Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN QUIZIZZ TEMA 9 SUBTEMA 1 PEMBELAJARAN 3 Putri Nur Fatiah; Elly Sukmanasa; Wawan Syahiril Anwar
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 04 (2023): Volume 09 No. 04 September 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i04.1768

Abstract

Putri Nur Fatiah. 037119126. Pengembangan Evaluasi Pembelajaran menggunakan Quizizz Tema 9 Subtema 1 Pembelajaran 3. Evaluasi pembelajaran di kelas IV masih menggunakan bentuk cetak, hal ini dianggap membosankan oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan Evaluasi Pembelajaran menggunakan Quizizz Tema 9 Subtema 1 Pembelajaran 3 pada peserta didik SDN Bantarkemang 02. Metode yang di gunakan yaitu R&D (Research and Development) Model yang digunakan yaitu ADDIE meliputi Analisis, Desain, Development, Implementasi dan Evaluasi. Instrument yang digunakan pada penelitian ini meliputi lembar validasi ahli media, ahli bahasa dan ahli materi yang berjumlah tiga orang dan lembar angket respon peserta didik. Dari hasil penelitian didapatkan hasil valiadasi persentase ahli media yaitu 89,09%, hasil persentase ahli bahasa 100% dan hasil persentase ahli materi 100%. Hasil persentase respon peserta didik ”sangat baik”, dilihat dari nilai rata rata persentase yang diberikan peserta didik yaitu 92,08%. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa Evaluasi Pembelajaran menggunakan Quizizz Tema 9 Subtema 1 Pembelajaran 3 dinyatakan sangat layak digunakan sebagai alat evaluasi di kelas IV SDN Bantarkemang 02. Putri Nur Fatiah. 037119126. Pengembangan Evaluasi Pembelajaran menggunakan Quizizz Tema 9 Subtema 1 Pembelajaran 3. Evaluasi pembelajaran di kelas IV masih menggunakan bentuk cetak, hal ini dianggap membosankan oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan Evaluasi Pembelajaran menggunakan Quizizz Tema 9 Subtema 1 Pembelajaran 3 pada peserta didik SDN Bantarkemang 02. Metode yang di gunakan yaitu R&D (Research and Development) Model yang digunakan yaitu ADDIE meliputi Analisis, Desain, Development, Implementasi dan Evaluasi. Instrument yang digunakan pada penelitian ini meliputi lembar validasi ahli media, ahli bahasa dan ahli materi yang berjumlah tiga orang dan lembar angket respon peserta didik. Dari hasil penelitian didapatkan hasil valiadasi persentase ahli media yaitu 89,09%, hasil persentase ahli bahasa 100% dan hasil persentase ahli materi 100%. Hasil persentase respon peserta didik ”sangat baik”, dilihat dari nilai rata rata persentase yang diberikan peserta didik yaitu 92,08%. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa Evaluasi Pembelajaran menggunakan Quizizz Tema 9 Subtema 1 Pembelajaran 3 dinyatakan sangat layak digunakan sebagai alat evaluasi di kelas IV SDN Bantarkemang 02.
KEBIASAAN BELAJAR SISWA BERPRESTASI NON-AKADEMIK DI SEKOLAH DASAR NEGERI POLISI 1 KOTA BOGOR Alvira Shofi Sekarsari; Wawan Syahiril Anwar; Dendy Saeful Zen
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No. 01 Maret 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i1.1839

