Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

ASUHAN PADA LANSIA HIPERTENSI DENGAN PENDEKATAN KOMPLEMENTER PENGGUNANAAN REBUSAN JAHE DALAM PENURUNAN TEKANAN DARAH meda yuliani
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 7 No 1 (2022): JURNAL MEDIKA KARYA ILMIAH KESEHATAN
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.85 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v7i1.832

Abstract

Hipertensi adalah salah satu penyebab utama kematian di Amerika Serikat. Penyakit tidak menular (PTM) tambahan yang sering menyerang lansia adalah hipertensi (lansia). Metode non-farmakologis dan farmakologis dapat digunakan untuk mengobati hipertensi. Pendekatan pelengkap untuk terapi non-farmakologis, seperti terapi herbal, mungkin termasuk jahe. Pasien hipertensi dapat mengambil manfaat dari sifat anti-hipertensi jahe. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah rebusan jahe dapat membantu menurunkan tekanan darah pada orang tua yang sudah memilikinya. Dalam penelitian ini, yang menggunakan metode studi kasus, kami memulai dengan menilai dan mengevaluasi pendekatan perawatan tambahan. Peneliti menemukan penurunan tekanan darah sistolik 5-10 milimeter merkuri (mmHg) dan kenaikan 10-15 milimeter merkuri (mmHg) pada pasien hipertensi lanjut usia setelah pemberian rebusan jahe. Pasien dengan tekanan darah tinggi dapat mengambil manfaat dari pengobatan komplementer yang mencakup rebusan jahe sebagai metode alternatif untuk menurunkan tekanan darah mereka
PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR IBU HAMIL BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN NYERI PUNGGUNG PADA PEKERJA KERAJINAN ANYAMAN Ni Putu Aryani; Baiq Ricca Afrida; Susilia Idyawati; Nurul Hikmah Annisa; Meda Yuliani
Jurnal Doppler Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Doppler
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pregnancy is part of the cycle of a woman's cycle where the process of pregnancy will cause a woman to experience several changes in herself. These changes include physical, mental and social. Basic Needs Pregnant women physically need to be met so that the mother in her pregnancy is maintained healthy. The purpose of this study was to determine the relationship between the fulfillment of the basic needs of pregnant women with complaints of back pain in weaving crafts workers. This research is an analytic observational study. The research location is West Lombok. The time of the study was from July-August 2022. In this study, the population was 40 pregnant women. The sample taken is using a total sample technique of 40 people. Data processing in this study followed the steps, including editing, coding, entry, tabulating and cleaning. Analysis of the data used is using the Chi-Square test. The results of the study found that most of the respondents were aged 20-35 years as many as 22 people (55.0%), with elementary education as many as 16 people (40.0%). While the fulfillment of basic human needs in pregnant women is mostly not met in oxygenation (62.5%), nutrition (60.0%), personal hygiene (57.5%), elimination (55.0%), clothing (60, 0%), sexual (52.5%), mobilization/body mechanics (55.0%), resting (62.5%) and most of them complained of back pain (55.5%). There is no relationship between the fulfillment of oxygenation and nutrition needs with back pain complaints. There is a relationship between personal hygiene, elimination, clothing, sex, mobilization and sleep rest. Keywords: basic needs, back pain, pregnant women
PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR IBU HAMIL BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN NYERI PUNGGUNG PADA PEKERJA KERAJINAN ANYAMAN Ni Putu Aryani; Baiq Ricca Afrida; Susilia Idyawati; Nurul Hikmah Annisa; Meda Yuliani
Jurnal Doppler Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Doppler
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pregnancy is part of the cycle of a woman's cycle where the process of pregnancy will cause a woman to experience several changes in herself. These changes include physical, mental and social. Basic Needs Pregnant women physically need to be met so that the mother in her pregnancy is maintained healthy. The purpose of this study was to determine the relationship between the fulfillment of the basic needs of pregnant women with complaints of back pain in weaving crafts workers. This research is an analytic observational study. The research location is West Lombok. The time of the study was from July-August 2022. In this study, the population was 40 pregnant women. The sample taken is using a total sample technique of 40 people. Data processing in this study followed the steps, including editing, coding, entry, tabulating and cleaning. Analysis of the data used is using the Chi-Square test. The results of the study found that most of the respondents were aged 20-35 years as many as 22 people (55.0%), with elementary education as many as 16 people (40.0%). While the fulfillment of basic human needs in pregnant women is mostly not met in oxygenation (62.5%), nutrition (60.0%), personal hygiene (57.5%), elimination (55.0%), clothing (60, 0%), sexual (52.5%), mobilization/body mechanics (55.0%), resting (62.5%) and most of them complained of back pain (55.5%). There is no relationship between the fulfillment of oxygenation and nutrition needs with back pain complaints. There is a relationship between personal hygiene, elimination, clothing, sex, mobilization and sleep rest. Keywords: basic needs, back pain, pregnant women
Pemberian Edukasi Kesehatan Melalui Penggunaan Media Pembelajaran Dalam Upaya Peningkatan Kesehatan Di Vila Quran Fathul Mubiin Meda Yuliani; Mela Mustika Sari; Mohamad Isronijaya; Susan Irawan Rivai; Eneng Daryanti; Tata Juarta
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2022): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v7i4.968

