Claim Missing Document
Check
Articles

JUDGMENT VALUE ON CORRUPTION IN ONLINE NEWS: SYSTEMIC FUNCTIONAL LINGUISTICS Chalimah, Chalimah; Sulistyowati, Heny; Darihastining, Susi; Din, Maaz Ud
FORUM PAEDAGOGIK Vol 14, No 1 (2023): 10 Articles, Pages 1-149
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/paedagogik.v14i1.7789

Abstract

AbstractExploring the judgment evaluation is conducted to see the pattern of the social sanction and its impact in giving self-reflection to readers as public figures in Indonesia through systemic functional linguistics theory: appraisal. The news text about corruption that are chosen to be analyzed are namely: Lukas Enembe case as a governor, Sudrajat Dimyati case as a judge, and Ferdy Sambo as policeman that involve in criminal case.  The data are analyzed by using appraisal theory in judgment process. The data source is the three online news texts that have mentioned some criticisms to the Indonesian officials, namely: National Tempo News, National Okezone News, and Kompas News. The findings show that each news text has their own way to express the social sanction which uses high negative propriety and negative veracity. The finding is benefit to see how the news text show critical expression that can influence the readers’ emotion. The novelty is finding the pattern of judgment expressions used in three online news texts through appraisal theory but it is limited on the evaluation of judgment.Keywords: judgment, value, corruption cases, appraisal. AbstrakEksplorasi nilai judgment dilaksanakan untuk mengetahui bentuk sanksi sosial dan dampaknya dalam memberikan refleksi diri pada pembaca sebagai tokoh masyarakat di Indonesia melalui teori linguistic sistemik fungsional: appraisal. Teks berita tentang korupsi yang dipilih untuk dianalisa terdiri dari: kasus Lukas Enenbe sebagai seorang gubernur, kasus Sudrajat Dimyati sebagai seorang hakim, dan kasus Ferdy Sambo sebagai seorang polisi yang terlibat kasus kriminal. Data dianalisa dengan menggunakan teori appraisal dalam bentuk proses judgment. Sumber data merupakan tiga teks berita online, yaitu Berita Nasional Tempo, Berita Nasional Okezone, dan Berita Kompas. Temuan menunjukkan bahwa masing-masing teks berita memiliki cara sendiri untuk mengekspresikan sanksi social yang menggunakan negative propriety dan negative veracity yang tinggi. Temuan ini penting untuk melihat bagaimana teks berita menunjukkan ekspresi kritis yang dapat mempengaruhi emosi pembaca. Kebaruan penelitian dalam bentuk pola ekspesi judgment yang digunakan dalam tiga teks berita online melalui teori appraisal namun penelitian ini masih terbatas pada penilaian judgment. Kata Kunci judgment, nilai, kasus korupsi, appraisal.
Pemerolehan Bahasa Pertama dengan Aplikasi Secil pada Anak Usia 4-5 Tahun Di Kelompok Bermain Ulul Albab Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang Kartikasari, Dian; Sulistyowati, Heny
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12598

