Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PEMBUATAN OTOMASI PENGATURAN KERETA API, PENGEREMAN, DAN PALANG PINTU PADA REL KERETA API MAINAN BERBASIS MIKROKONTROLER Santoso, Ari Beni; Martinus, .; Sugiyanto, .
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin FEMA Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : FT UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is intended to study experimentally the relationship between automation systemsfor the transportation system, while the emphasis is on the point of train control system on the rails.The design of manufacturing automation systems in this research using a microcontroller PUATTiny 2313-20 for setting the working mechanism of the dynamo on a train and ArduinoDuemilanove to open or close the railway doorstop. The data obtained from this research arespeed, braking system that is safe, and the optocoupler output. Safe braking distances used inresearch was 10 cm. Keywords : Automation Systems, Microcontroller, Optocoupler, Braking Systems.
Analisis Kekuatan Bending Sambungan Las SMAW Material Baja Karbon Rendah dengan Perlakuan Pendinginan, Kawat Las dan Variasi Kuat Arus Santoso, Ari Beni; Thohirin, Muh.; Wisnaningsih, Wisnaningsih; Pambudi, Ambar; Supriyanto, Supriyanto
TEKNIKA SAINS Vol 8, No 2 (2023): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v8i2.2478

Abstract

Metode pengelasan saat ini digunakan secara luas di dalam kehidupan manusia dari yang sederhana sampai yang rumit, dimana pengelasan menjadi salah satu sarana untuk mencapai fabrikasi yang optimal. Setiap proses pengelasan berhubungan dengan variasi kuat arus, pendinginan, dan jenis kawat yang berfungsi untuk mendapatkan nilai kekuatan bending yang berbeda-beda. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk 1) mengetahui tingkat kekuatan yang diperoleh; dan 2) mengetahui faktor yang paling berpengaruh dari hasil pengelasan dengan menggunakan perlakuan pendinginan, kawat las, dan juga arus listrik. Metode pengujian kekerasan material yang digunakan adalah pengujian kekerasan material dengan mesin Universal Testing Machine dengan metode brinel. Pada penelitian ini, arus yang digunakan adalah 90A, 95A, dan 100A, media oli dengan SAE 20-40W, dan kawat las yang menggunakan jenis RB E6013 dengan 3 jenis variasi diameter, yaitu 2,0mm, 2,6mm, dan 3,2mm. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kawat las dengan diameter 2.6mm dan arus pengelasan sebesar 100A adalah yang paling baik dibandingkan dengan variasi yang lain, karena memiliki nilai uji bending yang paling tinggi.
Uji Eksperimental Efisiensi Panas Alat Pengering Surya Langsung Pasif Berbiaya Murah dengan Variasi Material Penutup Transparan Kemas Muhammat Abdul Fatah; Indriyani; Ari Beni Santoso
Infotekmesin Vol 13 No 2 (2022): Infotekmesin: Juli, 2022
Publisher : P3M Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/infotekmesin.v13i2.1535

Abstract

Indonesia should be able to provide inexpensive solar dryers due to the availability of sunlight all year round throughout the country. This study proposes a passive direct solar dryer as it is the simplest one to construct, with aluminum mesh sheets as a heat-absorbing material, and glass fiber as an insulating material. For the cost-effective transparent cover, this study proposes 0.8 mm clear polycarbonate (PC), 2 mm clear glass, and 2 mm clear acrylic. The experimental test results of the solar dryer model showed that the highest heat efficiency value for polycarbonate (PC) is 16%, whereas the heat efficiency value for glass and acrylic is 10% and 8%, respectively. Through these findings, the construction of solar dryers is simple and low cost by using glass fiber as insulation, aluminum mesh sheets as heat absorbers, and PC instead of thin glass as transparent covers.
Rancang Bangun Rebusan Buah Kelapa Sawit Sederhana Kapasitas 200 Kg Wisnaningsih, Wisnaningsih; Thohirin, Muh.; Yunus, M.; Santoso, Ari Beni; Raihan, Ahmad
JUSTIMES (Jurnal Rekayasa Teknik Mesin Saburai) Vol 1, No 02 (2023): JUSTIMES (Jurnal Rekayasa Teknik Mesin Saburai)
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/justimes.v1i02.2713

