Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Activity Based Costing pada Sectio Caesar Tanpa Penyulit Metode ERACS di RS XY Pati Purnaningrum, Tansya Sushan; Suryawati, Chriswardani; Suhartono, Suhartono
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 9, No 2 (2024): May
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.94879

Abstract

Latar Belakang: Peningkatan minat masyarakat terhadap operasi caesar menyebabkan pelayanan perioperatif juga meningkat. Perawatan luka merupakan cara efektif untuk meningkatkan efektivitas klinis dari operasi caesar. Hal ini menjadikan metode Enhanced Recovery After Caesarian Surgery (ERASCS) adalah cara efektif untuk dikerjakann.Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan unit cost operasi caesar konvensional dengan unit cost operasi caesar ERACS tanpa penyulit dengan metode activity based costing di kelas perawatan III Rumah Sakit (RS) XY Pati.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian studi lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui metode rancangan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi yang di peroleh dari sumber data primer dan sekunder. Teknik analisis yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan membuat kesimpulan.Hasil: Penghitungan unit cost menunjukkan adanya selisih biaya yang dikeluarkan RS untuk menyelenggarakan Operasi caesar tanpa komplikasi dan standar tarif INA CBGs. Plafon INA CBGs tidak dapat menutup pengeluaran RS dalam memberikan pelayanan sectio caesarea (SC) tanpa komplikasi. Analisis biaya dapat digunakan sebagai evaluasi pos mana yang perlu dilakukan cost efficiency, unit produksi mana yang berdaya jual tinggi sehingga perlu dikembangkan sebagai income generating, unit produksi mana yang berdaya jual rendah sehingga perlu dievaluasi.Kesimpulan: Analisis biaya diharapkan dapat menjadi trigger dalam menentukan arah kebijakan RS karena analisa biaya mampu menyajikan data dengan baik.
KETERAMPILAN PENGUASAAN NAHWU DAN SHARAF TERHADAP KEMAMPUAN MEMAHAI  KITAB TAFSIR DI PONDOK PESANTREN MARDHATILLAH TAPANULI SELATAN Suhartono; Zainal Efendi Hasibuan; Sawaluddin Siregar
Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Baitul Hikmah al-Zain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63424/ahsanitaqwim.v1i2.67

Abstract

Nahwu science is a science that studies the arrangement and position of words in a sentence as well as the final meaning of these words. Meanwhile, neurological science is a branch of science that studies the origin of the formation of changes from one form to another. So these two knowledge are very much needed in the ability to read the book of Tafsir. The level of a person's mastery in the knowledge of nahwu sharaf will make it easier for him to read the book of Tafsir. This research is a type of field research with data collection techniques through evaluation tests. And the test measures mastery of the Nahwu-Sharaf material. Based on the analysis and discussion, the average score for the Nahwu Shorof mastery test is in the very good category