Claim Missing Document
Check
Articles

Sikap Orang Tua & Remaja Surabaya Mengenai Pencitraan Keluarga Dalam Tayangan Iklan Oreo Versi “Pilih Hp Atau Oreo” Di Televisi Yuli Nugraheni
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 4 No. 1 (2015)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v4i1.1627

Abstract

Penelitian ini membahas sikap orang tua dan remaja Surabaya mengenai pencitraan keluarga dalam tayangan iklan. Pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode survey kepada orang tua dan remaja di Surabaya
Website lnstitusi Pendidikan sebagai Sumber lnformasi dalam Menentukan Keputusan Orang Tua untuk Memilih Pendidikan di Jenjang Perguruan Tinggi Finsensius Yuli Purnama; Yuli Nugraheni
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 2 No. 2 (2013)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v2i2.1683

Abstract

Penggunaan website oleh Perguruan Tinggi telah menjadi salah satu media informasi yang banyak digunakan di berbagai institusi. Salah satu perguruan Tinggi yang rnenggunakannya adalah Universitas Katolik Widya Mandala dengan alamat web www.wima.ac.id. Penelitian ini ingin melihat bagaimana peran dari media website tersebut dalam proses penentuan keputusan calon mahasiswa dengan menggunakan kerangaka BIWAM. Dengan menggunakan metode FGD, peneliti melakukan diskusi terkait penggunaan website tersebut dengan para orang tua mahasiwa yang asumsinya berperan penting bagi pengambilan keputusan anak. Hasilnya menunjukkan bahwa website bagi orang tua lebih bersifat melengkapi sarana promosi yang konvensional. Selain itu, beberapa masukan dan kritik juga dapat dijadikan masukan bagi pengembangan website
Motif Mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Dalam Menggunakan Media Sosial Yuli Nugraheni; Anastasia Yuni Widyaningrum
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 6 No. 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v6i2.1706

Abstract

Theory Uses And Gratification menjelaskan bagaimana manusia aktif terhadap media. Teori ini sekaligus mengkoreksi perkembangan teori sebelumnya bahwa manusia diasumsikan pasif terhadap media. Dalam Uses and Gratification, kebutuhan mendasari manusia untuk mempunyai motif dalam penggunaan media dan diujungnya adalah puas atau tidak. Penelitian ini berhenti pada motif apa yang mendasari manusia/masyarakat atau mahasiswa sebagai populasi dalam penelitian ini dalam penggunaan media social.Menggunakan sampel sejumlah 350 mahasiswa dari keseluruhan populasi berjumlah 5197 mahasiswa. Menggunakan stratified random sampling, penelitian berusaha untuk bisa memberikan deskripsi mengenai motif mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden mayoritas yang diperoleh adalah mahasiswa yang menjalani kuliah di semester I hingga VI, mayoritas responden berjenis kelamin perempuan, mayoritas responden memiliki pengeluaran rata-rata perbulan satu hingga dua juta rupiah, mayoritas responden memiliki 1 gadget, mayoritas responden memiliki lebih dari 3 akun di media sosial, mayoritas responden memilih jenis media sosial yang digunakan adalah instagram dan mayoritas responden memiliki lama penggunaan media sosial 4 hingga 6 jam perhari. Motif tertinggi yang ditemukan pada mahasiswa UKWMS dalam mengunakan media sosial adalah motif pass time, disusul motif information seeking, motif information sharing dan motif entertaint.
Sikap Pelanggan Listrik Pascabayar Kabupaten Bangkalan Mengenai Sosialisasi Program Listrik Pintar Pt Pln (Persero) Ranting Bangkalan Amanda Syafitri; Yuli Nugraheni
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v7i1.1746

Abstract

Penelitian dengan judul Sikap Pelanggan Listrik Pascabayar Kabupaten Bangkalan Mengenai Sosialisasi Program Listrik Pintar PT PLN (Persero) Ranting Bangkalan, bertujuan untuk mengetahui bagaimana sikap pelanggan listrik pascabayar Kabupaten Bangkalan mengenai sosialisasi program listrik pintar PT PLN (Persero) Ranting Bangkalan. Pemilihan lokasi berdasarkan data yang diperoleh, menunjukkan bahwa tunggakan listrik terbesar berada pada Kabupaten Bangkalan, sehingga perlu adanya strategi untuk mengubah sikap. Sosialisasi bertujuan untuk mengubah sikap pelanggan listrik pascabayar agar mau mengubah sikap untuk beralih ke listrik pintar, sehingga memerlukan evaluasi bagaimana sikap pelanggan listrik pascabayar. Sikap ditinjau dari tiga komponen yaitu kognitif, afektif dan konatif yang berdasarkan elemen komunikasi dalam sosialisasi yaitu komunikator, komunikan, pesan, saluran dan noise. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Peneliti menggunakan metode penelitian survei dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan sikap pelanggan listrik pascabayar memiliki kecenderungan yang negatif, sehingga responden cenderung tidak memberikan dukungan terhadap sosialisasi program listrik pintar. Pelanggan listrik pascabayar Kabupaten Bangkalan mengetahui dan menyetujui sosialisasi program listrik pascabayar, namun tidak memiliki kecenderungan untuk beralih.
Kampanye Berujung Paradoks (Bias Gender dalam Corporate Advertising I#Lovelife Karena Aku Perempuan Indonesia) Vergiana Lestari; Yuli Nugraheni; Nanang Krisdinanto
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v8i1.1944

