Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS PJBL MENGGUNAKAN ARTICULATE STORYLINE PADA MATA PELAJARAN BISNIS DIGITAL KELAS XI PEMASARAN SMK N 1 METRO rozin rahma yuda; bobi hidayat; fajri arif wibawa
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol. 6 No. 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/edunomia.v6i1.9739

Abstract

Perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan telah mendorong inovasi dalam media pembelajaran yang lebih interaktif dan efektif. Salah satu pendekatan yang banyak diterapkan adalah Project-Based Learning (PjBL), yang mengutamakan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis PjBL menggunakan Articulate Storyline untuk siswa kelas XI di SMK Negeri 1 Metro.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development, R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Instrumen yang digunakan ialah observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Hasil angket validasi diperoleh dari ahli desain mendapat persentase 95%, dan ahli materi mendapat persentase 82,5%, ini berarti bahwa Media Pembelajaran Interaktif, Project-Based Learning, Articulate Storyline yang dikembangkan valid dan layak untuk diujicobakan. Selanjutnya hasil uji coba pada peserta didik dilakukan dengan responden sejumlah 32 orang mendapat rata-rata persentase 79%, ini berarti Media Pembelajaran Interaktif, Project-Based Learning, Articulate Storyline praktis untuk digunakan. Berdasarkan dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran yang telah dikembangkan dinyatakan “Valid” oleh para ahli dan dinyatakan "Praktis" oleh pengguna. The advancement of technology in education has driven innovations in more interactive and effective learning media. One widely implemented approach is Project-Based Learning (PjBL), which emphasizes active student engagement in the learning process. This study aims to develop interactive learning media based on PjBL using Articulate Storyline for 11th-grade students at SMK Negeri 1 Metro. The research method employed is Research and Development (R&D) with the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The instruments used in this study include observation, interviews, documentation, and questionnaires. The validation questionnaire results showed that the design expert gave a validity score of 95%, while the subject matter expert gave a score of 82.5%. These results indicate that the developed interactive learning media, based on Project-Based Learning and Articulate Storyline, is valid and suitable for trial use. Furthermore, the trial conducted with 32 student respondents resulted in an average score of 79%, indicating that the developed interactive learning media is practical for use. Based on the research findings, it can be concluded that the developed learning media is deemed "Valid" by experts and "Practical" by users.
Pemberdayaan Ekonomi Melalui Kewirausahaan Berbasis Pertanian Dalam Mendorong Kemandirian Dan Kesejahteraan Masyarakat Arif Wibawa, Fajri; Rolia, Eva; Sutanto, Agus; Mellury, Deane; Wicaksono Wibowo, Dimas; Arum Meidawati, Dita; Dio Anggoro Indarsyah, Gilang; Dzaki Yaqiyuddin, Ahmad; Ferdiyansyah, Ilham
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5224

Abstract

Pemberdayaan ekonomi melalui kewirausahaan berbasis pertanian, khususnya pembuatan keripik, merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat di daerah pedesaan. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pemberdayaan ekonomi melalui kewirausahaan berbasis pengolahan hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah, yaitu keripik, di Desa Rejoagung, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur. Metode pelaksanaan pengabdian yakni dengan 3 (tiga) tahapan yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa kegiatan kewirausahaan berbasis produk olahan pertanian ini telah berhasil meningkatkan pendapatan keluarga, memberdayakan perempuan, serta mengurangi ketergantungan pada sektor pertanian yang rentan terhadap perubahan iklim dan musim. Selain itu, pelatihan kewirausahaan dan pemasaran digital juga berkontribusi dalam memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk. Kesimpulannya, pemberdayaan ekonomi melalui kewirausahaan di Desa Rejoagung, khususnya dalam produksi keripik, telah meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat desa. Namun, untuk memastikan keberlanjutan program, diperlukan penguatan kelembagaan dan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun sektor swasta.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Bank Sampah Sebagai Strategi Pengelolaan Sampah Dan Peningkatan Ekonomi Rolia, Eva; Sutanto, Agus; Wibawa, Fajri Arif; Ramalida, Farida; Arifin, Faisal Nur; Angelita, Gita; Utami, Intan; Akbar Bayhaqi, Muhammad Fiqih; Putri, Herlisa Hafizah
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2590