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus kualitatif. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kebiasaan belajar siswa berprestasi secara non-akademik di Sekolah Dasar. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V A di SDN Polisi 1 Semester Genap Tahun Ajaran 2022/2023. Berdasarkan hasil analisis menunjukan bahwa kebiasaan belajar pada salah satu siswa berprestasi non-akademik di SDN Polisi 1 Semester Genap Tahun Ajaran 2022/2023 memiliki kebiasaan belajar yang sangat baik ketika proses pembelajaran berlansung pada saat di rumah maupun di sekolah. Siswa berprestasi non-akademik merupakan siswa yang berprestasi juga di bidang akademik. Siswa berprestasi non-akademik memiliki jadwal belajar yang teratur, disiplin dalam belajar sejak dini, membuat catatan pelajaran yang telah dipelajari dengan tulisan rapih dan terstruktur, menggunakan waktu kosong untuk menyelesaikan tugas, memiliki fasilitas yang mendukung pembelajaran, ruang belajar yang nyaman baik di sekolah maupun di rumah, motivasi dan apresiasi yang diberikan oleh keluarga serta guru di sekolah dan senang berdiskusi dengan teman di kelasnya. Semua kebiasaan belajar yang baik pada siswa berprestasi non-akademik terjadi karena adanya bimbingan ketika melakukan pembelajaran yang dilakukan oleh orang tua maupun guru, sehingga hal inilah yang membuat siswa berprestasi dan menjadi siswa unggulan dalam bidang non-akademik maupun bidang akademik. Kata Kunci : Kebiasaan Belajar, Prestasi Non-Akademik
PENGEMBANGAN LKPD DIGITAL MENGGUNAKAN NEARPOD PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN MANUSIA Amidah Asti Pratiwi; Wawan Syahiril Anwar; Rini Sri Indriani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 03 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i03.3766

Abstract

Amidah Asti Pratiwi 037120077. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk dan mengetahui kelayakan LKPD digital menggunakan Nearpod pada materi sistem pernapasan manusia kelas V SDN Kedung Badak 2 Kota Bogor semester genap tahun pelajaran 2023/2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Penyempurnaan produk LKPD digital menggunakan Nearpod pada materi sistem pernapasan manusia dilakukan dengan uji validasi oleh ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media. Hasil validasi yang diperoleh yaitu nilai validasi akhir dari ahli media sebesar 94,7% dengan artian sangat baik dan layak digunakan, hasil akhir dari ahli bahasa diperoleh sebesar 100% dengan artian sangat baik dan layak untuk digunakan, dan hasil akhir dari ahli materi diperoleh sebesar 100% dengan artian sangat baik dan layak untuk digunakan. Hasil dari uji coba terhadap 19 peserta didik kelas V diperoleh hasil bahwa pengembangan LKPD digital menggunakan Nearpod memiliki nilai kepraktisan sebesar 90% dengan artian sangat layak untuk digunakan oleh peserta didik dalam pembelajaran dan hasil respon guru sebesar 97,3% dengan artian sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa pengembangan ADDIE dinyatakan sangat valid dengan perolehan nilai 94,7% dari ahli media, 100% dari ahli bahasa, 100% dari ahli materi, dan memperoleh nilai kepraktisan yaitu 90% dari respon peserta didik dan 97,3% dari guru kelas V.
PENGEMBANGAN E-LKPD MENGGUNAKAN LIVEWORKSHEET PADA MATA PELAJARAN IPAS MATERI NORMA ADAT ISTIADAT DAERAHKU Nilam Dwi Cahya; Wawan Syahiril Anwar; Ratih Purnamasari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.3797

Abstract

Pengembangan E-LKPD menggunakan Liveworksheet pada mata pelajaran IPAS materi norma adat istiadat daerahku adalah sebuah proses penelitian dan pengembangan (RnD) yang menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk E-LKPD menggunakan Liveworksheet dan mengetahui kelayakan pengembangan E-LKPD menggunakan Liveworksheet yang dilaksanakan di SD Negeri Ciaruteun Ilir 04 pada semester genap tahun ajaran 2023/2024. Subjek penelitian terdiri dari dua: subjek pertama ahli/validator dan subjek kedua peserta didik kelas IV sebagai responden yang berjumlah 28 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD yang dikembangkan sangat layak untuk digunakan, terbukti dari analisis data angket yang diisi oleh para ahli dengan presentase penilaian mencapai 85,7% dari ahli media, 100% dari ahli bahasa, dan 96% dari ahli materi. Hal ini menandakan bahwa produk yang dikembangkan sudah siap untuk diuji cobakan dalam pembelajaran. Uji coba terbatas pada 28 peserta didik kelas IV memberikan respon yang sangat baik dengan presentase mencapai 97,8%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan E-LKPD menggunakan Liveworksheet pada mata pelajaran IPAS materi norma adat istiadat daerahku sangat cocok digunakan dalam proses pembelajaran. Harapannya, hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan baru tentang penggunaan lembar kerja peserta didik berbasis elektronik menggunakan Liveworksheet, sehingga dapat meningkatkan antusiasme peserta didik dalam belajar.
Pengembangan Evaluasi Pembelajaran Berbasis Digital Menggunakan Quizwhizzer Pada Tema 8 Subtema 2 Pembelajaran 1 Syalshadilla, Genia Putri; Sukmanasa, Elly; Anwar, Wawan Syahiril
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 18 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13902420

