Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penerapan Blended Learning Berbantuan Google Classroom Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Gaya Salsabila Nurismayanti; Lu'luil Maknun
Elementar : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 2, No 1 (2022): Elementar : Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Faculty of Educational Sciences,Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.127 KB) | DOI: 10.15408/elementar.v2i1.27352

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil penelitian tentang pengaruh penerapan Blended Learning berbantuan Google Classroom terhadap hasil belajar siswa pada materi gaya kelas IV SD Dharma Karya UT. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen semu dengan Nonequivalent control group pre-test and post-test design dengan populasi penelitian sebanyak 113 siswa dan sampel penelitian ini sebanyak 56 siswa dari kelas kontrol dan kelas eksperimen. Berdasarkan hasil uji normalitas dan homogenitas diperoleh data berdistribusi normal dan homogen. Adapun hasil uji hipotesis terhadap hasil data posttest kelas kontrol dan kelas eksperimen menggunakan uji independent t-test pada α = 0.05 diperoleh nilai sig.(2 tailed) sebesar 0.000 dengan kesimpulan H0 ditolak dan H1 diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pada penggunaan model Blended Learning berbantuan Google Classroom terhadap hasil belajar siswa pada materi gaya.
Urgensi Kegiatan Upacara Bendera Untuk Meningkatkan Nasionalisme Siswa Sekolah Dasar SDN Pondok Bahar 6 Kelas 4B Tahun Ajaran 2022/2023 Semeter Ganjil Ikhsan Nur Rizki; Lu`luil Maknun
DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2023): VOLUME 6, NUMBER 1, 2023
Publisher : Program Studi PGSD, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/didaktika.v6i1.56722

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil penelitian tentang urgensi kegiatan upacara bendera untuk meningkatkan nasionalisme siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan di sekolah SDN 6 Pondok Bahar semester ganjil tahun 2022/2023. Metode yang dilakukan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melakukan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Penelitian juga didukung dengan penelusuran artikel jurnal yang relevan baik nasional maupun internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tujuan penelitian ini antara lain yaitu untuk mengetahui serta mengkaji mengenai prilaku dan sikap pada anak-anak SDN Pondok bahar 6 kelas 4B mengenai kepekaan dan pengetahuan tentang nasionalisme yang terdapat pada upacara bendera.
PENDIDIKAN DALAM RUMAH TANGGA DAN PEMBINAAN ANAK Lu’luil Maknunatusy Syarifah; Siti Nur Rahmawati; Ana Rahmawati
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 3 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i3.2066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam pendidikan anak dan pembinaan anak. Pendidikan dalam keluarga merupakan dasar bagi pendidikan anak selanjutnya, atau dapat pula dikatakan bahwa keluarga merupakan peletak dasar bagi pendidikan yang pertama dan utama. Dikatakan demikian karena segala pengetahuan, kecerdasan, intelektual, maupun minat anak diperoleh pertama-tama dari orang tua (keluarga) dan anggota keluarga lainnya. Oleh karena itu orang tua harus menanamkan nilai-nilai yang sangat diperlukan bagi perkembangan kepribadian anak-anaknya, sehingga anak akan tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, tangguh dan memiliki sifat-sifat kepribadian yang baik pula, seperti tidak mudah marah, emosional, mampu beradaptasi dan lain sebagainya.
PENDIDIKAN DALAM RUMAH TANGGA DAN PEMBINAAN ANAK Lu’luil Maknunatusy Syarifah; Siti Nur Rahmawati; Ana Rahmawati
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 3 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i3.2066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam pendidikan anak dan pembinaan anak. Pendidikan dalam keluarga merupakan dasar bagi pendidikan anak selanjutnya, atau dapat pula dikatakan bahwa keluarga merupakan peletak dasar bagi pendidikan yang pertama dan utama. Dikatakan demikian karena segala pengetahuan, kecerdasan, intelektual, maupun minat anak diperoleh pertama-tama dari orang tua (keluarga) dan anggota keluarga lainnya. Oleh karena itu orang tua harus menanamkan nilai-nilai yang sangat diperlukan bagi perkembangan kepribadian anak-anaknya, sehingga anak akan tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, tangguh dan memiliki sifat-sifat kepribadian yang baik pula, seperti tidak mudah marah, emosional, mampu beradaptasi dan lain sebagainya.
Penanaman Nilai Karakter Siswa dengan Peduli Lingkungan di Sekolah Dasar Lu'luil Maknun; Dinda Aisyah
TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 9 No 3 (2023): Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/trihayu.v9i3.13594

