Claim Missing Document
Check
Articles

JARINGAN KOMUNIKASI DI USAHA KECIL DAN MENENGAH TRIS FLOWER JAMBANGAN SURABAYA Thevani Clarine Angela; Brigitta Revia S. F; Yuli Nugraheni
MEDIAKOM : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 2 (2020): Mediakom Vol 03, No 02, Februari 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mdk.v3i2.3127

Abstract

This study aims to determine the communication network at Small and Medium Enterprises Tris Flower Jambangan Surabaya which has a waste recycling management process that is sorting raw materials, cleaning or washing, designing models, cutting materials and sewing. This study explains the process of forming a communication network that starts from two-way communication and then develops into reciprocal communication so that it can form a convergence communication model. This study uses a network analysis method, which aims to assist researchers in making a relationship map (mapping) through a matrix and sociogram. Through this sociogram we can know the role of the network including Components, Clicks, Bridges, Hubs, Cutpoints, Isolates. The results of this study are the roles that appear in the waste recycling processing network namely; (1) sorting raw materials there are roles of Clicks, Cutpoints, Bridges , and Hubs, (2) cleaning and washing, there is the role of Hubs, (3) designing models or designs there are roles of Clicks, Isolate, Cutpoints, and Hubs, (4) cutting of materials there is the role of Clicks, Cutpoints, and Hubs, (5) sewing there is the role of Isolate, and Hubs.
Hiperrealitas Makna Kesenangan dalam Iklan Bertema Gaya Hidup di Media Sosial Anastasia Yuni Widyaningrum; Yuli Nugraheni
Jurnal Kawistara Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.v11i2.64401

Abstract

This study aims to reveal the meaning in the language used in pleasure-filled advertisements which are related to lifestyle. The concept of pleasure refers to hedonism which means prioritizing happiness and avoiding sadness or suffering. Ads about body care, travel and shopping are used as the subject of study. Using the analytical method of semiotic sign map of Charles Sanders Peirce, which consist of icons-indexes and symbols, this study analyzes the advertisements on Facebook and Istagram offering lifestyle from September through December 2020. Analysis is based on Baudrillard’s hyperreality and consumerism combined with the study of leisure time, hedonism and lifestyle. As the result, this research has identified terms used in verbal language of the advertisements i.e ‘lawan tanda penuaan’, ‘menyamarkan’, ‘mencerahkan’, ‘serasa’, ‘book now fly later’, ‘gajian’, ‘saatnya belanja’. Meanwhile, non-verbal signs consist of travel accommodation, lodging, blue sky, plants and temples in Bali. The analysis found that the advertising language leads to forgetting or getting away from real conditions and does not offer happiness itself. Pleasure capitalism is the heart of the advertisements offer. The conclusion of the research has shown that Semiotic sign system in the advertisements has became to maximize hyperreality. 
Preferensi Keluarga dan Informasi Politik Yuli Nugraheni; Anastasia Yuni Widyaningrum
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis
Publisher : STARKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikb.v6i1.418

Abstract

Penelitian ini berjudul Preferensi Keluarga dan Informasi Politik. Keluarga adalah kelompok masyarakat terkecil yang sekaligus menjadi sasaran pemilih pemilu 2019. Masing-masing anggota keluarga mengakses beragam informasi politik melalui beragam pilihan media. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari tahu preferensi keluarga di Surabaya dalam pencarian informasi tentang politik. Teori yang digunakan uses and gratification serta konsep-konsep utama mengenai preferensi media, jenis media, informasi politik serta keluarga.Pendekatan penelitian kuantitatif jenis penelitian deskriptif dan metode survey. Pengumpulan data melalui kuesioner. Populasi adalah keluarga di Surabaya dengan sampel 100 keluarga. Penarikan sampel probability sampling dengan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukan media online digunakan sebagai preferensi utama keluarga dalam mendapatkan informasi politik. Baik ayah, ibu dan anak. Media konvensional yaitu media cetak dan elektronik hampir ditinggalkan sebagai sumber informasi politik di keluarga. Kata kunci: preferensi, media, keluarga, informasi, politik
KEYAKINAN DAN KESUKAAN IBU RUMAH TANGGA SURABAYA MENGENAI TAYANGAN IKLAN LAYANAN MASYARAKAT “AYO MAKAN IKAN” Yuli Nugraheni; Maria Yuliastuti
Jurnal Komunikasi Vol 11, No 1 (2017): Maret
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2647.916 KB) | DOI: 10.21107/ilkom.v11i1.3024