Abstract

This study aims to determine the development of Digital-based Learning Evaluation Using QuizWhizzer to be developed for grade IV SDN Ciheuleut 1 Bogor City and to determine the feasibility of Digital-Based Learning Evaluation Using QuizWhizzer for the learning process carried out in schools. The method used in this study uses the ADDIE method (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). In this study, validation tests were carried out to experts. These experts are media experts, linguists, and material experts to develop and improve digital-based learning evaluations using QuizWhizzer in learning. The results of validation tests by media experts with a percentage of 97.5% with very good criteria, linguists with a percentage of 100% with very good criteria and material experts with a percentage of 84.6% with very good criteria. The results of the student response questionnaire showed results with a percentage of 81.25% with a very good category, so the results showed that learning evaluation using QuizWhizzer was very good to be developed to students and was very good to be used as a learning medium in the learning process.
Analisis Karakter Gemar Membaca Melalui Kegiatan Pembiasaan Literasi di Kelas IV Rahim, Zahra Haikal; Anwar, Wawan Syahiril; Handayani, Rukmini
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.17616

Abstract

Karakter gemar membaca dapat dilihat dari kebiasaan dan penerapan membaca dalam kehidupan sehari-hari salah satunya dengan pembiasaan literasi membaca. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian Kualitatif Deskriptif. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas IV. Data diperoleh dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembiasaan literasi menjadi upaya untuk menumbuhkan karakter gemar membaca pada siswa. Terdapat dua faktor yang mempengaruhi karakter gemar membaca, yaitu faktor faktor penghambat kurangnya peran orang tua dirumah untuk menanamkan kebiasaan membaca, faktor pendukung peran sekolah yang memberikan motivasi dan menyediakan program pembiasaan membaca untuk menumbuhkan karakter gemar membaca. Upaya yang dilakukan sekolah dalam terlaksananya kegiatan literasi dengan mensosialisasikan kegiatan Gerakan Literasi Sekolah, mengembangkan sarana dan prasarana untuk kegiatan pembiasaan literasi membaca seperti menyediakan dan meningkatkan jumlah buku bacaan yang lebih bervariatif. penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh literasi terhadap karakter gemar membaca siswa kelas 4. Berdasarkan data yang diperoleh, SDN Citeureup 03 kelas IV bahwa dengan pembiasaan literasi mampu menumbuhkan karakter gemar membaca dan mempengaruhi minat membaca siswa.
Model Pengembangan Literasi Teknologi Guru Pada Pembelajaran Berbasis Digital Sudarjat, Jaja; Anwar, Wawan Syahiril; Suchyadi, Yudhie; Indriani, rini Sri; Amani, Gita Salwa Nisrina
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol 13, No 1 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jmp.v12i1.9540

Abstract

Teacher Technology Literacy Development Model in Digital Based LearningMastery of technological literacy for teachers is part of competency and plays a very important role in the era of Industrial Revolution 4.0. Reading and writing literacy is the most basic literacy that a teacher must master, in order to master other basic literacies. In developing students' writing skills, teachers should ideally have adequate writing skills. With skills in the field of writing, a teacher is expected to be able to have an impact on students' writing abilities so that ultimately the teacher's abilities in the field of writing will produce students with good character and the ability to create. However, it is unfortunate that teachers' abilities in the field of writing still do not meet expectations. Many teachers do not have the ability to write and it is not uncommon for teachers to think that writing is difficult. The low use of the internet in the world of education is also the background to the lack of education on the proper use of digital technology, resulting in misuse of digital technology such as cyberbullying, privacy violations, hoaxes, pornographic content and violence. This misuse is considered a problem in today's digital society due to the low culture of technological literacy. To overcome these negative impacts, an adequate technological literacy culture is needed. Teachers must have good understanding and creative thinking skills, especially in solving various learning problems. Thinking skills and scientific processes must be developed through learning with certain models and media to develop teachers' ability to think creatively, innovatively and productively. The use of multimedia media is a very effective medium for learning, it will help students to find answers with their own efforts based on their abilities and creative thinking skills. The benefits of multimedia media in learning are that it makes the learning process more interesting, more interactive, the quality of learning can be improved, and the teaching and learning process can be carried out anywhere and at any time, and students' learning attitudes can be improved. The aim of the research is to improve teachers' understanding abilities and creative thinking skills in the learning process. The research subjects were teachers at Nurul Iman Islamic Elementary School, Bogor Regency. The research design used is that teachers will divide groups into small groups with 4-5 members in each group. During the learning process, observations regarding the teacher's cooperation when learning with multimedia media are carried out to assess their understanding abilities and creative thinking skills. The observation results of each cycle are evaluated as material for reflection in the next cycle to improve the teacher's understanding and creative thinking skills in accordance with the targets that have been set.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS FLIPBOOK TEMA 7 SUBTEMA 2 INDAHNYA KERAGAMAN BUDAYA NEGERIKU PEMBELAJARAN 1 Fena Diazayu Safitri; Wawan Syahiril Anwar, Santa
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 In Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31672