Abstract

Provinsi Lampung memiliki potensi di bidang kelapa sawit. Potensi ini dapat dilihat dari jumlah luas dan produksi kelapa sawit yang tinggi di Provinsi Lampung. Setiap kabupaten di Provinsi Lampung memiliki potensi dan kemampuan berbeda mengenai budidaya kelapa sawit. Berdasarkan masalah tersebut maka peneliti berencana akan membuat rebusan kelapa sawit kapasitas 200 Kg. Pada penelitian ini akan menggunakan pembuatan mesin rebusan, Tahap pertama sebelum menentukan konstruksi rebusan kelapa sawit adalah mencari parameter rebusan kelapa sawit yang sudah berorasi. Parameter yang diketahui pada rebusan kelapa sawit diantarnya adalah waktu pemanasan boiler 45 menit, suhu panas pada boiler sebesar 2800c, suhu panas pada rebusan sebesar 1350c, tekanan maksimal pada rebusan sebesar 3 bar, waktu perebusan kelapa sawit 90-120 menit, berat kelapa sawit yang direbus 30 ton. Waktu perebusan pada penelitian ini dilakukan selama 100, 110 dan 120 menit dengan bahan bakar batok kelapa yang sudah dipecah dengan ukuran 2-3 cm. Perlakuan sterilizer menggunakan dengan suhu dan waktu, perlakuakn terlihat dengan tabel sebagai berikuti. Kelapa sawit yang sudah direbus matang, selanjutnya sawit dilumat menggunakan digester selama 10 menit sampai biji sawit terpisah dengan daging dan seratnya. Hasil dari lumatan selanjutnya dipres menggungakan pres hidrolik untuk memisahkan minyak CPO dengan fiber dan carnelnya. Waktu untuk pengepresan 5,7 dan 9 menit. Pengaruh suhu dan waktu perebusan terhaap kematangan buah kelapa sawit. Pengujian pertama dengan suhu 100oc dan waktu 120 menit hasil buah kelapa sawit kurang matang. Selanjutnya proses pengujian ke dua dengan suhu 100 dan waktu perebusan 130 menit mendapatkan hasil buah sawit kurang matang. Selanjutnya adalah pengujian ketiga dengan suhu 100 dan waktu perebusan 140. Tingkat kematangan buah kelapa sawit semakin meningkat dikarenakan lamanya waktu perebusan. pengujian pertama dengan suhu 100oc dan waktu 110 menit mendaptakan hasil yang kurang merata. Pada pengujian kedua mendapatkan hasil rebusan yang hanya mateng pada bagian terdekan yang terkena uap panas. Pengujian yang idel ditunjukan pada pengujian ketiga dan keempat dimana tingkat kematangan buah kelapa sawit merata kesemua buah kelapa sawit yang direbus (200 Kg). Pengujian kelima dan enam mendapatkan hasil lebih matang atau kelewat matang jika dibandingkan dengan pengujian-pengujian sebelumnya.
ANALISIS PENGGUNAAN TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY DALAM PELATIHAN KETERAMPILAN KERJA INDUSTRI Santoso, Ari Beni
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.28533

Abstract

Penggunaan teknologi Augmented Reality (AR) dalam pelatihan keterampilan kerja industri telah menjadi topik yang menarik perhatian dalam era revolusi industri 4.0. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan AR dalam konteks pelatihan keterampilan kerja industri melalui metode studi literatur. Studi ini melibatkan pencarian, seleksi, dan analisis literatur terkait penggunaan AR dalam pelatihan keterampilan kerja industri. Temuan dari analisis literatur menunjukkan bahwa implementasi AR dapat memberikan manfaat signifikan, termasuk peningkatan efektivitas pembelajaran, peningkatan retensi pengetahuan, dan peningkatan keterlibatan peserta pelatihan. Namun, tantangan seperti biaya implementasi dan ketersediaan konten pelatihan yang sesuai dengan teknologi AR juga perlu diatasi. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara industri, akademisi, dan pemerintah untuk mengatasi tantangan tersebut dan memaksimalkan potensi penggunaan AR dalam pelatihan keterampilan kerja industri di masa depan.
Literature Study: Potential of 3D Printing Technology in the World of Mechanical Engineering and Manufacturing Santoso, Ari Beni; Saputra, Rahmad Surya Hadi
Journal of Renewable Engineering Vol. 2 No. 3 (2025): JORE - June
Publisher : Pt. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/vkb36614

Abstract

This study discusses the paradigm shift in mechanical engineering due to the adoption of 3D printing technology as part of the industrial revolution 4.0. This additive manufacturing technology offers advantages in terms of design complexity, production efficiency, and cost flexibility, but also raises technical challenges such as material anisotropy, surface roughness, and process parameter control. Through a descriptive qualitative approach based on literature studies, this study explores the impact of 3D printing on the structure of the manufacturing industry, performance-based design, and the need for reform in engineering education. Data sources are taken from scientific journals, academic books, and technical reports from the last decade (2014–2024), with a thematic analysis of technology applications, implementation challenges, and implications for mechanical engineering curricula. The results show that although 3D printing has fundamentally changed the design and production process, its integration into the industry is still limited by conventional supply chain structures and lack of human resource readiness. This study emphasizes the importance of transforming the engineering education system towards a digital-based interdisciplinary approach, as well as the need for critical and contextual technology adoption. Thus, 3D printing does not only act as a production tool, but also as a catalyst for systemic change in mechanical engineering and manufacturing.