepang serius dalam pengurangan risiko bencana; (i) Jepang menjamin fasilitas belajar yang aman; (j) Orang Jepang saling membantu di semua fase bencana.
PERANAN BMKG STASIUN GEOFISIKA BALIKPAPAN DALAM MENDUKUNG INFORMASI GEMPABUMI DONGGALA TAHUN 2018 Ifad Fadlurrahman; I Dewa Ketut Kerta Widana; Wilopo -; Admiral Musa Julius; Aida Rahma Savitri
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 2 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v7i2.2020.387-397

Abstract

Penelitian ini berfokus pada peran serta BMKG Stasiun Geofisika Balikpapan dalam mendukung informasi gempabumi Donggala pada tanggal 28 September 2018. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menganalisis peralatan observasi di Kalimantan Timur yang merekam kejadian Gempabumi Kuat Sulawesi Tengah tanggal 28 September 2018; 2) Menganalisis cara BMKG Stasiun Geofisika Balikpapan mendukung informasi gempabumi dirasakan Sulawesi Tengah tanggal 28 September 2018; 3) Menganalisis cara BMKG Stasiun Geofisika Balikpapan mendukung informasi peringatan dini tsunami Sulawesi Tengah tanggal 28 September 2018; dan 4) Menganalisis dampak guncangan di Kalimantan Timur akibat gempabumi kuat Sulawesi Tengah tanggal 28 September 2018. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilaksanakan di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada 27-28 Februari 2020. Objek penelitian ini adalah BMKG Stasiun Geofisika Balikpapan dengan subjeknya yaitu kepala dan staf BMKG Stasiun Geofisika Balikpapan yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan yang digunakan adalah teknik wawancara, studi dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Keterbatasan jumlah alat seismograf yang tersebar di wilayah Kalimantan; dan 2) Permasalahan beredarnya hoax saat kondisi kedaruratan gempabumi dari BMKG Stasiun Geofisika Balikpapan.
Kapabilitas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Balikpapan dalam Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Hani Syarifah; Diane Tanti Poli; Miftah Ali; Hayatul Khairul Rahmat; I Dewa Ketut Kerta Widana
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 2 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v7i2.2020.398-407

Abstract

Bencana kebakaran hutan dan lahan di Indonesia menjadi bencana regional dan global, bencana ini hampir terjadi setiap tahunnya di Provinsi Kalimantan Timur, khususnya Kota Balikpapan. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Untuk mengumpulkan data yang konkret, peneliti melaksanakanan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Bencana kebakaran hutan dan lahan ini mengganggu keamanan nasional dan memperlemah sistem pertahanan negara. Kebakaran hutan dan lahan merupakan ancaman bagi seluruh aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, dan berdampak negatif pada berbagai aspek kehidupan, seperti gangguan akses transportasi, ancaman kesehatan, dan terhentinya kegiatan sosial masyarakat. Penanganan kebakaran hutan dan lahan berfokus pada penindakan, mengabaikan esensi manajemen bencana bahwa aspek pencegahan atau prabencana harus jadi prioritas. Kapabilitas pemerintah sangat dituntut dalam hal ini, kapabilitas merupakan bentuk dari kemampuan yang harus dimiliki oleh pemerintah dalam menghadapi tantangan dan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapabilitas BPBD Kota Balikpapan dalam mengendalikan kebakaran hutan dan lahan. Sejauh mana tantangan dan hambatan memberi pengaruh dalam kapabilitas dari pemerintah Kota Balikpapan. Peran BPBD Kota Balikpapan akan menjadi tolok ukur pemahaman yang dimiliki pemerintah daerah dalam pengendalian yang telah dilaksanakan selama ini sesuai dengan keadaan dan tantangan yang selalu berkembang.
ANALISIS IMPLEMENTASI PROGRAM SEKOLAH AMAN BENCANA (SAB) DI DESA GUNUNG GEULIS KECAMATAN SUKARAJA KABUPATEN BOGOR Sri Kartika Sakti; I Dewa Ketut Kerta Widana
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 2 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v7i2.2020.421-426