Abstract

Yayasan Fathul Mubiin merupakan yayasan yang bergerak dalam bidang sosial dan pendidikan. Yayasan ini menyelenggarakan Pondok Pesantren Tahfid Quran. Yayasan ini menyediakan asrama putra dan putri yang terdiri atas anak yatim, yatim piatu, dan kaum dhuafa serta masyarakat umum. Jumlah santri yang bermukim di pondok sekitar 75 orang santri terdiri dari santri putra dan putri dengan rerata usia mulai dari 9 -20 tahun. Kegiatan rutin yang dilakukan adalah melalukan hafalan quran yang merupakan kegiatan utama di vila quran ini. Hasil Studi pendahuluan terdapat beberapa informasi terkait masalah kesehatan seperti santri yang mengeluh gatal-gatal, pusing, pegal-pegal, selain itu juga pihak pengelola mengharapkan adanya penyampaian informasi kesehatan bagi para santrinya. Untuk itu, kami perlu dilakukan pengabdian kepada masyarakat di vila quran ini, terkait prilaku hidup bersih dan sehat serta pemberian informasi tentang kesehatan reproduksi bagi remaja. Hal ini untuk meningkatkan pengetahuan bagi para santri serta mengubah perilaku kesehatan sehingga dapat megoptimalkan kesehatan bagi para santri. Kegiatan inti yang dilakukan yaitu pemberian edukasi kesehatan. Pertama edukasi mengenai kesehatan reproduksi bagi remaja putra dan putri dengan media UTARI (Ular Tangga Kesehatan reproduksi), kegiatan berikutnya yaitu tentang edukasi penguatan protokol kesehatan, perilaku hidup bersih dan sehat dengan pemberian materi diskusi serta praktik mencuci tangan, serta para santri diajarkan untuk melakukan kegiatan senam sehat ceria. Hasil yang didapatkan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini, selain peningkatan pengetahuan terkait kesehatan reproduksi dan PHBS, juga perubahan perilaku hidup sehat serta terbentuknya pojok literasi kesehatan sebagai wadah untuk menginisiasikan kesehatan melalui pengetahuan kesehatan. Providing Health Education Through The Use Of Learning Media In An Effort To Improve Health At Vila Quran Fathul Mubiin Fathul Mubiin Foundation is a foundation engaged in social and educational fields. This foundation organizes the Tahfid Quran Islamic Boarding School. The foundation provides male and female dormitories consisting of orphans, orphans, and the poor as well as the general public. The number of students living in the cottage is around 75 students consisting of male and female students with an average age ranging from 9-20 years. The routine activity carried out is to memorize the Quran which is the main activity in this quran villa. The results of the preliminary study contained some information related to health problems such as students complaining of itching, dizziness, aches, besides that the manager also expects the delivery of health information for their students. For this reason, we need to do community service in this quran villa, related to clean and healthy living behaviors and providing information about reproductive health for adolescents. This is to increase knowledge for students and change health behaviors so that they can optimize health for students. The core activity carried out is the provision of health education. First, education about reproductive health for young men and women with UTARI (Reproductive Health Snakes and Ladders) media, the next activity is about education on strengthening health protocols, clean and healthy living behaviors by providing discussion materials and hand washing practices, and students are taught to do cheerful healthy gymnastics activities. The results obtained from this community service activity, in addition to increasing knowledge related to reproductive health and PHBS, also changes in healthy living behaviors and the formation of a health literacy corner as a forum for initiating health through health knowledge.
Analisis Penatalaksanaan Dismenore Primer pada Remaja Putri dengan Penggunaan Terapi Teh Herbal Chamomile Disalah Satu Sekolah Menengah di Bandung Iceu Mulyati; Sri Lestari; Meda Yuliani
Poltanesa Vol 23 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v23i2.1911

