Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Efektivitas Senam Anemiaction Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri Meda Yuliani; Tika Lubis; Lia Novita
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 7 (2026): Volume 6 Nomor 7 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i7.23951

Abstract

ABSTRACT Anemia remains a significant global public health issue affecting adolescent girls and contributing to reduced physical endurance, lowered cognitive focus, and long‑term reproductive risks. This study aims to evaluate the effectiveness of Anemiaction exercise as a low‑intensity aerobic activity designed to stimulate erythropoietin and improve hemoglobin levels. Using a one‑group pretest–posttest design involving 30 adolescent girls, hemoglobin levels were measured before and after four weeks of exercise performed three times weekly. Results showed an increase from 11.2 g/dL to 12.1 g/dL, indicating significant improvement. Anemiaction exercise can serve as an effective, non‑pharmacological school‑based intervention for anemia prevention. Keywords: Hemoglobin, Anemiaction Exercise, Anemia, Adolescent Girls.  ABSTRAK Anemia merupakan masalah kesehatan global yang banyak dialami remaja putri dan berdampak pada penurunan konsentrasi belajar, daya tahan tubuh, serta risiko kesehatan reproduksi jangka panjang. Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas senam Anemiaction sebagai aktivitas aerobik intensitas ringan yang dapat merangsang eritropoietin dan meningkatkan kadar hemoglobin. Desain penelitian menggunakan one‑group pretest–posttest dengan 30 remaja putri. Kadar hemoglobin diukur sebelum dan sesudah intervensi selama empat minggu. Hasil menunjukkan peningkatan dari 11,2 g/dL menjadi 12,1 g/dL. Senam Anemiaction efektif sebagai intervensi non‑farmakologis untuk pencegahan anemia berbasis sekolah Kata Kunci: Hemoglobin, Senam Anemiaction, Anemia, Remaja Putri.
Penyegaran Kader Posyandu melalui Edukasi dan Pelatihan Antropometri untuk Mendukung Upaya Pencegahan Stunting Meda Yuliani; Yanyan Mulyani; Iceu Mulyati; Fikri Mourly Wahyudi; Wahyu Wahdana
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cv9t3j78

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang membutuhkan perhatian serius. Stunting adalah salah satu masalah kesehatan gizi kronis pada anak, selama masa awal pertumbuhan akibat kurangnya asupan gizi yang diberikan dalam waktu lama dan tidak sesuai dengan kecukupan gizi yang dibutuhkan. Stunting terjadi dari 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan akan muncul saat anak berusia 2 tahun. Kader posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat memiliki peran penting dalam mendeteksi dini risiko stunting. Metodel pada kegiatan penyegaran kader melalui edukasi dan pelatihan antropometri bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam melakukan pengukuran status gizi balita. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan pendekatan edukasi interaktif dan pelatihan keterampilan praktis terkait pencatatan, pelaporan, dan pengukuran antropometri. Penilaian pengetahuan dilakukan sebelum dan sesudah kegiatan, dengan Peserta kegiatan adalah kader posyandu dari wilayah binaan dengan jumlah total 18 orang. Hasil dari kegiatan ini, terdapat peningkatan rata-rata pengetahuan kader setelah diberikan edukasi dan pelatihan, disertai keterampilan yang lebih baik dalam melakukan pengukuran antropometri. Hal ini menunjukkan efektivitas penyegaran kader dalam mendukung upaya pencegahan stunting. Penyegaran kader posyandu melalui edukasi dan pelatihan antropometri terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader. Kegiatan ini direkomendasikan dilakukan secara berkelanjutan delngan dukungan lintas sektor.
Pelaksanaan Monitoring Awal Risiko Kegawatan Maternal Oleh Kader Intan Yusita; Meda Yuliani; Sri Wulan Megawati
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/pntjmx19