Abstract

Pemerolehan bahasa dipakai dalam proses penguasaan bahasa pertama sebagai salah satu perkembangan yang terjadi pada seorang manusia sejak lahir. Aplikasi secil berbasis IT memiliki keunggulan yang mampu menarik perhatian anak dengan banyaknya series pembelajaran yang beragam, dari series cerita sampai bermain sambil belajar. Karakter dan bahasa yang disuguhkan sesuai dengan usia anak-anak dengan warna-warna menarik. Secara umum tujuaan penelitian ini untuk mendeskripsikan secara objektif tentang pemerolehan bahasa pertama dengan aplikasi secil pada anak usia 4-5 tahun di Kelompok Bermain ULUL ALBAB kecamata Peterongan kabupaten Jombang. Tujuan Khusus untuk mendeskripsikan pemerolehan bahasa pertama bidang semantik kelas kata nomina dengan aplikasi secil pada anak usia 4-5 tahun di Kelompok Bermain ULUL ALBAB kecamata Peterongan kabupaten Jombang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode deskriptif kualitatif, metode tersebut dipilih untuk mengetahui pemerolehan bahasa pertama bidang semantik pada anak usia 4-5 tahun di KB Ulul Albab kecamatan Peterongan kabupaten Jombang berdasarkan kelas kata nomina yang muncul dalam ujaran anak. Subjek penelitian adalah 9 anak yang dianggap memenui kriteria untuk dijadikan subjek penelitian, dengan melihat keanekaragaman ujaran yang digunakan anak ketika berinteraksi dengan temannya. Sumber data dalam penelitian ini berupa ujaran siswa di KB Ulul Albab kecamatan Peterongan kabupaten Jombang, serta datanya berupa kata yang didalamnya memuat nomina. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan langkah observasi, wawancara, penentuan objek, perekaman, dokumentasi, transkrip data, identifikasi data, kodefikasi, dan tabulasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini terdiri atas tiga tahap yaitu, deskripsi data, analisis data, dan simpulan. Hasil penelitian pemerolehan bahasa pertama kelas kata nomina dengan menggunakan aplikasi secil menunjukkan beberapa ujaran kata menggunakan bahasa Jawa dan menggunakan bahasa Indonesia. Misalnya dalam bahasa Jawa yaitu ujaran kata boyo dan kali, dan dalam bahasa Indonesia subjek mengujarkan kata cekolah, nlambutan, tapi, dan aelnya. Ujaran yang diujarkan banyak mengalami pengurangan, penambahan, dan perubahan, baik huruf maupun kosa kata. Ujaran kata cekolah termasuk dalam pengelompokan nomina tipe II, ujaran kata nlambutan termasuk dalam pengelompokan nomina tipe V, ujaran kata tapi dan boyo termasuk dalam pengelompokan nomina tipe III, ujaran kata aelnya termasuk dalam pengelompokan nomina tipe VIII, dan ujaran kata kali termasuk dalam pengelompokan nomina tipe IX.
Tindak Tutur Ekspresif dalam Tayangan Youtube Ganjar Pranowo Bicara Gagasan (Capres 2024) Esdar, Diah Prihastini; Masruroh, Ika; Budi, Imanuel Setyo; Sulistyowati, Heny
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12973

Abstract

Tindak tutur ekspresif adalah salah satu jenis tindak tutur yang berfungsi untuk mengungkapkan atau mengkomunikasikan sikap psikologis penutur terhadap situasi yang tersirat dalam ilokusi. Misalnya, mengucapkan terima kasih, memuji, dan mengkritik. Tindak tutur ekspresif memiliki keunggulan. Pertama, ekspresi seseorang memungkinkan seseorang untuk memahami apa yang dimaksudkan oleh penutur. Ini karena aspek perasaan manusia biasanya tersembunyi dan memiliki makna tersirat. Penelitian ini menggunakan metode simak dalam pengumpulan data. Peneliti dalam penelitian ini akan menyimak penggunaan bahasa dalam Bicara gagasan capres 2024. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik simak bebas libat cakap atau disingkat dengan teknik SBLC (Simak Bebas Libat Cakap), yaitu teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan menyimak penggunaan bahasa tanpa terlibat dalam proses pembicaraan. Dalam penelitian ini, juga mengkaji maksud tuturan dari beberapa tokoh yang terdapat dalam acara debat capres 2024 yang ditentukan dari beberapa situasi tuturan. Kemudian mengenai tindak tutur ekspresif dianalisis fungsi, jenis, serta prinsip kesopanan tindak tutur ekspresif yang digunakan oleh penutur dan mitra tutur. Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan, Pertama, bentuk tindak tutur ekspresif yang terdapat pada interaksi dalam tayangan youtube Ganjar Pranowo bicara gagasan (Capres 2024) ada dua meliputi (1) bentuk tindak tutur langsung literal, (2) bentuk tindak tutur tidak langsung literal, (3) bentuk tindak tutur langsung tidak literal, dan (4) bentuk tindak tutur tidak langsung tidak literal.
Tindak Tutur Ilokusi Prabowo Subianto Bicara Gagasan pada Acara Mata Najwa dalam Channel Youtube Najwa Shihab Hidayah, Indah Husna Al; Kartikasari, Dian; Sulistyowati, Heny
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13499