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan hasil kajian bahwa haid yang terjadi secara periodik pada seorang perempuan terutama remaja putri memberikan dampak ketidaknyamanan,rasa nyeri saat haid adalah salah satu ketidaknyamanan yang sering remaja putri keluhkan sehingga dapat mengganggu aktivitas belajar, tidak sedikit remaja yang tidak masuk sekolah atau berakhir di ruang unit kesehatan saat nyeri haid terjadi, sehingga perlunya penatalaksanaan yang aman bagi remaja putri yang tidak memberikan efek samping yang berbahaya seperti penggunaan asuhan komplementer dengan penggunaan teh herbal chamomile, oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui pengaruh teh chamomile pada remaja putri dengan mengukur tingkat nyeri haid sebelum dan sesudah diberikan teh herbal chamomile. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara dan observasi dengan analisis yang digunakan adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan one grup pre-post test design. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa teh herbal chamomile dapat menurunkan tingkatan nyeri haid, sehingga teh herbal chamomile bisa dikembangkan menjadi salah satu asuhan dalam penatalaksanaan dismenore atau nyeri haid terutama pada remaja putri, terutama untuk dimenore primer.
ANALISIS STATUS KESEHATAN MENSTRUASI DENGAN TINGKAT KELETIHAN REMAJA DI SALAH SATU WILAYAH DI KABUPATEN BANDUNG TAHUN 2022 Iceu Mulyati; Sri Lestari; Meda Yuliani
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 17 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September- Desember 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.094 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v17i3.1451

Abstract

Menstruation is a monthly cycle that occurs in a woman, menstruation in adolescents is the main feature of puberty which indicates that the reproductive system has started to function properly. whether there is a relationship between menstrual health status and the level of fatigue in adolescents. The research method used is quantitative analysis with a cross sectional approach with data collection using questionnaires and direct Hb examination, the results of the study show that anemia and dismenore are the main factors that have a relationship directly with fatigue during menstruation the impact of this fatigue will cause a decrease in the ability of adolescents, especially in the learning process so that learning achievement also decreases, for this reason it is necessary to make efforts to deal with complaints or problems during menstruation. One of the management of anemia in adolescents can be by giving blood-added tablets, while menstrual pain can be managed with complementary methods such as consuming herbal drinks, acupressure or other measures.
Pengaruh yogurt mix buah bit dan jambu biji merah terhadap kadar haemoglobin pada remaja putri Dewi Nurlaela Sari; Meda Yuliani; A Anri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Timbulnya masalah gizi pada anak erat kaitannya dengan persiapan kesehatan dan gizi seorang perempuan untuk menjadi calon ibu, dalam hal ini yaitu remaja putri. Hasil survey Nutrition International pada tahun 2018 menemukan kasus anemia pada remaja putri di Jawa Barat sebesar 41,93%, hal ini selaras dengan target cakupan pemberian tablet tambah darah pada remaja putri masih rendah (25,2%) dan masih di bawah target Jawa Barat (52%). Perlu adanya upaya intervensi untuk mencegah anemia tersebut dengan optimalisasi pemberian makanan yang mengandung zat besi selain pemberian tablet tambah darah. Tujuan dari riset ini mengetahui pengaruh yogurt mix buah bit dan jambu biji merah terhadap kadar haemoglobin remaja putri. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan pendekatan one group pre-post design. Sampel pada penelitian ini sebanyak 30 responden dengan teknik pengambilan sample secara purposive sampling dengan kriteria inklusi anemia ringan dan sedang serta tidak menderita suatu penyakit yang dapat menyebabkan anemia. Penentuan anemia melalui pengukuran kadar haemoglobin dengan metode POCT (Point of Care Testing). Teknik analisis menggunakan distrubusi frekuensi, uji normalitas dan uji bivariat dengan menggunakan uji wilcoxon melalui software computer SPSS versi 20.0. Hasil menunjukkan bahwa seluruh responden (100%) mengalami anemia ringan sebelum di berikan yogurt mix buah bit dan jambu biji merah. Terdapat perubahan yang signifikan dengan nilai p-value 0,000 < nilai alpha (0.05). Dapat disimpulkan bahwa pemberian yogurt buah bit dan jambu biji merah jika dikonsumsi secara teratur dan tepat dapat menurunkan angka kejadian anemia, sehingga diharapakan hal tersebut dapat dijadikan sebuah kebijakan terhadap intervensi pada remaja putri dengan anemia.
Edukasi Kesehatan Tentang Pencegahan dan Pengendalian Penyebaran Covid-19 Di Tatanan Sekolah Pada SiswaSiswi SMK Kesehatan Meda Yuliani; Ika Kurnia Sukmawati; Irfan Safarudin Ahmad; Desi Fitriani Kuswara; Asri Kartika Sumirat; Elsa Ratna Dewi; Lilis Rismayanti; Aradea Amanda
Jurnal Pengabdian Ahmad Yani Vol. 1 No. 2 (2021): December
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri (STTI) Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.2 KB)