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya paradoks yang terdapat pada corporate advertising PT. Astra Aviva Life. Peneliti menggunakan metode analisis semiotika Charles Sanders Peirce untuk mengkaji tanda-tanda bias gender pada corporate advertising PT. Astra Aviva Life yang mengusung tema emansipasi. Melalui analisis semiotika Charles Sanders Peirce, peneliti menemukan adanya paradoks. Di satu sisi, perusahaan mengadakan kampanye dengan mengajak perempuan untuk menerapkan apa yang disebut PT. Astra Life sebagai emansipasi modern. Namun di sisi lain, perusahaan kembali menarik kembali perempuan kr dalam permasalahan domestik (domestifikasi), glass ceiling, subordinasi, dan stereotype. Perempuan digambarkan selalu berada dalam wilayah domestik dan terlihat lemah, namun tidak berlaku bagi laki-laki yang bertolak belakang dengan sifat stereotip yang ada pada perempuan. Perempuan juga terlihat kembali digambarkan dengan kecantikan fisiknya menggunakan riasan wajah, tetapi tidak dengan laki-laki yang tidak mengutamakan penampilan. Corporate advertising I#LoveLife Karena Aku Perempuan Indonesia berisikan ketidaksesuaian pesan antara nilai perusahaan dan brand image-nya (Love Li, yaitu Respect. Pada akhirnya, konten dalam iklan perusahaan tersebut dapat mendistorsi upaya perusahaan dalam memperoleh brand image yang mengajak perempuan untuk menerapkan apa yang disebut PT. Astra Life sebagai emansipasi modern.
Pengaruh Terpaan Media dan Daya Tarik Destinasi Wisata terhadap Minat Berwisata T. Titi Widaningsih; Yuli Nugraheni; E. Nugrahaeni Prananingrum; Arry Rahayunianto
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v9i2.2742

Abstract

The world has entered the industrial era 5.0, when all aspects of human life are controlled by information technology. Society is changing and moving fast with technology to achieve a more meaningful life. The tourism industry has also developed following the development of industry 5.0 which is marked by the full digitization of the tourism sector. The way tourists travel is changing. The tourists will start their journey by looking for or seeing a variety of information (look), then proceed with the second step, namely ordering a tour package that is of interest (book) and the next part is the final stage, which is paying online (pay). Communication technology has changed the behavior of the tourism market towards digital. Tourist behavior is increasingly mobile, personal and interactive. Tourists can easily get tourist information with the availability and easy access to communication networks. Media with various tourist information have an influence on tourists to travel. In addition to communication media, the attractiveness of tourist destinations also affects tourists' choice of visiting tourist destinations. The purpose of this study was to determine the effect of media exposure and the attractiveness of tourist destinations on tourism interest. The research was conducted in the Betawi Cultural Tourism Area Setu Babakan, South Jakarta, Indonesia. The results showed that media exposure and tourist attraction influenced the interest in visiting tourist destinations.
Workshop Penguatan Potensi Wilayah Kawasan Bintang Mangrove Kelurahan Gunung Anyar Tambak Surabaya Berbasis Teknologi Informasi Nugraheni, Yuli; Akhsaniyah, Akhsaniyah; Widyaningrum, Anastasia Yuni
Jurnal Vokasi Vol 4, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v4i2.1898

Abstract

Gunung Anyar Tambak merupakan lokasi program pengabdian masyarakat ini.Terletak di Surabaya bagian Timur, tepatnya berada di Gununganyar tambak gg. 3 kawasan Mangrove, Gn. Anyar Tambak, Gn. Anyar, Kota SBY, Jawa Timur. Warga Gunung Anyar Tambak ini memiliki keunikan dan karakteristik tersendiri. Menarik untuk dapat meningkatkan potensi wilayah di kawasaan pesisir ini dengan memanfaatkan perkembangan teknologi komunikasi. Masyarakat bisa melihat potensi berdasar kelemahan, kekuatan, ancaman dan sekaligus peluang untuk bisa lebh mengembangkan potensi wilayahnya dengan memanfaatkan teknologi komunikasi. Pemanfaatan teknologi komunikasi menjadi penting terutama di berbagai wilayah di Indonesia banyak yang mengembangkan potensi hasil laut. Sehingga melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini bisa semakin memberikan positioning produk yang bisa dikembangkan oleh kawasan Bintang Mangrove. Kegiatan workshop ini mengkhususkan pada workshop penguatan potensi wilayah, dengan sasaran warga di kawasan Bintang Mangrove Gunung Anyar Tambak.  Tempat kegiatan mengambil lokasi penyelenggaraan di Kawasan Mangrove Kelurahan Gunung Anyar Tambak Surabaya.Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini terbagi dalam 3 kegiatan utama yaitu pemberian materi (workshop), penugasan peserta dalam kelompok  (pendampingan kelompok) dan  sharing antar kelompok peserta dalam bentuk presentasi Kata kunci: potensi, wilayah, Mangrove, Surabaya
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA BELANJA DAN USAHA ONLINE BAGI WKRI GEREJA GYB SURABAYA Nugraheni, Yuli; Yuliastuti, Maria; Akhsaniyah, Akhsaniyah; Evania, Angela; Mevelyn, Alexandra; Hana, Benedicta
Jurnal Abdimas Musi Charitas Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Abdimas Musi Charitas Volume 6, Nomor 2, Desember 2022
Publisher : Universitas katolik Musi Charitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32524/jamc.v6i2.524