Abstract

Tindak tutur mencoba menjelaskan bagaimana penutur menggunakan bahasa untuk mencapai tujuan tindakan dan bagaimana mitra tutur menyimpulkan makna yang dimaksudkan sehingga membentuk apa yang dikatakan. Tindak ilokusioner merupakan suatu tindakan yang terkandung dalam suatu tuturan atau memiliki maksud tertentu, atau dapat juga dikatakan mengharapkan reaksi dari mitra tutur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, kualitatif untuk mendeskripsikan data tindak tutur ilokusi dalam video prabowo subianto bicara gagasan. Data dalam penelitian ini berupa tuturan Prabowo Subianto, dan sumber data yaitu video Prabowo Subianto bicara gagasan pada acara mata najwa yang diunduh melalui youtube channel Najwa Shihab. Pengumpulkan data dilakukan dengan langkah mengamati video, mentranskripsikan semua tuturan dalam debat ke dalam bahasa tulis, dan identifikasi data. Proses analisis data dalam penelitian terdiri atas deskripsi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Simpulan dari penelitian yang dilakukan yaitu tindak tutur ilokusi asertif yang muncul yaitu mengeluh dan mengemukakan pendapat. Tindak tutur ilokusi direktif yang muncul yaitu pertanyaan dan permintaan. Tindak tutur ilokusi komisif yang muncul yaitu ancaman dan menawarkan. Tindak tutur ilokusi ekspresif yang muncul yaitu terimakasih dan memuji. Terakhir yaitu indak tutur ilokusi direktif yang muncul yaitu tidak setuju dan setuju. Bentuk ilokusi merupakan tindak ujar yang bertujuan untuk melakukan suatu tindakan dalam mengatakan sesuatu, serta dipergunakan untuk melakukan sesuatu dengan maksud dan fungsi tertentu.
Noun Composition in Narrative Passage Sulistyowati, Heny; Mahatmaharti, Agung Kesna; Lubis, Tasnim
Tradition and Modernity of Humanity Vol. 2 No. 2 (2022): May
Publisher : TALENTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/tmh.v2i2.10129

Abstract

The morphology process in forming the words needs a formation component or element of words, an affixation process, a reduplication process, and a composition process. Composition is combining two or more words that create a new meaning. The problem focus of this research was basic composition in narrative passages with basic forms of nouns and adjectives. The method used in this research was the descriptive qualitative method. The researcher used this descriptive qualitative method to describe the basic composition form and affixed composition objectively. The data source used in this research was narrative passage research on the origins of the Jombang Regency. Data were in the form of Indonesian language composition. The research found categories of basic noun composition forms such as (N+N) and (N+Adj). The form of the adjective basic composition category found is (Adj + V) and (Adj + Adj).
Komparatif Variasi Bahasa Jawa Jombangan dengan Bahasa Jawa Standar Darihastining, Susi; Dwijonagoro, Suwarna; Sulistyowati, Heny; Setianik, Setianik; Maisaroh, Siti; Wahyudi, Heri Hendro
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i1.172