Abstract

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat bahwa Kabupaten Bogor menjadi salah satu daerah rentan bencana.  Dengan demikian, berbagai program penanggulangan bencana sangat diperlukan, salah satu nya yaitu Sekolah Aman Bencana (SAB). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program Sekolah Aman Bencana khususnya di SDN Gunung Geulis 02, Desa Gunung Geulis, Kabupaten Bogor. Metode pengumpulan data yaitu melalui wawancara langsung dengan kepala sekolah dan staf sekolah. Data sekunder didapatkan dari arsip data terkait profil dan kondisi bangunan yang dimiliki oleh pihak sekolah. Data yang didapatkan kemudian diolah secara kualitatif dengan menganalisis aspek-aspek pada implementasi program Sekolah Aman Bencana. Hasil penelitian menunjukan bahwa SDN Gunung Geulis 02 memiliki potensi akan ancaman bencana tanah longsor dan gempa bumi. Namun, kontruksi bangunan bukan merupakan standar bangunan yang dapat menahan bencana. Akan tetapi, sekolah ini sudah menyelenggarakan simulasi dan pelatihan penanggulangan bencana yang dilaksanakan bersama BPBD Kabupaten Bogor.
Co-Authors A Ahmad Aam Amirudin Achmed Sukendro Adhi Kusumadjati Admiral Musa Julius Admiral Musa Julius Admiral Musa Julius Admiral Musa Julius Admiral Musa Julius Admiral Musa Julius Admiral Musa Julius Agnes Manuella Agung Mulyo Utomo Ahmad Faisal Aida Rahma Savitri Aida Rahma Savitri Ainun Najib Akuba, Nurain Silvana Alghani Yullatifah Andi Ahmad Aminullah Andi Windra Sandi Anwar Kurniadi Aprialiani, Dewi Aprian Trediawan Aprilyanto Aprilyanto Aprilyanto Aprilyanto Aprilyanto, A ARDIANTO, YUNUS Ari Bryllianto Falih Hidayat Arief Budiarto Arif Fikri Fauzan Arry Aditsya Yoga Bahtiar Bahtiar Bandaso, Rahmat Masri Bayu Anggi Nugraha Berton Suar Panjaitan Berton Suar Panjaitan Bondan Prakoso Bondan Prakoso, Bondan Bryan Fitzgerald Amos Rumy Cahyo Nugroho Cintya Pramana Dewi D Daryono Dadang Sulistyo Dandung Ruskar Dedy Hartono Denny Boy Sitanggang Dewi Prima Meiliasari Dewi Prima Meiliasari Dewi Puspaningtyas Faeni Dewi Wahyuni Diane Tanti Poli Didi Darmadi Didi Darmadi Dimas Raka Kurniawan Putra Dimas Raka Kurniawan Putra Djati Cipto Kuncoro Dwi Cahyadi Dwi Jati Marta Eky Ananda Widiarta Else Nopianti Ence Darmo Jaya Supena Ermita Sari Ernalem Bangun Fadhiil Ali Hakim Fadhiil Ali Hakim Fadhiil Ali Hakim Fauzi Bahar Felix Diego Marshelo L. Tobing FIKRI, AHMAD FATKUL Frendy Marshal L. Tobing Hani Syarifah Hari Purnoto Hayatul Khairul Rahmat Hendri Subakti Hendrik Leopatty Hendro Pratikno Heri Wahyudi Heridadi, Heridadi Herlina Juni Risma Saragih Herlina Juni Risma Saragih Herlina Risma Juni Saragih