Abstract

Community empowerment through the Waste Bank program in Rejoagung Village aims to address waste management issues while creating environmentally based economic opportunities. This community service program aims to analyze the impact of the establishment of a Waste Bank on community economic empowerment, especially women, through processing waste into value-added products. The implementation method of the service is in 3 (three) stages: the preparation stage, the implementation stage, and the evaluation stage. The results of the service show that the Waste Bank program has succeeded in increasing community environmental awareness, strengthening institutional capacity, and providing economic opportunities through recycled products such as handicrafts. Training in technical, managerial, and product marketing skills also plays a role in increasing family income, especially for members of the Family Welfare Movement (PKK) and the Women's Farmers Group (KWT). In conclusion, the success of the Waste Bank program in Rejoagung Village shows great potential in environmentally based economic empowerment, but strengthening management and marketing capacity is needed to ensure the program's sustainability.ABSTRAKPemberdayaan masyarakat melalui program Bank Sampah di Desa Rejoagung bertujuan untuk mengatasi masalah pengelolaan sampah sekaligus menciptakan peluang ekonomi berbasis lingkungan. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembentukan Bank Sampah terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan, melalui pengolahan sampah menjadi produk bernilai tambah. Metode pelaksanaan pengabdian yakni dengan 3 (tiga) tahapan yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa program Bank Sampah berhasil meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat, memperkuat kapasitas kelembagaan, serta memberikan peluang ekonomi melalui produk daur ulang seperti kerajinan tangan. Pelatihan keterampilan teknis, manajerial, dan pemasaran produk turut berperan dalam meningkatkan pendapatan keluarga, terutama bagi anggota PKK dan Kelompok Wanita Tani (KWT). Kesimpulannya, keberhasilan program Bank Sampah di Desa Rejoagung menunjukkan potensi besar dalam pemberdayaan ekonomi berbasis lingkungan, namun diperlukan penguatan kapasitas pengelolaan dan pemasaran untuk memastikan keberlanjutan program.
Pendampingan Pengemasan dan Branding Produk pada KWT Desa Ngestirahayu untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Wibawa, Fajri Arif; Mareta, Gres; Puri, Lilian Mega; Rolia, Eva; Tama, Okta Renaldy; Imron, Ahmad
SINAR SANG SURYA Vol 10, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v10i1.5043

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Ngestirahayu melalui peningkatan kapasitas dalam produksi, branding produk, pemasaran digital, serta pengelolaan keuangan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui empat tahapan, yaitu analisis kebutuhan, perancangan materi pelatihan, implementasi program, dan evaluasi. Kegiatan pelatihan meliputi pengenalan branding produk, penggunaan aplikasi desain untuk pembuatan logo, pelatihan pengemasan produk, serta pemasaran melalui e-commerce. Selain itu, pelatihan pembuatan pupuk organik secara mandiri juga diberikan untuk mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia dan mendukung pertanian berkelanjutan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kapasitas produksi KWT dengan alat produksi yang lebih efisien, peningkatan kualitas produk dengan kemasan yang menarik, serta penguasaan keterampilan branding dan pemasaran digital. Dampak dari program ini adalah meningkatnya pendapatan anggota KWT, perluasan pasar produk, serta keberlanjutan usaha yang lebih baik melalui pengelolaan keuangan yang lebih terstruktur. Program ini memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian desa dan pemberdayaan perempuan dalam dunia usaha.
Pengembangan Ensiklopedia Mini Sejarah Pemikiran Ekonomi Sebagai Penguatan Literasi Digital Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Puri, Lilian Mega; Budiono, Desi; Wibawa, Fajri Arif
JURNAL LENTERA [PENDIDIKAN PUSAT PENELITIAN LPPM UM METRO] Vol 11, No 1 (2026): Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro
Publisher : LPPM UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jlpp.v11i1.5093