Abstract

Bahasa Jawa Jombangan atau biasa disebut variasi Jombangan merupakan sebuah variasi bahasa yang dituturkan di daerah Jombang dan sekitarnya. Variasi bahasa Jombangan memiliki banyak variasi dipengaruhi oleh variasi bahasa Surabaya yang terkenal blak-blakan. Variasi Jombangan merupakan peralihan dari dua variasi bahasa Jawa, yaitu variasi bahasa Surabaya dan variasi bahasa Mataraman. Fenomena tersebut merupakan latar belakang penelitian. Tujuan penelitian ini, yaitu menggali perbedaan leksikal, dan perbedaan afiksasi, antara variasi bahasa Jawa Jombangan dan variasi Bahasa Jawa standar dalam penggunaan bahasa keseharian. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data pada hasil identifikasi draf Kamus Basa Njombangan yang sudah ditulis oleh Dian Sukarno dan hasil dari menggali beberapa narasumber informan dari penduduk asli Jombang yang berusia lanjut dan sesuai dengan aspek informan sebagai sumber penelitian. Data penelitian bahasa Njombangan, bahasa Jawa standar dan makna kata bahasa Jawa. Hasil ditemukan perbedaan leksikal dan perbedaan afiksasi. Perbedaan leksikal, yaitu perbedaan pada: penggunaan kata yang berbeda, perbedaan pengucapan, dan perbedaan kata ulang. Adapun perbedaan afiksasi terbagi menjadi tiga, yaitu perbedaan pada: prefiks, sufiks dan konfiks. Hal ini merupakan bukti pemertahanan, variasi bahasa daerah dan pelestarian bahasa daerah dalam penggunaan di masyarakat. Hal ini mendukung sloganTrigatra bangun bahasa yang dicetuskan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek, yaitu utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah dan kuasai bahasa asing.
Efektivitas Media Pop-Up Digital Berbasis Flip PDF Corporate Edition dalam Keterampilan Menulis Teks Berita Fauziyah, Ana; Sulistyowati, Heny
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 10, No 2 (2025): Metalingua, Edisi Oktober 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v10i2.32109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media pembelajaran pop-up digital yang dikembangkan menggunakan aplikasi Flip PDF Corporate Edition dalam meningkatkan keterampilan menulis teks berita peserta didik. Penelitian dilakukan di MTsN 13 Jombang dengan fokus pada siswa kelas VII. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (RD) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Instrumen yang digunakan meliputi angket validasi ahli, angket respon guru dan siswa, lembar observasi, serta pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pop-up digital dinilai sangat layak dengan skor validasi ahli materi 91%, ahli desain 87%, dan ahli media 85%. Uji coba produk menunjukkan adanya peningkatan signifikan keterampilan menulis teks berita siswa yang terlihat dari hasil post-test yang lebih tinggi dibandingkan pre-test. Guru dan siswa juga memberikan respon positif dengan menilai media ini menarik, interaktif, dan mudah digunakan. Hal ini menunjukkan bahwa media pop-up digital berbasis Flip PDF efektif meningkatkan motivasi dan prestasi siswa dalam menulis teks berita. Implikasi penelitian ini adalah guru dapat memanfaatkan media pop-up digital sebagai salah satu alternatif inovatif untuk mendukung pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan, khususnya pada pembelajaran Bahasa Indonesia.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PODCAST SPOTIFY PADA MATERI CERPEN SEJARAH KELAS XI SMK Sulistyowati, Heny; Solehah, Siti Maymatus; Irwansah, Dedi
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 13, No 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran sastra, khususnya cerpen sejarah, di kelas XI SMK Dwija Bhakti masih menghadapi kendala rendahnya minat dan keterlibatan siswa akibat metode penyampaian yang bersifat konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran audio podcast berbasis Spotify yang layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi cerpen sejarah. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) model Borg & Gall yang dimodifikasi menjadi delapan tahap, mulai dari analisis kebutuhan hingga revisi akhir. Subjek penelitian meliputi siswa kelas XI SMK, guru Bahasa Indonesia, ahli materi, dan ahli media. Instrumen pengumpulan data berupa angket, wawancara, observasi, dan lembar validasi ahli. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media podcast memperoleh skor kelayakan sebesar 81,25% dari ahli materi, 87,5% dari ahli media, dan rerata respons siswa sebesar 83%, yang seluruhnya berada dalam kategori layak dan sangat layak. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan media podcast sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran sastra serta pengembangan lanjutan melalui platform yang lebih luas dan fitur interaktif untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.
Indexicality in EFL Classroom Learning: A Critical Classroom Discourse Analysis Fajar, Muh; Intakha, Alaudy Hendy; Sulistyowati, Heny
Journal of English Teaching and Learning Issues Vol 8, No 1 (2025): June
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jetli.v8i1.31267

Abstract

This study examined dialogues between a lecturer and his students in an EFL classroom learning to find out indexicality. It employed a qualitative technique. The data were dialogues by the lecturer and his students at English Department of the higher education institution in Jombang when they were involved the learning process of the Classroom Discourse class. There were two instruments in this study, they were the researcher himself and documentation. In terms of indexicality, the participants used personal deixis o strengthen his position on the issues faced by the lecturer when the utterance is addressed and forces the audience to accept his views. In addition, the shift in deixis "I" to "We" throughout the classroom learning interaction could also be an attempt to ensure that students were persuaded. The use of the sign "We" which is predominantly indexical by the lecturer convinces students to believe that the learning delivered in class is a collective statement and not a personal statement. Furthermore, the lecturer employed politeness to keep his relationship with his students well. Thus, it could be concluded that indexicality in this study had two kinds of relations, they were equal and unequal relations. Equal relations were represented using positive deixis and positive politeness, whereas unequal relations were represented by negative deixis and negative politeness.
The Proficiency Of Oral Language And Phonological Awareness In Adult EFL Students Fajar, Muh.; Aprilianto, Muhammad Haril; Heny Sulistyowati
JET ADI BUANA Vol 8 No 02 (2023): Volume 8 Number 02 October 2023
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/jet.v8.n02.2023.8118