Abstract

Based on the results of the research analysis that has been carried out, it shows that the product produced from the development of this Flipbook-Based E-module is stated to be very feasible and able to attract students' attention which has an impact on the assessment of cognitive abilities. This is evidenced by the results of media validation obtaining a percentage of 94.28%, language experts obtaining a percentage of 90%, material experts obtaining 88%, the development of flipbook- based e-modules on theme 7 sub-theme 2 the beauty of my country's cultural diversity learning 1 obtained the category "very feasible" overall the percentage obtained was 91% and the results of the student response questionnaire obtained a percentage of 97.41%. So it can be concluded that the development of flipbook- based e-modules on theme 7 sub-theme 2 the beauty of my country's cultural diversity learning 1 is "very feasible" to be applied in learning at SDN Cilangkap 8, Depok City.
Penguatan Literasi Teknologi Pada Guru Sekolah Dasar Anwar, Wawan Syahiril; Sudarjat, Jaja; Suchyadi, Yudhie; Putri, Novi Nurlaela
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jmp.v12i1.9541

Abstract

STRENGTHENING TECHNOLOGY LITERACY IN ELEMENTARY SCHOOL TEACHERSIncreasing competitiveness in the field of education, especially basic education, must continue to be carried out and developed because this field is one of the pillars of the national strategy in the government's nawacita. The challenges of education in the educational era 4.0 are very big, especially in increasing the nation's competitiveness. Teachers generally have a universal educational background. This service activity aims to increase teacher competency in strengthening technological literacy. This activity is very useful for teachers to support their professionalism in their work. Teachers need to be trained and guided so that they have skills in technological resources, especially educational and teaching-based technological literacy. The benefits obtained by teachers are improving the quality of research-based learning and increasing skills in mastering technology in learning. The research method for this activity was carried out in two stages, namely training and guidance on technological literacy based on learning media. The results of research from activities show that teachers in Parung District will understand how to utilize technological literacy in learning media to improve the quality of learning and share information and experiences through scientific publications.
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Di Kelas IVB SDN Bantarkemang 6 Melalui Pendekatan Teaching At The Right Level (TARL) Dasri, Nabila; Nurani, Cahyaningtyas Dewi; Anwar, Wawan Syahiril; Falah , Fadailal Akmaln
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.26994

Abstract

The independent curriculum emphasizes freedom to learn according to one's potential. This results in teachers having difficulty in providing learning according to the diverse abilities of students. Apart from that, in learning mathematics there are still many students who have difficulty in multiplication and division. For this reason, researchers conducted research with the aim of finding out improvements in student learning outcomes using the TARL approach in class IV B mathematics learning at SDN Bantarkemang 6. This research used the Classroom Action Research (PTK) type. The research subjects used class IV B students at SDN Bantarkemang 6 Bogor City with a total of 25 students. The instruments used in this study were observation and tests. The results of the study showed that the increase in student learning outcomes was 32% from before the action was given and after the action was given. Before the action was given, the number of students who had achieved learning completion was 12 out of 25 students with a completion percentage of 48%, while the number of students who had not completed was 13 children with a percentage of 52%. After the action was carried out in cycle I, the number of students who had achieved completion was 17 (68%), while the number of students who had not completed was 8 (32%). In cycle II, the number of students who had achieved completion was 20 (80%), while the number of students who had not completed was 5 (20%).