Abstract

Character is the nature of a person in the form of character, psychological traits, personality, character and behavior in everyday life. Instilling character values ​​is very important to be instilled from an early age. School is one of the right places in instilling character values ​​for children. Routine activities to form student character values ​​are needed with daily, weekly and occasional activities. Implementing an environmental care system, schools can accustom students to care for their surroundings and always maintain cleanliness. As for the purpose of the formation of this article, it is hoped that the character values ​​of students are truly embedded with environmental care that is implemented in schools through picket programs in class, placing trash cans on each side of the school, as well as joint tree planting activities. This study uses a qualitative descriptive approach, which collects data from existing journal articles, then analyzes them, and then draws conclusions.
MEASURING RELIGIOUS MODERATION AMONG STUDENTS Amirudin Amirudin; Suyono Suyono; Soeprijanto Soeprijanto; Lu’luil Maknun
Penamas Vol 35 No 2 (2022): Volume 35, Issue 2, July-December 2022
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.955 KB) | DOI: 10.31330/penamas.v35i2.624

Abstract

This article aims to describe the results of research on the analysis of factors that influence religious moderation and the influence of religiosity on religious moderation for students of UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. The research was conducted at UIN Syarif Hidayatullah Jakarta in the odd semester of the 2022/2023 academic year. The approach used is quantitative. Data collection techniques through surveys and data analysis using simple linear regression analysis. The results of this study are 1) the correlation coefficient between graduated with religious moderation is 0.286 or 28.6%, 2) the correlation coefficient value between religious organization background and religious moderation is 0.124 or 12.4%. 3) the value of the correlation coefficient between gender and religious moderation is 0.095 or 9.5%, 4) the average value of religiosity is 4.4665 with a standard deviation of 0.23404. based on these factors, it was found that the religiosity factor had an effect on religious moderation, as evidenced by the results of the study the R2 value of 0.025 or 2.5%, . The conclusions are: 1) there is no relationship between educational background and student religious moderation, 2) there is no relationship between gender (gender) and religious moderation, 3) there is no relationship between the background of students' religious organizations and religious moderation, 4) there is the relationship between religiosity and religious moderation 5) there is an influence of the dimension of religiosity on religious moderation.
Pengembangan Karakter dan Keterampilan peserta didik Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Fitria Kautsari Azizah; Lu’luil Maknun
Tadzkirah : Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 2 (2022): Tadzkirah : Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : LPPM Institut Al-Ma`arif Way Kanan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55510/tadzkirah.v3i2.133

Abstract

This article aims to describe the results of research on the development of students' character and skills through extracurricular activities. This type of research uses descriptive qualitative methods with a literature study approach. This study emphasizes the ability to analyze and review the literature sources obtained. As a source of data for this research, various scientific journals were searched with Google Scholar for relevant articles. The results of this study indicate that extracurricular activities can be used as an effort to develop students' character and skills. Character development which includes 1) tolerance; 2) discipline; 3) independence; 4) love of peace; 5) care for the environment; 6) social care; 7) responsibility; 8) selfconfidence; and others. As well as skills that include 1) creative; 2) collaboration; 3) communication; 4) critical thinking.
Strategi Guru Dalam Mengoptimalkan Kecerdasan Majemuk Peserta Didik Ratna Fauziah; Lu'luil Maknun
Tadzkirah : Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 2 (2022): Tadzkirah : Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : LPPM Institut Al-Ma`arif Way Kanan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55510/tadzkirah.v3i2.135