Abstract

The ability to recognize phonological patterns is essential for comprehending language and word formation. The issues are brought on by the absence of an English sound in other languages, particularly in Indonesia. This study looked into the connection between oral language competency and phonological awareness in adult English language learners. Although additional in-depth studies on the relationship between phonological awareness and oral language ability in adult EFL learners have not been widely conducted, this is based on a curiosity about whether phonological awareness still has a relationship with it. Researchers employed a correlation design and quantitative approaches. Sixty-two respondents from the third-year STKIP PGRI Jombang students in the English Education department program participated in this study. Purposive approach was employed to choose the responders. The information is derived from the midterm exam assignments. The phonology and speaking lecturer created the tool for a semester four course on academic settings. With the use of SPSS version 25, non-parametric Spearman's rho was used to examine the data.According to the outcomes of the data analysis, the value of the 2-tailed sig. is 0.463, which is greater than 0.05.Therefore, the researchers draw the conclusion that there is no meaningful relationship between spoken language ability and phonological awareness. They assumed that the outcome was due to the disparity in emphasis between the speaking test scoring criteria and the course materials for Speaking for Academic Setting.
Co-Authors Afkar, Taswirul Agus Sulaeman Ahmad Faris, Ahmad Ahmad Sauqi Ahya Ahya, Akhmad Sauqi Amik Indrawati Ana Fauziah Angga Wahyu Hidayah Aprilianto, Muhammad Haril Ayu Selvi Nurdian Budi, Imanuel Setyo Chalimah Chalimah Chalimah Daroe Iswatiningsih Deita Rahmadani Dian Kartikasari Diana Febriyanti Harum Sari Din, Maaz Ud Dwijonagoro, Suwarna DWP, Sucihatiningsih Eka Nur Laily Elly Rohmahwati ELLY ROHMAHWATI Endik Tri Lutfi Esdar, Diah Prihastini Ethyca Sari Fajar, Muh Fauziyah, Ana Ferdiana, Nur Aida Fitanti Fitri Hamidah FITRI RESTI WAHYUNIARTI Fitri Resti Wahyuniarti, Fitri Resti Habibah Setyaji Hetty Purnamasari Hidayah, Indah Husna Al Intakha, Alaudy Hendy Irwansah, Dedi Isah Munfarida Jimat Susilo Juanita Eka Saputri Krisdiana, Amy Kusmawati, Nia Dwi Kustiana, Lidia Lailiyatul Nur Fadilah Lia Budi Tristanti LUBIS, TASNIM Mahatmaharti, Agung Kesna Martha Lowrani Siagian Masruroh, Ika Mayasari, Diana Misnawati Misnawati Muh Fajar Muh Fajar Muh. Fajar Muh. Fajar, Muh. Muhammad Farhan Rafi Muhammad Zukhruf Fikri Al Ayubi Natasya Ingga Felani Fauzi Nugroho, Adiya Ardi Nur Fadilah, Lailiyatul Nurfadillah, Ike Nurma Alfinda Walidah Nurul Fitriyah Prihatin, yulianah Putri Latiful Jannah Rahmatullah, Muhammad Firdaus Rohana, Miftakhul Setianik, Setianik Siti Maisaroh Siti Maisaroh Siti Maisaroh Solehah, Siti Maymatus Sucihatiningsih DWP Sujinah Sujinah Susi Dari Hastining Susi Darihastining Susi Darihastining Susi Darihastining Susi Darihastining, Susi Suyatno, Suci Trisakti Titik Indarti Ucik Nurmawati Wahyudi, Heri Hendro Wiwik Mardiana Wiwik Mardiana Yeni Rahmawati Yuliana, Rika Dwi