Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Nursing Innovation

Penerapan Terapi Musik dan Relaksasi Napas Dalam Untuk Menurunkan Tingkat Stres pada Keluarga Lansia Dengan Syndrom Kelemahan di Wilayah Kerja Kelurahan Lempake Samarinda Bahtiar Bahtiar; Nida Alifah Syaikhah; Muhammad Aminuddin; Dwi Nopriyanto
Journal of Nursing Innovation Vol 1 No 1 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Infermia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.528 KB)

Abstract

Pendahuluan: Frailty akan meningkatkan ketergantungan lansia pada keluarga yang cenderung membawa beban bagi keluarga. Hal ini memicu potensi keluarga mengalami stres saat merawat lansia dengan sindrom frailty. Mendengarkan musik dan relaksasi napas dalam merupakan manajemen stres yang baik, berdampak pada keluarga yang mampu mencegah stres, menghadapi stres, serta memelihara stres dalam setiap ketegangan dalam keluarga. Tujuan: Menganalisa perbedaan tingkat stres sebelum dan sesudah terapi musik dan relaksasi napas dalam pada keluarga lansia dengan sindrom kelemahan. Metode: Desain dalam penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan studi kasus, teknik pengambilan sample secara Purposive Sampling, yang dilaksanakan pada bulan Mei 2022 dengan jumlah responden 3 orang. Results: Tingkat stres pada 3 responden sebelum terapi musik dan relaksasi napas dalam berada di kategori sedang dengan skor DASS 21 sebesar (20), (22), (25), setelah terapi musik dan relaksasi napas dalam berada di kategori ringan dengan skor DASS 21 sebesar (16), (15), (18). Kesimpulan: Terdapat penurunan tingkat stres pada ketiga responden sebelum dan sesudah terapi musik dan relaksasi napas ketiga responden merasa lebih ikhlas dan rileks saat merawat lansia. Hal ini membuat beban yang dialami oleh responden berkurang, sehingga tekanan yang dapat menjadi salah satu faktor stres responden berkurang.
Gambaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Siswa Disabilitas di Kota Makassar Selama Masa Pandemi Covid-19 Bahtiar Bahtiar; Framita Rahman
Journal of Nursing Innovation Vol 1 No 1 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Infermia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.37 KB)

Abstract

Pendahuluan: Disabilitas merupakan kelompok atau populasi berisiko (population at risk) yang terus mengalami peningkatan. Salah satu yang hal yang harus dipenuhi dari penyandang Disabilitas yaitu PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) yang sampai saat ini masih menjadi masalah pada anak. Tujuan: memberikan gambaran tentang pengetahuan, sikap dan keterampilan mengenai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) selama masa pandemic covid-19 pada siswa disabilitas di kota Makassar. Metode: Metode penelitian menggunakan survei deskriptif cross sectional study pada 103 siswa disabilitas menggunakan analisis deskriptif numerik. Results: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata pengetahuan mengenai perilaku hidup bersih dan sehat pada siswa disabilitas adalah 7,77 (77,66%), rerata sikap mengenai perilaku hidup bersih dan sehat pada siswa disabilitas didapatkan sebesar 28,24 (70,60%), rerata keterampilan mengenai perilaku hidup bersih dan sehat didapatkan sebesar 33,75 (84,36%). Kesimpulan: pengetahuan, sikap dan keterampilan siswa disabilitas di kota Makassar mengenai perilaku hidup bersih dan sehat dengan persentase diatas 70% sehingga dapat dikategorikan dalam kriteria cukup baik. Penelitian ini menjadi data dasar dalam pengembangan program edukasi kesehatan terstruktur mengenai PHBS sehingga dapat meningkatkan status kesehatan anak usia sekolah yang menyandang disabilitas menjadi lebih optimal.
Penerapan Kompres Jahe Merah Terhadap Tingkat Nyeri Pada Lansia Dengan Gout Arthritis Bahtiar Bahtiar; Nanda Sukma Diati; Dwi Nopriyanto; Muhammad Aminuddin
Journal of Nursing Innovation Vol 2 No 1 (2023): Journal of Nursing Innovation
Publisher : Infermia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.572 KB)

Abstract

Pendahuluan: Gout Arthritis adalah salah satu penyakit yang sering diderita lansia. Salah satu terapi non-farmakologi yang dapat dilakukan untuk mengatasi nyeri pada lansia dengan gout arthritis adalah kompres jahe merah yang dapat mengurangi peradangan dan asam urat yang menumpuk dan melancarkan sirkulasi darah. Tujuan: Penelitian ini menganalisis skala nyeri sebelum dan sesudah pemberian kompres jahe merah pada lansia dengan gout arthritis. Metode: Desain penelitian ini menggunakan penelitian studi kasus yang dilaksanakan selama 2 minggu dengan 6 kali pertemuan pada bulan Juni 2022 dengan jumlah responden 3 orang. Hasil: Skala nyeri pada 3 responden sebelum diberikan kompres jahe merah berturut-turut 5 (nyeri sedang), 4 (nyeri sedang), 5 (nyeri sedang) dan setelah diberikan kompres jahe merah 0 (tidak nyeri), 0 (tidak nyeri), 2 (nyeri ringan). Kesimpulan: Terdapat penurunan skala nyeri sebelum dan sesudah dilakukan intervensi kompres jahe merah. Kompres jahe dapat digunakan sebagai intervensi keperawatan dalam penanganan nyeri pada lansia dengan masalah Gout Arthritis.
Gambaran Tingkat Depresi dan Dukungan Teman Sebaya pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Kota Samarinda Kalimantan Timur Bahtiar Bahtiar; Aisyah Rahma; Dwi Nopriyanto; Syukma Ramadhani Faisal Nur
Journal of Nursing Innovation Vol 2 No 2 (2023): JULI 2023
Publisher : Infermia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Lansia merupakan kelompok usia yang sangat mengalami berbagai perubahan. Salah satu aspek perubahan yang rentan terjadi yakni perubahan psikologis khususnya masalah depresi pada lansia. Selain itu, lansia juga rentan mengalami masalah sosial seperti dukungan sosial sesama lansia terutama lansia yang berada di panti lansia.   Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi gambaran tingkat depresi dan dukungan teman sebaya pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Kota Samarinda. Metode: Metode yang digunakan adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif. Alat ukur yang digunakan yaitu, kuisioner Geriatric Depression Scale dan Kuisioner Dukungan Sosial Teman Sebaya. Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan bahwa jumlah lansia tingkat depresi status normal sebanyak 28 orang (43%), depresi ringan sebanyak 23 orang (35%), dan depresi berat 14 orang (22%). Untuk dukungan teman sebaya didapatkan bahwa jumlah lansia dengan dukungan sebaya rendah sebanyak 49 orang (75%), dukungan sebaya sedang sebanyak 11 orang (17%), dan dukungan sebaya tinggi sebanyak 5 orang (8%). Kesimpulan: Sebagian besar lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Kota Samarinda mengalami depresi ringan dan berat dengan dukungan teman sebaya yang rendah.