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi, yaitu 98,60 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2024. Penyebab utama kematian meliputi komplikasi non-obstetrik, hipertensi dalam kehamilan, perdarahan, serta keterlambatan deteksi dini dan penanganan kegawatdaruratan. Kader PKK memiliki peran strategis dalam upaya promotif dan preventif, namun keterbatasan pengetahuan, keterampilan, dan pemanfaatan teknologi menjadi kendala. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penerapan Sistem Monitoring Awal Risiko Kegawatan Maternal (SMART-K) berbasis aplikasi Early Warning Score Indonesia (EWSI) dalam meningkatkan kapasitas kader PKK. Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, serta evaluasi pada kader PKK Anyelir 2 Cikutra Bandung. Desain pre-test dan post-test digunakan untuk menilai kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan kader.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek. Kesadaran merumuskan strategi organisasi meningkat dari 92,3% kategori kurang menjadi 76,9% baik; kemampuan perumusan program dari 100% kurang menjadi 84,6% baik; pengetahuan kegawatan ibu hamil dari 15,4% baik menjadi 92,3%; keterampilan penilaian risiko dari 7,7% baik menjadi 96,2%; serta keterampilan penanganan kegawatdaruratan dari 7,7% bisa menjadi 73,1%.Penerapan SMART-K berbasis EWSI terbukti efektif meningkatkan kapasitas kader PKK dalam deteksi dan penanganan risiko maternal. Program ini layak dilanjutkan secara berkelanjutan untuk mendukung penurunan angka kesakitan dan kematian ibu.
Peningkatan Pengetahuan Remaja tentang Kesehatan Reproduksi dan Konsumsi Tablet Tambah Darah (Fe) melalui Edukasi Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Meda Yuliani; Intan Yusita; Dyah Ayu Fitriani; Tika Lubis; Ina Sugiharti; Dewi Nurlaela Sari; Widya Arumningtyas
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/f07jtb68

Abstract

Rendahnya pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi dan pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (Fe) masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang dapat meningkatkan risiko terjadinya anemia, kehamilan usia dini, dan gangguan kesehatan reproduksi. Hasil Survei Mawas Diri (SMD) di wilayah kerja Puskesmas “R” menunjukkan masih terdapat remaja yang memiliki pengetahuan rendah mengenai Infeksi Menular Seksual (IMS), kesehatan reproduksi, dan konsumsi Tablet Tambah Darah (Fe). Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi dan pentingnya konsumsi Tablet Darah Tambah (Fe) melalui edukasi kesehatan. Metode pelaksanaannya dilakukan melalui penyuluhan kesehatan dengan pendekatan edukatif menggunakan ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, leaflet, dan video edukasi berdasarkan hasil identifikasi masalah dari Survei Mawas Diri. Sasaran kegiatan adalah remaja di wilayah kerja Puskesmas “R”. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai kesehatan reproduksi, pencegahan Infeksi Menular Seksual (IMS), serta pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (Fe) sebagai upaya pencegahan anemia pada remaja. Peserta juga menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung dan mampu memahami materi yang diberikan dengan lebih baik. Pendidikan kesehatan terbukti menjadi salah satu upaya promotif yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi dan pencegahan anemia. Kegiatan serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara tenaga kesehatan, sekolah, kader kesehatan, dan masyarakat.
PENGARUH PEMBERIAN OKETANI MASSAGE MENGGUNAKAN LAVENDER OIL DAN PIJAT TITIK ST18 TERHADAP PENCEGAHAN BENDUNGAN ASI PADA IBU POST PARTUM DI PUSKESMAS GARUDA Meda Yuliani; Dewi Nurlaelasari; Finna Dwi Putriana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v14i1.3584

Abstract

Bendungan ASI merupakan salah satu masalah yang sering terjadi pada ibu post partum akibat pengeluaran ASI yang tidak lancar sehingga menyebabkan payudara bengkak, nyeri, dan tidak nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Oketani massage menggunakan lavender oil dan pijat titik ST18 terhadap pencegahan bendungan ASI pada ibu post partum di Puskesmas Garuda. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain posttest only with control group design. Sampel penelitian berjumlah 32 ibu post partum yang dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Kelompok perlakuan diberikan Oketani massage menggunakan lavender oil dan pijat titik ST18 sebanyak dua kali sehari selama empat hari, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan seluruh responden pada kelompok perlakuan tidak mengalami bendungan ASI, sedangkan sebagian besar kelompok kontrol mengalami bendungan ASI. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,001 (p<0,05), yang berarti terdapat pengaruh pemberian Oketani massage menggunakan lavender oil dan pijat titik ST18 terhadap pencegahan bendungan ASI pada ibu post partum.