Abstract

ABSTRAKBaru-baru ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memunculkan Iklan Layanan Masyarakat dengan tagline “Ayo Makan Ikan” di televisi yang merupakan media audio visual. Telah lama masyarakat Indonesia menjadikan nasi sebagai makanan pokok dan ikan hanya sebagai makan tambahan untuk melengkapi ‘Empat Sehat Lima Sempurna’. Penekanan pesan untuk makan ikan masihterbatas. Padahal faktanya, Indonesia sangat kaya dengan ikannya. Di sinilah KKP memiliki peran yang besar, Saut P. Hutagalung selaku Direktur Jenderal Pemasaran dan Pengolahan Hasil Perikanan  (P2HP) dari KKP mengatakan, “Kami akan terus mengajak masyarakat untuk mengkonsumsi ikan seperti pada program yang sudah kami terus jalankan yaitu Gerakan Memasyarakatkan MakanIkan (Gemarikan),”.Hal itu juga didukung dengan Iklan Layanan Masyarakat (ILM) “Ayo Makan Ikan”. Pada penelitian inilah akan dikupas lebih dalam bagaimana tanggapan yang diberikan oleh ibu rumah tangga di Surabaya dalam bentuk keyakinan dan kesukaan mengenai ILM “Ayo Makan Ikan”.Teori yang digunakan antara lain mengenai iklan, prinsip dasar iklan, peran iklan, fungsi iklan,iklan di televisi,elemen iklan, bentuk iklan, jenis iklan, iklan layanan masyarakat, keyakinan (belief) dan kesukaan (feeling). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survey pada ibu rumah tangga di Surabaya.Kesimpulan Dalam penelitian ini adalah : Identitasmayoritas responden berumur lebih dari 34 tahun dan responden mayoritas berprofesi sebagai ibu rumah tangga serta mayoritas responden tinggal di kawasan Surabaya Timur. Tingkat keyakinan responden pada informasi yang ada dalam setiap elemen iklan adalah tinggi yang artinya responden yakin padainformasi yang disamapaikan melalui elemen video dan audio, talent, setting, lighting, graphics, dan pacing dalam iklan yang memuat informasi ajakan untuk makan ikan. Tingkat kesukaan responden pada informasi yang ada dalam setiap elemen iklan adalah tinggi yang artinya responden suka pada informasi yang disamapaikan melalui elemen video dan audio, talent, setting, lighting, graphics, dan pacing dalam iklan yang memuat informasi ajakan untuk makan ikan.
MELAYANI TUHAN DENGAN MEDIA BARU PELATIHAN PEMBUATAN KONTEN ONLINE GEREJA Maria Yuliastuti; Yuli Nugraheni; Akhsaniyah Akhsaniyah
ABDIMAS ALTRUIS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/aa.v5i1.3817

Abstract

Masa pandemi menjadi tantangan bagi semua pihak, termasuk Gereja yang memiliki peran penting di masyarakat. Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) secara nyata hadir di lingkungan masyarakat, salah satunya adalah Gereja. Paroki Gembala Yang Baik (GYB) Surabaya saat ini berusaha memaksimalkan pelayanan yang dapat dilakukan di masa pandemi ini. Mulai dari live streaming sakramen ekaristi, hingga dibuatnya akun media sosial berupa Facebook (FB) dan Instagram (IG) untuk dapat membangun komunikasi yang baik antara Paroki dan umat. Namun seiring berjalannya waktu, bentuk pelayanan yang harusnya dapat dimaksimalkan pada dua bagian yaitu pelayanan Sakramen ataupun pelayanan Non Sakramental-Sakramentalia ternyata pada realisasinya belum dapat dilakukan. Kendala yang ditemui oleh pihak Paroki GYB ada pada pengelolaan konten media online itu sendiri. Dimana setelah website ataupun media sosial FB dan IG dibuat ternyata kontennya yang masih sangat terbatas hanya seputar Sakramen Ekaristi. Bidang Komunikasi Sosial (KOMSOS) bersama Tim Broadcasting sebagai pengelola dari Paroki GYB memiliki keterbatasan pengetahuan, sehingga belum dapat memaksimalkan media online yang ada. Masalah utama inilah yang mendasari dilaksanakannya Program Pengabdian Masyarakat (Abdimas). FIKOM yang memiliki keilmuan dalam pengelolaan media, salah satunya adalah media online dirasa dapat membantu untuk memberikan ketrampilan praktis tentang pengelolaan media sosial gereja. Metode pelaksanaannya melalui serangkaian  pelatihan dan pendampingan pada pihak Paroki GYB dalam mengelola konten media sosial yang selama ini belum maksimal. Pelatihan ataupun pendampingan ini fokus pada kebutuhan Paroki GYB pada dua bagian pelayanan, baik pelayanan Sakramen ataupun pelayanan Non Sakramental-Sakramentalia. Tujuan akhir dilaksanakannya program ini diharapkan pihak Paroki GYB dapat secara mandiri melakukan pengelolaan konten media online yang mereka miliki, sehingga komunikasi antara Paroki GYB dan umat akan semakin maksimal. Hasil akhir dari kegiatan abdimas ini anggota Komsos paroki terampil memproduksi konten di media social paroki dengan ketrampilan teknis fotografi, videografi dan editing. 
WORKSHOP PUBLIC SPEAKING BAGI WARGA PAROKI JUANDA SIDOARJO Anastasia Yuni Widyaningrum; Agatha Winda Setyarinata; Yuli Nugraheni; Nanang Krisdinanto
ABDIMAS ALTRUIS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.631 KB) | DOI: 10.24071/aa.v3i1.2944

