Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL CRANKSHAFT

Uji Eksperimental Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Ramah Lingkungan Arif Setyo Nugroho; Aris Teguh Rahayu; Muhammad Nur Cahyo
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.1 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v7i1.11447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pemanfaatan minyak jelantah menjadi bahan bakar diesel yang lebih ramah lingkungan. Pengolahan minyak jelantah agar bisa menjadi bahan bakar diesel dengan cara tranverifikasi.  Minyak jelantah dipanaskan sampai dengan temperatur 50oC dan ditambahkan KOH dan methanol sebagai katalis. Dari hasil pengujian menggunakan bahan bakar minyak jelantah termodifikasi terbukti lebih irit, lama mesin menyala selama 7.1 menit dibandingkan dengan minyak solar yang hanya bisa menyala selama 6.3 menit. Gas buang CO juga lebih rendah menggunakan bahan bakar minyak jelantah yang termodifikasi sebesar 0,05% dibandingkan dengan minyak solar yang menghasilkan gas buang CO sebesar 1,27 %. Gas buang CO2 menggunakan bahan bakar minyak jelantah termodifikasi menghasilkan gas buang CO2 lebih besar yaitu 19 % dibandingkan bahan bakar solar yang menghasilkan CO2 sebesar 17%, walaupun hasil gas buang CO2 lebih tinggi , minyak jelantah yang telah termodifikasi lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan bahan bakar solar.
PERFORMA PEMBAKARAN CAMPURAN BATU BARA DAN BIOMASSA KAYU JATI SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF Suhartoyo, Suhartoyo; Sriyanto, Sriyanto; Purwono, Arif Hidayat; Nugroho, Arif Setyo
JURNAL CRANKSHAFT Vol. 8 No. 4 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i4.16260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pencampuran biomassa kayu jati dengan batu bara terhadap efisiensi termal dan konsumsi bahan bakar pada sistem pembakaran co-firing. Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya ketergantungan sektor energi terhadap bahan bakar fosil serta potensi besar limbah biomassa yang belum termanfaatkan secara optimal. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental di Laboratorium Energi STT Warga Surakarta dengan menggunakan variasi rasio campuran batu bara dan biomassa kayu jati sebesar 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25% terhadap total massa bahan bakar. Parameter utama yang diamati meliputi waktu pendidihan air 1 liter, konsumsi bahan bakar, dan efisiensi termal. Hasil pengujian menunjukkan bahwa efisiensi tertinggi diperoleh pada campuran 100% batu bara, yaitu sebesar 100% menjadi acuan, sedangkan campuran 90% batu bara + 10% biomassa menghasilkan efisiensi 96,5%, dengan konsumsi bahan bakar hanya sedikit meningkat. Penambahan biomassa di atas 20% menyebabkan penurunan efisiensi yang signifikan akibat kandungan air dan nilai kalor biomassa yang lebih rendah. Secara keseluruhan, penelitian ini membuktikan bahwa co-firing dengan fraksi biomassa hingga 10–15% dapat diterapkan tanpa penurunan performa yang berarti serta berpotensi mengurangi emisi karbon dan biaya operasional.