Abstract

Abstract The world and including Indonesia are still shocked by cases of corona virus infection that continue to infect. In Indonesia, currently cases of patients dying from the corona virus have reached 105,598 (as of August 7, 2021). Since the corona virus (COVID-19) is rapidly spreading, it's currently considered a pandemic. Schools and students must be educated about the corona virus (also known as Covid-19) and clean and healthy living habits in order to comply with health standards under the new normal school order, which is now in place for face-to-face interactions. This community service project aims to educate students at the Health Vocational School about clean and healthy living and the role it plays in preventing and managing the development of COVID-19 in school settings in order to offer health protocols education to them. The present face-to-face function of preventing and regulating the spread of COVID-19 in educational settings. There were 158 students participating in the activity, which was conducted online on August 14, 2021, using the Zoom Meeting software. Lectures, debates, and instructional video screenings are some of the methods used. Students' awareness of clean and healthy living behaviors and their role in preventing and regulating the spread of COVID-19 has increased as a consequence of the study, particularly in educational settings. To prevent the spread of the corona virus, it is recommended that the school recall and monitor children constantly. Keywords: covid-19, health education, prevention, control, Vocational Students. Abstrak Kasus infeksi virus corona terus terdengar masyarakat di seluruh dunia, khususnya di Indonesia. Saat ini ada 105.598 orang Indonesia yang meninggal akibat virus corona (per 7 Agustus 2021). Karena penyebarannya yang cepat, virus corona (COVID-19) kini telah menjadi wabah yang ditakuti oleh seluruh umat manusia. Sekolah dan siswa harus dididik tentang virus corona (juga dikenal sebagai Covid-19) dan kebiasaan hidup bersih dan sehat untuk mematuhi standar kesehatan di bawah tatanan sekolah normal baru, yang sekarang berlaku untuk kontak tatap muka. . Meskipun siswa SMK Kesehatan mengetahui tentang peraturan kesehatan, proyek pengabdian masyarakat ini masih perlu mendidik mereka tentang hidup sehat dan peran yang dapat dimainkan oleh hidup bersih dan sehat dalam menghindari dan mengendalikan penyebaran COVID-19 di lingkungan sekolah. hadirnya fungsi tatap muka pencegahan dan pengaturan penyebaran COVID-19 di lingkungan pendidikan Ada 158 siswa yang mengikuti kegiatan yang dilakukan secara online pada 14 Agustus 2021 dengan menggunakan software Zoom Meeting. Ceramah, debat, dan pemutaran video instruksional adalah beberapa metode yang digunakan. Kesadaran siswa tentang perilaku hidup bersih dan sehat serta perannya dalam mencegah dan mengatur penyebaran COVID-19 meningkat sebagai konsekuensi dari penelitian, khususnya di lingkungan pendidikan. Untuk mencegah penyebaran virus corona, disarankan agar sekolah memanggil dan memantau anak-anak secara terus-menerus. Kata kunci: covid-19, edukasi kesehatan, pencegahan, pengendalian, Siswa-siswi SMK.
GAMBARAN PELAKSANAAN SEBELUM DAN SESUDAH PIJAT BAYI 6-12 BULAN TERHADAP KUALITAS TIDUR BAYI DI BIDANKU SAHABATKU KOTA BANDUNG TAHUN 2019 meda yuliani
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.925 KB) | DOI: 10.33867/jaia.v4i2.131