Herni Pujiati Hilmawan, Abimanyu I Gusti Ngurah Willy Hermawan I Kadek Wiliantara Ifad Fadlurrahman Ifad Fadlurrahman Imam Supangat Islami, Hafizh Surya Islamia Kharimah Isna Arofatun Nikmah Isna Arofatun Nikmah Isnanto, Samto Hadi Iswatun Hasanah Jihan Fitriyani Joshua Banjarhanor Joshua Banjarnahor Julius, Admiral Musa Khairunnisa Adri Khairunnisa Khairunnisa Khansa Nur Fathiya Kibiyanto, Irfan Lanang Firmansyah Liah Lestari M. Syamsul Maarif Mariska Natalia Rande MARSA, JAYARDI MAULANA Maryanti Mayori, Ersha Mentari Putri Pratami Mentari Putri Pratami Miftah Ali Miftahul Huda Fendiyanto Miftahul Huda Fendiyanto Miftahul Huda Fendiyanto Mir'atul Azizah Mo Awwanah Mo Awwanah Muhamad Syazali Muhammad Sarip Kodar Muljanto Siladjaja N Nurkhasanah Nabella Nabella Nadya Farah Nastiti Intan Permata Sari Negara, Pande Komang Gede Arta Nopianti, Else Nrangwesthi Widyaningrum Nrangwesthi Widyaningrum Nur Fathiya, Khansa Nurain Silvana Akuba Nurbaiti Ma'rufah Nurbaiti Marufah Nurhaeni Nurhaeni Nyuhardian Nyuhardian Oktavia S, Theresia Pamcasasti, Ranthy Pande Komang Gede Arta Negara Pembangunan Gultom Pratama, Alif Hanugrah Insan Nanda Primadi Candra Susanto Pujo Widodo Pujo Widodo Pujo Widodo Pujo Widodo, Pujo Putra, Dimas Raka Kurniawan Putra, Shandy Yogaswara Surya Putri Anggraeni Rachmat Setiawibawa Rahmah, Nadiva Awalia Rahmat Basuki Ratna Alam Ratu Citra Kartika Wardani Remir Joseph Eklou Rian Mahendra Taruna Rio Khoirudin Apriadi Rio Khoirudin Apriadi Rio Khoirudin Apriyadi Rio khoirudin Apriyadi Riskina Tri Januarti Risma Suryani Purwanto Rizkia Mutiara Ramadhani Rizky Dwi Satrio Rizky Dwi Satrio Rohmat Hidayat Rohmat Hidayat Rony, Zahara Tussoleha Royan Roidi Rudy Teguh Imananta Rumy, Bryan Fitzgerald Amos Ruswandi, Dody Sadipung, Theresia Oktavia Sandi, Andi Windra Sari Mardatillah Sarpono Sarpono Septianita Hastuti Shafa Ailsa Hasdani Shandy Yogaswara Surya Putra Sidapung, Theresia Oktavia Sri Kartika Sakti Sri Kartika Sakti Subakti, Hendri Subiyanto, Adi Suci Dewi Anugrah Suci Dewi Anugrah SUGENG SUROSO, SUGENG Sugeng Yulianto SUNGKONO SANUSI Sungkono Sungkono Suwito Syamsul Maarif Syamsunasir, Syamsunasir Syamsunnasir Syamsunnasir Syukma Hidayat Tamrin Lanopi Taruna, Rian Mahendra Tatok Yatimantoro Taufan Taufik Taufik, Taufan Tego Suroso Tego Suroso Tony Teguh Ardijanto Tri Susilo Tri Winugroho Tri Winugroho Tyas, Titisari Haruming Usmar Wahyu Kurniawan Wilopo - Wilopo Wilopo Wilopo Wilopo Wilopo Wilopo Wilopo Wilopo, Wilopo Yanoveryarto Setio Putro Yanoveryarto Setio Putro Yoant Abdinyo Yohanes Ferry Cahaya Yosepha, Sri Yanthy Yoyon Supriadi Yullatifah, Alghani Yusnaldi Yusnaldi