Abstract

Citra politik Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo di media sosial Theresia Intan Putri Hartiana; Agatha Winda Setyarinata; Yuli Nugraheni
PRofesi Humas Vol 4, No 2 (2020): PRofesi Humas Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 10/E/KPT/2019
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.023 KB) | DOI: 10.24198/prh.v4i2.21319

Abstract

Penelitian ini mengenai penerimaan masyarakat mengenai citra Jokowi dan SBY dalam meme Hambalang. Satir ini muncul di berbagai media sosial, salah satunya Twitter sejak 18 Maret 2018 dikarenakan peristiwa kunjungan Presiden Joko Widodo dan Tour De Java Susilo Bambang Yudhoyono yang banyak diperbincangkan khalayak. Ada yang menyebut bahwa kedua peristiwa tersebut adalah gambaran rivalitas antara Presiden Joko Widodo dengan Susilo Bambang Yudhoyono. Media mulai membicarakan keberkaitan antara kedua peristiwa ini. Warganet juga mulai muncul dengan konten-konten satirnya guna membicarakan peristiwa ini, yaitu dengan mengkolase foto Tour De Java dan kunjungan ke Hambalang. Kendati sudah ada tanggapan dari Susilo Bambang Yudhoyono, konten-konten satir tentang peristiwa ini tetap viral. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerimaan tokoh politik mengenai meme Hambalang. Penelitian ini dilaksanakan secara kualitatif dengan melibatkan enam informan dikumpulkan dalam sebuah sesi Focus Group Discussion. FGD dilaksanakan menggunakan pertanyaan semi-terstruktur sebagai cara pengumpulan data. Metode penelitian dilakukan dengan analisis resepsi audiens. Hasil penelitian dipaparkan bahwa informan satir tersebut menunjukkan sebagai cerminan realita bahwa disejajarkannya foto SBY dan Jokowi dalam meme sebagai bentuk rivalitas keduanya. Di sisi lain, kemunculan satir tersebut dimaknai sebagai humor dalam ranah internet, dan juga meme tersebut sebagai eksploitasi media sosial untuk kepentingan tersebut. Untuk penerimaan informan mengenai citra politik SBY Jokowi dalam meme Hambalang berada pada posisi contesting reading. Simpulan penelitian ini adalah ada pemaknaan yang beragam yang dimiliki oleh informan mengenai munculnya satir tentang Hambalang.
PENERIMAAN PENONTON PEREMPUAN MENGENAI KECANTIKAN PEREMPUAN MELALUI CORPORATE ADVERTISING SK II “BARE SKIN PROJECT” Florence Pusung; Brigitta Revia; Yuli Nugraheni
Scriptura Vol. 10 No. 2 (2020): DESEMBER 2020
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.488 KB) | DOI: 10.9744/scriptura.10.2.85-96