Abstract

Dampak bayi kurang tidur secara tidak langsung belum ditemukan secara pasti, namun dampak secara langsung apabila tidur bayi tidak terpenuhi diantaranya bayi tampak lemas, selalu rewel, menagis, dan susah untuk tidur kembali. Hasil wawancara terhadap 10 orang yang datang ke Bidanku Sahabatku mengenai alasan melakukan pijat bayi adalah semuanya mengatakan karena anak sering terbangun dan rewel pada saat tidur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pelaksanaan sebelum dan sesudah pijat bayi 6-12 bulan terhadap kualitas tidur bayi di Bidanku Sahabatku Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yaitu penelitian yang dilakukan terhadap variabel yang diteliti tanpa membuat perbandingan, atau menghubungkan dengan variabel yang lain dalam hal ini adalah gambaran kualitas tidur sebelum dan setelah dilakukan pijat bayi. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling, yaitu sebanyak 32 orang dengan teknik analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa kualitas tidur bayi sebelum dilakukan pijat bayi seluruhnya tidak nyenyak sebanyak 28 orang (100%) dan kualitas tidur bayi setelah dilakukan pijat bayi sebagian besar nyenyak sebanyak 22 orang (78,6%) Simpulan didapatkan bahwa sebagian besar bayi tidur nyenyak setelah dilakukan pijat bayi. Dari hasil penelitian ini disarankan kepada pihak pendidikan untuk memberikan pelatihan asuhan komplementer terhadap bidan sebagai salah satu alternatif meningkatkan kemampuan bidan dalam melayani kebutuhan bayi dan saran bagi tempat penelitian supaya terus meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan yang melakukan pijat bayi dengan mengikutsertakan dalam berbagai pelatihan.
Penerapan PHBS Dan Protokol Kesehatan Dalam Waspada Menghadapi Gelombang Ketiga Covid-19 Di Fasilitas Olahraga Kota Bandung Deden Indra Dinata; Santi Rinjani; Meda Yuliani; Rahmat Santoso; Hani Oktafiani
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 7 No 3 (2022): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.228 KB) | DOI: 10.30653/002.202273.172

Abstract

IMPLEMENTATION OF HEALTHY LIFESTYLE AND HEALTH PROTOCOL IN AWARENESS OF THE THIRD WAVE OF COVID-19 IN BANDUNG CITY SPORTS FACILITIES. Various limitations and lack of understanding in implementing PHBS and strict procedures have become problems in the community. For example, the provision of masks for orphanages that are only waiting for donations from donors, the neglect of health procedures and the lack of public concern for the implementation of PHBS in community sports facilities, cause the need for motivation to be creative and productive while still paying attention and implementing health care programs. The purpose of these efforts is to increase knowledge about health so that later they can carry out health procedures correctly and also increase good and correct PHBS behavior. The method used is educating the application of a clean and healthy lifestyle (PHBS) and health protokols through counseling, making YouTube videos that are registered as intellectual property, providing supporting facilities and information and education communication in collaboration with health promotion officers of UPT Puskesmas Cipadung. The results showed that this activity was frequently needed by partners and really useful, seen from the increase in participants' understanding of the material presented and the implementation of health protokols in the sports facility environment.