Abstract

Kecerdasan majemuk pertama kali diperkenalkan oleh Howard Gardner pada tahun 1983 di Harvard School of Education and Harvard Project Zero. Pada teori ini yaitu menentang tes seperti contoh Stanford Binet Test yang disebut sebagai hitungan tradisional yang tak efektif mengukur kecerdasan (“Kecerdasan Majemuk Pada Anak Kecerdasan Majemuk Pada Anak Kecerdasan Majemuk Pada Anak Kecerdasan Majemuk Pada Anak Kecerdasan Majemuk Pada Anak,” n.d.). Selanjutnya, strategi guru sangat berarti dan penting dalam usaha membentuk kecerdasan majemuk peserta didik. Masing-masing anak tentu mempunyai kemampuan intelektual yang beragam. Perbedaan tersebut terletak pada indikator kecerdasan dari masing- masing siswa. Perbedaan kecerdasan diantara siswa menuntut pendidik dalam melakukan tindakan yang adil dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji atau membahas dan melihat strategi guru dalam rangka mengoptimalkan kecerdasan majemuk siswa yang bersandar pada sumber referensi penelitian. Pendidik yang baik dan profesional yaitu pendidik yang dapat mengetahui kecerdasan majemuk siswa dengan cara mengamati dan sekaligus memberikan bimbingan serta arahan kepada siswa mengenai hobi, minat, dan kecenderungan tiap siswa terhadap respon yang diberikan. Adapun strategi untuk dapat mencekal peningkatan pembelajaran bersandar kecerdasan majemuk yang telah dipraktikkan di maktab yang berlandas multiple intelligences yaitu dengan melangkaui metode pendekatan Multiple Intelligence Research (MIR) dan pendekatan metode sentra (Zakaria Hanafi and Ed, n.d.). Dan strategi lain juga dapat dilakukan dengan memberikan dukungan dan semangat belajar kepada siswa dan serta dapat diterapkan dengan menggunakan model pembelajaran Playing Rode. Oleh sebab itu, sepatutnya setiap pendidik dapat memahami cara dalam mengembangkan dan menigkatkan kecerdasan majemuk peserta didik melalui berbagai upaya agar terciptanya siswa yang unggul dan berkualitas dengan menyadari pentingnya pengembangan kecerdasan yang dimiliki setiap siswa sesuai dengan tujuan yang diharapkan.
Urgensi Pendidikan Karakter Bagi Anak Usia SD Untuk Mencegah Perilaku Bullying Ririn Nurlafika Dewi Fika; Lu’luil Maknun
Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Vol. 2 No. 1 (2023): April
Publisher : STAI AL-AMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54723/ejpgmi.v2i1.16

Abstract

Abstrak. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan urgensi pendidikan karakter anak usia sd untuk mencegah bullying. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur. Pendidikan karakter pada penelitian ini bertujuan agar siswa dapat berperilaku baik, berpikir baik, serta bisa memilah mana perbuatan yang benar dan mana yang tidak. Pendidikan karakter ini penting sebagai upaya untuk mencegah siswa melakukan perilaku bullying. Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan betapa pentingnya pendidikan karakter untuk mencegah perilaku bullying. Oleh karena itu, pembentukan karakter harus mulai dipraktikan sejak kecil, maka sangat penting dalam dunia pendidikan mengajarkan dan mempraktikan pembentukan karakter yang baik disekolah dasar. dengan melalui transmisi memberikan pengetahuan tentang moral, perasaan moral, dan perilaku moral pada anak.
MEASURING RELIGIOUS MODERATION AMONG STUDENTS Amirudin Amirudin; Suyono Suyono; Soeprijanto Soeprijanto; Lu’luil Maknun
Penamas Vol 35 No 2 (2022): Volume 35, Issue 2, July-December 2022
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v35i2.624

Abstract

This article aims to describe the results of research on the analysis of factors that influence religious moderation and the influence of religiosity on religious moderation for students of UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. The research was conducted at UIN Syarif Hidayatullah Jakarta in the odd semester of the 2022/2023 academic year. The approach used is quantitative. Data collection techniques through surveys and data analysis using simple linear regression analysis. The results of this study are 1) the correlation coefficient between graduated with religious moderation is 0.286 or 28.6%, 2) the correlation coefficient value between religious organization background and religious moderation is 0.124 or 12.4%. 3) the value of the correlation coefficient between gender and religious moderation is 0.095 or 9.5%, 4) the average value of religiosity is 4.4665 with a standard deviation of 0.23404. based on these factors, it was found that the religiosity factor had an effect on religious moderation, as evidenced by the results of the study the R2 value of 0.025 or 2.5%, . The conclusions are: 1) there is no relationship between educational background and student religious moderation, 2) there is no relationship between gender (gender) and religious moderation, 3) there is no relationship between the background of students' religious organizations and religious moderation, 4) there is the relationship between religiosity and religious moderation 5) there is an influence of the dimension of religiosity on religious moderation.