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerimaan penonton perempuan mengenai kecantikan melalui Corporate Advertising SK II “Bare Skin Project”. Analisis dan pembahasan diarahkan pada bagaimana penerimaan penonton perempuan iklan korporat SK II “Bare Skin Project” yang menyatakan bagaimana pada masa sekarang ini setiap perempuan memiliki peluang yang sama dalam menjadi cantik, yakni cantik tanpa menggunakan makeup. Dengan menggunakan teori Public Relations, Iklan Korporat sebagai alat Public Relations, juga teori akan kecantikan. Pendekatan yang digunakan yaitu kualitatif, dengan metode reception analysis. Hasil penelitian yang muncul lewat empat sub bab yang ada yaitu yang pertama terkait keinginan untuk cantik alami, yang kedua yakni bangga dengan kulit wajah alami tanpa makeup, ketiga yaitu penggunaan skincare pada kecantikan perempuan serta yang keempat yakni ideal cantik pada iklan. Dengan hasil, keempat informan berada pada posisi oppositional yang berarti menolak pesan dan makna yang diberikan oleh SK II serta satu informan yang berada pada posisi negotiated yang berarti menerima namun dengan kondisi tertentu
JURNALISME BENCANA DALAM PEMBERITAAN KECELAKAAN AIRASIA QZ8501 PADA SURAT KABAR JAWA POS DAN KOMPAS Finsensius Yuli Purnama; Yuli Nugraheni; Stefanie Andreas
Jurnal Visi Komunikasi Vol 15, No 1 (2016): May 2016
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.744 KB) | DOI: 10.22441/visikom.v15i1.1686

Abstract

Disaster has always been one of the topics of media attention. There are many sensitive issues that encourage the emergence of a special study in the field of journalism, related to disaster journalism. Disaster journalism in this research is intended as any journalism principle used by Jawa Pos and Kompas related to disaster. It contains two dimensions in disaster journalism that is process dimension and result dimension. This research focuses on the result dimension of AirAsia QZ8501 aircraft crash report that occurred on December 28, 2014. There are four principles that should be used by media in covering disaster: accuracy principle, humanist principle especially victim voice principle, commitment principle towards rehabilitation, and control and advocacy principle . By using content analysis method, the result of this research shows that the principle of disaster journalism applied by Jawa Pos is the principle of accuracy and humanist. While the principle of disaster journalism applied by Kompas is the principle of accuracy only. Bencana selalu menjadi salah satu topik yang mendapat sorotan media. Terdapat banyak isu sensitif yang mendorong munculnya sebuah kajian khusus di bidang jurnalistik, terkait dengan jurnalisme bencana. Jurnalisme bencana dalam penelitian ini dimaksudkan sebagai prinsip jurnalisme apa saja yang digunakan oleh Jawa Pos dan Kompas terkait bencana. Terkandung dua dimensi dalam jurnalisme bencana yaitu dimensi proses dan dimensi hasil. Penelitian ini berfokus pada dimensi hasil yaitu berita kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 yang terjadi pada 28 Desember 2014. Terdapat empat prinsip yang harus digunakan media dalam meliput bencana: prinsip akurasi, prinsip humanis khususnya prinsip suara korban, prinsip komitmen menuju rehabilitasi, serta prinsip kontrol dan advokasi. Dengan menggunakan metode analisis isi, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prinsip jurnalisme bencana yang diterapkan Jawa Pos adalah prinsip akurasi dan humanis. Sedangkan prinsip jurnalisme bencana yang diterapkan Kompas adalah prinsip akurasi saja.
Public Relations Officer on Screen: An Analysis of Professional Practices of Public Relations Officers in the Industry Brigitta Revia Sandy Fista; Yuli Nugraheni
LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 10 No. 2 (2022): Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/lontar.v10i2.4329

Abstract

This study attempts to dissect the tendency to depict public relations institutions in the films produced by Warner Bros and Columbia Pictures. These two production houses are listed as the companies that most often release new films in America. Characters who have profiles as public relations institutions appear in films produced by different production houses. The research will be conducted by taking film samples in the 2010-2019 period. The selection of this year's range is based on previous studies that also used content analysis to look for trends in the depiction of the public relations profession in films in the period 1990-2000 and 2000-2009. This study uses a quantitative approach with descriptive type and uses the method of content analysis. The results show that there are differences in content on the characteristics of the PR profession, the type of campaign in The Social Network and Our Brand is Crisis films. Then on the indicators of the aspect of persuasion, there are similarities from the aspect of persuasion used in the practice of the PR profession.