Abstract

This research based on the R&D’s Model of ADDIE which are composed by 5 steps of  the development process. There are Analysis, Design, Development, Implementation and Evalluation. This research aims to produce a flipbook-based mini encyclopedia of the history of economic thought to strengthen the digital literacy of economic education’s students. Research instruments include interviews, questionnaires and documentation. The validation test was carried out by one media expert and one material expert. The results of the first phase of media expert validation test obtained a result of 80% with valid criteria, and the results of the second stage validation test after a simple revision obtained a result of 96% with very valid criteria. For the validation test of material experts obtained a percentage of 96% with very valid criteria. The practicality test were carried out on 13 students of economic education class of 2023 and obtained a percentage result of 96%. Therefor, it can be concluded that the product of this research is valid and practical to be used in the field to support the digital literacy of the economic’s education’s students in the univesity.Keywords : Encyclopedia, Development, Digital Literacy
PENDAMPINGAN MEDIA DAN EVALUASI PEMBELAJARAN DI ERA PEMBELAJARAN MENDALAM BAGI GURU DI SMAN 1 GUNUNG SUGIH Sangidatus Sholiha; Fajri Arif Wibawa; Lilian Mega Puri; Eko Ari Wijayanto; Tiara Anggia Dewi; Desi Budiono; Siti Suprihatin; Intan Utami; Muhammad Rifai'i
SINAR SANG SURYA Vol 10 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v10i2.5029

Abstract

Media pembelajaran memiliki peran strategis dalam mendukung terciptanya proses belajar yang efektif dan bermakna. Perkembangan teknologi digital menuntut perubahan fungsi media pembelajaran dari sekadar alat bantu visual menjadi sarana pedagogis yang mampu membangun pengalaman belajar yang interaktif, kolaboratif, dan kontekstual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan dan memanfaatkan media pembelajaran inovatif serta evaluasi autentik berbasis pendekatan pembelajaran mendalam di SMAN 1 Gunung Sugih. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan persiapan, sosialisasi konsep pembelajaran mendalam, pelatihan pengembangan media dan evaluasi pembelajaran, penerapan teknologi inovasi digital di kelas, serta pendampingan dan evaluasi berkelanjutan. Kegiatan melibatkan dosen sebagai narasumber dan fasilitator serta mahasiswa sebagai pendamping teknis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap konsep pembelajaran mendalam, meningkatnya keterampilan dalam merancang media berbasis teknologi dan multimedia, serta kemampuan menyusun instrumen evaluasi autentik seperti proyek, portofolio, dan asesmen kinerja. Penerapan media digital dan pembelajaran berbasis proyek terbukti mendorong partisipasi aktif peserta didik, meningkatkan kolaborasi, serta memperkuat pemahaman konseptual melalui pengalaman belajar yang lebih nyata dan relevan. Selain itu, proses pendampingan membantu guru melakukan refleksi dan perbaikan berkelanjutan terhadap praktik pembelajaran. Dengan demikian, pengabdian ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan profesionalisme guru dan kualitas pembelajaran, serta berkontribusi dalam mewujudkan budaya pembelajaran mendalam yang adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan. Kata kunci: media pembelajaran, pembelajaran mendalam, teknologi digital, evaluasi autentik, pendampingan guru.
Pendampingan Pengemasan dan Branding Produk pada KWT Desa Ngestirahayu untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Fajri Arif Wibawa; Gres Mareta; Lilian Mega Puri; Eva Rolia; Okta Renaldy Tama; Ahmad Imron
SINAR SANG SURYA Vol 10 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v10i1.5043

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Ngestirahayu melalui peningkatan kapasitas dalam produksi, branding produk, pemasaran digital, serta pengelolaan keuangan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui empat tahapan, yaitu analisis kebutuhan, perancangan materi pelatihan, implementasi program, dan evaluasi. Kegiatan pelatihan meliputi pengenalan branding produk, penggunaan aplikasi desain untuk pembuatan logo, pelatihan pengemasan produk, serta pemasaran melalui e-commerce. Selain itu, pelatihan pembuatan pupuk organik secara mandiri juga diberikan untuk mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia dan mendukung pertanian berkelanjutan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kapasitas produksi KWT dengan alat produksi yang lebih efisien, peningkatan kualitas produk dengan kemasan yang menarik, serta penguasaan keterampilan branding dan pemasaran digital. Dampak dari program ini adalah meningkatnya pendapatan anggota KWT, perluasan pasar produk, serta keberlanjutan usaha yang lebih baik melalui pengelolaan keuangan yang lebih terstruktur. Program ini memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian desa dan pemberdayaan perempuan dalam dunia usaha.