Abstract

The emergence of the Covid-19 pandemic has forced members of the Catholic Women of the Republic of Indonesia (WKRI) Surabaya Branch of the Good Shepherd Catholic Church (GYB) to adjust to implementing new habits. However, due to limited knowledge of the ability to understand how to shop online and create interesting online media content as a means of online promotion, the WKRI Branch of the Good Shepherd Catholic Church Surabaya is very need help producing content. Departing from this need, the community service team of the Widya Mandala Catholic University Communication Studies Program provided training for the WKRI Branch of the Good Shepherd Catholic Church Surabaya. The training method provided is through mentoring the use of online shopping applications and creating interesting content, including making headlines, photos and videos as online promotional materials. With the ability to shop online, you will be able to save time, energy and costs. And the ability to make good headlines, photos and videos can be used as a means of online promotion to increase the business of WKRI members. After the training, mothers are able to use online shopping applications and create interesting promotional content on social media in the form of headlines, photos and videos. The Abdimas team suggested that research based on the results of this abdimas be carried out to examine the level of knowledge, attitudes, and preferences of WKRI members regarding the selection of information and social media choices
Perspektif Budaya dalam Studi Budaya Perusahaan: Peluang dan Perkembangan Penelitian di Indonesia Nugraheni, Yuli; Puspa, Ratih
Society Vol 11 No 2 (2023): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v11i2.561

Abstract

This article examines how cultural perspectives have emerged and shifted the managerial perspective in studying corporate culture. There is no single approach to understanding organizational culture, as many factors influence its formation. The shift from functional to symbolic approaches is viewed as a form of resistance. A qualitative approach, employing literature review methods, is used in this study to view organizations as cultures and to see communication as a cultural performance. The study explores the opportunities and developments of corporate culture studies in Indonesia. By outlining these aspects, the article aims to contribute to the enrichment of organizational culture literature. This work is expected to enhance research and studies on organizational culture in Indonesia and provide a comprehensive view of the emergence of cultural perspectives in corporate culture studies. The author believes there are numerous opportunities for developing corporate culture studies in Indonesia, alongside the paradigm shift in evaluating corporate culture not only from a managerial perspective but also from a broader cultural perspective.
Blind Eyes, Deaf Ears: Phenomenological Study on the Meaning of Local Figures of CSR of Semen Rembang Astari, Yohana Ayu; Krisdinanto, Nanang; Nugraheni, Yuli
Jurnal Komunikasi Vol. 14 No. 1 (2022): Jurnal Komunikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jk.v14i1.11935

Abstract

This research focuses on the problems surrounding mining conflicts and the synergistic CSR (corporate social responsibility) program owned by PT Semen Gresik at the Rembang Factory in Timbrangan Village, Kab. Rembang, which includes areas directly adjacent to the location of the factory or source of raw materials (Ring 1). The purpose of this study is to describe the experiences and meanings of local leaders (informal leaders, who are divided into pro and contra groups) regarding the CSR program that carries the narrative of welfare. This study uses a qualitative approach and a phenemenological method, in which the researcher allows community leaders who are the research subjects to actively construct meaning through their intersubjective experiences related to the Synergy CSR program. Data collection was carried out through in-depth interviews to obtain the essence of the phenomenon that was observed and told from a first-person perspective. This study found that CSR Synergy is interpreted by local leaders (informal leaders) as a program that tends to formulate the needs of the target community with the perspective of their own interests, tends to be compiled and implemented based on an assessment of citizens' needs. Research subjects also interpret CSR as a program that make targeted societies increasingly dependent on, not empowering, and merely fulfilling statutory obligations as a formality or to create a public image since the company is responsible for exploiting the natural resources. The welfare narrative brought by the CSR program was interpreted by the research subjects as a strategy to trick the public to cover up the impact of environmental damage. In the end, this meaning has the implication of the emergence of apathy, which is reflected in the local imagery of a short-sighted ear (blind ear, deaf eye).